Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Pertarungan


__ADS_3

Rain menatap ngeri pada suaminya saat ini.


Bagaimana tidak ngeri saat melihat Brandon yang meletakkannya di kasur, Lalu pria itu langsung membuka pakaian yang di kenaakannya.


Entah mengapa setiap kali Rain melihat tubuh bagian atas suaminya yang tanpa penutup seperti itu membuat tangannya serasa ingin menelusuri satu-persatu bongkahan otot yang tercetak jelas di sana.


Rasanya jika dia tida malu saya, Rain ingin menerjang tubuh kekar itu dan menelusuri seluruh otot perutnya.


Tapi Rain malu untuk melakukan itu semua.


Kini Rain hanya bisa pasrah saja saat Brandon merangkak naik ke atas kasur mereka dan langsung mengungkung tubuh seksi istrinya.


Tatapan keduanya saling terkunci, Hingga bibir Brandon berlabuh di kedua pipi Rain dan memberi banyak kecupan di wajah istrinya.


" Love you Rain..." Ucapnya dengan tulus dan penuh kelembutan.


Dia berharap Rain membalas ucapannya, Walau dia juga tau bahwa Rain juga mencintainya, Tapi Brandon juga ingin mendengarnya secara langsung hingga membuat hatinya semakin lega dan bebas untuk mencintai wanitanya.


Brandon ingin melakukan banyak hal untuk Rain, Apa pun yang di inginkan Rain Brandon ingin bisa selalu menyanggupinya dan mengabulkannya.


" Love you too..."


Ser...


Berdesir seluruh darah Brandon saat Rain membalas ucapan cintanya.


Bukan hanya itu saja, Bahkan saat ini Rain dengan berani menangkup wajah Brandon dan memberi kecupan di bibir seksi suaminya.


Cup...


" Love you too Brandon..." Tanpa menunggu lagi, Brandon langsung menyatukan kedua pasang bibir mereka dan melumattnya.


Bukan hanya itu saja, Brandon dengan berani mengeksplor bibir istrinya, Bahkan Brandon juga memainkan lidahnya untuk menikmati rongga mulut istrinya.


Rain memejamkan kedua matanya saat Brandon yang tengah menikmati bibirnya, Dengan manja juga Rain mengalungkan kedua tangannya di leher buaya gondrong kesayangannya hingga membuat ciuman keduanya semakin intim.


Kedua tubuh mereka sudah sama-sama tersulit api gairah yang membara, Hingga nafas keduanya hampir habis, Brandon menyudahi ciumannya dan mengusap pipi istrinya dengan penuh kasih sayang.


Tangan Brandon langsung membuka pakaian bagian atas Rain dengan buru-buru dan Rain merasa bahwa kali ini nafsu Brandon lebih besar dari saat pertama kali mereka melakukannya malam itu.


Dan mungkin kini, Rain akan merasakan hal yang lebih dahsyat lagi dari waktu malam itu.


Rain yakin sekali, Itu terbukti dengan Brandon yang tergesa-gesa untuk melucuti seluruh pakaian yang di kenalannya, Hingga dia berhasil membuat tubuh sang istri full naked.


Di tatapnya penuh gairah tubuh full naked Raina yang memang sangat menggairahkan.


Brandon kembali menyatukan bibir mereka, Tangannya juga mulai berani bermain di tempat favoritnya hingga membuat Rain mulai mendessah dalam ciuman panas mereka.

__ADS_1


" Hempphh..." Dessah Rain dalam ciuman bRandon, Apalagi saat dia merasakan tangan besar Brandon yang meremass dadanya yang tidak terlalu besar tapi sangat pas di tangan besar suaminya.


" Aahhh...Brandon..." Rain mulai menggelepar merasakan sengatan listrik yang di berikan Brandon padanya.


Tangan Brandon memainkan puncak dadanya dengan nakal.


Rain yang tidka ingin kalah pun memberanikan diri untuk memegang bongkahan otot yang tercetak sangat jelas di perut suaminya.


Brandon menggeram tertahan saat merasakan tangan halus yang mungil itu mulai berani menyentuhnya.


Bahkan Rain juga mulai menarik celana trainingnya hingga Brandon pun langsung membuka seluruh pakaiannya.


Rain kembali menguatkan hatinya dan mulai membiasakan dirinya untuk melihat senjata perang milik buaya gondrongnya.


Lebih tepatnya samurai panjang Brandon, Rain sudah melihat bahwa samurai itu sudah siap untuk perang dan memporak-porandakan milik Raina di dalam sana.


" Aaaahhh...Rain..." Brandon menndesah saat merasakan tangan istrinya yang sedang memijat samurai panjang miliknya.


Brandon sampai mendongakkan kepalanya karena merasa nikmat dengan apa yang di lakukan istrinya.


Brandon benar-benar sangat menikmati dengan apa yang di lakukan Rain, Hingga dia merasa tidak tahan lagi, Dia langsung menyerang kembali kedua bola kembar milik sang istri yang kenyal dan kencang tersebut.


" Ahhhh....Brandon, Eegghh..." Raina gantian mendessah saat merasa bibir Brandon mainkan puncak bola kembarnya.


Bahkan lidah itu dengan nakal menjilatinya hingga bibir seksi Brandon menyesapnya dengan penuh gairah.


Apa yang di lakukan Brandon semakin membuat Rain tidak tahan dengan itu semua, Tubuh Rain sudah seperti melayang-layang dengan sentuhan yang di lakukan suaminya.


Bahkan Rain sengaja untuk tidak memelihara hutan belantara di sana karena memang dia tidak suka seperti itu.


Cup...


" Aaahhh..." Suara Rain benar-benar sangat mengerikan.


Dessahan nakal yang di lakukan Rain membuat Brandon semakin kehilangan akalnya hingga berani menjulurkan lidahnya untuk bermain di sana dan memanjakan istrinya.


Dan benar saja, Brandon melakukan semua itu hingga membuat Rain terus mendesah dengan permainannya.


Brandon juga melebarkan kedua kaki istrinya hingga dia bisa dengan bebas dan leluasa menikmati apa yang sedang di nikmatnya saat ini.


" Aahhh...Brandon, Aku ingin keluar, Brandon hentikan, Sahih...hentikan Brandon. " Rain mengatakan hentikan, Tapi kedua tangannya semakin menekan kepala suaminya yang tengah bermain di sana.


Bukan itu saja, Rain juga semakin melebarkan kedua kakinya hingga membuat Brandon semakin liar menikmati apa yang di suguhkan Rain untuknya.


Hingga dia merasa milik Rain semakin berkedut dan suara Rain semakin panas saat mendesah dan Raina sampai pada puncaknya yang pertama atas permainan lidah suaminya.


" Aahhh...Brandon...." Dadanya membusung ke atas saat gelombang dahsyat tersebut datang, Kini Brandon tersenyum puas saat melihat wajah frustasi dari istrinya.

__ADS_1


Entah apa yang akan di lakukan suaminya lagi, Sampai tiba-tiba dia menarik tubuh Raina dan mendudukannya di pangkuan Brandon.


Rain menatap ngeri pada wajah suaminya saat ini, Dia tidak bisa memikirkan apapun selanjutnya, Karena dia tidak tau apa yang akan terjadi nanti.


Tapi, Posisi mereka saat ini sangat tidak nyaman bagi Rain, Karena dia merasa ada yang mengganjal di bawah sana, Ya karena dia menduduki samurai milik suaminya.


" Brandon..."


" Pimpin permainan nya sayang, " Ucap Brandon dengan suara paraunya, Tangannya juga mulai beraksi meraba kulit mulus istrinya.


" A-apa maksud mu ? a-aku tidak mengerti. "


" Pimpin aku Rain, Seperti ini sayang. " Brandon mengangkat bokong istrinya dan melebarkannya hingga miliknya bisa masuk dengan sempurna.


" Aaahh...Brandon..."


" Rain, Uugghh...Ini nikmat sayang..."


" Tidak ! Hentikan, Ini penuh, Ini sesak, Aku di tusuk hingga dalam. "


" Bergerak sayang, Bergerak Rain..." Raina menggelengkan kepalanya.


Dia mengigit bibir bawahnya merasakan miliknya yang berdenyut hebat saat merasa samurai panjang milik suaminya memenuhi miliknya di dalam sana.


" Bergerak sayang, Oohh...Rain..." Brandon mulai menggerakkan pinggul istrinya, Menaikan bolong Rain hingga membuat gesekan-gesekan panas di antara keduanya yang membuat api gairah itu kembali berkobar dengan panas.


" Ayah...Raina...Yes...Seperti itu sayang...Aahhh...Rain..." Brandon terus saja meracau dan mendesaah saat Rain mulai terbiasa dan mulai bergerak liar di atasnya.


" Sahih...Brandon..."


" Yes Rain, Yes Baby, Honey...Ohh...Rain..." Brandon hanya bisa mendongakkan wajahnya ke atas sambil terus memegangi pinggul istrinya untuk membantunya bergerak.


" Brandon...." Panggil Rain yang semakin terbakar gairahnya hingga Brandon melahap kedua bola kembar istrinya yang semakin membuat Rain kalang kabut dan semain liar bergerak di atasnya.


" Rain, Aahh...Sayang . Rain aku hampir sampai sayang..." Brandon semakin membantu Rain untuk menggerakkan bokongnya naik turun, Bukan itu saja, Brandon juga menghantam Rain dari bawah hingga membuat Rain menjerit nikmat karena itu.


" Aahh...Brandon..."


" Raina... sayang..."


Meledak semua lahar panas yang di miliki Brandon di dalam kehangatan milik istrinya.


Dia berharap benihnya akan segera tumbuh di rahim istrinya, Karena dia sangat ingin melihat istrinya mengandung anak mereka.


" Aahah...Cabut...Ini penuh...."


" Aahhhkkkk ! " Jerit Rain saat Brandon mencabut miliknya begitu saja dari kehangatan sang istri.

__ADS_1


Hal itu membuatnya tersenyum, Karena dia berhasil memuaskan istrinya, Dan begitu juga dengan Rain yang juga memuaskannya.


Dan keduanya, sama-sama puas dengan pertarungan mereka malam ini.


__ADS_2