
" Tidak adakah yang ingin kamu beli Rain ??" Tanya Brandon pada wanita yang begitu nyaman berada di punggungnya.
" Rain..." Panggil ya lagi saat tidak mendapatkan jawaban apapun dari Raina.
Dan saat dia melihatnya, Ternyata Rain sudah tertidur di punggungnya dengan sangat nyaman.
Bahkan wajahnya saja pun terlihat sangat damai sekali. Betapa beruntungnya Brandon bisa mendapatkan perhatian dan cintanya Raina.
Cinta ? ya cinta ! Brandon yakin jika Raina sudah mencintainya. Hanya saja karena gengsinya yang setinggi langit juga mulut pedasnya yang sangat terkenal banyak menyakiti hati orang membuatnya sulit untuk mengutarakan apa yang di rasakan nya saat ini dan Brandon memakluminya saja.
Karena memang tidak mudah bagi wanita mengakui segalanya, Ya karena terhalang sesuatu mungkin.
Entah bagaimana caranya, Tapi yang pasti Brandon tidak ingin Raina nya di sentuh siapa pun. Maka jadilah dia yang memutar tubuh Rain dengan sangat hati-hati agar tidak terbangun dari tidurnya nanti.
" Kita pulang ke Rumah yang telah ku siapkan untuk mu sayang. " Ucap Brandon dengan lembut agar Raina tidak terbangun dari tidurnya.
Dia akan membawa Rain ke rumah impian mereka, Rumah yang sudah lama di siapkannya untuk sang kekasih.
Brandon membawa Raina ke rumah impian yang telah sejak lama di persiapkan nya sendiri.
Rumah yang akan menjadi tempat tinggal mereka berdua dan anak-anak mereka nantinya.
Brandon berharap banyak untuk itu.
Setelah menempuh perjalanan panjang dari Kota menuju rumah tersebut, Akhirnya mereka sampai.
Apa segitu lelahnya lah Raina ? Hingga dia tidak terbangun sedikit pun ? apa Brandon harus kembali menggendong kekasihnya ini ??
Akhirnya Brandon kembali menggendong tubuh Rain dan membawanya masuk.
Smart home ! Brandon memilih sistem rumah pintar yang memang sedang marak di kembangkan di Eropa dan negara besar lainnya lagi.
" Welcome to the home My King and My Queen. " Suara itu sudah menyambut kedatangan mereka berdua.
Brandon tidak menjawabnya, Karena dia tidak menjawabnya pun Brandon tau jika robot itu sudah pasti mengetahui kedatangannya.
" Asty...No, Jangan ganggu aku dulu oke ! Ibu kalian sedang tidur. " Ucap Brandon dengan tegas pada beberapa binatang peliharaannya.
__ADS_1
Dia pun langsung membawa Rain ke dalam kamar mereka dan merebahkannya di kasur besar yang mewah itu.
Jangan tanyakan seberapa mewahnya ! Karena Brandon tidak akan membiarkan Rain mendapatkan kesulitan dalam hal apa pun di sini.
Setelah memastikan Rain tertidur dengan damai, Brandon langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, Dia juga menghubungi butik ternama untuk mengirimkan koleksi musim ini ke rumahnya, Karena dia juga ingin menyiapkan segalanya untuk Rain jika bangun nanti.
Dia tidak ingin membuat Rain kesulitan nantinya.
Brandon sudah selesai dengan tugasnya, Maka saat ini dia bergegas ke dapur untuk menyiapkan makan malam untuk Rain nantinya.
Dia berkutat di dapur, memasak untuk sang kekasih tercinta tanpa dia ketahui bahwa Rain sudah bangun dan kaget saat melihat dia di sebuah tempat tidur besar.
" Di mana ini ? Kenapa aku bisa berada di sini ? apa Brandon yang membawa ku ?" Gumamnya.
Dia turun dari ranjang dan keluar dari kamar yang di kelilingi banyak kaca itu, Bahkan cahaya matahari masih bisa terlihat sangat jelas di sini.
pemandangannya air laut semua ? Ini adalah tipe rumah impian Rain.
Diam-diam senyumnya mengembang, Raina merasa betah tinggal di sini, Jauh dari keramaian.
Dia berjalan keluar dari kamarnya tanpa alas kaki, Dia ingin melihat setiap sudut rumah ini.
Seingatnya tadi dia tertidur di punggung Brandon, Yang berarti pria itu lah yang membawanya.
Tidak mungkin orang lain, Karena itu tidak akan mungkin.
Brandon tidak akan membiarkannya di culik orang, Itu tidak akan terjadi begitu saja.
" Di mana buaya Belanda itu ? kenapa tidka terlihat ??"
" Hai, Hello Miss Queen..."
" Sialan !! Siapa itu ?" Rain kaget saat mendengar suara seorang wanita yang menyapanya.
" Oh, Hai Miss, Im Leave. Sistem Operator your home. "
__ADS_1
" Terserah mu ! Di mana pria itu ??" Tanya Rain pada sistem operasi itu lagi.
" Call me Eve Miss. "
" Aku tidak perduli ! aku tanya di mana pria itu ? Di mana bos mu ??"
" Aku di sini sayang, Ada apa ??" Tiba-tiba gondrong itu datang memeluknya dari belakang.
Bahkan buaya gondrong itu memberikan kecupan manis di pipinya.
Suasana saat ini romantis sekali bukan ? Dinding kaca, Deburan ombak, langit jingga, dan matahari yang hampir tenggelam.
Ini benar-benar perfek ! Sangat luar biasa.
" Lepaskan tangan mu. Dan apa ini ?? Kenapa ada suara wanita ?"
" Dia Leave, Dia penjaga rumah ini sayang. "
" Ya aku tau namanya ! Dia sudah mengatakan pada ku tadi. Yang menjadi pertanyaan ku siapa dia ?? kenapa bisa membuat sistem seperti itu ?" Brandon membalikan tubuh Raina dan kini keduanya saling berhadapan.
Kedua tangan besar Brandon memeluk pinggang ramping calon penghuni rumah impiannya ini.
" Dia sudah di program sejak awal aku membangun rumah impian kita ini Sayang, Aku membangun rumah ini dengan penuh cinta dan harapan ku. Karena aku yakin suatu saat kamu memang akan menjadi ratu ku, dan ini lah rumah yang ku persiapkan untuk mu, Istana yang pernah ku tuliskan di surat saat kamu berusia 17 tahun. Bersamaan dengan itu pula peletakan batu pertama untuk rumah ini. Rumah yang aku harap bisa membawa banyak kebahagiaan untuk mu dan anak-anak kita kelak. " Rain menatap wajah Brandon yang begitu luar biasa tenangnya mengucapkan kata-kata itu.
Terdengar sangat biasa dan sederhana, Tapi kenapa Rain merasa kata-kata itu memiliki arti yang sangat luar biasa ??
" Rain..."
" Kenapa sebegitu yakinnya diri mu hingga menyiapkan ini semua ? Cinta bukan hanya soal kata Brandon ! Kau harus tau itu. " Rain melepaskan belitan tangan Brandon yang berada di pinggangnya.
Lalu Rain berjalan ke depan untuk membuka pintu kaca besar itu dan menuju balkon.
Di sini, Rain bisa menikmati sengatan Cahaya jingga secara langsung, Angin bertiup cukup kencang hingga bisa menerbangkan gaun dan rambut indah miliknya.
Brandon pun mengikuti Rain hingga kini keduanya sama-sama berada di balkon menikmati sinar jingga yang semakin meredup.
" Cinta ku Rain, Cukup rasakan cinta yang ku miliki maka kamu akan tau apa itu cinta. Kamu dan aku, Aku akan mengajarkan mu semua tetang cinta yang ku miliki. Cinta yang ku perjuangkan selama ini. Cinta yang berlabuh pada mu ini bukan cinta biasa. Aku sudah merasakan hal ini sejak dulu. Sejak aku mengatakan suatu saat aku akan datang pada mu dan kamu akan menjadi kekasihku. Dan saat ini aku akan membuktikannya, Bukan hanya omongan anak yang berusia 13 tahun, Tapi aku mengatakan hal ini karena memang cinta ku hanya untuk mu Rain, Semua ini karena mi Raina. Because Of You !" Ucap Brandon dengan begitu yakinnya, Hingga membuat Mata Seorang Raina berkaca-kaca karena pertanyaannya.
__ADS_1
...💛💛💛...