
" Rain, Tunggu sayang. Jangan seperti ini. " Rain langsung keluar dari mobil Brandon dan membantingnya begitu saja.
Dia langsung pergi meninggalkan pria gondrong itu karena sudah terlanjur kesal.
Rain sudah mengatakan pada Brandon untuk membiarkannya, Tapi kenapa Brandon benar-benar mendiamkannya ?
Rain juga ingin di bujuk seperti wanita-wanita di drama Korea itu, Yang saat wanitanya merajuk sang pria meminta maaf padanya.
Ini yang Rain bingung, Brandon ini terlalu mengerti dirinya atau tidak ?
Kenapa rasanya kesal sekali ?
" Sayang..." Alex yang hendak memarahi biaya belanda itu tidak jadi melakukannya saat melihat putrinya yang terlihat kesal seperti itu.
" Apa lagi kesalahan mu hingga membuat wanita itu mendiamkan mu ?" Brandon bingung harus menjawab apa.
Jika sudah berhadapan dengan pria ini tidak akan bisa berbohong, Karena pada dasarnya tidak ada yang tidak diketahuinya. Apalagi ini menyangkut anak-anak dari Klan Alexander dan terutama Rain yang menjadi putri satu-satunya dari pria menyeramkan ini, Namun penuh dengan kasih sayang yang luar biasa.
" Saya yakin Tuan sudah mengetahuinya. Dan itu lah penyebab utamanya. " Alex tersenyum saat mendengar jawaban dari pria yang di pilih ya secara langsung untuk menjadi suami dari putri kesayangannya.
Ternyata Brandon sudah paham betul bagaimana sepak terjangnya di dunia ini, Dan Brandon memang hebat.
" Lalu apa maksud mu membawa Raina ku menginap di rumah kaca itu ? Bagaimana jika terjadi badai ?"
" Saya harap tidak akan Tuan, Karena itu hanya pantai biasa, Dan ombaknya juga tidak terlalu kencang. Tapi saya siap membawa Rain pindah jika dia tidak menyukainya. "
" Ikut aku ! Dan siapkan minuman untuk Buaya Belanda ini. " Entah pada siapa Alex memberikan perintah, Tapi yang pasti itu akan sampai di telinga para pelayannya.
" Boleh jika saya meminta Air putih dengan Lemon saja ?" Sebelah alis Alex terangkat saat mendengar permintaan dari pria gondrong itu.
Alex jadi berpikir bagaimana jika dia juga gondrong, Apa dia juga akan terlihat sangat tampan ?
" Jangan mengada-ada. Papa sudah tua jadi tidak akan ada yang melirik Papa jika Papa mengikuti gaya orang China yang tinggal di Belanda itu. " Alex mencebik saja mendengar sindiran dari Sky.
Ya ! Sudah jelas Sky. Siapa lagi jika bikan Sky yang berani mendebatnya ?
__ADS_1
" Lalu apa kabar kau ? Orang China yang tinggal di London dan menikah dengan orang Thailand ?"
" Dan Thunder juga orang China yang tinggal di London dan menikah dengan orang China yang tinggal di London keturunan orang Spanyol !"
Uhuk !
Pria yang di sebut namanya pun langsung tersedak teh yang tengah di minumnya.
" Kenapa harus Thun lagi ? Tidak bisakah tidak melibatkan kami semua di sini ?" Alex hanya mengendurkan bahunya saja mendengar jawaban dari Putra ketiganya.
" Kak Matheo juga Orang Rusia yang tinggal di London, Besar di Indonesia, Dan menikah dengan orang China yang tinggal di Indonesia. " Jupiter menimpali ucapan kakaknya.
Entah apa yang mereka bahas saat ini, Tapi yang pasti pembahasan ini tidak benar sama sekali.
" Lalu Cloud juga orang China yang tinggal di London dan akan menikah dengan orang China dari Astria yang memiliki ibu tiri dari Zimbabwe. " Semua orang menatap pada Sky.
Seenaknya saja mengatakan ibu tiri calon istrinya Cloud yang berasal dari Zimbabwe.
" Mana ada seperti itu kak. " Sela Cloud yang menolak ucapan kakaknya.
" Jupiter juga orang bule yang lahir daro orang China, Tinggal di London dan meniduri wanita dari Korea. " Skak !
Semua terdiam saat mendengar ucapan dari Thunder yang terkenal sangat pendiam itu.
Karena yang di ucapkan Thunder memang benar adanya.
" Dan sumber dari semua silsilah silang ini dari Orang Bule Kelahiran Italia tinggal di London dan menikahi orang China yang sangat cantik yang di jebak oleh hutang palsunya. " Mata Alex membulat sempurna saat mendengar jawaban yang sama sekali tidak ingin di dengarnya.
Dan sialnya Tarisa berani mengatakan itu semua padanya, Di hadapan anak-anaknya ?
" Pergi masuk kau Tarisa ! Pergi kau orang China ! Kau merusak sore hari ku saja. " Risa pun meninggalkan suami dan anak-anaknya yang tengah menikmati sore hari di akhir pekan seperti ini.
Dia memang sengaja mengatakan hal itu karena kesal dengan suami bulenya itu.
" Apa kalian lihat-lihat ? Mau ku congkel mata kalian ?" Dengan serempak para pria beda usia itu langsung mengangkat kedua tangannya karena tidak ingin terlibat masalah dengan pria arogan yang akan menjadi calon mertuanya.
__ADS_1
" Jadi apa yang kita lakukan ? Hanya duduk-duduk saja dan menikmati secangkir teh di sore hari seperti orang jompo ?" Sky berucap sangat santai, Namun menusuk.
Kenapa bisa menusuk ? Jelas bisa, Karena Sky mengatakan hal itu dengan menatap berani para pria yang paling tua di antara mereka.
" Dan aku ingin tau, Seberapa jomponya kau nanti saat tua. Walau aku harus melihat kau dari alam sana. "
" Pa Stop it ! Jangan membahas kematian, Sky tidak suka itu. Bukan hanya Sky saja, Bahkan anak-anak Papa yang lainnya juga akan sama seperti Sky. " Brandon hanya terdiam saja melihat bagaimana interaksi antar keluarga calon istrinya itu.
Mereka semua memiliki sikap dan perilaku yang berbeda, Tapi kasih sayang mereka tidak perlu di ragukan lagi.
" Maaf sebelumnya, Tapi alangkah baiknya jika kita tidak membahas soal kematian di sini, Karena itu semua rahasia Tuhan. Satu yang harus kita ingat, Bahwa kita harus siap kapan pin dan di mana pun saat kematian itu datang menghampiri. Jadi siapkah kita menghadap pada Tuhan dan menghadapi kematian kita ? Siap lah kita menghadap Tuhan dengan amal ibadah yang kita miliki ?" Sungguh luar biasa sekali buaya Belanda ini.
Dia bisa menjadi penengah dan penasehat di antara para pria keturunan Klan Alexander tersebut.
Alex memang tidka salah memilih Brandon untuk menjadi pendamping bagi putri tercintanya ?
Rasanya jika begini hari tua Alex benar-benar akan tenang, Dia bisa melihat anak-anaknya hidup bahagia dengan kehidupan mereka, Dan melihat bagaimana tumbuh kembang para cucunya yang sering sekali menjadi bencana bagi dirinya yang sering kesal dengan mereka semua.
Tapi walau begitu, Kasih sayang seorang Alexander tidak akan ada yang bisa menandinginya.
" Luar biasa sekali kata-kata mu itu. Kau belajar dengan baik selama ini.Dan aku bisa melepas putri ku untuk hidup bersama mu. Persiapkan semua pernikahannya ! Aku tidak ingin pesta pernikahan yang biasa ! Dia putri ku satu-satunya, Jadi aku ingin pesta yang mewah untuk Hujan terindah dalam hidup ku. Karena aku ingin Kau menjadikan hujan ku menjadi hujan yang membawa keberkahan dalam hidup mu dan orang-orang di sekitar mu. Berjanji lah untuk tidak menyakiti hatinya. Jangan lukai dia dengan kata-kata mu. Jika sampai aku melihat air mata kesedihan dari mata indahnya, Maka saat itu juga aku yang akan menjadi malaikat maut untuk hidup mu. " Brandon bukannya takut, Dia malah merasa bangga bisa di percaya dengan begitu besarnya oleh Keluarga calon istrinya saat ini.
" Bukan hanya Papa ku saja, Aku bahkan akan mencabut jantung mu jika sampai Berani menyakiti hati Queen kami. " Sky berucap dengan begitu tegasnya pada pria yang akan menjadi pendamping bagi adik perempuan satu-satunya.
Di dekat pintu taman Raina langsung memeluk tubuh mungil Mamanya saat mendengar setiap kata yang luar dari bibir Brandon dan Papanya.
Raina merasa sangat beruntung bisa di cintai begitu besar oleh Brandon, Dan dia merasa menjadi wanita paling bahagia di dunia ini karena cinta dan kasih dari semua orang di dekatnya.
" Mama..."
" Jangan menangis sayang, Jangan membuat mama juga ikut menangis. Kamu pantas mendapatkan ini semua, Kamu berhak mendapatkan cinta kasih yang begitu luar biasa seperti ini. Kamu pantas Sayang. " Tangis pilu seorang Raina Queen Alexander pecah dalam pelukan wanita yang menjadi bidadari dalam kehidupan seluruh Klan Alexander.
" I Love you Mom, Rain sayang Mama, Rain sayang Papa. "
...💛💛💛...
__ADS_1