INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 118. Perjalanan Abaddon (Perang Holocaust gelombang 2)


__ADS_3

hari yang ditentukan pun tiba. hari pertempuran habis habisan melawan seluruh Undead sudah tiba.


perang terbesar sepanjang sejarah pasukan revolusi pun akhirnya akan segera terjadi.


kini, seluruh anggota pasukan Revolusioner berkumpul dan sedang bersiap siap untuk menuju Medan perang yang akan mereka tuju.


mereka akan pergi berangkat ke kastil koral.


tidak ada satupun anggota pasukan Revolusioner yang tahu dalam pertempuran kedua kali ini.


"Semuanya siap!!?" -Abaddon


"SIAP!!"


"berangkat!"


mereka semua pun berangkat menuju kastil koral.


Kastil koral adalah markas besar bagi Undead yang menyerang tanah kebebasan. lebih dari 100 ribu Undead dengan kekuatan dan atribut yang berbeda beda.


ada Undead ksatria, ahli pedang, dan penyihir. masing masing dari mereka memiliki tingkatan kekuatannya tersendiri.


membutuhkan waktu sekitar 3 hari 3 malam untuk menuju kastil koral, dikarenakan kastil koral berada di sebelah barat dari desa utama.


kastil itu di bangun dengan jarak yang lumayan jauh dari desa utama.


setelah melakukan perjalanan yang sangat panjang, akhirnya pasukan Revolusioner sampai di kastil koral.


"jadi itu kah kastil para Undead itu?"


"sangat besar dan megah ya"


"mereka yang membangun kastil itu?"


"aku pun juga tidak tahu"


seluruh orang bertanya tanya tentang kastil yang megah itu. kastil dengan tinggi yang menjulang dan lebar yang sangat besar.


"hey! jika kastil yang sebesar itu ditempatkan oleh raja seluruh Undead, maka bukan kah mereka sangat kuat?"


"benar! aku juga mendengar rumor bahwa raja Undead memiliki seorang Undead raksasa sebagai tangan kanannya, dan Undead binatang buas yang mengerikan sebagai tangan kirinya"


"berarti kekuatan mereka sangat kuat bukan?"


"benar sekali. kita harus berhati hati."


rumor yang tersebar di kalangan para prajurit adalah sebuah fakta.


Abaddon menciptakan 2 monster dengan kekuatan yang sangat kuat untuk menjadi pengawal pribadi dari Gaskins.


dan.. pertempuran pun dimulai..


"oy oy.. bukankah jumlah Undead itu sama seperti kita?"


"benar.. jumlah mereka sangat banyak.."


para pasukan Revolusioner yang melihat jumlah Undead yang sangat banyak pun sangat di buat terkejut.


dikarenakan, kekuatan Undead itu sedikit lebih kuat dari mereka semua. dan sekarang jumlah pasukan mereka sangat banyak.


itulah mengapa Abaddon menyebarkan rumor tentang 2 pengawal pribadi milik raja Undead sangat lah luar biasa kuat.


itu semata mata dilakukan hanya untuk agar supaya mereka lebih waspada dan tidak menganggap remeh musuh mereka.


melihat banyak pasukan Undead. seluruh pasukan Revolusioner pun juga mengangkat senjata mereka.


"bersiap.." uacp Abaddon memberikan aba aba


mendengar Abaddon ingin memberikan aba aba pertempuran. para pasukan revolusi pun mengeluarkan kuda kuda siap perang mereka.


"SERANG!!!"

__ADS_1


"serang!!"


"woah!"


"serang!"


seluruh pasukan revolusi pun mulai menyerbu pasukan Undead yang berada jauh di hadapan mereka.


melihat pasukan revolusi yang menyerang, para Undead juga menyerang balik dengan cara yang tak beraturan.


*PRANK


*SHRING


*DUAR DUAR


*BRUAAAK


seluruh orang bertarung satu sama lain melawan para Undead, semuanya yang awalnya tersusun rapih. kini kacau balau akibat para Undead tak memiliki strategi dalam berperang.


*DUAR DUAR


sebuah sihir pemusnah masal yang dikeluarkan oleh Chyntia langsung menghanguskan puluhan Undead dalam sekejap.


Chyntia, dia tidak hanya mengeluarkan satu atau dua serangan sihir berskala besar. dia langsung mengeluarkan sepuluh sihir dalam sekali mantra.


lalu, dia berniat melemparkan nya ke tengah tengah Medan pertempuran.


namun.. Abaddon menghentikan hal itu..


tepat sebelum dirinya (Chyntia) melemparkan sihir ledakan berskala besar ke Medan perang. Abaddon langsung memegang pundak nya.


*TAP


sentak, Chyntia pun terkejut. dia tidak tahu siapa yang memegang pundaknya itu.


"SIAPA-!" -Chyntia


"tenang saja. ini aku, Chyntia." ucap Abaddon menenangkan nya


"kau harus ikut dengan Four Great Power lainnya." -Abaddon


"hm? untuk apa?" -Chyntia


"untuk apa? katamu? bukan kah di pidato 3 hari lalu aku mengatakan untuk para Four Great Power akan langsung menyerang kastil koral?"


-Abaddon


"oh! saya lupa! kalau begitu saya akan pergi dahulu!" ucap Chyntia yang pergi sekencang kencangnya


Abaddon yang melihat tingkah laku Chyntia sangat di buat kesal.


pidato 3 hari lalu itu membahas strategi apa yang akan dilakukan oleh seluruh pasukan Revolusioner.


...*3 hari yang lalu...


"untuk seluruh anggota Four Great Power. kalian akan langsung menuju kastil koral dan mengalahkan raja para Undead.


untuk kalian para pasukan revolusi. kalian akan berperang secara langsung dengan para pasukan Undead yang menjaga gerbang kastil.


tentunya, kalian akan di pimpin langsung oleh aku, Abaddon. kita sebisa mungkin membuat jalan terbuka untuk para Four Great Power yang akan menuju dalam kastil.


di dalam kastil, mereka harus bertarung mempertaruhkan nyawa mereka untuk melawan raja para Undead serta 2 pengawalnya.


sedangkan kita semua yang berada di luar! akan melakukan pertarungan yang sama! yaitu hidup dan mati, jadi kita harus memperoleh kemenangan!!"


...*kembali ke saat ini...


"serang! cepat serang! buka jalan untuk para Four Great Power!!!"


"woaah!!"

__ADS_1


"haaa!!!!"


seluruh orang mulai bersatu untuk membuka jalan.


*SRING SHRING


"terimakasih telah membukakan jalannya untuk ku." ucap Rudra


"ayo cepat!" ucap Verona


mereka pun segera berlari dengan sangat kencang untuk pergi menuju gerbang kastil. namun, tidak semudah itu untuk memasuki gerbang nya.


pasukan Undead yang sangat banyak pun menghalangi jalan bagi para Four Great Power.


melihat hal itu, Rudra pun tidak tinggal diam saja. dia pun juga mengeluarkan sebuah jurus gaya berpedang panjang nya yang sangat kuat.


"Sword style slash: Towering"


*BRUAK BRUAK BRUAK


dengan daya tebasan yang dimiliki oleh Rudra, dia mampuembuat sebuah tebasan menjulang panjang sejauh 1km panjang nya.


tebasan itu membuat seluruh Undead yang menghalanginya hancur seketika akibat tebasan pedang milik Rudra.


"ayo masuk!" ucap Rudra


mendapatkan kesempatan itu, Abaddon memerintahkan seluruh anggota pasukan Revolusioner untuk membantu Four Great Power menahan Undead yang akan menghalangi mereka.


dengan kesempatan itu, Abaddon pun membangun sebuah pilar api untuk membantu mereka membukakan jalan untuk mereka.


"Giant of fire pillar!"


dengan jurus yang dimiliki Abaddon ini. muncul sebuah pillar api yang sangat besar menghalangi para Undead.


"PEMIMPIN!" ucap Rudra dan yang lainnya


"fokus lah!!" ucap Abaddon kepada mereka


melihat itu, mereka pun segera masuk ke dalam gerbang kastil koral. namun, gerbang itu tertutup rapat.


"biarkan aku saja" ucap Chyntia maju ke depan


"Magic ball explosion!"


*DUARR


hanya dengan satu ledakan bola sihir milik Chyntia, dia dapat menghancurkan pintu gerbang kastil koral.


"ayo masuk!" ucap Rudra


Rudra, Chyntia, Sweet, dan Verona pun mulai memasuki Kastil koral.


entah apa yang direncanakan oleh Abaddon. dia berniat untuk menjadikan pertarungan di dalam kastil koral sebagai ujian untuk para Four Great Power.


tujuan nya supaya mereka semua sudah matang untuk benar benar menjadi murid dari Raja nya yang merupakan Lord Of Darkness.


murid dari Lord Of Darkness tidak ada yang tidak berbakat. jika salah satu dari mereka ber-4 mati di sana. maka mereka tidak lah cocok sebagai murid dari lord of darkness.


'baiklah.. rencana ku sudah di ujung tanduk. satu langkah dan ssmuanya berakhir.' gumam Abaddon dalam hatinya


dengan begitu, pertempuran yang sangat dahsyat ini tidak akan tercatat dalam sejarah dunia. di karenakan semuanya akan hilang oleh suatu bangsa tertentu.


pertempuran yang berjalan sangat panas ini.. entah ini kemenangan mutlak bagi manusia atau kemenangan telak milik para Undead.


...TO BE CONTINUED...


T/L: Penjelasan


......


adalah sebuah jurus mantra sihir yang diciptakan Abaddon. jurus ini mampu membuat tembok api raksasa yang sangat besar dan panjang.

__ADS_1


siapapun yang berada di dekat api ini akan langsung terbakar habis hingga tak menyisakan apapun termaksud abunya sendiri.


api nya bahkan mampu melelehkan sebuah metal besi dari jarak 10m jauhnya. puluhan Undead mati karena terkena jurus ini, saat Abaddon memanggil api dinding raksasa.


__ADS_2