
Brandon langsung panik saat mendapatkan kabar bahwa istrinya terjatuh di taman.
Apa yang membuat istrinya jatuh ? Entah lah Brandon belum mendapatkan kabar pastinya karena dia langsung memutuskan sambungan telepon begitu saja setelah mendapatkan kabar itu tanpa tau kelanjutannya lagi.
Segila itu kah Brandon ? Ya !
Brandon akan menjadi gila setiap kali berhubungan dengan istrinya itu.
Bahkan dia bisa lebih gila lagi jika Rain sampai terluka. Maka dia mengemudikan mobilnya ke cepat yang dia bisa dan tidak memperdulikan lagi berapa banyak orang yang mengumpatnya di jalanan.
Sesampainya di rumah megah Meraka, Brandon langsung keluar dari mobilnya dan berlari memasuki rumah mereka.
" Di mana Raina ?" Tanya Brandon saat sudah memasuki rumahnya dan mencari keberadaan sang istri pada pelayan rumah mereka.
" Nona Rain berada di kamar Tuan bersama Nyonya Airin. " Brandon kembali berlari menaiki anak tangga menuju kamar mereka.
Brak !
Semua orang kaget saat melihat sang pemilik rumah mewah itu datang ke kamar sang nyonya.
" Rain, Sayang...Apa yang sakit ? Kamu kenapa ? bilang mana yang sakit kita akan ke rumah sakit sekarang oke. Aku sudah sampai di sini sayang. " Rain hanya memutar bola matanya malas saat mendapatkan serentetan pertanyaan menggelikan dari suaminya.
" Ayo sayang, Kita ke rumah sakit. "
Plak !
" Kenapa sayang ? Apa aku salah ?" Tanya Brandon yang mendapatkan pukulan di bahunya.
" Kamu ini kenapa ? apa kamu demam ?" Rain malah mengecek suhu tubuh suaminya.
Barang kali Brandon demam makanya mengingat sampai begitu mengkhawatirkan keadaannya.
Melihat cara kedua anaknya berinteraksi membuat Mom Airin hanya tersenyum saja.
Yang satunya cinta mati sampai gila, yang satunya cinta tapi gengsi.
Lengkap sudah mereka berdua.
" Ayo Dad, Kita keluar. Biarkan anak-anak menyelesaikan permasalahan mereka itu. "
" Ayo. Kita seperti melihat drama saja. " Dad Aeron membawa Mom Airin keluar dari kamar kedua anaknya itu dan membiarkan mereka berdebat entah apa yang di sebabkan.
" Sayang, Kamu kenapa ? kenapa bisa sampai terjatuh ?" Rain ingin sekali memaki para bodyguard yang menjaga rumah mereka.
__ADS_1
Pasti ini ulah mereka yang melaporkan hal ini pada suaminya.
" Harus kah aku menceritakan semuanya ? Apa aku harus mengatakan pada mu bahwa aku jatuh dari sepeda karena sejak kecil hingga saat ini aku tidak bisa naik sepeda. " Brandon tidak mengerti ini.
Apa maksud istrinya ?
" Aku tidak bisa naik sepeda ! Puas ? aku bahkan tidak tau bagaimana caranya mendayung sepeda. Dan tadi saat aku melihat ada sepeda di halaman rumah aku menaikinya dan berakhir jatuh. Apa masih tidak mengerti juga ?" Brandon baru paham saat ini.
Bahwa istrinya tengah kesal dengan sepeda yang di naikinya.
" Aku akan menghancurkan sepeda itu. lihat saja nanti. karenanya aku jatuh dan terluka seperti ini. Awas saja sepeda itu. " Umpatnya dengan kesal.
Brandon pun langsung paham dan membawa Rain ke dalam pelukannya.
" Jangan kesal sayang. Jika ingin naik sepeda bisa mengatakannya pada ku. Aku bisa membonceng mu kemana pun yang kamu inginkan. Besok pagi kita berkeliling halaman rumah saja mau ? Jika di luar akan sulit karena banyak kendaraan besar. Nanti setelah kamu sehat aku akan mengajari kamu oke ?" Rain menatap wajah suaminya yang hanya bisa di lihatnya dari bawah saja.
Jakun itu, Kenapa terlihat sangat menonjol dan seksi di mata Rain ?
Tanpa di sadarinya, Tangan nakal Rain terulur untuk menyentuh jakun suaminya yang bergerak naik turun dengan seksi.
" Rain..." Brandon langsung kaget saat merasakan tangan istrinya yang memegang jakun kejantanannya.
" Kenapa ?" Tanya Rain lagi yang melihat raut wajah suaminya yang seperti terkejut seperti itu.
Jelas terkejut. Siapa yang tidak terkejut saat tiba-tiba Rain memegang jakunnya seperti itu.
Cup...
" Raina !" Pekik Brandon sangat terkejut saat Rain semakin menjadi dengan mengecup jakunnya.
Sumpah demi apapun Brandon di buat panas dingin oleh istrinya saat ini.
Dia ingin melihat bagaimana Brandon menggodanya.
" Sayang, Rain apa yang kamu lakukan sayang ?" Tanya Brandon yang melihat Rain naik ke pangkuannya dan semakin menjadi dengan meraba dada bidangnya.
" Aku ? Kamu tanya apa yang aku lakukan ?" Brandon menelan salivanya susah payah saat Rain meraba dada bidangnya dan membuka satu-persatu kancing kemejanya hingga terbuka semuanya.
Srek !
" Rain...Sayang...Hentikan ini. " Brandon mulai mengerang saat Raina semakin nakal dengan mengecup batang lehernya dan membuatnya mulai terpancing gairah yang membara.
" Aah...Raina..." Erang Brandon saat merasakan bahwa lehernya di hisap oleh istrinya dan meninggalkan bekas kemerahan di sana.
" Kenapa ? Apa kamu takut ?" Demi Tuhan Brandon benar-benar tidak kuat lagi saat ini.
__ADS_1
Apalagi Raina yang menduduki samurai panjangnya.
Bukan Raina tidka tau jika suaminya ini tengah kebakaran oleh api gairahnya.
Dan juga samurai yang di dudukinya juga mulai mengeras dan siap untuk perang bersamanya.
" Rain...Jangan sayang..." Brandon mengatakan jangan.
Tapi dia begitu menikmati dengan apa yang di lakukan istrinya.
" Benarkan jangan ? Apa kamu yakin untuk berhenti ?" Tanya Rain dengan nada sensual yang semakin membakar Brandon.
Hembusan nafas panas yang di lakukan Rain di telinganya membuat Brandon semakin menggila.
" Rain, Aku tidak ingin menyakiti kamu sayang. "
" Maka biarkan aku yang melakukannya. Kamu cukup diam dan menikmatinya saja. "
Brugh...
Brandon terlentang di atas tempat tidur mereka karena Rain yang melakukannya.
Rain masih duduk di perut suaminya dan dengan seksinya dia membuka seluruh pakaian yang di kenakannya saat ini hingga tubuh Rain benar-benar full naked.
Melihat tubuh istrinya yang sudah full naked seperti itu membuat Brandon semakin memanas.
" Rain...Kamu yakin sayang ?" Rain menghentikan aksinya yang hendak membuka Gasper mahal milik suaminya dan menatap ke arah pria gondrong yang tengah telentang dan bertelanj*Ng dada di atas tempat tidur mahal mereka.
" Apa kamu meremehkan ku ? Ingat ini baik baik, Jika aku ini keturunan banteng Afrika, Jadi jika hanya menaklukan buaya saja aku masih bisa. Dan lihat saja nanti. " Rain tidak lagi menanggapi Brandon.
Dia melanjutkan aksinya yang melucuti seluruh pakaian suaminya, Sampai Brandon berada samurai panjang miliknya di pegang oleh istrinya.
" Raina...Sayang...ah...jangan lakukan itu sayang. Jangan lakukan dengan bibir indah mu, Aku tidak akan membiarkannya Rain, Jangan...Aahhh...." Brandon semakin mendesahh saat merasa Rain mulai mengerjakan tangannya yang tengah memegang batangan besar dan panjang itu.
Benar-benar perkasa hingga membuat Rain begitu kagum dengan apa yang di lihatnya.
" Apa aku bisa melakukannya saat ini ?" Branson yang tengah terbuai tidak bisa menjawab Rain lagi karena dia sangat menikmati apa yang tengah di lakukan istrinya saat ini.
Sampai tiba-tiba Rain mengangkat bokongnya dan menusukan langsung samurai kebanggaan suaminya hingga menyentuh dinding terdalamnya.
Dan hal itu pula yang membuat Brandon mengerang panjang dengan apa yang di lakukan istrinya.
" Ahhhh....Raina...."
Author be like : Kabur Ahhhhhh 🤣🤣
__ADS_1
...🐊🐊🐊...