Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Menginap


__ADS_3

Sepasang anak manusia itu tengah menikmati kebersamaan mereka berdua, Dimana Rain dan Brandon tengah menikmati malam hari di ruang keluarga dengan saling berpelukan hangat..


Entah mengapa Rain menyukai kehangatan seperti ini. Brandon yang memeluknya, dan mereka tengah menonton sebuah drama romantis malam ini.


" Apa kau pernah melakukan hal seperti ini dengan wanita lain ? dengan mantan istri mu misalnya ?"


" Tidak ! " Jawab Brandon langsung.


Karena memang kenyataannya dia tidak pernah melakukannya.


" Kenapa ?? Tidak pernah kah jatuh cinta dengan wanita lain ? jangan katakan tidak lagi, karena aku tidak percaya. " Rain langsung mengultimatum pria gondrong yang sialnya membuat Rain merasa nyaman setiap kali di dekatnya.


" Memang tidak ! satu-satunya wanita yang ku ingin kan sejak dulu hingga sekarang bahkan nanti itu hanya kamu, Tidak dengan siapa pun. " Ucap Brandon dengan yakin.


Karena memang dia tidak menginginkan siapa pun lagi di dunia ini selain Rain.


" Ahh...sudah lah, Kau sudah seperti pemilik pabrik gula ! kau tau itu ? karena bibir mu manis sekali. "


" Ah...benar kan jika bibir ku manis ? coba rasakan lagi. " Brandon memajukan wajahnya, Belum sempat Rain menjawab Brandon sudah lebih dulu melakukan serangannya pada Rain.


" Kau---?" Rain menatap tap percaya dengan apa yang di lakukan pria ini padanya, Brandon kembali mengecup bibirnya, walau hanya sekilas, tapi itu berhasil membuat jantung Rain semakin berdetak dengan tak seirama.


Bagaimana bisa seirama jika Brandon melakukan hal itu padanya, Apalagi saat ini, Tatapan mata pria itu begitu dalam dam memuja padanya.


Apalagi saat tangan besar itu mengusap pipinya, Rain semasa sangat terlindungi dengan adanya Brandon yang akan mengisi hari-harinya.


Brandon dan seluruh cintanya, Benarkan Rain akan bahagia dengan semua itu ?


Dengan semua yang di miliki Brandon ?

__ADS_1


Boleh kah jika Rain ingin bersikap serakah saat ini Tuhan ? Rain ingin Brandon,cintanya dan seluruh yang di milikinya.


Rain tidak ingin membagi Brandon dengan siapa pun, Karena Rain hanya ingin Brandon hanya mencintainya saja.


Maka ibu-ibu pendukung mu di pagi hari akan mendukung mu Rain, Mereka akan menyuarakan isi hatinya untuk mendukung mu.


Untuk hanya kamu saja yang memiliki cinta dari seorang Brandon Smith, Buya gondrong kesayangan mereka semua.


" Sudah malam Rain, Apa kamu yakin ingin menginap di sini ? Bagaimana jika rumah ini di ledakan oleh Papa mu ?? Bagaimana nanti jika kita di tangkap basah sedang berpelukan seperti ini ?"


" Apa kau takut dengan Papa ku ??" Brandon menggelengkan kepalanya.


" Aku tidak takut dengan Papa mu sayang, Tapi aku menghargainya. Jika seorang pria berani mencintai seorang wanita yang menjadi tuan putri dalam keluarganya, Maka dia juga harus siap bertanggung jawab dengan seluruh keluarga wanita itu. Aku mencintai mu dan itu sudah pasti. Maka aku juga harus menghormati dan menghargai orang tua mu sebagaimana kamu menghargai mereka. Karena semua harus seimbang sayang. " Rain kembali terpana dengan buaya gondrongnya ini.


Seluar biasa ini kah Brandon Smith ? Pria yang dulunya sangat menyebalkan dan di bencinya malah selalu membuatnya ingin tersenyum setiap hati


Apalagi setiap kata yang di ucapkan Brandon terdengar seperti gombalan ala para buaya darat.


Kenapa hanya untuk tersenyum saja bibirnya terasa sangat kaku ??


Seakan ada yang menahannya. Dan melihat Rain yang seperti itu membuat Brandon mengerti akan kegundahan hati kekasihnya.


" Seperti ini sayang, Nah...begitu. "


" Iihhhh...Sakit. " Untuk pertama kalinya Rain bersikap manja seperti ini, Dan itu bersama Brandon.


Brandon memang selalu bisa membuat seorang Raina Queen Alexander salah tingkah di buatnya.


" Jadi seperti itu sayang, Tidak sulit bukan jika hanya tersenyum saja ??" Brandon kembali menggoda Rain hingga membuat wanita itu kesal dan meninggalkannya sendirian di ruangan itu.

__ADS_1


Dia kembali ke kamar yang tadi di tempatnya, Apa perduli nya jika itu kamar Brandon ? Untuk saat ini biarkan saja dia yang menempatinya.


Dia yakin Brandon tidak akan melakukan apapun padanya, Lagi pula Rain sudah mengunci pintunya, Jadi tidak mungkin Brandon bisa masuk pikirnya.


Maka dia bisa tidur dnegan tenang tanpa dia sadari bahwa sangat mudah bagi Brandon untuk masuk ke kamarnya, Karena semua itu terhubung dengan sistem operasi yang sudah di setting sedemikian rupa dengan perintah dirinya.


Dan tentunya juga dengan Raina saja.


Kini Brandon sudah berada di kamar Rain, Dia melihat betapa nyenyak nya tidur calon ibu dari anak-anaknya itu.


Di usap Brandon dengan lembut pipi chubby yang sangat mulus milik Raina, bahkan mungkin lalat saja tidak berani mendekat padanya, Karena dari tubuh wanita itu tidak ada yang cacat sedikit pun di mata Brandon, Sampai dia menemukan sebuah luka di kening Raina, Luka apa itu ?


Apa dia melewatkan sebuah peristiwa yang membuatnya tidak mengetahui bekas luka ini ??


" Jangan terluka sayang, Walau hanya sedikit saja. Terus lah berdiri dengan kedua kaki mu, Tunjuk apa pun yang kamu inginkan, Katakan pada ku apa keinginan mu, Dan aku akan berusaha untuk mewujudkan setiap mimpi mu. Karena diri mu lah pemilik jiwa dan raga ku seutuhnya, Kamu lah alasan ku bertahan di tengah sulitnya hidup berjuang sendirian untuk membuktikan pada Papa mu bahwa aku mampu, Aku bisa menjadi pria hebat untuk mu, Pria yang mencintai mu dengan begitu tulusnya dan tidak akan membiarkan bahaya mendekat pada mu. Janji ku pada Papa mu saat itu, Saat di mana dia menantang ku untuk bisa berdiri di atas kedua kaki ku sendiri tanpa bantuan siapa pun, Dan aku menerima tantangannya. " Brandon kembali mengingat saat usianya 20 tahun, Dimana saat itu dia tengah berjalan di sebuah kota besar di London.


Tiba-tiba datang seorang pria yang memiliki kekuasaan terbesar di seluruh daratan Eropa, Bahkan menjadi satu-satunya pria yang paling di takuti di kota besar itu.


Saat itu dengan segala kekuasaan dan kesombongan seorang Cristian Alexander Guero, Dia menantang Brandon untuk bisa membuktikan bahwa Brandon adalah pria terbaik untuk Raina.


" Jika kau benar-benar mencintai putri ku, Jangan pernah membawa harta keluarga mu untuk menghidupi putri ku ! Aku mengharamkan mu untuk membahagiakan putri ku dengan uang keluarga mu ! Karena aku sendiri tidak pernah membahagiakan anak-anak ku dan terutama istri ku dengan harta keluarga ku walau aku sudah terlahir sebagai orang kaya. Aku memiliki kekuasaan ku sendiri tanpa bantuan siapa pun. Aku bisa mencapai kesuksesan dan memiliki kekuasaan penuh berkat usaha ku sendiri membangun kerajaan bisnis yang begitu besarnya saat ini. Jadi jika sampai kau membawa harta keluarga mu, Aku sendiri yang akan menghancurkan semua milik keluarga mu !" Kata-kata itu terus di ingat oleh Brandon, Dia meninggalkan semua harta milik keluarganya di Jerman dan merantau ke Belanda demi membangun usahanya sendiri hingga sebesar ini, Dia benar-benar ingin menunjukan dan membuktikan pada Papanya Rain bahwa dia bisa membahagiakan Rain tanpa bantuan keluarganya.


Dan kini, Dia datang sebagai pria untuk melamar pujaan hatinya karena semua kekuasaan telah di milikinya.


" Aku mencintai mu Rain, Sangat mencintai mu My beautiful Rain..."


Cup...


Brandon mencium kening Raina dengan begitu dalam dan penuh kasih sayang, Berharap semua akan lebih indah dari ini.

__ADS_1


...💛💛💛 ...


__ADS_2