Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Hidup Bahagia


__ADS_3

Alex geger saat mendengar anak dan menantunya kabur, Yang membuatnya kesal adalah, Bagaimana bisa mereka kabur tanpa pengawalan darinya ?


Kenapa mereka bisa lepas dari pantauan Alex ?


Kemana anak buahnya ?


" Bodoh ! kenapa Rain dan buaya gondrong itu bisa kabur ? kemana saja kalian hah ?" Alex mengamuk dan berteriak saat mendapatkan kabar bahwa Rain dan Brandon kabur begitu saja.


Kali ini dia kecolongan, Bagaimana dia ingin melacak Rain ? Ponselnya di tinggal, Gelang yang di berikan Cloud padanya juga sengaja di tinggal dan di simpan di dalam lemari bajunya.


Rain hanya memakai kalung pemberian Brandon sejak usianya 17 tahun dulu, Dan perhiasan lainnya adalah miliknya yang di berikan Brandon.


Entah Rain memang terlalu pintar atau apa, Rain tidak pernah mau memakai setiap perhiasan pemberiannya, Bahkan sejak dia mengerti bagaimana dunia yang di geluti Alex, Sejak saat itu juga Rain tidak ingin memakai apapun pemberiannya.


Kecuali gelang yang di berikan Cloud padanya, Itu juga memakainya sesekali saat bepergian sendiri baru Rain memakainya, Itu juga memang untuk jaga-jaga saja.


" Kami juga tidak tau Tuan, Kami siap salah, Karena kami pikir Tuan Brandon dan Nona Rain masih berada di kamar mereka, Kerena sejak selesai sarapan tidak ada aktivitas lainnya lagi, Dan kamu makan siang, Lalu anda memanggil kami saat ini. Lagi pula kami di usir Nona Rain dari depan pintu kamarnya. " Pengawal Rain langsung memberikan pembelaannya, Walau dia juga tau bahwa apa yang di katakannya tidak berpengaruh apapun bagi Tuan besar mereka.

__ADS_1


" Terserah ! Pergi aku bosan melihat kalian. " Usirnya pada pengawal yang di tugas kannya untuk menjaga Rain, Tapi mereka telah lalai dan gagal.


Melihat suaminya yang gelisah seperti itu, Tarisa hanya bisa menghampiri suaminya, Dan berusaha untuk menenangkannya.


" Aku yakin mereka hanya ingin bersenang-senang saja, Biarkan mereka menikmati hari baru mereka. Lagi pula siapa yang mau jika pengantin baru selalu di intip dan di intai seperti itu ?" Alex hanya bisa mencebik saja mendengarkan nasihat dari istrinya.


Walau pun memang benar, Tapi Alex tidak tenang membiarkan anak-anaknya di luar tanpa pengawasan, Karena dia tau, bahwa semua itu tidak mudah untuk di laluinya.


" Tenangkan diri kamu, Aku yakin anak-anak pasti akan baik-baik saja. "


" Ya, Semoga saja ! " Jawab Alex pada Tarisa.


Mereka tengah menikmati kehidupan yang di impikan Rain selama ini, Hidup selayaknya orang biasa saja .


Tanpa pengawalan ketat dan pengawal bayangan.


" Apa kamu bahagia sayang ?" Tanya Brandon yang tengah memegang tangan istrinya.

__ADS_1


Mereka berjalan dengan bergandengan tangan, Dengan Rain yang asyik dengan kegiatannya saat ini, Menikmati ice creamnya.


" Aku bahagia. Karena sejak dulu aku selalu memimpikan kehidupan bebas seperti ini tanpa pengawalan. Terkadang, Mereka yang melihat dan mengatakan kehidupan ku enak, Mereka hanya melihat luarnya saja, Tapi mereka tidak mengerti apa yang ku rasakan di dalamnya, Menjadi anak perempuan satu-satunya dari keluarga yang sangat berpengaruh di Daratan Eropa membuat ku hidup seperti di dalam penjara. Kami memang di bebaskan kemana saja, Tapi selalu ada saja pengawal yang mengintai. Bukan hanya pengawal yang mengintai kami, Tapi musuh juga. Dan aku di terpaksa hidup dengan keras di luar sana. Apa kamu tau ? Jika aku pernah membunuh seorang preman yang hendak memperkosa pekerja dari negara Indonesia di New York ? "


" Kamu membunuh ? Bagaimana bisa tangan ini membunuh sayang ?" Tanya Brandon sambil mengusap tangan Rain berharap seluruh dosa Rain hilang jika Brandon mengusapnya.


" Dia hendak memperkosa wanita dari Indonesia, Dan yang membuat ku kesal adalah, Wanita itu memakai hijab, Bajingan itu membuka hijabnya dengan paksa, Lalu merobek bajunya bahkan aku pun sudah melihat dalaman dadanya, Aku menghajarnya sampai habis, Dan saat dia menodongkan pistol murahannya pada wanita itu, Aku langsung melubangi kepalanya dengan ini. " Rain membuka sedikit mantelnya, Dan menunjukan pada Brandon bahwa dia memiliki pistol yang bertuliskan namanya.


Raina.


" Jangan lagi lakukan itu sayang, Aku ingin kamu itu hidup dengan sebagaimana mestinya wanita, Aku tidak akan membatasi mu bekerja, Tapi tolong, Jika sudah memiliki anak nanti, Tolong kurangi pekerjaan kamu. " Rain mengerti apa yang di khawatirkan suaminya.


Dan dia juga sudah berjanji pada dirinya sendiri. Bahwa dia akan menuruti semua yang di perintahkan suaminya selama itu masih masuk dalam katagori wajar bagi Rain.


" Jangan kan mengurangi, Aku bahkan akan berhenti total jika sudah mengandung, Jadi jangan khawatirkan hal itu. Aku tidak ingin anak-anak ku kekurangan kasih sayang dari ibunya. Begitu juga dengan kamu, Jam 5 adalah batas toleransi ku pada mu saat bekerja di kantor, Dan jika lun lembur kamu harus bekerja di rumah. " Brandon mengangguk dengan apa yang di katakan istrinya


Karena memang Brandon akan melakukan hal itu demi rumah tangga harmonis yang selalu di impikannya bersama Rain.

__ADS_1


" Aku akan menuruti apa yang kamu katakan sayang, Jadi mari hidup bahagia mulai saat ini dan seterusnya. "


...💛💛💛 ...


__ADS_2