
" Di mana istri kamu sayang ?" Tanya Mom Airin pada putra kebanggaannya. Siapa lagi jika bukan Brandon.
Brandon yang tengah duduk di kursi makannya pun menerima sarapan yang di berikan Mommy-nya.
Sebuah roti tawar dengan selai kacang serta beberapa potongan buah.
Karena Mom Airin selalu tau kesukaan putranya itu.
" Thanks Mom. Rain masih tidur. Brandon mohon jangan ganggu dia, Biarkan dia bangun kapan pun yang dia inginkan. " Mom Airin tersenyum.
Brandon memang sangat mencintai istrinya, Dan Mom Airin bangga dengan putranya itu.
Walau pun Brandon tidak lahir dari rahimnya, Tapi dia lah yang membesarkan Brandon dengan penuh cinta.
Jadi tolong jangan katakan bahwa Brandon bukan anaknya, Itu akan sangat menyakiti hati wanita bernama Airin itu.
" Mommy tidak akan mengangguk istri kamu sayang. Tapi tidak kah jika lebih baik Rain di bangunkan di pagi hari ? Dia harus belajar menjadi istri yang baik. Sinar matahari pagi juga bagus untuk kesehatan tubuh. Tolong jangan salah paham dengan Mom sayang. " Brandon mengangguk.
Dia mengerti apa yang di maksud Mommy-nya, Tapi Raina memang benar-benar lelah mungkin. Maka Brandon sengaja membiarkan istrinya tidur dan sengaja tidak membangunkannya.
" Iya Mom. Nanti Brandon akan bicara kan dengan Rain. Untuk saat ini biarkan dia menikmati harinya. "
" Kau memang anak Daddy Son. "
" Dia anak ku Sayang. Aku yang membesarkannya. Kamu hanya tau bekerja saja dan sibuk dengan wanita di luar sana. "
" Airin So sorry darling. Please jangan ungkit lagi masa lalu ku. Aku sudah bertaubat sayang. " Dad Aeron menatap sendu pada istrinya yang telah begitu banyak di sakiti olehnya.
Dia begitu menyesal dengan semua itu. Dia benar-benar menyesal saat ini.
Dan betapa beruntungnya dia mendapatkan istri secantik dan setulus Airin, Jika Airin tidak bertahan entah jadi apa Aeron saat ini.
Dad Aeron tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya dia jika tanpa Airin.
" Brandon sudah selesai Mom, Dad. Brandon pamit tolong jangan biarkan Daddy mendekati Raina Mom. Brandon tidak percaya dengan jiwa buayanya Daddy. Jadi tolong jaga istri Brandon dan jauhkan dari jangkauan Daddy. Atau tidak, Ayo Dad kita bekerja saja di kantor. Daddy tidak perlu bekerja biarkan Brandon saja yang bekerja. Tapi jangan di rumah. Brandon tidak percaya dengan Daddy. " Dad Aeron hanya bisa berdecak kesal dengan putranya itu.
Tidak pernah sekali pun Brandon memihak padanya. Bahkan jika di pikir-pikir, Karena Dad Aeron lah Brandon ada.
Tapi kenapa lebih memilih Mom Airin nya ? Entah lah. Dad Aeron terkadang kesal karena Brandon pun lebih mirip dengan wajah istrinya, Karena sebenarnya juga Ibu kandung Brandon juga orang Asia.
__ADS_1
Dan beruntung Brandon bisa di cintai oleh wanita setulus Airin istrinya hingga semua orang tidak ada yang tau jika Brandon adalah anak hasil hubungan gelapnya.
Hanya keluarga inti saja lah yang mengetahuinya.
Terlebih Mertuanya yang begitu sangat menyayangi Brandon, Bahkan lebih menyayangi Brandon dari pada Airin katanya.
Tidak pernah sekali pun ibu mertuanya membenci Dad Aeron dengan perbuatannya yang telah menghancurkan hati Airin putrinya.
Malah Ibu mertuanya itu begitu tulus memaafkannya tanpa dia meminta maaf lebih dulu.
Karena itu lah Dad Aeron berubah dan akan benar-benar mencintai hubungan mereka lagi.
" Daddy sudah tua. Jadi biarkan Daddy menikmati hidup Daddy di rumah. Kamu saja yang bekerja. Lagi pula R & B itu perusahaan kamu sendiri. Tidak ada campur tangan Daddy sedikit pun. Bahkan saat kau terpuruk Daddy tidak bisa membantu mu sepeser pun. Maka kamu saja yang bekerja. " Selalu saja ada alasan Daddy-nya setiap kali Brandon mengajaknya bekerja.
" Brandon pamit Mom, Seperti yang Brandon katakan tadi, Jangan biarkan Daddy mendekat pada Raina Brandon. Karena My Rain hanya untuk Brandon saja. "
" Iya, Sudah sana berangkat sayang. Nanti kamu telat. " Brandon pun akhirnya berangkat ke kantornya.
" Love you Mom " Brandon mencium pipi Mommy-nya dan langsung meninggalkan rumahnya.
Ini lah yang di inginkan Mom Airin, dia bisa hidup dengan putranya dan mendapatkan kecupan kasih sayang dari putranya.
Dan Dad Aeron yang melihat itu pun turut merasa bahagia.
" Sepertinya jika kita berenang akan bagus sayang. Ayo temani aku berenang. " Mom Airin menolak ajakan suaminya karena dia tau akal bulus suaminya itu.
Karena Suaminya itu sangat mesum menurut Mom Airin.
" Tidak sayang. Aku harus melihat menantu ku lebih dulu. Barangkali dia membutuhkan bantuan ku. Lihat saya tubuh besar putra mu itu, Bisa-bisa remuk redam tubuh menantu ku itu di bantai oleh putra kita. " Benar juga apa yang di katakan istrinya.
Tubuh Rain yang langsing itu bisa remuk di bantai oleh putranya yang seperti raksasa itu.
" Pergi lah. Pasti menantu kita tidak bisa jalan saat ini. Putra ku memang hebat. " Betapa bangganya Dad Aeron membayangkan betapa gagah dan perkasanya Brandon putra satu-satunya.
" Pergi lah ke kolam lebih dulu. Aku akan membawakan jus mu nanti. " Mom Airin langsung meninggalkan suaminya dan menuju kamar menantunya saat ini.
Dan saat Mom Airin masuk, Dia masih melihat bahwa tirai kamar ini masih tertutup rapat.
Srekk...
__ADS_1
" Aahhh...Jangan di buka lebih dulu. Aku masih lelah sayang. " Gumam Rain yang semakin menyembunyikan wajahnya di balik selimut tebal itu.
Melihat tingkat menantunya yang menggemaskan seperti itu membuat Mom Airin pun tertawa kecil.
Dasarnya memang telinga Rain yang sangat sensitif, Dia langsung bisa mengenali bahwa itu bukan suaminya..
Apalagi suara langkah kakinya juga bukan suaminya, Dan saat langkah Kaki itu semakin mendekat Rain tau bahwa itu adalah Mom Airin.
" Mom ! Stop di sana. Jangan mendekat pada Rain. " Teriak nya dari dalam selimut.
Mom Airin cukup kaget dengan menantunya yang bisa menebak dirinya walau masih berada di dalam selimut tebal itu.
" Kenapa sayang ? ini sudah siang. Brandon berpesan untuk tidak menganggu tidur kamu. Tapi menurut Mom, Matahari pagi sangat bagus untuk kesehatan. Maka dari itu ayo bangun dan kita berolah raga. Mom akan bantu kamu ke kamar mandi. "
" No ! Mom keluar saja. Maaf bukan maksud Rain mengusir, Tapi Rain sedang tidak memakai apa pun saat ini. Rain malu. " Mom Airin malah menghampiri menantunya dan membuka selimut tebal itu dengan perlahan dan semakin membuat Raina malu setengah mati.
Apalagi saat dia menyadari pasti banyak sekali jejak percintaan yang di tinggalkan buaya gondrong itu di tubuhnya.
" Mom, Rain malu..." Ucapnya dengan lirih saat menyadari bahwa Mom Airin tengah menatap lucu padanya.
" Mom tau sayang. Ayo Mom bantu keramas. Kamu pasti lelah. Sejak dulu Mom ingin memiliki anak perempuan. Jadi biarkan Mom membantu kamu. " Raina benar-benar malu saat ini.
Dia mau menolak saat ini, Tapi tidak enak.
Rain bukan wanita lemah yang tidak bisa berjalan setelah di gempur habis oleh Brandon seperti tadi malam.
Raina hanya mengantuk saja. Bukan lemas.
" Sudah ayo. Mom akan siapkan air hangatnya. " Rain pun membiarkan Mom Airin menyiapkan air mandi untuknya dan membiarkannya membantu Rain.
Karena dia tau bahwa mertuanya itu memang tulus.
Jika berani tidak tulus padanya seperti para ibu mertua tiri yang ada di film-film itu, Maka dengan senang hati Rain akan mematahkan seluruh tulangnya hingga remuk dan bersisa.
Ingin mencobanya ? Usik lah dirinya. Maka dengan senang hati Rain akan meremukkan seluruh tulang dan persendian wanita itu.
" Sayang, airnya sudah siap. "
" Yes Mom. Rain akan ke sana. Tapi jangan mengejek Rain jika melihat banyak bekas dari buaya gondrong itu. "
__ADS_1
...🐊🐊🐊...