
Rain benar-benar kesal dengan keluarganya, Bisa-bisanya mereka semua menguping acara malam pertamanya dengan Brandon.
Dan hal itu di ketuai oleh Papanya sendiri, yang lebih membuatnya malu adalah saat Daddy mertuanya yang juga ikut mentertawakan mereka.
Apalagi juga Brandon yang mengatakan dengan jujur bahwa dia merobek gaun tidur Raina, itu lah yang menjadi bahan tertawaan mereka semua.
Hanya Cloud saja yang tidak tertawa karena menghargai dirinya.
" Sayang, Kenapa diam saja ?" Tanya Brandon yang langsung memeluk istrinya yang terus saja cemberut.
Setelah sarapan pagi kesiangan mereka, Kini Rain dan Brandon kembali ke kamar karena Rain masih merasa samurai panjang milik Brandon seperti tertinggal di dalamnya hingga membuatnya susah bergerak.
" My Rain..."
Serr...
Murahan sekali hati mu Rain, Kau selalu saja jatuh dalam pesona buaya gondrong mu itu hingga membuat mu selalu saja kalah jika sudah mendengar suara lembutnya.
Apalagi Rain juga masih mengingat dengan sangat jelas bagaimana suara Brandon tadi malam saat menggagahinya, Seluruh tubuh Rain merinding seakan ikut menikmati apa yang di lakukan suaminya itu.
" Kenapa mengatakan pada Mereka semua jika kamu merobek gaun tidur ku ? kenapa tidak berbohong saja ?"
" Tidak semuanya harus di ceritakan pada mereka. Apa kamu tau ? mulut Papa ku itu sangat luar biasa. Dia selalu mendebatkan apapun dengan kak Sky, Tapi kamu mengatakan semua itu ."
" Maaf sayang, Kau hanya ingin menjadi menantu yang baik saja. " Brandon memeluk Rain dan menciumi puncak kepala istrinya.
Dia tidak menyangka jika kejujurannya membuat Raina kesal seperti ini.
" Katakan apa yang harus ku lakukan agar kamu memaafkan ku ? Aku akan melalukan apapun untuk kamu. " Rain sedikit berpikir, Dia juga sedang memikirkan apa yang ingin di mintanya pada Brandon.
__ADS_1
" Ayo kita ke Italia, Bawa mobil kamu dan kita naik kereta listrik saja. "
" Tapi sayang, Bagaimana jika Papa dan yang lainnya mencari kita ? " Rain sudah memikirkan hal ini, Dia akan kabur dari keluarganya.
Dia akan hidup bebas untuk beberapa saat dari Papa nya, Rain akan melakukan traveling bersama Brandon tanpa pengawal atau apapun itu.
Mereka akan menikmati waktu berdua nantinya.
" Kita pergi diam-diam. Aku ingin merasakan hidup sederhana, Eh bukan sederhana. Aku ingin hidup bebas tanpa pengawalan apapun, Jadi siapkan kartu-kartu sakti mu, Dan kita akan mencairkan banyak uang untuk hidup di luar negeri. Jangan menginap di hotel, Kita sewa saja perumahan atau apa, Pokoknya kita menyamar saja. " Brandon sedikit berpikir, Tapi saat Rain menarik tangannya untuk bersiap, Brandon benar-benar di dandani oleh istrinya, Mereka akan kabur dari penjagaan ketat dari keluarganya.
" Sayang, Apa kamu yakin ? kita akan kabur ? "
" Aku yakin ! Tinggalkan semua ponsel kita di sini. Kita akan pergi berlibur. " Brandon terpaksa mengikuti apa yang di inginkan istrinya, Karena dia tau, Rain sangat menyukai fotografi, Liburan ke tempat-tempat mewah dan menakjubkan.
Dan kali ini, Mereka akan kabur dari para pengawal untuk menikmati kehidupan rumah tangga mereka yang baru.
Jangan tanyakan lagi, Mereka hanya membawa pakaian yang mereka kenakan dan beberapa lembar uang cash yang ada di dompet Brandon dan si tas Rain.
Setidaknya ini cukup untuk mereka berdua, Ini sangat cukup untuk hidup mereka beberapa hari di luar negeri nanti.
Tujuan Rain yang pertama adalah Itali. Dan dia akan mengajak suaminya untuk mengelilingi Eropa, Anggap saja saat ini mereka tengah melakukan Eropa Trip.
" Ready My Rain..." Jawab Brandon.
rain mengangguk dan mereka bersiap untuk melarikan diri dari semua penjagaan yang sangat ketat itu.
" Yee..Akhirnya !!!" Ucap Rain dengan penuh semangat saat dia bisa keluar dari hotel tempat mereka menginap.
Brandon yang melihat Rain terlihat sangat bahagia hanya karena bisa mengelabui para penjaganya membuat senyum Brandon terbit.
__ADS_1
Dia tidak menyangka jika hanya dengan melakukan hal sederhana seperti ini saja bisa membuat Rain terlihat sangat bahagia seperti itu.
" Ayo kita mulai dari yang terdekat, Kita kelilingi Eropa ini, Aku ingin menikmati Venice, Pokoknya aku ingin menikmati acara bulan madu kita berdua. " Brandon tersenyum Rain mengatakan bulan madu kan ?
Apa itu artinya Rain dan Brandon akan kembali menyatu dan menikmati kehangatan yang ads di dalam diri istrinya itu ?
Entah mengapa semenjak tadi malam, Dan merasakan bagaimana nikmat dan menggigitnya milik Rain membuat Brandon terus saja membayangkan bagaimana saat mereka menyatu.
Dan paling membuat Brandon panas dingin adalah melihat dada Rain yang seksi bulat dan berisi, Apalagi perut istrinya yang rata itu terlihat sangat seksi di mata Rain.
Bukan hanya itu saja, Tapi seluruh yang ada di dalam diri istrinya itu bisa membuat Brandon sangat menggilainya.
" Terserah kamu My Rain, Aku akan selalu bersama mu dan akan selalu menggenggam tangan mu seperti ini. Aku ingin menikmati saat-saat kebersamaan kita seperti ini. Bergandengan tangan tanpa rasa ragu lagi. " Rain menatap wajah suaminya yang berkata hal sederhana seperti itu.
Apa hanya bergandengan tangan dengannya saja membuat Brandon bahagia ? apa pria ini tidak berbohong ?
Karena kebanyakan dari pria, Mereka akan lebih menyukai hubungan badan dengan intim di dalam kamar dan bergulat sampai mereka lemas dari pada berjalan dengan bergandengan tangan seperti yang suaminya katakan.
" Apa kamu yakin ? Biasanya laki-laki akan meminta berhubungan badan saat bulan madu, Tapi kamu ?"
" Itu memang penting Raib, Tapi tujuan hidup ku bukan hanya itu saja. Maaf bila aku berkata kasar, Tapi jika hanya menginginkan hal seperti itu saja aku bisa melakukannya sejak dulu, Karena aku bisa membayar wanita mana pun yang ku inginkan tanpa harus menikahinya. Tapi untuk apa ? Untuk apa melakukan hubungan terlarang seperti itu jika berhubungan halal lebih indah ? Apa kamu tau ? Salah satu cita-cita ku adalah bisa berjalan di sisi mu dengan bergandengan tangan tanpa tanpa rasa ragu lagi. Aku bisa menggenggam tangan mu dan kita berbagi kehangatan, Aku selalu memimpikan hal di mana aku bisa mendekap mu dengan erat, Membelai rambut mu yang indah, Mencium pipi mu seperti saat ini. "
Cup...
" Brandon..." Pekik Rain saat Brandon berhasil mencium pipinya.
" Dan itu lah salah satu mimpi ku yang kembali bisa ku wujudkan dengan memiliki mu seutuhnya Rain, Aku mencintai mu dengan sepenuh jiwa dan raga ku, Maka aku hanya meminta mu untuk terus bahagia tanpa terluka. Bahagiakan diri kamu dengan apa yang ku miliki, Walau aku tau bahwa kamu tidak pernah kekurangan apa pun di dunia ini, Jadi lakukan apa pun yang membuat mu bahagia, Tanpa harus terluka sayang. "
...💛💛💛...
__ADS_1