INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 101. Perjalanan Abaddon (awal mula kekacauan)


__ADS_3

...Tanah kebebasan...


bisa di sebut adalah Daratan yang bebas dari perang, kekacauan, kerusuhan, bahkan terjadinya kehancuran.


tidak ada sistem kerajaan ataupun kekaisaran di seluruh daratan kebebasan, yang ada hanyalah sebuah desa dan pemukiman.


hanya sedikit ksatria dan penyihir, itupun mereka digunakan untuk menjaga di berbagai tempat tertentu, guna-nya untuk melindungi desa dari ancaman binatang ataupun segala sesuatu.


tanah kebebasan sudah di akui kedamaian nya oleh dunia, bahkan jika ada seseorang yang ingin mencari hidup tenang dan damai, maka mereka akan pergi ke tanah kebebasan.


jika ada yang ingin mencari arti sejati dari kehidupan atau kekayaan yang berlimpah, maka mereka akan pergi ke daratan Gracia atau daratan Britania untuk berpetualang untuk mencari hal tersebut.


sudah puluhan bahkan ratusan tahun daratan kebebasan menjadi damai dan tentram. namun, itu berubah saat seseorang datang dan membawa perubahan besar bagi tanah kebebasan.


*SWOOOSH


terlihat, ada seseorang yang terbang di langit, lalu dia mendarat di suatu tempat.


*BRUAAAK


dia mendarat di suatu tempat yang lumayan jauh dari desa atau pemukiman


"Ya ampun, 23 jam tanpa henti hanya untuk datang kesini? sudah hampir seharian bukan? aku benar benar melemah" ucap orang itu


ini adalah kejadian 8 tahun yang lalu, setelah Abaddon di perintah kan oleh Edzard untuk menaklukkan seluruh daratan kebebasan.


"baiklah, dari mana ku mulai kekacauan ini?" ucap Abaddon


Abaddon, setelah 23 jam terbang tanpa henti, dia akhirnya sampai di daratan kebebasan. karena kekuatan dan kemampuan di segel, dia jadi lebih kesulitan untuk meningkatkan kecepatan terbang miliknya.


jadi, dia sangat sangat melambat akibat kekuatannya yang di segel.


kali ini, dia akan memulai jalan pertamanya untuk menaklukkan seluruh daratan kebebasan. sekarang, dia sedang memikirkan bagaimana langkah pertama untuk itu.


"hm.."


saat dia sedang berpikir dengan keras. muncullah sebuah ide yang amat sangat bagus di dalam pikirannya.


"ah! aku mengetahuinya!" ucap nya dengan penuh semangat


'Tapi, aku tidak bisa berkeliaran menggunakan tubuh ini.. apa yang harus kulakukan? apa kugunakan itu saja?' ucap Abaddon dalam hati


dia mulai menutupi seluruh tubuhnya menggunakan kabut.


*SHHUUS


setelah beberapa lama, akhirnya kabut itu menghilang.


Abaddon merubah penampilan nya yang menyerupai lelaki paruh baya yang sangat tampan.


Abaddon memang tidak bisa merubah dirinya ke bentuk mahkluk fana, tidak seperti The Commandments yang lainnya.


dengan akalnya yang cerdas, Abaddon menutupi seluruh tubuhnya menggunakan sihir ilusi.


selama orang itu bukan lah Mahkluk Ilahi, dia tidak bisa melihat bentuk asli Abaddon yang merpukan tengkorak.


dia memakaj sebuah sihir pendeteksi kehidupan yang sama dengan punya Tuannya (Edzard).


mencari sebuah tempat kehidupan manusia, dia akan memulai rencana nya dari situ.


setelah di cari cari, ternyata di sebelah Barat Daya dari Abaddon, ada sebuah desa yang besar. itu bahkan setara dengan sebuah kota yang di pimpin oleh seorang Viscount.

__ADS_1


dengan kecepatan maksimal nya, dia bisa sampai di depan pintu desa itu dalam beberapa menit.


*SWOOOSH


"jadi.. ini adalah daratan kebebasan itu..?" ucap Abaddon bertanya tanya


saat dia memasuki desa, dia di cegat oleh 2 orang ksatria.


"maaf, bisakah anda memberitahu apa yang anda lakukan di kota ini?" ucap salah satu ksatria itu


dilanjutkan dengan salah satu nya lagi yang berkata "kami hanya ingin menjaga keamanan saja, tidak bermaksud apa apa"


Abaddon yang awalnya terdiam pun angkat bicara "aku kesini untuk bertemu dengan teman masa kecil ku.. dahulu.. ia sering bermain dengan ku, setelah beberapa kekacauan di daratan Britania, akhirnya dia pindah untuk menjalani hidup damai di sini.."


untuk bisa masuk ke dalam desa tersebut. Abaddon mengatakan hal hal yang menyedihkan. dia akan melakukan apa saja untuk Raja nya.


"benarkah.. kalau begitu berapa usia anda?" tanya ksatria itu


Abaddon pun lagi lagi terdiam.. dia berpikir 'usia asli ku adalah.. ah aku sudah tidak mengingat nya lagi, kalau begitu tinggal aku kurangi saja nol nya' ucap nya dalam hati


"33 tahun" ucap Abaddon


ksatria itu mempersilahkan Abaddon masuk.


setelah diperbolehkan masuk, Abaddon melihat melihat sekitar, memperhatikan anak anak yang sedang bermain, orang yang sedang berbelanja untuk kebutuhan keluarganya, serta hal hal lainnya.


dia tidak menyangka bahwa manusia bisa se-damai ini, bagaimana jadinya jika semua manusia berperang satu sama lain? tidak! keinginan mereka hanyalah sesuai dari petinggi sebuah negara.


'benar, jika sekelompok manusia di pimpin oleh seorang manusia yang baik.. maka terciptalah kedamaian seperti ini. jika sekelompok manusia di pimpin oleh seorang manusia yang tamak, serakah, rakus, dan angkuh. maka celakalah mereka' ucap Abaddon dalam hati


Abaddon pun bergumam "manusia terkadang.. adalah tuan takdir dari mereka tersendiri"


itu adalah kata kata yang dia dapat dari Rajanya..


Abaddon selalu memandangi seluruh desa, tempat yang sangat indah itu.


setelah mengamati hal hal sekitar, dia pun pergi keluar dari desa, dan pergi ke bukit yang berada di dekat desa itu.


"hah, sayang sekali ya kalian.." ucap Abaddon mengasihani mereka


Abaddon memanggil tongkat sihirnya dari dalam SUB-SPACE miliknya.


*TAK


setelah itu, dia men-summon sebuah mahkluk Undead.


*SHIIINGGG


muncul sebuah mahkluk Undead yang sangat mengerikan dengan penampilan tengkoraknya.


Abaddon mendekati mahkluk itu.


mahkluk itu yang tahu Abaddon adalah yang memanggilnya, dia segera berlutut di hadapannya.


"apakah anda yang memanggil mahkluk rendahan ini..? tuan ku..?" tanya Undead itu


"benar, ketahuilah nama ku, aku adalah Sang Perintah Kesabaran, Abaddon. tunduklah di bawah perintah ku." ucap Abaddon


Undead itu menundukkan kepalanya dan meminta nya diberikan nama.


"berikan saya sebuah nama, wahai tuan ku" ucap Undead itu

__ADS_1


"nama mu sekarang adalah Gaskins"


setelah diberikan sebuah nama oleh Abaddon, Undead itu pun bertambah kuat karena menerima anugerah dari Abaddon yang merupakan mahkluk dengan eksistensi yang sangat tinggi.


dengan begitu, dia sekarang adalah mosnter yang bertingkat legendaris, dia setara dengan seorang Demi-God tingkat menengah. dia setara dengan Gartia yang sangat ini.


'hanya seorang Demi-God? sungguh terlalu.. lemah..'


Abaddon yang awalnya berekspektasi tinggi pun menjadi sedikit kecewa, ia mengira bahwa Undead ini akan menjadi seorang yang bisa setara dengan Cultivator tahap Dunia atau menembus Ranah mahkluk abadi.


"apa keahlian mu?" tanya Abaddon


"tuan, saya adalah seorang ahli pedang panjang" ucap Gaskins


karena terlalu lemah, dia pun memberikan satu dari 10 cincin miliknya.


"ini.. kau terlalu lemah, kau pakailah cincin yang menyimpan kekuatan milik Azazel. dengan itu, kekuatan mu akan sangat sangat kuat." ucap Abaddon


kekuatan yang sangat besar tersimpan di dalam cincin tersebut. namun, Gaskins menolak tawaran milik Abaddon.


"maaf tuan, saya tidak bisa menerimanya, itu terlalu besar untuk saya" ucap Gaskins dengan berlutut


"pakailah, ini Perintah" ucap Abaddon


karena ini merupakan perintah dari Abaddon, Gaskins pun menerima cincin milik Abaddon yang menyimpan kekuatan dari Azazel.


setelah diterima oleh Gaskins, dia langsung memakai cincin itu ke jari tengah nya.


*DUMB


dia merasakan sebuah energi mengalir di sekitar tulang nya


"KUAAAHHKKK" dia berteriak sangat kencang


dia sangat kesakitan menerima kekuatan dari Azazel.


walaupun hanya menyimpan 10% dari kekuatan asli Azazel, itu sudah sangat menyakitkan baginya.


namun.. dia bisa melewati penderitaan yang begitu menyakitkan itu..


karena dia mendapat kan berkah dari Abaddon, dia bisa menahan kekuatan milik Azazel.


kini, kekuatan yang sangat kuat mengalir di seluruh tulang nya. dia juga mengingat seluruh jurus berpedang yang sangat hebat milik Azazel.


walaupun itu versi yang sangat lemah dari aslinya, tetapi itu merupakan yang sangat kuat bagi mahkluk fana.


Abaddon pun memberikan sebuah Pedang panjang yang sangat kuat untuk digunakan oleh Gaskins



Ilustrasi Pedang di ambil dari PINTEREST


pedang yang sangat kuat, bahkan sanggup membunuh Cultivator tahap Dunia tingkat akhir dalam sekali serang.


"terimakasih tuan ku.. apa perintah mu..?" tanya Gaskins


"Hancurkan desa itu.. sisakan 20 orang lebih untuk menyebar rumor, lakukan dengan sangat buruk!" ucap Abaddon


"laksanakan.."


untuk pertama kalinya.. dalam sejarah 200 tahun kedamaian, akan terjadi sebuah kekacauan yang besar. bahkan sebesar besarnya.

__ADS_1


Abaddon akan membawa perubahan bagi seluruh daratan kebebasan menjadi sebuah masa pemerintahan terkuat di antara daratan lainnya.


...TO BE CONTINUED...


__ADS_2