Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
USG


__ADS_3

Raina dan Brandon sudah memutuskan untuk melakukan USG hari ini juga.


Mereka ingin memeriksakan kandungan Raina saat ini karena memang menurut mereka keadaan sudah aman terkendali.


Masih berada di Spanyol, mereka langsung menuju ke rumah sakit tempat di mana Papa Alex berada.


" Aku tidak berharap banyak untuk anak kita sayang, Aku hanya menginginkan kesehatanmu dan anak kita saja itu sudah cukup bagiku. "


" Apa kamu tidak ingin memiliki anak laki-laki atau perempuan ? Tolong jelaskan lebih spesifik lagi agar aku mengerti apa yang kamu inginkan. " Brandon menggelengkan kepalanya sambil tersenyum pada sang istri.


Dia sudah mengatakannya bahwa dia tidak berharap banyak untuk anak yang dikandung Raina.


Baik itu laki-laki atau perempuan bagi Brandon itu sama saja. Apapun jenis kelaminnya, Brandon akan tetap mencintai dan menyayangi anaknya dengan sangat tulus.


" Bagaimana jika mereka ? Keluargaku banyak keturunan kembar. Aku dan Cloud kami adalah anak kembar. Lalu anak kak Matheo juga ada yang kembar. Lalu anak Sky mereka semua kembar. Bukankah berpotensi besar bagi kita untuk memiliki anak kembar ?" Raina menjelaskan silsilah keluarganya pada sang suami.


Memang benar apa yang di katakan istrinya bahwa keluarganya memiliki banyak keturunan anak kembar.


Jadi bukan hal tidak mungkin jika mereka juga bisa memiliki anak kembar.


" Aku sudah sangat bersyukur jika Tuhan memberikan seseorang anak dari wanita yang sangat kucintai. Lalu jika Tuhan lebih berbaik hati lagi padaku untuk memberikan kedua anak kembar, Maka aku akan lebih sangat bersyukur lagi akan kehadiran Tuhan dalam hidup ku. Hadirmu bagiku saja sudah menjadi anugerah terbesar dalam hidupku. Jadi apapun yang diberikan tuhan selanjutnya padaku setelah dirimu itu adalah berkah dan anugerah tambahan bagi ku. " Raina semakin kagum dengan sosok suaminya.


Dia tidak menyangka bahwa pria yang paling menyebalkan dan sangat dibencinya saat sekolah dulu bisa menjadi jodohnya saat ini.


Bahkan pria itu begitu sangat mencintainya dan menjaganya.


Cinta dan ketulusan yang diberikan pria itu memang sangat luar biasa. Dan Raina benar-benar sangat bersyukur bisa mendapatkan suami seperti Brandon.


" San terima kasih karena telah menerima pria ini. Pria yang terlihat sangat menyebalkan di matamu dulu. " Raina mengangguk dengan bahagia.


Dia langsung memeluk tubuh suaminya dengan sangat erat.


Dia tidak menyangka jika bisa hidup sebahagia ini bersama Brandon.


Mereka sudah sampai di rumah sakit dan sedang menunggu giliran mereka untuk di panggil.

__ADS_1


Sampai saat di mana nama Raina di panggil, Di sana lah mereka masuk ke ruangan tersebut.


Dan saat masuk ke ruangan tersebut betapa kagetnya Raina saat melihat siapa yang ada di sana.


" Kau--" Raina menunjuk pria yang pernah menabraknya saat dia berlibur di Korea waktu itu.


Sementara dokter tersebut menatap tak percaya pada wanita yang telah menyelamatkannya dari perampokan.


Wanita yang terus saja membayangi hari-harinya.


" Kita bertemu lagi Nona pirang. " Dokter Carlos menjabat tangan Raina secara langsung tanpa sungkan.


Dia bahkan mengabaikan pria yang berada di samping wanita yang tengah di jabat tangannya saat ini.


Sementara Brandon, Dia berusaha untuk tetap waras untuk menjaga perasaan istrinya.


Karena sejujurnya dia merasa cemburu saat ini. Dia cemburu saat pria lain menatap penuh minat pada istrinya.


Walau dia tau bahwa Raina tidak akan menanggapi lebih pada pria itu, Tapi ya Brandon tetap merasa bahwa hatinya tidak baik-baik saja saat ini.


" Oh maaf, Dokter--"


mengetahui bahwa suami yang sejak tadi hanya diam saja membuat Rena merasa tidak enak dan situasi mereka.


dengan sikap dia menggandeng dengan Brandon dan mengenalkannya pada dokter Carlos tersebut.


" kenalkan dokter ini Brandon suamiku pria yang sangat kucintai. dan dia juga sangat mencintaiku, benar bukan sayang ?" Raina melihat ke arah suaminya dengan senyuman indah miliknya.


Mendapatkan senyuman dari Raina yang begitu indah membuat rasa panas di dalam dadanya sedikit berkurang.


" Brandon, Suami Raina . " Dengan hati yang lapang Brandon mengulurkan tangannya pada dokter tersebut.


Sementara dokter Carlos, Dia memaksakan senyumannya dan menerima uluran tangan Brandon dengan sangat terpaksa.


Dia tidak menyangka jika wanita pirang ini bernama Raina Queen Alexander yang dia tau bahwa wanita itu bukan keturunan orang sembarangan.

__ADS_1


" Jadi kapan bisa kita mulai USG ini ? kami tidak bisa berlama-lama di rumah sakit. " Raina mengatakan hal tersebut hingga membuat kedu pria itu saling melepaskan genggaman tangan mereka.


" Oh, Maaf ayo silahkan. " Dokter Carlos mempersilahkan Raina untuk naik ke atas tempat tidur, Dan saat dia hendak memberikan gel di perut Raina, Dengan cepat Raina mengatakan bahwa di tidak ingin dokter Carlos yang melakukannya karena dia merasa tidak nyaman.


" Bisa kah untuk perawat saja yang melakukan hal itu ? Aku tidak biasa untuk di lihat pria lain selain suami ku. Tau bisa saja suami ku yang melakukan hal itu. " Brandon bernafas lega karena istrinya ini memang sangat peka dengan perasaannya.


Raina benar-benar mengerti dirinya dengan baik.


" Biarkan perawat saja yang melakukannya. Jika suami kamu yang melakukannya aku tidak yakin jika dia bisa melakukan itu. "


" Terserah. Perawat lebih baik. " Brandon menggenggam tangan istrinya saat pemeriksaan di mulai.


Raina dan Brandon terlihat begitu antusias dengan pemeriksaan kali ini karena memang ini yang pertama bagi mereka.


Yang membuat Raina dan Brandon begitu bahagia adalah Dokter Carlos mengatakan bahwa anak mereka baik-baik saja dan ibu serta anaknya juga sehat.


Selebihnya Raina hanya di anjurkan untuk banyak memakan makanan bergizi serta vitamin.


Tanpa rasa malu juga Raina mempertanyakan soal hubungan badan dengan suaminya.


Raina juga tidak malu mengatakan pada dokter tersebut jika dia kerap sekali menginginkan hal seperti itu bersama suaminya yang membuat Brandon merasa malu karena perawat di belakang dokter yang dia ketahui menyukai istrinya itu terlihat menahan senyumannya.


" Sebenarnya tidak masalah. Hanya saja tolong di perhatikan lagi gaya bercintanya. Karena jika salah dalam melakukannya bisa berakibat buruk bagi kandungannya yang masih rentan. Tidak di anjurkan untuk sering melakukan hal tersebut setiap hari. " Raina mengangguk dengan apa yang sudah di jelaskan dokter Carlos tadi.


" Oke, Terima kasih atas semuanya dokter. Kami permisi. " Raina langsung menarik Brandon dari ruangan yang membuatnya tidak nyaman seperti itu.


" Kenapa sayang ? Apa kamu merasa lelah ?" Raina menggelengkan kepalanya karena bukan dia lelah.


Tapi dia merasa tidak nyaman dengan cara dokter tersebut memperlakukannya seperti tadi.


Dan Raina tidak ingin membuat Brandon salah paham dengannya.


...🐊🐊🐊...


Hallo, Aku baca cerita bagus untuk kalian. Ini cerita dari temen aku, Mom Ida ♥️

__ADS_1



Silahkan mampir bagi yang berkenan 🙏🏽


__ADS_2