
" Morning My Rain..." Sapa Brandon yang sudah mandi dan duduk di ujung ranjang mereka saat Rain terbangun dari tidur panjangnya.
Sumpah demi apapun, Ini benar-benar nyata, Ini sangat nyata.
Bagaimana gagahnya tubuh Brandon yang berhiaskan tato itu terlihat sangat indah di mata Raina saat ini.
Oh tidak, Jangan lupakan rambut gondrongnya yang masih basah dan handuk yang melilit di pinggangnya.
Ini gila ! Ini benar-benar gila ! Rain bisa gila jika harus melihat dan di suguhkan dengan pemandangan seperti ini setiap harinya.
Akan kah jantungnya kuat jika terus menghadapi bongkahan otot yang tercetak dengan jelas itu ?
Kotak-kotak yang sangat keras dan liat itu dengan goresan tinta yang sangat luar biasa itu memang sangat istimewa.
" Sayang, Are You oke ?" Tanya Brandon yang panik saat melihat istrinya tidak menjawab.
bahkan kini dia sudah berada di sisi istrinya dan mengecek keadaan Rain.
Brandon cukup khawatir, Apakah Rain baik-baik saja setelah pertarungan mereka tadi malam untuk yabg pertama kalinya ? Tapi itu masih dalam tahap wajar menurut Brandon, Lalu apa sampai berakibat seperti itu pada istrinya ?
" My Rain, Hey...Apa kamu baik-baik saja sayang ?"
" Aku baik-baik saja. Hanya--"
" Hanya apa sayang, Apa aku menyakiti mu ?"
" Jangan tanyakan itu lagi. intinya bawa aku ke kamar mandi, Lutut rasanya mau copot ! Bukan hanya itu saja, Bahkan seluruh tulang ku serasa tidak lagi berada di tempatnya. " Brandon bisa sedikit bernafas lega.
Tapi mengingat Raina yang mengeluh seperti itu membuat Brandon merasa bersalah.
Lalu mau bagaimana lagi ? Memang sudah seperti itu jadinya.
Mereka menyatu seperti itu, Dan Raina juga mulai menikmatinya tadi malam.
" Maaf Sayang, Aku membuat mu kesakitan. " Melihat Brandon dengan segala rasa bersalahnya membuat Rain hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar.
Dia kadang kesal dengan segala sikap Brandon yang selalu saja merasa bersalah padanya dengan hal apa pun yang terkadang membuatnya sakit.
" Aku minta di bantu untuk ke kamar mandi, Bukan mendengarkan kata maaf kamu. Jika tidak ingin membantu ku ya sudah ! Biarkan aku jalan sendiri. " Rain bersiap untuk berjalan ke kamar mandi, Namun di halangi oleh Brandon.
Dan tanpa permisi lagi, Dia langsung menggendong tubuh polos istrinya ala bridal style.
__ADS_1
" Hey ! Jangan seperti itu. Aku malu, Di mana selimutnya ?"
" Seperti ini saja. Kamu terlihat sangat seksi sayang. "
" Auhh...Rain, Sakit sayang. " Ucap Brandon yang kaget saat merasa Dads bidangnya di gigit oleh istrinya seperti itu.
" Rasakan itu ! Kamu menyebalkan !" Brandon hanya tersenyum saja saat mendengar kata-kata kasar yang keluar dari bibir istrinya.
Rain selalu begitu, Tapi entah mengapa Brandon sangat menyukainya.
Cup...
" Brandon Smith..." Rain menjerit saat Brandon mencium bibirnya.
Padahal dia Bu mandi, Apalagi gosok gigi, Tapi Brandon tetap saja mencium bibirnya seperti itu.
" I Love You..."
Blush...
Wajah Rain kembali memerah seketika mendengar kata-kata cinta dari suaminya seperti itu.
Kenapa hati Rain murahan sekali setiap mendapatkan kata cinta dari Brandon hingga membuatnya tidak bisa menolak lagi pesona dari buaya gondrong kesayangannya.
" Aku belum mandi dan belum gosok gigi, Bisa-bisanya kamu mencium bibir ku, Itu jorok, Bagaimana jika aromanya tidak sedap ? bagaimana jika baunya--"
Dan benar saja, Begitu kulitnya bersentuhan dengan air, Rain langsung merasa nyaman.
Cup...
" Panggil aku jika sudah selesai sayang. Aku akan bersiap lebih dulu. " Rain hanya mengangguk saja saat Brandon mengecup keningnya dan mengusap rambutnya dengan lembut.
Brandon dengan segala pesonanya memang benar-benar bisa membuatnya nyaman dan terlindungi.
Dan di bawah sana, Di restoran yang memang sengaja sudah di pesan untuk keluarga inti oleh sang penguasa, Terlihat sang penguasa tengah bersungut-sungut di kursinya.
" Tenang sayang. Biarkan saja mereka. Pengantin baru pasti akan lebih memakan waktu lama. Jangan lupa bahwa di sini juga ada besan kamu. "
" Aku tidak perduli dengan orang Spanyol itu. "
" Terserah kau !" Balas orang yang di sebut secara tidak langsung oleh sang penguasa generasi pertamanya.
Sementara itu, Kedua orang tua Brandon hanya bisa tersenyum merasa canggung dengan semua ini, Mereka baru tau bahwa sang penguasa yang terlihat sangat menyeramkan itu memiliki sisi lainnya lagi.
__ADS_1
Ternyata dia tidak hanya terkenal dengan mulutnya yang pedas luar biasa, Ternyata mulutnya juga cerewet.
Mereka diam-diam menilai seluruh keluarga inti menantu mereka, Dan yang paling memiliki aura kepemimpinannya adalah pria yang bernama Sky.
Dia adalah pria yang sangat memiliki kharisma yang tinggi.
Selebihnya, Mereka semua memiliki kelebihan tersendiri masing-masing nya.
" Malu dengan orang tua menantu laki-laki kamu satu-satunya sayang. " Alex baru sadar jika di sana juga ada Mommy dan Daddy buaya Belanda yang telah berani menantangnya dan memenangkan hati putrinya.
Doa juga kesal, Karena Brandon itu sangat romantis, Apalagi saat para wanita di keluarganya memuji pria gondrong itu yang memuja sikap romantis buaya gondrong milik putrinya yang sombong itu.
Itu benar-benar sangat menyebalkan baginya.
" Eghem...Jangan heran. Aku memang seperti ini, Dan kalian termasuk beruntung bisa berada di satu meja yang sama dengan ku. "
" Cih..." Markus hanya mencebik saja mendengar kesombongan mantan bosnya itu.
" Tidak apa-apa Tuan, Kami memang sangat beruntung bisa bergabung bersama keluarga anda. "
" Tidak perlu sungkan. Aku juga menerim buaya Belanda itu karena dia berani menantang ku, Dia juga kaya, maka aku menerimanya. Jika dia tidak kaya mana mau aku menerimanya. " Saat mereka tengah mendebatkan dan meributkan pria gondrong tersebut dan datanglah pria tersebut bersama istrinya.
Dan betapa kagetnya mereka saat melihat pria gondrong yang tengah menggendong wanita yang menutupi wajahnya di dada bidang pria itu.
" What the ?" Umpat Alex saat melihat melihat Raina yang di gendong dengan begitu manjanya oleh pria yang baru berstatus sebagai suaminya.
" Rain, Apa-apaan ini ? Dan--oh **** ! " Umpat Alex saat melihat leher putrinya yang di tutup paket pakaian rajut yang model turtleneck seperti itu.
" Kenapa kau di gendong Rain ? jangan bilang kau dan Brandon --?"
" Tidak bisakah kita melanjutkan makan pagi yang terlewat ini ? Kenapa malah harus membahas ini ? Lagi pula Itu sudah biasa bukan bagi pasangan suami istri ?" Jawab Rain dengan kesal pada Papanya yang seperti itu.
" Jadi jeritan mu tadi malam itu semua--?"
" Papa ! Jangan bilang Papa menguping kami tadi malam ?" Tanya Rain dengan penuh curiga pada Papanya.
" Tidak, Papa tidak menguping, Hanya saja---"
" Papa !!!!!" Teriak Rain dengan kesal pada Papanya
Dia tidak habis pikir bagaimana bisa papanya menguping kegiatan panas mereka ?
Kenapa Rasanya Rain mengingat bagaimana saat dulu mereka yang mendengarkan suara-suara menyeramkan dari kamar kedua orang tua mereka.
__ADS_1
" Jangan bilang kalau kalian juga ikut ?" Melihat semua saudara laki-lakinya diam seperti itu membuat Rain yakin jika mereka semua memang mendengarkan kegiatan panas mereka tadi malam.
...💛💛💛...