Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Harus Bisa


__ADS_3

" Hubby..." Panggil Raina saat mendengar suara pintu kamar yang terbuka dan benar saja dugaannya.


Bahwa itu adalah Brandon suami tercintanya. Raina menyambut kedatangan suaminya dnegan full senyuman, Entah mengapa dia sangat merindukan suaminya.


Sementara Brandon, Dia cukup terpana dengan pa yang di lihatnya saat ini.


Bagaimana tubuh indah itu berbalut dengan lingerie berwarna putih beras yang sangat indah melekat di tubuh yang wanita pujaan hati.


" Kenapa lama sekali ? Aku merindukan mu, Aku ingin bercerita banyak dengan kamu. " Brandon hanya bisa diam saat tangannya di tarik Raina dan langsung di ajak ke ranjang.


Bukan hanya itu saja, Bahkan Raina juga membuka kemeja yang masih di gunakannya dan itu membuat Brandon kaget.


Apa Raina akan memperkaosnya ? apa ini pelecehan namanya ?


Brandon mencoba menyadarkan dirinya agar tetap berpikir waras. Jika dia terpancing nanti, Dia tidak akan bisa menjamin bahwa dia tidak akan menyentuh istrinya.


Sementara Raina baru saja pulang dari rumah sakit. Dan masih harus menjalani perobatan jalan, Di Amna Raina masih harus meminum obat dan vitamin untuk otaknya agar bisa kembali pulih.


Dokter mengatakan dua pilihan, Ingin Raina kembali pada dirinya yang dulu dengan mengenalkan hal-hal yang dulunya sering berhubungan dengan nya atau membuatkan semua itu berjalan begitu saja.


Semua terserah pada Brandon, Tapi yang pasti memang Raina masih harus menjalani perobatannya.


" Hubby, Kenapa diam saja ? Apa kamu tidak merindukan ku ? Apa aku tidak cantik lagi hanya karena luka di kening ku ?" Tanya Raina pada suaminya yang terlihat masih diam saja.


Dia merasa bahwa suaminya ini tidak mencintainya lagi.


Hey Raina Queen Alexander, Bagaimana bisa kamu mengatakan bahwa pria gondrong itu tidak lagi mencintai mu sementara dia hampir gila memikirkan diri mu saat kamu belum membuka mata.


" Kenapa bicara seperti itu sayang ? " Tanya Brandon balik pada istrinya.


Dia membelai pipi istrinya dan menyelipkan anak rambut Raina yang menghalangi pandangan matanya untuk menatap wajah cantik sang istri yang tidak berkurang sedikit pun walau ada bekas luka di keningnya yang memang terlihat sangat jelas.


Dan istrinya pula selalu membahas soal kecacatan di wajahnya yang katanya bisa mengurangi kecantikan dirinya.


Omong kosong dari mana itu ? sementara Brandon selalu melihat istrinya itu cantik luar biasa dan tidak berkurang satu pun di dalamnya.


Hanya saja dia belum terbiasa dengan sikap manja istrinya yang seperti ini. Dan mulai sekarang dia juga harus mulai membiasakan dirinya dengan keadaan Raina yang sekarang ini.


" Aku takut jika kamu mencari wanita lain di luar sana. Bagaimana jika kamu di miliki wanita lain di luar sana ?" Raina bicara sambil mengukir jari lentiknya di dada bidang suaminya yang di penuhi dengan tatto itu.

__ADS_1


Raina suka sekali setiap melihat suaminya bertelanjang dada seperti ini. Melihat ukiran-ukiran dari tinta yang menyatu dengan warna kulitnya itu semakin menambah kesan seksi pada pria gondrong yang tengah memeluknya saat ini.


Cup...


" Aku menyukai ini semua. Semua terlihat sangat seksi. " Sumpah demi apa pun saat ini Brandon tengah mati-matian menahan gairah yang mulai bergejolak di dalam dirinya saat Raina mengecup dada bidangnya.


Sudah sejak tadi dia menahan perasaan panas itu, Dan kini Raina malah mengecupnya yang semakin memancing gejolak itu semakin berkobar hingga hampir membakar dirinya jika saja Brandon tidak sadar tadi.


Dia semakin memperkuat dirinya agar tidak terpancing dengan apa yang di lakukan istrinya karena Brandon tidak tau dia akan bertahan atau tidak.


Tapi yang pasti Brandon akan mencoba untuk bertahan agar tidak menyakiti istrinya nanti.


" Sayang, Jangan lakukan itu. Aku---" Brandon semakin menguatkan dirinya agar tidak terpancing dengan Raina.


Karena istrinya itu benar-benar memancing hasratnya saat ini. Dia tidak bisa terus menahan ini semua jika Raina terus saja membuat ulah seperti ini.


Apalagi kini, Brandon merasakan bahwa jari-jari lentik dan indah dengan kutek berwarna baby blue itu terlihat sangat indah di kukunya.


Tidak hanya itu saja, Jari lentik itu terus saja menguji imannya saat menelusuri perutnya yang berotot itu.


" Kenapa ? Apa kamu tidak suka ?" Tanya Raina dengan wajah yang menggoda pada suaminya.


" Bukan seperti itu sayang, Hanya saja---aaahh...Raina..." Brandon mulai mendesah saat merasa bahwa bokong istrinya mulai menduduki benda pusaka nya yang mulai bereaksi dengan godaan dari wanita cantik yang seksi, Yang memancing hasratnya sejak tadi.


" Apa kita sering melakukan hal ini sebelumnya ? Maksud ku apa kita selalu seperti ini ? " Brandon benar-benar sudah tidak tahan lagi saat ini.


Apalagi batas kekuatan imannya hanya tinggal 10 persen saja saat ini. Raina yang melihat suaminya seperti tengah terbakar gairah itu pun langsung melancarkan aksinya dengan mencium bibir suaminya.


Awalnya Brandon hanya membalas perlahan, Tapi saat dia semakin bergerak liar di atasnya, Brandon semakin membalas dengan brutal dan tak kalah panasnya.


Raina yang tidak mau kalah pun juga ikut membalas apa yang di lakukan suaminya, Jika Brandon yang mulai membalas dan meremas bokongnya dengan penuh gairah, Maka Raina juga membalasnya dengan goyangan dan gesekan yang semakin membuat Brandon kalang kabut


Plak !


" aauuhhh..."


" You are seksi My Rain..." Bisik Brandon saat dia memukul bokong seksi istrinya dan kembali meremasnya.


Srekk...

__ADS_1


" Wow ! Kamu pria yang panas Hubby..." Rain berkata dengan sangat seksi saat Brandon merobek lingerie nya.


" Dan akan ku buktikan pada kamu bagaimana pria panas ini bermain dengan kamu sayang..."


" Oh ya ? Bagaimana ? Tolong tunjukan pada ku bagaimana pria panas ini bermain, Aku ingin melihat seberapa jantannya pria panas ku ini. " Luar biasa Raina, Apa kau juga melupakan bagaimana biaya gondrong itu membuat mu terkapar tak berdaya ? Apa kau juga melupakan bagaimana ganasnya pria itu ?


Brugh...


" akan ku tunjukan pada mu bagaimana cara ku bermain. " Ucap Brandon setelah merebahkan tubuh istrinya di ranjang mereka dan dia mulai menjalankan aksinya.


Brandon mulai menjalankan aksinya dengan menciumi seluruh permukaan kulit istrinya hingga membuat sang pemilik raga mulai panas dan mendesah tak karuan.


Apalagi saat Brandon memainkan bagian dadanya. Brandon melakukan itu, Menghisapnya, memainkannya dengan lidahnya yang membuat Raina semakin gila.


" Aahhh...Brandon..." Suara itu semakin terdengar seksi di telinga Brandon saat bibirnya bermain di dada istrinya dan sebelah tangannya berjalan menyusuri lembah keindahan milik Raina, Dengan membiak hutan lindung yang sangat indah, Di mana di dalamnya ada sebuah danau yang indah.


Oh tidak, Brandon juga menemukan kacang liar di tengahnya, dengan segera dia memainkannya dengan penuh gairah hingga membuat sang pemilik raga semakin meracau dan mendesah tak karuan.


Brak !


" Hidupkan peredam suaranya Bangsat !" Umpat Alex saat dia hendak memasuki kamarnya bersama Tarisa.


Karena saat ini mereka tengah menginap di rumah Alex.


Brandon yang hendak menghentikan aksinya langsung di tahan oleh Raina karena dia tidak akan membiarkan Brandon menghentikan kegiatan mereka.


" Sahih..Sayang.. Lakukan lagi. Jangan berhenti. " Ucap Raina dengan memohon pada suaminya yang tengah memainkan daerah intinya.


Dia baru saja hendak sampai, Tapi mendengar suara gebrakan di pintu kamarnya membuat Brandon langsung menghentikan aksinya karena mendengar suara gebrakan di pintu kamar mereka.


" Tapi Papa sayang..."


" Biarkan saja, Aku mau lagi Hubby, Aku mau lagi. " Ucap Raina dengan menahan gairah yang hampir saja sampai tapi tidak jadi karena ulah Papa-nya.


Jika saja Raina adalah Raina yang kemarin, yang memiliki sikap arogan, Sudah pasti dia akan memaki dan mengumpat orang yang berani menggedor pintu kamarnya.


namun sayangnya ini adalah Raina yang baru, Raina yang manja dan menggairahkan.


Maka dia hanya bisa mendesah dan kembali meminta pada suaminya untuk tidak menghentikan kegiatan panas mereka.

__ADS_1


...🐊🐊🐊...


__ADS_2