
Brandon yang habis di pukuli Cloud hanya bisa diam saja menatap keluarga istrinya saat ini yang terlihat sangat menyeramkan seperti itu.
Bukan hanya Cloud saja yang terlihat sangat berbeda, Tapi Brandon juga melihat bahwa saat ini kakak iparnya yang bernama Thunder juga tak kalah menyerahkannya.
Wajahnya terlihat datar dan diam tanpa bereaksi apa pun.
Berbeda dengan Sky yang memang seperti itu tabiatnya. dingin menyeramkan dan arogan itulah sikap seorang Galaxy Sky Alexander.
Di mana dia tidak bisa mentoleransi kesalahan apapun seperti papa mertuanya juga siapa lagi jika bukan Alexander Guero.
" Apa yang akan kau lakukan jika mengetahui siapa yang membuat Raina seperti ini ?" Brandon terdiam dia tidak bisa menjawabnya karena dia belum tau siapa yang melukai Raina.
Tapi kandidat terkuat untuk bisa menyakiti istrinya adalah keluarganya sendiri.
Tapi dia tidak tau siapa !
" Kau salah besar jika beranggapan jika keluarga mu yang brengsek itu yang melakukannya.
" Lalu siapa kak ? " Tanya Brandon menatap kakak tertua istrinya di sini.
" Kau harus tau siapa dia. Jika sampai aku melihat mu terlalu lemah, Jangan salahkan aku jika aku sendiri yang akan membalas apa yang di perbuat nya pada Raina dan kau akan mengetahui siapa aku sebenarnya." Brandon pun di bawa ke ruangan tempat di mana tersangka yang telah melukai istrinya berada.
Dia bingung harus melakukan apa sekarang ini. Dia bukan dari keluarga mafia yang tau bagaimana cara menyiksa orang dan membunuh.
Brandon hanya tau bagaimana caranya berbisnis dan berolahraga saja.
Selebihnya dia tidak mengetahui bagaimana cara balas membalas apa yang telah terjadi.
" Aku saran kan pada mu, Jika menghadapi orang seperti itu jangan pernah memakai hati dan perasaan mu. Buta kan mata mu dan buat telinga mu tuli akan apa yang terjadi. Itu akan lebih memudahkan mu untuk melakukannya. " Brandon mengangguk menerima saran dari kakak iparnya.
Sebelum masuk ke dalam ruangan tersebut, Dia sudah mendengar jeritan seorang wanita yang terus meminta di lepaskan.
Brandon tidak mengenal dengan jelas suara wanita itu sampai dia melihat siapa yang ada di sana amarahnya langsung memuncak saat melihat wanita yang terikat seperti itu.
" Brandon..." Matanya langsung berbinar saat melihat siapa yang datang di sana.
__ADS_1
Dia begitu kaget dengan apa yang di lihatnya saat ini.
Pria gondrong dengan wajah Asia itu menatap penuh kecewa padanya.
" Brandon...Kau kah itu sayang..." Dia semakin berbinar saat melihat sosok itu kembali berjalan dan mendekat ke arahnya.
" Brandon sayang, " Panggilnya terus pada sosok itu.
Tapi sosok pria yang di panggilnya hanya bisa menatap datar dan penuh kecewa padanya.
Dia tau bahwa apa yang di lakukan ya pasti sangat membuat pria itu kecewa.
Tapi dia beruntung karena bisa mencelakai targetnya.
" Brandon sayang ku..."
" Berhenti memanggil ku dengan sebutan sayang ! " Suaranya mulai meninggi mendengar apa yang di katakan wanita itu.
Dia tidak habis pikir bagaimana bisa wanita itu melakukan hal ini pada istrinya ?
" Kenapa kau membentak ku ?"
" Itu karena aku membenci mu ! aku sangat membenci mu bahkan sangat-sangat membenci mu ! kau tau itu aku sangat membenci mu !" Brandon mengungkapkan perasaan emosinya saat ini.
Bagaimana bisa ada manusia sejahat itu mencelakai orang yang sama sekali tidak bersalah.
Terlebih lagi itu istrinya Brandon. Kenapa dia tega menyakiti Raina ? Apa salah Raina padanya ?
Kenapa harus Raina yang menjadi korban di sini.
" Beri aku alasan kenapa kau membenci ku ? Katakan Brandon. " Raut wajah Brandon semakin terlihat menyeramkan di sana.
Tidak ada lagi wajah tampan yang penuh dengan senyuman, Semua berganti dengan aura menyeramkan yang sangat kental.
Bahkan wanita itu pun tidak pernah melihat Brandon semarah ini.
__ADS_1
Selama ini dia hanya melihat Brandon dengan penuh senyuman walau dari jarak jauh.
Tapi tidak seperti saat sekarang ini.
Brandon tidak terlihat seperti biasanya, Dan itu sangat menyeramkan.
" Aku tidak perlu alasan untuk bisa membenci mu. Bukan hanya sekarang, Bahkan sejak dulu pun aku tidak perlu alasan untuk bisa membenci wanita seperti mu. Kau tau kenapa ? Karena aku benar-benar sangat membenci mu ! Sangat-sangat membenci mu Agnes ! Aku sangat membenci mu !' Teriak Brandon tepat di wajah wanita yang bernama Agnes.
Jika kalian bertanya siapa wanita bernama Agnes itu, Maka Brandon akan menjawabnya sendiri.
" Aku membenci mu sejak aku tau kau adalah ibu ku ! Aku membenci mu sejak tau bahwa kau lah yang menyebabkan Mom Airin ku terluka. Bahkan aku juga membenci mu saat kau menukar ku dengan harta yang tengah kau nikmati itu. Aku sangat membenci mu agnes aku membenci mu ! " Teriak kan itu semakin menggema di ruangan tersebut sampai wanita itu menatap tak percaya dengan apa yang di dengarnya saat ini.
Putranya membencinya ? Putra kandungnya ?
" Aku hanya ingin memperbaiki semuanya Brandon. Aku ingin hidup bersama putra ku. Sekarang pria tua itu sudah mati, Jadi aku bisa hidup dan melihat putra ku kapan pun yang ku mau. "
" Kau kau celakai itu bukan Daddy ku ! Tapi itu istri ku sialan ! dia istri ku. Dia wanita yang sangat ku cintai. Bahkan aku rela melakukan hal apa pun asal bisa menyelamatkan istriku termasuk melenyapkan mu saat ini juga !" Dadanya naik turun.
Nafasnya memburu saat berhasil mengeluarkan apa yang di pendamnya selama ini.
Dia sangat membenci wanita itu karena telah menghancurkan hidupnya mom Airin, Lalu menghancurkan hidup Daddy-nya, Lalu hidup Brandon dan sekarang juga Raina yang menjadi imbasnya.
" Apa kau tau siapa yang berada di dalam mobil itu hah ?' Brandon semakin mendekat pada ibunya dan berdiri tepat di hadapan sang ibu yang telah mengandung dan melahirkannya ke dunia ini.
Dunia yang begitu gelap baginya dulu saat dia tau bahwa dia bukan anak kandung Mom sirin, Melainkan anak dari wanita jahat ini.
" Kenapa kau terus saja membela wanita itu Brandon ? dia bukan ibu mu. Aku ibu mu. "
" Dia ibu ku ! dan hanya dia lah ibu ku ! Jika aku tau aku akan di lahirkan oleh wanita seperti mu, Aku akan menolaknya. Aku bahkan lebih memilih untuk tidak di lahirkan ke dunia jika aku akan terlahir dari wanita seperti mu ! Kau dengar itu ?" Agnes begitu sakit mendengar apa yang keluar dari bibir putranya.
Dia tidak menyangka jika Brandon bisa sebegitu membencinya hingga bahkan lebih memilih tidak di lahirkan ke dunia jika tau bahwa dia akan terlahir dari rahim Agnes.
" Katakan berapa yang harus ku bayar untuk membalasmu yang telah mengandung ku dan melahirkan ku ! Sebut saja angkanya. "
...🐊🐊🐊 ...
__ADS_1