
Setelah Papa-nya pergi meninggalkan Ruangan Raina, Sky dan ke-tiga adiknya ikut masuk ke ruangan satu-satunya anak perempuan di keluarga mereka.
Siapa lagi jika bukan Raina Queen Alexander, Ratu hujannya klan Alexander sang penguasa.
Mereka sudah mengetahui keadaan Raina yang belum sadarkan diri, Tapi bersyukurnya Raina sudah melewati masa kritisnya dan hanya menunggu sadarnya saja.
Untuk itu mereka memutuskan untuk masuk ke ruangan Raina dan melihatnya kali.
Bukan hanya itu saja, Bahkan sejak tadi mereka juga mengetahui bahwa ipar mereka belum makan malam.
Bahkan setelah dia hujan-hujanan menangisi nasibnya tadi pun dia terlihat belum memakan apa pun.
Alasan klasik menurut Sky, Tidak ingin meninggalkan istrinya sendirian.
Hello to the low ! Jika Brandon mengatakan tidak ingin meninggalkan istrinya sendirian lalu apa guna mereka ber-empat ?
Mereka bisa bergantian untuk menjaga Rain hanya untuk membiarkan pria itu makan sebentar.
" Makan lah, Kau belum makan sejak tadi. Bagaimana jika istrimu bangun nanti dan melihat keadaan suaminya yang berantakan seperti ini ? Apa kau pikir dia tidak akan sedih ? Apa kau pikir dia tidak kecewa ?" Brandon menatap pada Sky, Kakak iparnya.
" Aku hanya belum lapar kak. Jika lapar aku akan makan dan memesan layanan kamar saja. " Jawabnya pada Sky dan kembali fokus alda istrinya yang belum juga membuka matanya.
Lalu kapan istrinya itu akan bangun ? Brandon sudah merindukan istrinya yang super cerewet itu.
Doa merindukan Raina yang selalu bersikap manja padanya saat dia pulang dari kantor.
Tapi kini, Beberapa jam saja Brandon tidak melihat mata indah itu sudah membuatnya tidak baik-baik saja saat ini.
" Bawa dia makan ! Aku akan menemani Raina di sini. Ada yang ingin ku bicarakan padanya. Ini tentang rahasia kami berdua. " Mendengar kata rahasia dari kakaknya membuat Jupiter langsung penasaran alias kepo.
Rahasia apa yang kakaknya miliki ? Apa dia tidak di ajak lagi ? Apa ini karena gen bulenya lagi ?
__ADS_1
" Iya ! Ini karena kau bule ! Lagi pula bagaimana bisa hanya satu anak ku saja yang berwajah China sementara lainnya bule ? Itu menyebalkan sekali !" Ucap Sky lagi dengan wajah yang memang kesal saat mengingat ke 5 anaknya semua bule dan sih Elle saja yang berwajah China sepertinya.
Elle ? Ingatkah kalian dengan nama itu ? Rosella Queen Viana yang akan mereka panggil dengan nama panggilan Elle karena itu sudah keputusan Mama Tarisa.
Karena dia tidak ingin ada yang salah paham nantinya soal nama Rose.
Tapi mau bagaimana lagi ? Itu memang sudah keputusan anak menantunya, Jadi dia bisa apa ?
Kembali pada Jupiter yang masih penasaran dengan rahasia yang di sebutkan kakaknya tadi, Tapi tidak di beri tahu pun semakin membuat rasa penasarannya semakin besar pula.
" Kak, Aku ingin tau rahasia Kakak dan kak Rain. Tolong ajak aku ikut tau rahasia kalian. " Tetap saja anak bule itu.
Padahal dia sudah akan menjadi ayah karena sebentar lagi akan anaknya akan lahir, Tapi kelakuannya jangan di tanyakan lagi.
Bisa-bisa nanti istrinya akan mengurus dua bayi, Yang satu bayi Jupiter, Yang satu Baby Merkurius mungkin.
" Cepat bawa kedua orang ini. Beri saudara ipar kalian makan dan biarkan anak bule ini melakukan sesukanya. Kalau perlu suruh dia yang membayar tagihannya. Jika dia menolak, Turunkan saja dia di jalanan atau buang ke sungai. " Terpaksa Brandon ikut bersama saudara istrinya.
Kini, Hanya tinggal Sky dan Raina saja yang ada di ruangan itu.
Sky langsung duduk di kursi yang tadinya di tempati adik iparnya itu untuk menjaga Raina.
Di genggam tangan Raina yang tidak ada selang infus yang ada di punggung tangannya.
" Rain..." Sky memanggil nama adik perempuannya dengan perasaan sedih.
Selama ini dia tidak pernah sedekat itu dengan Raina bahwa cerita bersama saja pun Sky tidak.
" Apa kau tau sayang ? Bahwa aku telah gagal menjadi kakak yang baik untuk mu ?" Sky mengusap pipi adiknya dengan lembut dan rasa sesak itu begitu sangat terasa di dadanya hingga rasanya sangat berat sekali di hatinya.
Sudah lama sekali rasanya dia ingin bercerita pada Rain, Tapi waktu mereka tidak tepat dan Rain pula yang terkesan menjaga jarak dengannya.
__ADS_1
" Maaf kan kakak yang tidak bisa menjadi teman cerita mu. Dulu sejak saat itu, Kakak selalu menjadi beban banyak orang termasuk kamu yang seharusnya mendapatkan banyak perhatian malah harus terpaksa dewasa untuk memahami masalah yang sebenarnya tidak harus kamu hadapi sayang. Rain, Kakak benar-benar minta maaf untuk itu. Kakak minta maaf untuk kesalahan yang telah kakak perbuat pada mu. Maafkan kakak sayang. " Air mata Sky jatuh.
Dia akan selalu lemah saat berhadapan dengan wanita yang di cintainya.
Starla, Mama-nya dan juga Raina adalah wanita-wanita yang sangat di cintanya saat ini dan bertambah satu lagi, Yaitu Elle.
" Rain, Bangun sayang. Jika kamu bangun, Kakak akan mengabulkan apa pun yang kamu inginkan, Kakak akan menuruti apa pun yang kamu inginkan. Kakak akan menemani kamu bermain barbie lagi seperti dulu. Kakak akan menjadi pangeran untuk bisa berdansa dengan kamu. Kita akan menjadikan Papa sebagai supir dati kereta kencana ku, Kita akan membuatnya kesal. Ayo bangun sayang, Kakak mohon bangun Raina..." Sky semakin meneteskan air matanya karena terlalu menyesal dengan apa yang di lakukan ya di masa lalu.
Karena keterpurukannya lah banyak orang yang harus menjadi korbannya, banyak orang yang menandai imbas dari semua itu.
Dan Raina juga menjadi salah satu orang yang harus menanggung beban masalah kakaknya. Padahal saat itu juga dia tengah menempuh pendidikan di luar negeri saat usianya masih 11 tahun sudah harus belajar mandiri.
" Bangun dik, Bangun Raina..bangun sayang..." Ucapnya lagi dengan wajah yang terlihat begitu menyesal.
" Jika kamu bangun, Kakak akan mewujudkan semua yang kamu inginkan, Termasuk--" Sky menjeda ucapan nya sejenak untuk mengambil nafas dan kembali melanjutkannya setelah merasa tenang.
" Kakak akan menemani kamu naik naik motor dan memakai pakaian pangeran, Kakak akan--"
" Janji ?" Ke-dua bola mata Sky membulat sempurna saat tiba-tiba mendengar apa yang di katakan Raina.
Dia menatap tak percaya pada Raina yang tiba-tiba bangun dengan wajah yang membuat Sky yakin, Bahwa Raina bukan baru sadar.
Tidak ada lagi wajah sedih Sky tadi, Kini yang ada hanya wajah sangar dan menyeramkan dari sosok penguasa generasi ke-dua itu.
Melihat kakaknya yang sudah berubah menyeramkan, Raina hanya bisa memberikan senyum termanisnya dengan memperlihatkan giginya yang rapi dan terawat itu.
.
Melihat Raina yang tersenyum seperti itu membuat Sky benar-benar kesal pada adik perempuannya itu.
" RAINAAAAAAAAA !" Teriak Sky sekuat tenaganya karena merasa telah di bohongi oleh adiknya sejak tadi.
__ADS_1
...🐊🐊🐊...