
Raina dan Brandon kesiangan karena mereka benar-benar kelelahan karena pulang tengah malam karena begitu menikmati apa yang mereka lakukan tadi malam.
Dan saat mereka turun ke bawah, Mereka mendengar bahwa dari ruangan makan terdengar sangat berisik.
" Kenapa Papa di sini ?" Alex tidak memperdulikan lagi.
Dia sudah lapar, Jadi dia malas menanggapi putrinya yang tengah menatap sengit padanya.
" Pa, Rain ingin berlibur bersama suami Rain. Bukan berlibur dengan keluarga seperti ini. Kenapa membawa semua orang ke sini ?" Alex tetap tidak perduli.
Bahkan Cloud juga membawa calon istrinya yang sejak tadi diam menunduk tidak berani menatap mereka semua.
Terkadang Raina bingung, Kenapa wanita bernama Eliza itu tidak ingin menikah dengan saudara kembarnya.
Apa yang kurang dari Cloud ? Dia tampan dan kaya, Lalu kenapa masih tidak ingin menikah dengan Cloud ?
Dan saat Raina mengetahui alasan di balik penolakan Eliza adalah saudari kembarnya juga membuat Raina ingin sekali mencekik leher saudari kembar Eliza yang bernama Elina.
" El, Kenapa menunduk terus ?" Tanya Cloud pada calon istrinya.
Eliza hanya menggelengkan kepalanya saja karena dia sangat malu sekali berada di keluarga besar calon suaminya.
" Bawakan galah ke sini. "
__ADS_1
" Pa, Jangan seperti itu, El tidak biasa bergabung dengan kita. " Cloud mengerti apa yang di maksud Papa-nya itu.
" Terserah. Besok Sky akan sampai di sini bersama anak-anaknya. Dan seminggu lagi adalah hati pernikahan mu dan Eliza. "
" Pa..." Cloud tidak percaya dengan apa yang di katakan Papa-nya tentang pernikahannya bersama Eliza.
Hingga saat ini Cloud masih terus berusaha untuk membujuk Eliza, Tapi kekasihnya itu belum mau menikah dengannya karena kakak kembarnya.
" Terserah ! Pokoknya keputusan ku sudah bulat Kalian akan menikah seminggu dari sekarang. "
" Tapi bagaimana dengan keluarga El Pa ?" Tanya Eliza belajar memberanikan dirinya untuk bertanya pada calon mertuanya.
" Ayah mu yang gila harta itu sudah menyetujui pernikahan mu. Lagi pula dia juga meminta saham milik Cloud sebanyak 5% atas kepemilikannya sebagai ganti atas diri mu. Jadi apa kau masih ingin memikirkan keluarga mu yang gila harta seperti itu ?' Eliza terdiam karena dia tidak menyangka jika ayahnya benar-benar tidak menganggapnya lagi seperti ini.
Bahkan rela menjualnya dengan saham 5% milik calon suaminya. Cloud yang melihat Eliza meneteskan air matanya seperti itu pun membuatnya tidak tega.
" Jangan bersedih El, Aku akan menunggu mu sampai kamu siap untuk menikah dengan ku. Kita akan menikah jika kamu sudah siap. "
" Aku siap menikah dengan mu. " Mata Cloud membulat sempurna saat mendengar apa jawaban dari Eliza yang mengatakan bahwa dia siap menikah.
" El, Aku tidak ingin kamu terpaksa melakukan hal ini karena Papa. " Namun Eliza menggelengkan kepalanya karena dia sudah yakin dengan semua pilihannya saat ini.
Benar apa yang di katakan calon mertuanya, Bahwa sudah cukup pengorbanan yang selama ini di lakukan ya namun tidak pernah terlihat sedikit pun oleh keluarganya hanya karena ibunya meninggal saat melahirkannya dulu.
__ADS_1
Apakah ini saatnya dia menjemput kebahagiaannya sendiri dengan menikah dengan Cloud ?
" Ya, Aku siap menikah dengan kamu. Tapi dengan satu syarat. "
" Apa syaratnya ?" Bukan Cloud yang bertanya tapi Alex lah yang bertanya apa syarat yang di minta oleh Eliza untuk Cloud agar bisa menikahinya.
" Aku tidak ingin tinggal di London. Hem, Apa jika aku bilang ingin tinggal di sini kamu siap ?" ke-dua mata mereka saling bertemu.
Cloud dan Eliza saling menatap dan menyelami perasaan mereka masing-masing untuk meyakinkan perasaan mereka.
" Apa kamu benar ingin tinggal di sini ?" Eliza mengangguk.
Dia pernah membaca di internet jika di sini banyak anak-anak yang putus sekolah. Dan Eliza ingin membantu mereka untuk memiliki pendidikan dan sarana pembelajaran.
" Ya, Aku tidak ingin tinggal di rumah besar seperti ini dan seperti milik keluarga kamu. Aku ingin memiliki rumah sederhana di mana di dalamnya hanya ada kita berdua. " Cloud menatap pada Papa-nya yang memberinya kode dengan anggukan kepala.
" Baik. Kita akan tinggal di sini jika itu yang kamu inginkan. "
" Satu lagi. Aku ingin bekerja untuk membantu anak jalanan yang putus sekolah. " Untuk hal ini Cloud tidak berani menjawab karena dia sebenarnya tidak menyukai dengan permintaan Eliza yang satu ini.
Karena berat sekali untuk melepas Eliza ke luar.
" Kau bisa bekerja di yayasan yang di kelola oleh Satria temannya Sky. Istrinya juga aktif di organisasi sosial seperti itu. Mereka memiliki teman-teman yang berada di dalam naungan yayasan sosial. Nanti biar Sky yang bicara dengan temannya dan kamu akan bekerja di sana. " Cloud bisa bernafas lega saat Papa-nya yang mengatakan hal seperti ini.
__ADS_1
Eliza terlihat sangat bahagia mendapatkan keluarga yang begitu saling mencintai seperti itu. Di mana di antara mereka semua terasa sangat hangat dan saling mencintai.
...🐊🐊🐊...