
Rain sudah berangkat ke kantor suaminya karena dia sudah mengatakan pada Brandon bahwa dia akan membawakan makan siang untuk buaya gondrongnya itu.
Semua karyawan menatap kagum pada sosok wanita cantik yang datang ke kantor suaminya dengan gaya yang sangat casual.
Ada beberapa dari mereka yang mengetahui pernikahan paling megah tahun ini di Eropa, Tapi ada sebagian yang juga tidak tau.
Jika kebanyakan istri dari CEO terkenal atau para pengusaha hebat akan berkunjung ke kantor suaminya dengan memakai gaun dan sepatu tingginya serta tas malah yang mereka tenteng, Maka jangan harapkan itu dari seorang Raina.
Karena Raina tidak memakai gaun mahal, Sepatu Tinggai dan Tas seperti itu.
Yang ada hanya Celana kulot, Kaos mahal keluaran Brand ternama di Kota Paris dan mantel coklatnya.
Rambutnya bahkan hanya di ikat biasa saja, Dengan beberapa anak rambut yang di biar kan Rain terurai begitu saja, Bahkan kakinya saja hanya memakai sendal jepit saja.
Siapa yang berani melarangnya ? Mana ada !
Dia memasuki kantor suaminya tanpa beban, Sampai dia mendengar ada yang berbisik dan mencibir gaya berpakaiannya.
" Apa suami ku membayar kalian hanya untuk bergosip ? Jika iya maka aku yang akan melempar kalian ke jalanan ! Mau mencobanya ?" Tanya Rain yang menatap tajam pada beberapa karyawan suaminya yang berbisik tentang gaya pakaian yang tengah di kenalannya saat ini.
" Lagi pula tidak ada larangan bagi istri seorang CEO perusahaan untuk memakai kaos, Jadi jangan pernah mencampuri urusan ku jika tidak ingin aku membuat hidup kalian sulit !" Mereka langsung diam dan tidak berani lagi berbicara sepatah kata pun saat mendengar ancaman dari Nona muda mereka.
Mereka kira istri bos mereka akan seperti istri bos pada kebanyakan yang anggun dan wow, Tapi ini tidak.
Rain tidak glamor, Tidak sama sekali. Tapi jangan tanyakan apa yang di kenakan tidak ada yang murah.
Yang membedakannya hanya cara berpakaiannya saja.
" Jika mereka bekerja di perusahaan ku, Sudah di cabut bulu mata palsu mereka. " Ucap Rain dengan penuh kekesalan.
Ternyata masih saja ada para wanita biang gosip di perusahaan, Dan mungkin di mana-mana juga sama.
" Menyebalkan ! Ingin sekali aku menghapus alis mereka yang mengerikan itu !" Gerutunya lagi.
__ADS_1
Dia terus menenteng kotak bekal yang sengaja di bawanya untuk makan siang sang suami.
Sampai dia tiba di lantai, Tempat di mana ruangan suaminya berada, Rain sudah di sambut sekretaris suaminya.
" Besok gunakan rok yang lebih panjang lagi. Aku tidak khawatir jika suami ku yang tertarik pada mu, Tapi orang lain. Jika pakaian mu yang seperti itu, Mereka bisa menganggap harga diri mu rendah walau itu tidak benar. " Luna, Sekretaris suaminya hanya bisa menunduk malu dengan apa yang di katakan istri bosnya.
Karena apa yang di katakan Rain memang ada benarnya,.
" Jangan berpikir aku iri dengan mu, Aku bahkan bisa memakai yang lebih pendek dari yang kamu miliki, Tapi untuk apa ? Harga diri seorang wanita itu dia sendiri yang menjaganya. Jika kamu saja menunjukan seperti itu, Siapa yang tau jika para bajingan di luar sana menganggap mu murahan ?" Semakin malu Luna dengan Rain.
Dia tidak menyangka jika Nyonya mereka bisa sebegitu perhatiannya dengan dirinya yang selama ini tidak memperhatikan dirinya sendiri.
" Terima kasih Nyonya, Terima kasih karena telah memperingati dan perhatian pada saya. "
" Jika sampai kamu berani menganggu suami ku, Aku akan memberikan hadiah yang bahkan kami tidak pernah membayangkannya sama sekali !"
" Siap Nyonya. " Ucap Luna lagi sebelum Rain pergi meninggalkannya.
Brak !
Melihat penampilan suaminya yang seperti itu membuat Rain semakin cemberut.
Brandon yang melihat raut wajah kesal istrinya hanya bisa bersiap untuk salah.
Karena dia tau, Bahwa saat ini istrinya tengah memendam sebuah kekesalan.
" Sayang..."
" Kenapa penampilan kamu seperti ini ? Rambut berantakan, Jas entah di mana, Lalu dasi ? di mana dari yang ku pasang kan tadi pagi ?" Brandon menjadi merasa bersalah karena Rain sudah berusaha menjadi istri yang baik seperti yang di katakan wanita itu pagi tadi.
Tapi Brandon malah melepaskannya begitu saja karena memang dia tidak terbiasa.
__ADS_1
Entah mengapa rasanya itu sangat mencekik lehernya, Karena biasanya Brandon hanya memakai kemeja saja tanpa jas apalagi Dasi.
Tapi pagi tadi, Istrinya itu memakaikan pakaian lengkap padanya dan berakhir lah seperti ini penampilannya.
Jika soal rambut, Rambutnya memang rambutnya saja yang nakal turun sendiri dari ikat rambut yang telah di ikatkan istrinya tadi pagi.
" Maaf sayang, Tapi aku tidak biasa memakai jas dan dasi, Tapi mulai besok aku akan berusaha mengubahnya, Aku akan berusaha memakai pakaian yang kamu siapkan untuk ku, Tapi--"
" Jangan si paksa jika tidak bisa. Setidaknya datang ke kantor dengan pakaian lengkap, Pulang dengan pakaian lengkap pula. Terserah jika di dalam ruangan kamu ingin seperti ini. Tapi dengan catatan sendirian, Jika sampai berani ada wanita lain di sini---" Rain memberikan isyarat menyayat batang lehernya sebagai ancaman bagi suaminya itu.
Brandon pun mengangguk paham dan langsung merentangkan kedua tangannya untuk Rain menghampirinya dan masuk ke dalam pelukan hangatnya.
" Miss you My Rain..." Ucap Brandon sambil mencium puncak kepala istrinya dan memeluk tubuh wanita tercintanya.
" Katakan sayang, Apa yang kamu bawa untuk ku siang ini ?' Tanya Brandon yang masih dengan posisinya yang memangku tubuh seksi istrinya.
" Nasi dengan sayur yang lengkap ! Temani aku makan siang ! Jangan menolaknya. " Brandon hanya tersenyum saja.
Sebenarnya Rain yang ingin makan siang bersamanya atau Mengantar makan siang untuknya ?
Tapi biarlah, Itu semua asal membuat istrinya bahagia.
" Jangan berpikir aku ingin makan siang dengan kamu, Untuk apa ? Aku hanya kasihan dengan kamu yang hanya makan 3 butir telur rebus dan sayuran saja. Dan mulai sekarang, Setiap siang kami harus makan nasi. Jangan menolak ku, Jika menolak, Aku juga tidak akan makan nasi seperti mu. " Brandon menurut saja.
Dari pada Rain yang tidak makan nasi karena belum terbiasa, Lebih baik Brandon yang melakukannya saja.
Dan sebagai gantinya, Brandon bisa berolahraga lebih lama lagi.
" Oke, Jadi ayo kita makan siang, Dan tolong suapi aku dengan penuh cinta yang kamu miliki My Rain..."
" Cih, Dasar pembual ulung, Direktur pabrik gula, Buaya Belanda. " Cibir Rain pada suaminya yang selalu bisa saja membuatnya melayang hingga ke angkasa.
Bukannya, Apa-apa tapi Rain takut jika nanti di angkasa dia bertemu dengan Jupiter sih planet raksasa yang menyebalkan itu.
__ADS_1
Yang selalu mengatakannya wanita berambut uban.
...🐊🐊🐊...