Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Cinta Kita


__ADS_3

Brandon tersenyum saat terbangun dari tidurnya dia melihat bahwa ada wanita cantik yang berada di dalam pelukannya.


Sejak dulu dia selalu memimpikan hak ini, Saat-saat di mana dia yang bisa menikmati wajah cantik Raina seorang diri.


Wajah cantik Rain saat tanpa make up seperti ini.


Di kecupnya kening Rain dengan penuh kasih sayang, di selimuti ya kembali tubuh full naked Rain yang ada beberapa bekas jejak percintaan mereka yang Brandon tinggalkan di leher dan dada istrinya.


" Love you My Rain..." ucap Brandon sebelum benar-benar meninggalkan Rain untuk membersihkan dirinya di kamar mandi.


Brandon bersiap lebih dulu sebelum Rain bangun dan mereka akan melanjutkan perjalanan mereka ke Jerman lagi ini.


Brandon tidak berlama-lama, karena dia juga haru menyiapkan sarapan untuk istrinya sebelum Rain bangun.


Kini, Brandon sudah siap mandi, Dia harus membangunkan istrinya untuk mandi.


Kerena mereka tidur dengan berpelukan, Kedua tubuh mereka saling menempel hingga membuat keringat mereka juga bercampur.


Itu sebabnya kenapa Brandon harus membangunkan Rain lebih dulu.


" Sayang, My Rain...wake up my love..." Panggilnya dengan lembut sambil membelai pipi mulus sang istri.


Entah terlalu peka atau pa, Rain langsung membuka kedua matanya saat mendengarkan suara lembut dari suaminya dan aroma khas orang baru mandi membuat Rain langsung bangun saat itu juga.


" Kenapa tidak membangunkan ku ? lagi-lagi kamu membuat ku menjadi istri yang tidak berguna. " Gerutu Rain saat bangun tidur dan melihat Brandon sudah mandi dan membawakan sarapan untuknya yang baru saja membuka kedua matanya.


Apalagi melihat senyum tak berdosa suaminya seperti itu membuat Rain kesal.


" Ah...apa ini Brandon ?" Teriak Rain saat Brandon menggendong tubuhnya begitu saja.


Belum lagi tubuh full nakednya, Dan beberapa tanda di bagian dada dan lehernya.


" Mandi sayang, Ini sudah hampir siang. "


" Dan kamu yang membuat ku kesiangan ! Sudah seperti Buaya saja, Tidak ada lelahnya. Tubuh ku lelah Brandon, Aku capek..." Brandon menjadi merasa bersalah karena pagi tadi, saat jam 3 pagi, Brandon kembali membangunkan Rain, Dan dia kembali berulah dengan menunggangi Rain hingga lelah.

__ADS_1


" Maaf kan aku sayang, Tapi aku tidak menahannya lagi. "


" Sudah lah, Jangan membahasnya lagi. Aku ingin berendam dulu. Tadi malam hingga pagi ada buaya gondrong yang terus saja meminta makanannya. " Ucap Rain sengaja menyindir suaminya yang sama sekali tidak merasa tersindir karena Brandon hanya tersenyum dan mengelus puncak kepala istrinya dengan penuh kasih sayang.


Bahkan Brandon juga mencium keningnya pula.


" Jangan lama-lama mandinya sayang, Nanti dingin. Kamu harus segera sarapan nantinya. " Brandon pun keluar dari dalam kamar mandi untuk memberikan perlengkapan mereka yang akan di bawa ke Jerman nanti.


Setelah kepergian suaminya, Rain tersenyum malu saat membayangkan bagaimana tadi malam lembut dan panasnya kegiatan mereka berdua.


" Aaahh...Brandon, Kau membuat ku gila. " Rain tersenyum sendiri.


Bahkan dia sampai menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Rain juga menendang-nendang air ayang ada di dalam bathtub hingga keluar dan muncrat kemana-mana.


Dia benar-benar merasa malu saat membayangkan hak tadi malam.


Hal di mana dia bergerak di atas Brandon dan melihat bagaimana wajah suaminya yang terlihat frustasi karena kegiatan mereka berdua.


" Tumbuh lah dengan segera sayang, Mommy menantikan kalian di perut Mommy. " Rain tersenyum sambil terus mengusap perut ratanya.


Dia membayangkan, Bagaimana nanti saat dia hamil, Perutnya membesar dan ada anak di dalam rahimnya.


Menantikan malaikat mungil yang di kirimkan Tuhan untuknya.


" Aku mencintai mu Brandon Smith..." Rain tertawa lucu membayangkan bagaimana dia mengatakan kata cinta seperti itu pada suaminya.


Dia benar-benar sangat malu, Apalagi melihat wajah Brandon yang penuh senyuman seperti itu membuatnya seperti orang gila.


" Kau membuat ku gila Brandon, Kau benar-benar membuat ku gila dengan semua limpahan cinta yang kau miliki. Aku tidak menyangka bisa menikah dengan pria sombong yang dulu sering mencari perhatian ku. " Ucapnya dengan tertawa.


Tidak ingin terlalu lama berendam di dalam air, Membuat Rain menyudahi acara berendamnya di dalam bathub.


" Kenapa tidak memanggil ku sayang ? aku bisa membantu mu tadi. " Brandon langsung menghampiri istrinya dan membawanya ke dekat sofa.


Hingga sampai di meja sofa, Brandon langsung memangku tubuh istrinya yang masih memakai bathrobe nya.

__ADS_1


" Biarkan aku mengeringkan rambut ku dulu. "


" Makan saja dulu sayang, Nanti kamu sakit. Ini sudah siang dan kamu belum makan. Sekarang makan dan aku yang akan menyuapi mu. " Rain hanya bisa pasrah saja saat Brandon melakukan hal itu padanya.


Dia tidak bisa menolak apa yang di lakukan suaminya, Karena memang dia sudah lapar.


Maka dia membiarkan saja Brandon yang menyuapinya seperti itu.


" Kenapa tidak makan ? Kenapa hanya aku yang makan ?" Tanya Rain yang merasa suaminya hanya memikirkannya saja tapi tidak memikirkan dirinya sendiri.


" Kamu tidak akan kenyang jika terus menatap ku dan memiliki cinta yang begitu besar. Kamu harus makan !" Rain mengambil sandwich yang masih tersisa satu lagi dan memberinya pada Brandon.


Dengan penuh senyuman Brandon menerima sandwich yang di berikan Rain padanya.


" Terima kasih sayang..." Ucap Brandon setelah berhasil mengunyah makanannya.


Rain hanya mengangguk saja dengan itu, Karena setelah ini mereka juga akan langsung berangkat ke Jerman untuk tour mereka selanjutnya.


" Siapa yang menghubungi mu tadi ? Kenapa terlihat serius sekali ?" Tanya Rain yang melihat suaminya tengah menggunakan telepon kamar mereka.


" Papa, Dia sudah tau bahwa kita di Itali dana kan berangkat ke Jerman. Maka dia bilang jangan pernah berpikir bahwa kita bisa pergi tanpa dirinya dan pengawasan nya. " Sudah Raib duga semua ini.


Pasti Papanya.


" Kenapa tidak mengatakan jangan mengikuti kita ?"


" Tidak bisa sayang, Karena saat ini pun mereka sudah ada di bawah untuk memastikan bahwa tidak lagi kabur dari pengawal. " Rain hanya mencebik saja karena dia juga sukses menduga bahwa dia tidak bisa lagi menikmati liburan berdua dengan Brandon tanpa adanya para pengawal.


" Sudahi saja bulan madu ini. Tidak seru, Kita sudah ketahuan oleh Papa. Jadi lebih baik kita pulang saja. Tapi tunggu, Apa kita harus tinggal di rumah Kacar itu ?"


" Apa kamu ingin pindah ?" Tanya Brandon lagi.


" Apa jika aku mengatakan iya kamu akan menurutinya ? Aku sedikit tidak nyaman dengan rumah itu. " Ucap Rain tidak enak hati dengan Brandon karena pria itu yang sudah menyiapkan banyak hal untuknya dan kini malah Rain berkata tidak menyukai rumah itu.


" Baik lah, Kita kan mencari rumah baru untuk kamu. Tapi apa kamu tidak keberatan jika kita beli rumah yang sudah jadi ?"

__ADS_1


" Itu lebih baik dan menghemat waktu !" Jawab Rain begitu saja.


...💛💛💛 ...


__ADS_2