Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Menantu Hebat


__ADS_3

Hentakan suara heels yang di gunakan Rain begitu menggema di seluruh ruangan rumah besarnya.


Jika tadi Rain terlihat sangat menyeramkan, Kini tidak lagi.


Dia terlihat begitu gembira menyambut kedatangan mertuanya.


" oh Mom, Dad kenapa tidak ikut kami saja sejak tadi ? jika begitu kan kita bisa pergi sama-sama dari castil menyeramkan itu. " Mommy Airin tersenyum melihat menantunya yang tidak merasa canggung sedikit pun.


" Sorry Dad, Tapi aku tidak suka dengan nenek itu. Menyebalkan sekali. " Dad Aeron hanya tersenyum saja mendengar omongan menantu kesayangannya ini.


Raina memang tidak pandang bulu, Maka jangan macam-macam dengan menantunya itu.


" Its oke Sayang, Tidak apa, Daddy mengerti "


" Jangan memanggil Raina sayang Dad ! Rain hanya milik Brandon. " Sela buaya gondrong itu dengan cepat.


Dia tidak suka jika Daddy-nya memanggil Rain dengan sebutan sayang seperti itu, Karena Brandon merasa bahwa Daddy-nya juga ancaman baginya.


" Tidak perlu takut sayang. Daddy kamu tidak akan berani mengangguk atau pun merebut istri kamu. Jika itu terjadi maka kali ini Mommy tidak akan memaafkan Daddy kamu dan membiarkannya kembali menggila dengan wanita-wanita di luar sana. " Rain hanya melongo saja mendengar ucapan ibu mertuanya.


Apakah Daddy mertuanya ini satu spesies dengan Uncle Mario ? Saudara kembarnya Maria Ozawa seperti yang Papa nya katakan ?


" Tenang saja sayang, Daddy kamu sudah jinak. Dia tidak akan lagi macam-macam. Mantan buaya itu sudah taubat. " Buaya ?


Kenapa Rain merasa bahwa julukan yang di sematkan Papa nya itu cocok sekali ?


Apa Papa nya juga sudah mengerti dengan tabiat Daddy mertuanya ? Pasti sudah tau.


" Kenapa tersenyum sayang ? Apa Mommy salah ?" Mom Airin menatap menantunya cantiknya yang terus saja tersenyum sejak tadi.


Jika begini, Rain tidak semenyeramkan itu.


" Rain tertawa karena dia memanggil Brandon Buaya gondrong Mom. "


Plak !


Rain memukul bahu suaminya karena telah membocorkan rahasia perusahaan mereka berdua.


" Kenapa memukul ku My Rain ?"


" Rasakan ! " Ucap Rain yang merasa kesal dengan suaminya yang telah memamerkan huru-hara rumah tangga mereka berdua.


" Tidak Apa Sa--"


" Dad, Please ! Don't call My Rain Sayang. Rain hanya milik Brandon. "


" Oke Fine ! Raina, Maaf sebelumnya atas perilaku Mommy ku pada kamu, Tapi bisa kah memaafkannya ? Lagi pula kami juga sudah keluar dari rumah itu. Dan saat ini kami ingin menumpang hidup dengan kalian, Karena siapa pun yang keluar dari rumah utama, Mereka tidak akan membawa apapun lagi termasuk nama belakang kami. " Melihat Daddy-nya yang seperti itu membuat Rain mengerti.

__ADS_1


Apalagi Brandon, Karena dia juga tau bagaimana rasanya keluar dari rumah itu tanpa bantuan apa pun dan kini bahkan nama belakang pun dia sudah tidak memilikinya lagi.


Beruntung dia berusaha keras membangun usahanya sendiri walau jatuh bangun demi bisa bersanding dengan Rain.


Dan lihat lah sekarang, Dia bisa membantu orang tuanya saat seperti ini.


" Tidak usah sungkan Dad. Suami ku kaya, Iya bukan ? Jadi jangan takut tinggal di sini. Dan besok, Bisa aku berbelanja bersama Mommy untuk menghabiskan uang kamu ? bukan kah aku belum pernah menguras isi ATM mu ?" Brandon hanya tersenyum saja.


Dia tau, Jika begini istrinya tengah mencoba mengakrabkan diri dan semoga saja Mommy Airin bisa menjadi teman yang baik untuk istrinya.


" Terserah kamu My Rain, Lakukan apa pun yang membuat mu bahagia. " Rain bertepuk tangan dengan girang.


Entah mengapa dia juga menjadi nyaman seperti ini.


Betapa bahagianya hidup Rain tidak memiliki ipar, Apalagi jika iparnya seperti para kakak iparnya.


Di mana dia selalu merasa iri dengan kecantikan yang di miliki seorang dia Diandra Anindita.


Lalu Sepolos Starla Aurora.


Di susul dengan tingkah menyebalkan Alisa Geraldo.


Dan terakhir istrinya Jupiter, Siapa lagi jika bukan Elea sih pendiam yang kalau Papa nya bilang penjual ginseng Korea.


Eits, Tunggu dulu, Cloud masih ada calon istrinya Cloud yang begitu tulus seperti kembarannya itu. Tapi yang membuat Rain kesal setengah gila adalah ketulusannya yang di manfaatkan oleh keluarganya sendiri.


Itu benar-benar sangat menyebalkan bagi Rain.


Dia ingin melihat seperti apa rupa anak-anak nya nanti ?


Apakah akan secantik dia, Atau setampan dan segagah suaminya ?


Bolehkan jika Rain meminta bahwa anaknya kembar juga seperti dirinya dan Cloud ?


Jika kembar juga bukankah mereka semua akan menjadi ternak cucu seperti yang di katakan seorang Alexander pada kakak iparnya sih Starla itu ?


" Sayang, Raina ? Kamu kenapa ? " Tanya Brandon yang melihat istrinya termenung seperti tengah memikirkan sesuatu.


" Aku hanya memikirkan bagaimana caranya agar kita bisa cepat memiliki anak ? Apa kita harus konsultasi ke dokter ? Atau kita lakukan gaya yang sering di kirimkan Kak Sky di ponsel kamu ?"


Uhuk...uhuk !


Daddy Brandon langsung terbatuk mendengar apa yang di katakan menantunya itu.


Dia tidak pernah menyangka jika Rain bisa seluar biasa ini.


Padahal banyak orang di luar sana yang menghujat menantunya ini dengan predikat wanita sombong dan arogan.

__ADS_1


Tapi mereka tidak melihat hal itu sedikit pun jika bersama seperti ini.


Apa itu hanya pengalihan isu saja yang di lakukan menantunya ?


" Dad kenapa ?" Tanya Rain yang merasa aneh dengan Daddy-nya yang terbatuk seperti itu.


" Tidak Rain, Daddy baik-baik saja."


" Oh syukurlah jika Daddy baik-baik saja. Jadi Rain dan Brandon bisa pamit sekarang bukan ? Kami akan mencicil pembuatan cucu untuk Daddy dan Mommy, Karena kami ingin--Ahh...Brandon apa yang kamu lakukan ?" Tanya Rain yang merasa kaget saat Brandon langsung menggendongnya begitu saja meninggalkan Mommy dan Daddy-nya.


Plak !


" Auuhhh...Kamu memukul bokong ku sayang. "


" Aahhh...Brandon hentikan itu. Jangan lakukan lagi. " Pekik Rain lagi saat dia merasa Brandon malah mengigit bokongnya karena saat ini posisi Rain itu berada di bahu suaminya.


Rain di panggul begitu saja oleh Brandon menuju kamar mereka.


Sementara kedua orang tua itu hanya tersenyum saja melihat apa yang terjadi antara anak dan menantu mereka.


" Aku bersyukur jika Branson bahagia dengan wanita pilihannya. Rasa bersalah ku terhadapnya sedikit berkurang. " Dad Aeron melihat ke arah istrinya.


Wanita yang tidak pernah meninggalkannya dalam keadaan apa pun.


Wanita yang begitu kuat menghadapi gempuran keras dari keluarganya.


" Kamu tidak salah Airin. Aku yang bersalah. Kamu wanita hebat, Dan kamu adalah Mommy terbaik untuk Brandon. "


" Aku memang Mommy terbaik untuknya, Tapi aku menyesal karena telah membiarkannya melihat bagaimana kejinya wanita yang telah melahirkan putra kebanggaan ku itu. Aku tidak akan pernah memaafkan wanita itu sampai kapan pun. Aku bersumpah untuk itu. " Dad Aeron hanya bisa menunduk lesu dengan semua kesalahan yang pernah di buatnya.


Karena nafsunya lah Brandon hadir dan membawa luka yang mendalam bagi istrinya.


Tapi betapa beruntungnya Dad Aeron memiliki istri setulus dan sehebat Mom Airin yang begitu sabar mencintai Brandon putra yang di hasilkannya karena sebuah nafsu saja.


Dan berkat Mom Airin juga lah Brandon bisa menjadi pria bertanggung jawab seperti ini bersama cinta putranya itu untuk wanita bernama Raina.


" Maafkan aku Airin, Maafkan aku sayang." Lain kedua orang tuanya, Lain pula sepasang anak manusia yang baru saja sampai di kamar mereka dan Brandon langsung menghempaskan istrinya di tempat tidur begitu saja.


" Ahh..Brandon..." Pekik Rain saat tubuhnya menyentuh kasur empuk mereka dan Brandon yang langsung mengungkung tubuhnya.


" Apa-apaan ini ?"


" Sejak tadi kamu terus berbicara soal anak bukan ? Maka aku akan membuat mu menyesal karena telah memancing sisi gila ku. Akan aku tunjukan pada kamu My Rain, Bagaimana buaya gondrong mu ini yang sebenarnya. "


Glug !


Rain menelan ludahnya dengan kasar saat melihat tatapan liar dari suaminya.

__ADS_1


Dan entah mengapa juga nyalinya menjadi ciut saat melihat tatapan liar penuh gairah dari suami gondrongnya itu.


...🐊🐊🐊...


__ADS_2