
Setelah mendapatkan keinginannya Brandon memang tidak ada lagi datang ke rumah Rain, atau hanya sekedar berkunjung pun tidak.
Hal itu pula yang membuatnya merasa rindu.
Tunggu dulu, Rindu ? Rindu apa ? apa Rain merindukan Brandon ? masak iya ?
Dan karena itu pula lah Rain menjadi uring-uringan menunggu kabar dari Brandon.
Siapa yang bisa di tanya ? Apa dia harus menemui Papa nya ?
Ya, Papa nya ! Rain harus menemui Papa nya untuk menanyakan kabar tentang Brandon.
Kemana pria itu hingga tidak bisa mengunjunginya.
Bukan kah dari Belanda ke London hanya satu jam lebih saja ? kenapa tidak bisa ? seperti orang susah saja pikir Rain yang merasa kesal dengan Brandon.
" Oke, Ayo kita datangi Papa. " Akhirnya Rain memilih untuk turun ke bawah dan menemui Papa nya yang berada di ruangan kerja.
Ceklek...
" Pa, Rain boleh masuk ?" Alex mengalihkan pandangannya dari Laptop kini menatap sang putri yang mendatanginya.
Jika Rain mendatanginya seperti ini, Pasti ada hal yang ingin di pertanyakan oleh wanita paling sombong di keluarga Klan Alexander.
" Ya, Masuk lah. Ada apa Rain ?" Tanya Alex yang melihat putrinya masuk.
" Tidak bisakah untuk berhenti kerja ? Usia Papa sudah tidak pantas untuk bekerja. "
__ADS_1
" Apa kamu ingin mengejek usia Papa ?" Rain tau jika sudah berbicara soal usia maka Papa nya akan merasa tersinggung.
" Pa,Papa pasti tau apa maksud Rain. Papa memang berhenti dari perusahaan dan Markas, Tapi Papa masih mengurusi uang-uang Papa kan ?Investasi Papa. " Alex berhenti dari pekerjaannya saat itu dan beralih pada putrinya tang duduk di sofa.
" Katakan pada Papa apa yang sedang kamu pikirkan ?" Rain langsung memeluk tubuh Papa nya yang masih kekar di usia senjanya.
" Pa ?" Panggil Rain pada Papa nya.
" Ya sayang, ?" Alex membalas pelukan putrinya yang tengah merasakan bagaimana yang namanya sebuah rindu.
Alex tau itu.
" Kenapa ? Apa merindukan buaya gondrong itu ?"
" Papa...." Rengek Rain saat Papa nya menyebutkan Brandon, Ya walau benar dia merindukan Brando, Tapi dia Malu untuk mengatakan semuanya.
" Kenapa ? Papa benar bukan ? Jika kamu merindukan buaya gondrong itu. " Rain hanya terdiam saja di dalam pelukan hangat sang Papa.
" Apa pun itu, Tanyakan pada Papa. Karena Papa akan menjawab semua pertanyaan dari putri tercinta Papa. " Di tatap Rain wajah Papa nya yang memang sudah berusia lanjut, Tapi masih terlihat segar dan bugar.
Tidak ada yang banyak berubah dari Alex selain rambutnya yang mulai ada yang memutih.
" Kenapa Papa yakin jika Brandon akan sangat mencintai Rain ? Kenapa juga begitu mudahnya percaya pada Brandon dan merestuinya ?" Ini lah pertanyaan yang di tunggu Alex karena dia ingin Rain sendiri lah yang bertanya padanya.
Dan saat ini Rain bertanya seperti itu, Maka Alex akan menjawabnya.
" Pertama. Papa yakin padanya karena dia adalah anak usia 13 tahun yang berani menantang Papa. Kedua dia bekerja begitu keras hingga mencapai posisinya saat ini. Ketiga. Papa telah salah langkah karena membiarkan dia hidup tanpa pengawasan ketat dari Papa hingga menyebabkan penjebakan itu terjadi. Papa sangat menyesal untuk itu. Tapi papa berharap dia tidak akan mengecewakan kepercayaan Papa. " Rain mendengarkan dengan seksama apa yang di jelas kan oleh Papa nya saat ini.
__ADS_1
Bukan hanya itu saja, Papa nya masih menyimpan banyak rahasia tentang Brandon dan segala kemampuannya.
" Brandon benar-benar sangat mencintai kamu sayang. Bukan hanya itu saja, dia juga sudah membuktikan pada Papa bahwa dia memang pantas mendapatkan mu. Kamu tau R & B ? Itu adalah perusahaan kecil yang di bangunnya sendiri. Bahkan Papa juga pernah menggagalkan Tendernya. Papa membuat dia terlibat banyak hutang. Papa kira dia akan pulang ke Jerman untuk meminta bantuan Daddy-nya tapi dia malah berusaha keras untuk semua itu sendiri. Sampai dia bertemu dengan Pria bernama Brian Dominique Jade, Dan pria itu lah yang membantunya. Pria kaya itu yang memberikan pinjamam padanya hingga bisa seperti sekarang ini. Tapi yang Papa tau, Brian itu adalah anak dari Hale Thominshon Jade, Pengusaha kaya raya dari Boston. "
" Kamu tau sayang ? Jika Papa berharap banyak padanya ? Papa berharap dia bisa membahagiakan kamu, Memenangkan hati mu dan menjadi pelindung bagi kamu. Kamu satu-satunya putri Papa sayang. Jangan pernah menangis karena seorang pria. Papa mempercayainya untuk menjaga mu dan membimbing mu. Papa ingin kamu mendapatkan pria yang hebat untuk bisa membahagiakan ku. Kelak suatu saat jika dia jahat dan menyakiti hati mu, Jangan menangis sayang, Jangan pernah menangisinya. Tapi datang pada Papa dan ceritakan semua pada Papa, Maka Papa sendiri yang akan datang padanya dan memberi pelajaran baginya. Papa hanya ingin kamu bahagia Rain. Kamu hujan terindah Papa, Maka hujani lah rumah tangga mu kelak dengan cinta kasih yang luar biasa. Ajarkan anak-anak ku arti tanggung jawab seperti yang Mama mu lakukan untuk kalian semua." Rain tidak sanggup menahan laju air matanya hingga dia langsung memeluk tubuh sang Papa dan menumpahkan tangis harunya di dada bidang itu.
Dada bidang pria yang menjadi cinta pertama dalam hidupnya.
" Maaf kan karena Papa tidak bisa mendampingi mu dan berada di sisi mu selama ini. Papa menyesal untuk itu Rain. Maka berjanji lah untuk terus bahagia setelah ini. Papa harap kamu bisa Rain, Bisa memiliki kehidupan yang lebih indah lagi. Ingat, Sekeras apapun dua di luar sana, Papa akan berusaha untuk bisa membuka jalan untuk mu, Bukan hanya kamu sayang, Tapi untuk semua anak-anak Mama dan Papa mu. " Rain semakin menangis dan memeluk tubuh Papa nya dengan sangat erat.
Dia menumpahkan segala kesedihannya di dada bidang itu.
" Rain sayang Papa, Rain sangat sayang sama Papa. Rain--hiks...hiks ..hiks..." Alex terus memeluk dan menciumi puncak kepala putrinya untuk mengatakan bahwa dia sangat-sangat mencintai Rain.
Bukan hanya dia saja, Tapi seluruh keturunan Alexander sangat menyayangi Rain, Mereka semua mencintai wanita yang terkenal sombong oleh dunia itu.
Mereka menghakimi Rain tanpa tau apa yang telah di lalui putrinya itu, Dan dengan mudahnya mereka mengatakan Rain sombong dan arogan.
Bahkan Alex masih mengingat bagaimana kejamnya orang mengatakan putrinya monster.
Rasanya dada Alex ingin meledak saat ini juga dan meratakan semua orang dengan amarahnya.
Jika orang mengatakan hal itu padanya, Dia masih bisa memakluminya.
.Tapi ini Rain ? Raina nya di katakan Monster ?
Sungguh luar biasa sekali manusia itu berani mengatakan hal keji itu pada putri cantiknya.
__ADS_1
" Menangis lah pada Papa sayang, Menangis lah karena Papa mengijinkan mu untuk menangis kali ini. Tapi setelah ini, Jangan pernah menangis lagi. Kamu hanya boleh bahagia dan tersenyum dengan indah sayang. Ingat itu Rain. "
...💛💛💛...