
Hari baru Raina sebagai seroang istri benar-benar di mulai hari ini.
Di mana hari ini dia akan melakukan tugasnya sebagai seorang istri yang sebagaimana mestinya.
Rain akan bangun lebih pagi dari suaminya dan menyiapkan pakaian kerja milik suaminya dan menyiapkan sarapan.
Ya walau pun bukan dia yang memasaknya, Setidaknya Rain menyiapkan sarapan untuk buaya gondrong tersayangnya.
" Aku akan turun ke bawah . " Gumamnya setelah selesai mandi dan bersiap.
Dia belum berhias, Hanya memakai pakaiannya saja dan rambut yang memang sengaja di biarkannya tergerai dengan indah yang berwarna blonde.
" Apa kalian masak hari ini ?" Para koki di rumah baru mereka langsung menunduk saat melihat Nyonya muda mereka yang sudah turun sepagi itu datang ke dapur.
Dan lihat, Ini adalah pertama kalinya mereka bertemu dan melihat langsung bagaimana cantik dan luar biasanya satu-satunya keturunan Klan Alexander yang paling cantik.
Karena yang lainnya semua laki-laki.
" Selamat Pagi Nona, Kami hari ini memasak soup rumput laut dan Fish ball, Dan beberapa sayur lainnya. " Rain mengangguk.
" Apa yang biasa di makan suami ku ? karena yang ku tahu Brandon tidak biasa makan nasi di pagi hari. "
" Tuan Brandon hanya memakan roti dan minum susu di pagi hari dan beberapa buah-buahan, Terkadang juga meminta telur rebus sesuai dengan kalorinya. " Benar.
Suaminya itu memang sangat menjaga pola hidup sehat, Walau dia juga sesekali merokok tapi pola makan Brandon memang sangat sehat.
" Biarkan aku yang menyiapkan buahnya. " Betapa kagetnya mereka saat melihat Nona muda mereka yang turun tangan langsung ke dapur ya walau hanya sekedar memotong buah untuk Brandon, Tapi itu tidak biasa di lakukan oleh istri Bos seperti Rain ini.
" Jangan melihat ku seperti itu. aku sudah terbiasa hidup sendiri di Amerika ! Jika hanya mengupas buah dan sekedar membuat roti selsai saja aku bisa. Tapi jangan suruh aku untuk menyalakan kompor kalian, Karena itu bisa berakibat buruk dan aku akan membakar seluruh isi dapur nantinya. " Mereka merasa was-was dengan kehadiran nyonya baru mereka di rumah ini.
Rain memang terlihat tegas, Bukan hanya sekedar tegas saja, Tapi tatapan serta lidah sang Nyonya memang sangat tajam.
Itu terbukti dengan apa yang di katakannya tadi, Dan mereka memaklumi itu.
Setidaknya Rain tidak angkuh seperti Sheera mantan istri Tuan Brandon mereka.
" Satu lagi, Jangan sama kan aku dengan mantan Istri suami ku dulu, Karena aku tidak suka itu !" Semakin kaget mereka karena mendengar apa yang di katakan Nyonya baru mereka.
__ADS_1
Apa Nyonya mereka bisa membaca pikiran orang ? apa seperti cenayang ?
" Jangan banyak melamun jika tidak ingin mati lebih cepat !" Rain pun langsung membawa beberapa buah yang memang sudah di siapkan Raina untuk suami gondrongnya.
Setelah selesai membawa buah tari, Rain langsung kembali ke kamarnya untuk membangunkan buaya gondrong yang ternyata sudah bangun dari tidurnya.
Itu terbukti dari tempat tidur yang sudah kosong dan berarti suaminya tengah berada di kamar mandi.
Rain pun mulai membersihkan tempat tidur mereka dan melihat suaminya yang berada di dalam kamar mandi dan ternyata tengah mencukur bulu-buli halus yang ada di sekitar wajahnya.
" Kenapa tidak menunggu ku ? aku bisa membantu mu. " Rain langsung menghampiri Brandon dan merebut alat pencukur janggut suaminya.
Dia langsung mengambil alih pekerjaan yang tengah di lakukan suaminya.
Rain akan berusaha menjadi wanita dan seorang istri yang baik, Yang bisa mengurus dan menjaga kehormatannya sebagai seorang istri.
Untuk itu dia mulai belajar beradaptasi dengan kehidupan barunya ini.
Sementara Brandon hanya membiarkan saja apa yang di lakukan istri tercintanya yang mengambil alih pekerjaan yang di lakukan ya setiap pagi.
Cup...
" Love you My Rain..." Ucap Brandon dengan sangat tulus setelah memberikan kecupan di pipi istrinya.
Mendapatkan kecupan manis dari Brandon membuat Rain tersenyum membalas perlakuan suaminya.
" Jika begini kamu boleh mencium ku karena aku sudah mandi. Hanya belum berdandan saja. "
" Benarkah ? Kamu belum berdandan saja sudah mengalahkan sinar mentari, Apalagi berdandan ? matahari pun malu dengan kecantikan mu. " Rain hanya memutar bola matanya malas mendengar gombalan receh dari suaminya.
Memang cocok sekali Papa nya menyematkan panggilan Buaya Belanda untuk suami gondrongnya ini, Karena memang setiap kata yang keluar dari bibir suaminya mengandung banyak gula hingga pemilik pabrik gula bisa saja bangkrut karena Brandon.
" Manis sekali bibir mu ini, Apa boleh aku mencukurnya juga agar tidak lagi berkata seperti itu ? Jika begini terus aku bisa terkena diabetes karena mendengar kan kata-kata manis mu. "
Cup...
__ADS_1
Brandon kembali memberikan kecupan pada istrinya, Tapi kali ini bukan kecupan di pipinya Rain, Melainkan di bibir mungil nan seksi istrinya.
" Ini lebih manis dan aku selalu menyukainya. "
" Selesai kan mandi mu dengan cepat. Jangan sampai aku membelah meja makan jika kamu terlambat. " Rain langsung meninggalkan suaminya dan membiarkan buaya gondrongnya kembali melanjutkan kegiatan mandinya.
Rain juga sudah menyiapkan pakaian kerja Brandon dan membantunya bersiap.
" Aku mencintai mu Raina..." Rain hanya bisa menghembuskan nafas panjangnya. Brandon memang seluar biasa itu.
Mungkin jika itu orang lain, Rain sudah akan menonjol wajahnya, Atau paling tidak membuatnya pergi.
Tapi ini Brandon, Walau terdengar menggelikan seperti itu, Entah mengapa Rain selalu tersipu malu dan merasa berbunga-bunga setiap kali mendapatkan kata cinta dari Brandon.
" Pagi ini kamu sudah mengatakannya sebanyak dua kali. Belum lagi nanti-nanti lagi, Mau berapa kali sehari kamu mengatakan hal itu ? apa aku harus menjerat leher mu dengan dasi ini ?" Rain menatap jengah pada suaminya.
Tapi bukan Brandon namanya jika dia tidak bisa membuat Rain tersipu malu, Buktinya saja hanya melihat senyumannya membuat Rain meleleh.
" His...sudah ayo cepat. Aku akan membantu mengikat rambut gondrong mu ini dengan rapi. Awas saja jika berani membukanya, Akan ku pangkas rambut ini sampai habis ke akarnya. !" Bukannya takut mendengar ancaman dari suaminya
Brandon malah tersenyum bahagia dengan kehidupanku barunya bersama Rain.
Dia tidak membutuhkan Rain yang bersikap manja dan lembek lemah lembut seperti kebanyakan wanita di luar sana, Brandon lebih menyukai Rain yang memiliki mulut peras seperti ini, Yang bisa mewarnai seluruh hidupnya dan hari-harinya.
Yang sanggup mengalihkan seluruh isi dunianya, Dan hanya Rain lah yang mampu membuat hati dan pikirkan Brandon jungkir balik karena pesonanya.
" Sudah rapi. Aku seperti tengah mengurus bayi yang ingin berangkat bekerja. Sekarang ayo sarapan dan berikan aku nilai untuk usaha ku pagi ini untuk menjadi istri yang baik. " Brandon menatap kagum pada istrinya yang memang ingin menjadi wanita yang lebih baik dan menjadi istri yang bisa mengurus suami.
Dan hak kecil yang di lakukan Rain padanya membuat Brandon merasa sangat beruntung bisa mendapatkan sosok wanita bernama Lengkap Raina Queen Alexander Guero yang telah resmi menjadi Satu-satunya Nyonya Brandon Smith.
" Berapa nilai yang hujan ku inginkan ? Jika begitu minta apa pun pada ku karena kamu telah menjadi istri yang seluar biasa ini Rain..." Brandon menggenggam kedua tangan istrinya dan mengecupnya penuh cinta.
" Jangan banyak membual ! Sekarang katakan saja berapa nilainya dan segera sarapan. Aku akan ke kantor siang nanti untuk membawakan makan siang mu. Batalkan semua rencana makan siang mu bersama rekan kerja mu atau pun asisten mu apalagi sekertaris cantik mu ! Jika kamu berani melakukannya, Aku akan--"
" Selalu mencintai mu..." Potong Brandon dengan cepat membuat Rain hanya bisa mencebik saja
Brandon memang benar-benar definisi buaya yang sesungguhnya.
__ADS_1
...🐊🐊🐊...