Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Hancur


__ADS_3

" RAINA !" Teriak Brandon saat melihat mobil yang membawa istrinya hancur di bagian depannya.


Bahkan dia juga melihat bagaimana mobil itu menghantam truk besar tadi.


Harti Brandon hancur berkeping-keping saat membayangkan bagaimana keadaan istrinya di dalam sana.


Kakinya terasa sangat berat, tapi dia harus tetap kuat untuk semua itu.


Dia melangkah menghampiri mobil tersebut dan langkahnya semakin cepat kala melihat sosok berambut pirang di kursi kemudi yang kacanya sudah hancur bagian depannya.


" RAINA !" Brandon menjerit sekuat tenaganya saat melihat siapa yang berada di kursi kemudinya.


Itu istrinya, Itu Raina !


Kenapa bisa Raina berada di sana ? Bukan kah dia bersama supirnya ?


Tak lama juga datang beberapa orang berjas hitam datang menghampirinya.


" Jangan sentuh istri ku ! Jangan berani menyentuhnya !" Teriak Brandon lagi saat dia hendak mengangkat istrinya dari dalam mobil.


" Tapi hanya orang yang di tugaskan oleh Tuan Alexander. Kamu bukan orang jahat. " Tubuh Brandon bergetar hebat saat menggendong tubuh istrinya yang sudah berlumuran darah.


Bahkan wajahnya sudah hampir tertutupi oleh darah yang membuat Brandon rasanya mau mati saat itu juga.


" To-tolong bawa istri ku. Dia harus segera sampai di rumah sakit. Tolong aku. " Mereka langsung membawa Raina menuju rumah sakit.


Brandon yang berada di kursi belakang bersama dengan istrinya terus saja memanggil nama Raina berharap istrinya akan segera sadar dan membuka matanya.


Brandon benar-benar takut saat ini, Dia takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.


" Rain, Sayang ku mohon buka mata kamu, buka mata kamu sayang. " Tangannya bergetar hebat saat membersihkan wajah istrinya yang berlumuran darah.


Tidak sampai di situ saja. Brandon terus saja mengatakan hal yang menurutnya bisa membangunkan Raina.


Tapi saat sampai di rumah sakit pun Raina belum membuka matanya.


" Bangun sayang, Bangun Rain aku mohon buka mata kamu sayang. " Ucap Brandon lagi setelah membawa Rain ke ruangan tempat di mana istrinya di tangani.

__ADS_1


" Ahhk ! Bodoh kau Brandon, Bodoh ! Kau telah gagal menjaga istri mu. Kau gagal brandon ! Dasar bodoh ! pecundang, Lemah !"


Bugh...Bugh...Bugh..


Brandon terus memukuli dinding rumah sakit hingga tidak lagi memikirkan tangannya yang berdarah.


Dia terus saja berteriak meluapkan kekesalannya yang merasa telah gagal menjaga sang istri hingga seperti ini.


Tunggu, Di mana supir yang menjaga Raina ? Bukan kah tadi istrinya bersama supir ?


" Supir, Ya supir itu !" Brandon langsung menghubungi rumahnya dan menanyakan tentang supir tersebut yang ternyata sudah meninggal karena keracunan.


" Ini pasti sudah terencana ! Jika sampai aku tau siapa yang melakukan ini semua, Aku sendiri yang akan membunuhnya. !" Brandon masih merasa panik luar biasa.


Dia terduduk di lantai meratapi nasib pernikahannya saat ini yang sedang di Landa ujian yang liar biasa.


" Rain, Ku mohon jangan tinggalkan aku sayang, Jangan tinggalkan aku sayang. " Ucap Brandon lagi yang menangisi keadaan istrinya.


Dia tertunduk di lututnya dengan terus menangisi keadaan sang istri, Bahkan dia juga membiarkan tangannya berdarah begitu saja.


Darah terus saja keluar dari tangan Brandon yang terluka karena memukuli tembok rumah sakit tadi.


" Jangan menangis ! ini bukan saatnya untuk kau menangis. Sekarang pergi temui kakak ipar mu Sky, Dia akan membawa mu pada seseorang yang membuat Rain ku begini. "


" Pa..."


" Jangan meminta maaf pada ku jika tidak ingin aku mematahkan seluruh tulang mu. " Ancam Alex pada menantunya.


Dia tidak ingin mendengar Brandon mengatakan maaf padanya.


" Tapi Pa, Bagaimana dengan Raina ? Brandon tidak ingin meninggalkan Rain sendirian. " Dia tidak bisa meninggalkan istrinya saat ini.


Tidak mungkin dia pergi sendirian dan meninggalkan Raina, Dia tidak bisa.


" Pergi kata ku ! Biar Raina Aku yang menjaganya ! Kau urus masalah ini hingga selesai. Jangan sampai aku membenci mu karena kau tidak menurut pada ku !" Alex lama-lama bisa emosi menghadapi menantunya ini.


Jika begini terus, Dia bisa gila !

__ADS_1


" Titip Rain Pa, Brandon pergi. " akhirnya Brandon pin pergi meninggalkan rumah sakit.


Di mana saat dia sampai di parkiran, Dia sudah di sambut anak buah mertuanya.


Sepanjang perjalanan menuju tempat yang sama sekali tidak di ketahui ya, Brandon terus aja melamun memikirkan keadaan istrinya yang sama sekali tidak di ketahuinya bagaimana.


" Tuan besar berpesan untuk anda membersihkan luka anda tuan Brandon. Kotak obatnya ini. " Brandon pun menerima kotak obat yang di berikan anak buah Papa mertuanya.


Terpaksa dia membersihkan luka tersebut.


Sebenarnya siapa yang melakukan ini pada Raina ? sebenarnya apa yang terjadi ?


Tanpa di sadari, Mobil yang membawanya sudah sampai di sebuah bangunan megah tapi tidak tau milik siapa itu.


" Masuk lah Tuan, Di dalam sudah ada para pria keturunan Alexander. Ada tuan Markus juga di sana. " Brandon pun masuk ke dalam rumah tersebut dan ternyata di dalam sini sudah banyak orang yang menunggunya.


" Silahkan Tuan..." Brandon pun masuk ke ruangan tersebut dan melihat bahwa saudara istrinya sudah berkumpul semua di sana.


" Kau terlalu lambat ! Istrimu terluka dan supir yang membawa istrimu mati di jalan. Mobil mu di kendalikan jarak jauh dan kau tidak mengetahuinya ?" Brandon langsung mendapatkan cibiran dari kakak iparnya saat baru saja memasuki ruangan tersebut.


" Aku salah kak. Aku tidak bisa menjaga Raina dengan baik. " Brandon ingin meminta maaf, Tapi tidak berani karena takut jika saudara iparnya tidak menerima Maaf darinya.


" Pukul dia Cloud ! Bukan kah kau ingin memukulnya ? Aku akan Pastikan bahwa dia tdiak akan berani melawan ! Jiak sampai dia melawan, aku sendiri yang akan membalasnya. !" Brandon beralih melihat ke arah saudara iparnya, Kembaran dari istrinya yang saat ini tengah berada di rumah sakit.


Dapat Brandon lihat, bahwa saat ini tidak ada lagi wajah Cloud yang tampan, Kini hanya tinggal wajah yang menahan rasa kesalnya.


Bugh...


" Aku sudah mengatakan pada mu untuk menjaga Raina ku !"


Bugh...


" Seharusnya kau tau cara hidup dengan keluarga mafia. Seharusnya kau Paham itu. Kau harus tau bagaimana caranya hidup bersama kami, Kau harus mengingat itu semua !" Cloud meluapkan perasaan marahnya pada Brandon yang hanya bisa diam saja tidak membalas apa pun yang di lakukan adik iparnya.


Yang membuat Sky tersenyum adalah pukulan Cloud itu cukup kuat, Tapi suami adik perempuannya itu tidak bergerak sedikit pun ! bahkan bergeser pun tidak. Hanya wajahnya saja yang bergerak karena pukulan dari Cloud.


" Wahh...Kakak ipar kuat sekali. Bagaimana bisa kakinya tetap berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikit pun. " Jupiter menatap kagum pada kakak iparnya .

__ADS_1


" Dia olahraga, Bukan bermain game !" Ucap Sky pada adik bungsunya.


...🐊🐊🐊...


__ADS_2