
" Aaahhhk..." Teriak Brandon di bawah guyuran hujan yang membasahi seluruhnya.
Di biarkannya hujan yang terus turun membasahi bumi hingga juga tubuhnya, Dia membiarkan hujan terus membasahi tubuh kekarnya berharap apa yang tengah di tanggungnya saat ini sedikit berkurang.
Dia tidak berharap bebannya hilang, Setidaknya berkurang saja itu sudah lebih baik.
" Kenapa tuhan ? Kenapa kau memberikan beban yang begitu membuat dada ku terasa sangat sesak tuhan, Kenapa ?" Dia terus berteriak meluapkan kekesalan hatinya yang begitu terluka dengan apa yang di katakan ibu kandungnya.
" Seharusnya aku saja yang celaka Tuhan, Jangan Raina, Jangan kekasih hati ku. " Seseorang datang membawa payung untuk melihat pria yang tengah rapuh itu.
Dia begitu rapuh dengan semua yang di alaminya saat ini.
Bagaimana bisa ibu kandungnya sendiri bisa melakukan hal itu. Padahal sebelumnya Brandon sudah hidup tenang tanpa sosok wanita yang terlalu sering menyakiti hatinya itu.
" Mom..." Brandon langsung memeluk kedua kaki Mom Airin untuk meminta maaf dengan apa yang telah di lakukan ibu kandungnya pada Mom Airin di masa lalu.
Dia begitu merasa bersalah dengan apa yang telah di terima Mom Airin dulu karena ulah ibunya.
" Kenapa sayang ? Kenapa seperti ini ?" Mom Airin juga tidak tega melihat keadaan putra kesayangannya rapuh seperti ini.
Seharusnya Brandon berada di dalam bersama Raina yang baru saja melewati mas akritisnya
Bukan di sini dengan hujan-hujanan pada malam hari seperti ini.
" Maafkan ibu Brandon Mom, Maafkan ibu Brandon yang telah menyakiti hati Mommy. Maafkan ibu Brandon yang begitu jahat. Bukan hanya Mom saja, Bahkan dia juga telah menyakiti istri Brandon Mom, Dia wanita jahat. dia tega melakukan apa pun agar keinginannya terwujud. dia datang ke sini lagi untuk membuat Daddy hancur Mom, Dia itu wanita jahat. " Betapa hancurnya hati mom Airin saat mendengar curahan hati putranya yang begitu terpukul dengan perbuatan ibu kandungnya.
__ADS_1
Mom Airin memang yang tidak mengandung dan melahirkan Brandon ke dunia yang kejam ini.
Tapi hatinya sakit setiap kali melihat air mata anaknya. Dia yang merawat dan membesarkan Brandon dengan cinta yang luar biasa.
Bahkan dia juga yang pertama kali di panggil Brandon saat putranya itu bisa bicara.
Masih teringat jelas di ingatan mom Airin saat pertama kalinya Brandon bisa mengatakan Mom untuk memanggilnya.
Waktu itu Brandon pertama kali memanggilnya mom saat usianya berumur 10 bulan dan sudah bisa berjalan, saat itu juga Brandon memanggilnya dengan panggilan Mom.
Betapa bahagianya hati Mon Airin kala itu, Dia sampai memeluk tubuh gempal Brandon yang memiliki mata sipit sepertinya dan kulit yang putih.
Dia begitu bahagia sampai meneteskan air mata kebahagiaannya karena Brandon.
Brandon lah alasannya untuk tetap hidup dan bertahan pada suaminya yang pada saat itu tengah gila bermain dengan banyak wanita.
Dia begitu bangga dengan apa yang di dapatkan Brandon, Dia begitu bangga dengan pretasi yang di torehkan putranya itu.
Karena setiap prestasi yang di dapatkan Brandon akan di tujukan untuknya.
Untuk Mom Airin tercintanya.
Dan saat melihat putranya dalam keadaan terpuruk seperti ini hatinya benar-benar sakit. Lalu bagaimana bisa wanita yang mengandung dan melahirkan anak sehebat Brandon bisa menyakitinya sampai seperti ini ?
" Bangun nak, Mom tidak akan membiarkan mu kehujanan seperti ini. Ayo kita masuk. " Mom Airin kesusahan untuk membawa putranya untuk bangkit.
__ADS_1
Tapi tidak bisa karena memang tubuh Brandon yang tinggi besar dan tegap seperti itu.
" Ayo bangun nak, Mom tidak bisa melihat mu seperti ini. Kamu harus kuat sayang. Deni Raina dan demi Mom juga. " Brandon menatap wanita yang telah merawatnya selama ini tanpa meminta balasan apa pun selain cinta yang di milikinya.
Mom Airin tidak meminta apa pun pada Brandon selain cinta dan baktinya saja sebagai seorang anak Mom Airin sudah sangat cukup untuk wanita itu.
" Jangan membuat Mon sedih karena melihat keadaan kamu yang seperti ini nak. Tolong jangan. x" Mom Airin juga ikut menangis melihat keadaan putranya yang sangat berantakan seperti ini.
Cobaan ini memang berat untuk Brandon, Tapi dia harus kuat demi istrinya bukan ?
" Bangkit nak, Kasihan istri kamu. Mom rasa sebentar lagi dia akan sadar. Apa kamu tidak melihat keadaan istri kamu ?"
" Bagaimana bisa Mommy mencintai Brandon tanpa cacat Mom ? Padahal Brandon ini anak seorang wanita yang jahat. Brandon tidak pantas menerima cinta kasih dari Mommy yang begitu luar biasa ini Mom, Brandon tidak pantas. " Mom Airin menatap putranya yang sedang bersedih dengan semua masalah ini.
Dia tidak percaya bahwa Brandon akan mengatakan hal seperti ini padanya.
" Tuhan tidak pernah salah dalam memberikan cinta dan kasihnya sayang. Tuhan tidak pernah pilih kasih untuk memberikan cinta dan kasih nya. Mom hanya mengikuti apa yang telah di ajarkan Tuhan pada kita semua. Jika orang tersebut yang tidak bisa merasakan cinta yang di berikan Tuhan pada mereka, Jangan salahkan tuhan. Tapi salahkan dirinya yang tidak bisa merasakan apa yang telah Tuhan berikan padanya. Selama ini Mom mencintai kamu karena kamu memang putra Mom. Jadi jangan katakan lagi jika kamu tidak pantas mendapatkan cinta dari Mom karena kamu itu sangat pantas sayang. Kamu sangat-sangat pantas mendapatkannya karena memang kamu anak yang hebat. Kamu selalu membahagiakan mom dengan apa yang telah kamu capai. Mom bangga bisa menjadi ibu kamu sayang, Mom bangga. " Brandon juga menatap wanita yang telah begitu besar memberinya cinta dan cahaya dalam hidupnya.
Wanita yang selalu menyemangatinya dengan semua kata-kata bijaknya.
Dia begitu beruntung bisa menjadi anak dari wanita yang memiliki hati seluas samudra dan kesabaran yang tidak ada batas dan ujungnya.
" Terima kasih Mom, Terima kasih karena telah mencintai Brandon seperti ini. Terima kasih karena telah menerima anak dari wanita yang begitu jahat. Wanita yang telah menyakiti Mom dengan begitu tega. " Mom Airin membalas pelukan putranya dan mengusap punggung lebar yang menjadi perisai bagi hidupnya sejak dia bisa melawan dan menantang Daddy-nya karena telah menyakiti hatinya.
" Jangan menyebutnya wanita jahat walau kamu merasa dia memang jahat. Doakan saja agar dia bisa kembali ke jalan yang benar dan bertaubat. Walau bagaimana pun dia tetap ibu kamu nak, Dia ibu yang telah mengandung dan melahirkan kamu ke dunia ini. Jika dia tidak ada, Mom tidak akan memiliki putra sehebat kamu. Jadi jangan membuat mu berdosa karena telah mengatakan hal buruk pads wanita yang telah melahirkan mu ke dunia ini sayang, Karena Mom tidak akan membiarkan kamu berbuat dosa seperti itu. "
__ADS_1
...🐊🐊🐊...