
Setelah acara sakral tadi, Kini Brandon dan Raina sudah berada di hotel tempat di mana acara resepsi akan di lakukan.
Brandon tengah menunggu sang istri yang masih di rias dengan sangat modern.
Raina mengatakan bahwa dia tidak lagi ingin memakai gaun yang berat seperti tadi.
Rasanya tulang Rain ingin patah semua.
" Jangan melihat ku seperti itu. " Raina malu saat Brandon menatapnya seperti itu.
Apalagi saat ini dia hanya mengenakan handuk kimono saja. Dan sebentar lagi Rain akan berganti gaun karena resepsi akan segera di mulai.
" Bagaimana jika aku melakukan ini ? "
" Brandon-- Apa yang kamu lakukan ?" Tanya Raina saat merasakan pelukan hangat suaminya.
Eh tunggu dulu, Suami ? Oh iya Rain baru ingat jika saat ini status mereka adalah suami istri.
" Jangan seperti ini. " Rain sedikit tidak nyaman. Apalagi saat merasakan hembusan nafas Brandon yang menerpa kulit lehernya.
Entah mengapa Rain merasa ada hal yang aneh dalam dirinya, Seperti ada sesuatu yang menjalar di dalam darahnya hingga membuatnya berdesir hebat.
" Brandon, Jangan seperti ini ?" Ucap Rain sambil memejamkan matanya.
Dia benar-benar merasa ada hal aneh yang menjalari seluruh tubuhnya. Ada rasa tidak nyaman dan ada rasa aneh yang menggelitik dirinya.
" Biasakan seperti ini sayang, Karena mulai sekarang kamu harus membiasakan diri untuk menerima sentuhan dari ku. Karena aku suami kamu, Begitu juga kamu yang sudah sah menjadi istriku, Maka aku bebas melakukan apa pun pada mu, Seperti halnya saat ini. " Benar yang di katakan Brandon.
Mereka sudah menjadi suami istri, Maka Rain harus mulai membiasakan diri seperti ini.
Ceklek !
" Sialan ! " Umpat Sky saat melihat pemandangan sepasang suami istri yang tengah saling berpelukan seperti itu.
Sementara sepasang suami istri yang baru saja sah siang tadi langsung merasa kikuk saat kedapatan berpelukan seperti itu.
Memang hanya berpelukan saja, Tapi entah mengapa rasanya sangat aneh bagi mereka berdua.
Apalagi Sky yang memang menyesal telah masuk ke dalam kamar ini.
" Sialan ! kenapa harus aku yang ke sini ? Dan untuk kalian cepat bersiap. Acara akan di mulai sebentar lagi. Dan ingat jangan menyicilnya saat ini. Lakukan itu nanti malam !"
Brak !
__ADS_1
Sky langsung membanting pintu kamar pengantin baru itu setelah mengatakan hal tersebut.
Dia tidak menyangka jika Rain dan Brandon akan saling berpelukan seperti itu. Lebih tepatnya Brandon yang memeluk Raina.
Seakan takut wanitanya pergi entah kemana dan tak kembali.
" Ini semua gara-gara kamu ! Seharusnya tidak perlu memeluk ku seperti itu. Memalukan ! "
" Tidak ada yang memalukan sayang. Kamu istri ku dan aku suami kamu, Jadi apa yang harus di permalukan lagi ? Sudah ayo aku bantu bersiap. aku akan membantu mu memakai gaun mu. " Rain hanya pasrah saja saat Brandon yang membantu memakaikan gaunnya.
Gaun yang sangat sederhana memang, Tapi jangan ragukan lagi harga dari gaun yang terlihat sederhana itu.
Karena harganya sangat di luar nalar !
Cup...
" Brandon !" Pekik Rain lagi saat tiba-tiba bibir suaminya berlabuh di punggung mulus miliknya.
" Itu sebagai tanda bahwa kamu sudah sah menjadi milik ku sayang. Sudah ayo, Jika berlama-lama di sini aku bisa khilaf nantinya. " Brandon pun menyudahi apa yang di lakukan ya.
Dia tidak ingin acara mereka akan berantakan jika dia tidak bisa menahan hasratnya nanti.
Apalagi saat melihat punggung telanjang Rain seperti itu, Rasanya Brandon ingin terus-terusan mengurung wanitanya, Dan hanya dia saja lah yang memilikinya.
Acara Resepsi mereka di gelar dengan sangat mewah, Dan ada yang lain di sini, Di mana kebanyakan pengantin wanita memakai Stiletto yang indah atau heels yang juga tak kalah indahnya, Tapi Rain di larang oleh para pria dalam hidupnya untuk menggunakan barang tersebut.
Acara yang sangat mewah, Brandon benar-benar mewujudkan pernikahan impian sang wanitanya, Di mana Rain tidak mengatakan apa pesta impiannya, Tapi Brandon berhasil membuat Rain terpana dan merasa beruntung bisa di perlakukan seistimewa ini oleh suaminya.
" Apa kamu suka pestanya sayang ?" Tanya Brandon melihat ekspresi wajah istrinya yang seperti kagum dengan pesta pernikahan mereka seperti ini.
" Kurang ajar sekali jika aku tidak menyukai pesta semewah ini. " Jawab Rain sambil terus menggandeng tangan suaminya.
Keduanya berjalan dengan di iringi musik untuk sampai di singgasana keduanya.
Riuh tepuk tangan mengiringi setiap langkah keduanya.
Pesta pun berlangsung sangat meriah, Sampai tiba-tiba seorang pria bule datang menghampiri mereka berdua.
Brandon kenal betul pria ini, Brandon sangat hafal betul dengan laki-laki bule ini.
" My Queen..." Rahang Brandon langsung mengetat sempurna saat mendengar pria itu memanggil istrinya dengan sebutan seperti itu.
Walau dia tau bahwa pria itu memanggil istrinya My Queen, Tapi kenapa rasanya tetap kesal.
__ADS_1
Apalagi Raina sudah menjadi istrinya, Rasanya tidak pantas Darius memanggil istrinya seperti itu.
" Hentikan itu Darius ! Aku tidak suka kau memanggil ku seperti itu ! Aku wanita bersuami. Tidak sepantasnya kau memanggil ku seperti itu. Terlebih ada suami ku disini. " Betapa bangganya Brandon melihat ketegasan istrinya.
Raina nya menolak untuk di panggil My Queen, Dan alasan utamanya adalah dirinya ?
Boleh kah Brandon merasa bangga saat ini ?
" Aku hanya memanggil mu Queen, Lalu salahnya di mana ? " Darius merasa tidak perduli dengan apa yang di katakan Rain saat ini.
Karena dia akan tetap memanggil Rain dengan Panggilan Queen.
" Lagi pula bukan kah nama mu memang Queen ? Jadi apa salahnya ?" Darius masih berusaha menampilkan senyum terbaiknya.
Namun Brandon tidak suka dengan semua itu.
Brandon benar-benar tidak suka dengan ini semua.
" Tidak kah kau merasa malu dengan semua ini ? Istri ku telah menolak mu ! Bahkan istri ku merasa tidak nyaman dengan mu, Lalu kenapa kau masih berusaha mengganggunya ?" Rain langsung panik saat melihat suaminya mulai terpancing dengan keadaan ini.
" Brandon sudah. Aku mohon sudah. Jangan membuat acara pernikahan impian ku rusak. " Melihat sepasang tangan mungil memeluk tubuhnya membuat Brandon sadar bahwa saat ini Raina takut jika dia terlibat masalah dengan pria ini.
Tapi lagi dan lagi Darius terus saja memancing dirinya.
" Aku hanya ingin mengucapkan selamat pada mu My Queen, Selamat atas pernikahan mu, Tapi aku berharap tidak memilihnya. Kenapa kau memilihnya ? Kenapa tidak memilih ku ?"
" Hentikan ini ! kau sudah keterlaluan !" Brandon langsung mencengkram kerah kemeja pria yang membuat naik darahnya itu.
" Brandon aku mohon sudah. Aku tidak ingin kau terluka. "
" Aku tidak akan terluka hanya karena pria seperti dirinya ! Menantang Kakak mu saja aku berani, Jadi jangan takutkan aku terluka hanya karena pria pecinta wanita sepertinya! Bahkan sebelum ini juga dia memasuki salah satu kamar hotel di sini !"
Skak !
Darius merasa mati kutu dan salah langkah di sini.
Ternyata pria yang ingin di jatuhkan nya tidak semudah itu untuk jatuh.
Apalagi dia melihat betapa mudahnya Brandon masuk ke dalam keluarga Rain, Terutama Wanita itu sendiri.
Apa yang di milikinya tapi tidak di miliki Darius ?
" My Queen--"
__ADS_1
" Hentikan ini Darius ! Jangan sampai aku sendiri yang akan mengusir mu dari sini ! Ini acara pernikahan ku, Jadi aku berhak untuk mengusir siapa pun dari acara ku ! Termasuk kau !"
...💛💛💛 ...