
Para Fragmen Of Brilliant Light turun secara bersamaan dari atas langit
ilustrasi Fragmen Of Brilliant Light
di ambil dari komik Solo leveling
aku yang melihat itu langsung memberikan komando kepada Hunter lain untuk melakukan rencananya
"lakukan rencana!" ucap ku berteriak kepada mereka
"baik!"
mereka pun mulai mundur dan melakukan rencana masing masing
sedangkan aku.. tetap berdiri dan menatap tajam mereka.. ya.. Fragmen Of Brilliant Light..
"lihat lah, dia masih manusia" ucap salah satu Fragmen Of Brilliant Light
"kita harus menghabisi nya sebelum dia benar benar bangkit!" Ucap salah satu Fragmen Of Brilliant Light
"Ya!"
aku mengerti apa yang mereka bicarakan, walaupun itu adalah bahasa bukan dari dunia ini.
mereka terlihat memiliki 4 sayap, memiliki Zirah perak dan penampilan yang cerah.
namun, kekuatan mereka di luar nalar.
"Addison, apakah aku bisa mengalahkan mereka?" ucap ku bertanya kepada nya
"lakukan yang terbaik"
*...
aku terdiam
bahkan Addison tidak tahu harus lakukan apa
sekarang yang hanya bisa kulakukan adalah.. menggila dan ikuti alurnya
*smirk
aku tersenyum melihat mereka
tiba tiba saja, salah satu Fragmen Of Brilliant Light melempar sebuah tombak yang mengarah cepat ke arah ku.
dengan sigap, aku menghindari serangan itu dan membalas menyerang nya.
*bhus
aku melompat tinggi ke arah mereka
aku mengeluarkan pedang ku untuk menebasnya
*Sriingg
tebasan ku di tangkis oleh pedang miliknya
salah satu dari mereka ada yang menyerang ku dari samping.
*buakk
dia melakukan pukulan yang sangat kuat
*bruuk
aku terhempas cukup jauh akibat serangannya
"cuih" aku membuang darah yang ada di mulut ku
aku mulai serius, dan dengan kecepatan tinggi mulai ke arah mereka satu per satu
*sriing sringg
aku melakukan tebasan pada salah satu dari mereka, dia adalah orang yang menyerang ku menggunakan tombak tadi
dia bisa menangkis beberapa serangan ku dan sisanya mengenai zirahnya.
itu cukup untung membuat zirahnya retak
saat dalam jual beli serangan, tiba tiba ada salah satu dari mereka yang ikut dalam adu pedang kami
aku masih sanggung menahan 2 dari mereka, dan secara mengejutkan, aku terpukul oleh pihak ke-4
*buak
aku berhasil menetralkan serangan miliknya
secara tiba tiba, Fragmen Of Brilliant Light sudah berada di belakang ku.
dia melakukan serangan, aku tidak bisa menghindari serangan miliknya. namun aku berhasil menebaskan pedang ku ke arah pundak nya.
*buakk
aku terpental jauh akibat serangan nya
__ADS_1
"kuuh, kau berhasil menebas lengan ku, kau manusia hebat"
"jangan banyak bicara kau!"
aku langsung menuju ke arahnya untuk menyerangnya.
kami melakukan tebas menebas satu sama lain, aku lebih unggul dari 1 Fragmen Of Brilliant Light
namun, secara tiba tiba, 4 dari mereka juga ikut menyarangku.
jadi, ada 5 Fragmen Of Brilliant Light yang menyerang ku secara bersamaan.
aku terpukul, tertebas, dan terpental. namun aku berhasil menetralkan serangan mereka ke tingkat maksimum
tetapi, tetap saja serangan nya sakit.
mereka menyerang dari belakang, depan, kanan, dan kiri.
dengan kekuatan ku saat ini aku bisa menahannya, namun terkadang aku terpojokkam.
dalam situasi itu aku terus mengeluarkan berbagai macam jurus milik ku.
lalu aku mulai memisahkan mereka 1 per 1
aku menendang salah satu Fragmen Of Brilliant Light dengan sangat kuat.
alhasil dia terpental jauh dan terpisah dari kawanan nya, kesempatan ini tidak bisa kuabaikan.
aku mengejar nya, dan dengan cepat melakukan tebasan mematikan ku kepadanya.
"kuahk, DASAR MANUSIA!!!"
aku tidak memperdulikan ocehan nya, aku hanya sibuk menebasnya berkali kali, puluhan, ratusan, bahkan lebih dari seribu tebasan.
sampai dia tidak bisa beregenerasi lagi, aku mendapat skil baru
......
"kuahk.. dasar.. manu..sia.."
aku menyerap tubuhnya dengan SUB-SPACE milik ku
Para Fragmen Of Brilliant Light yang melihat itu marah dan tidak menganggap ku remeh lagi
mereka berpikir harus menghancurkan diriku sebelum menjadi bencana seperti Monarch of Darkness, Addison Wesley
"kita benar benar harus membunuhnya!"
"benar!"
para Fragmen Of Brilliant Light mulai menyerang secara bersamaan.
aku terkepung oleh mereka, mulai terpojokkan kembali. walaupun begitu, aku tidak berhenti berpikir untuk menemukan rencana yang tepat.
'kuhk, aku sungguh tidak ada rencana' ucap ku dalam hati
saat aku menahan salah satu serangan Fragmen Of Brilliant Light dengan pedang ku, Fragmen Of Brilliant Light yang lainnya memiliki kesempatan untuk menebas ku.
"kuahk"
aku mengeluarkan darah dari mulut ku
aku tertusuk dari belakang oleh sebuah pedang.
saat aku mulai melakukan serangan balik dengan menebaskan pedang ku ke salah satu Fragmen Of Brilliant Light yang sedang di belakang ku.
pedang ku terhenti tepat saat 3cm dari lehernya.
aku sudah tertusuk terlebih dahulu di bagian dada ku oleh 2 dari Fragmen Of Brilliant Light.
yang satu hampir mengenai jantung ku, yang satu hampir mengenai hati ku.
kaki ku tertekuk lutut karena kehabisan banyak darah.
tiba tiba Greatest Fragmen Of Brilliant Light datang menghampiri ku dan menusukkan pedang nya kepada ku, tepat di perut ku.
"uhk.. kuahk"
aku memuntahkan banyak darah, dan juga kehabisan tenaga
walaupun begitu, aku tidak takut akan kematian, dan menatap mereka semua dengan tatapan tajam.
setelah itu, Greatest Fragmen Of Brilliant Light menggunakan skil
itu adalah sebuah gumpalan cahaya besar yang mengurung targetnya di dalam nya, target tidak akan bisa lepas terkecuali dia lebih kuat dari pengguna Skil itu.
"apakah.. ini akhirnya..?"
aku bertanya tanya kepada diriku sendiri
tiba tiba saja aku berada di suatu tempat, dan di depan ku ada Addison.
"Addison? mengapa kau ada di sini..?" tanya ku kepadanya
"kau memang kalah, tapi kau tidak mati, aku menarik jiwa mu ke dalam domain ku"
"apa itu?"
"singkatnya ini area sihir ku"
__ADS_1
"lalu? mengapa kau membawaku ke sini?"
"ini sudah saatnya bagi ku untuk berhenti bersenang senang"
"apa maksudmu?"
"lebih tepatnya, aku akan menyerahkan seluruh yang ku punya kepada mu"
"...? mengapa seperti itu?"
"Guren.. perjalanan mu masih sangat panjang, aku juga mengetahui bahwa kau adalah pewaris langsung orang 'itu' , awalnya aku tidak mempercayai nya, namun kau sendiri yang menunjukkan nya bahwa kau pewaris nya"
"siapa kah orang 'itu'?"
".. sebelum itu, aku ingin bertanya sesuatu"
"apakah itu?"
"**kau bisa memilih untuk tetap di sini, di dalam dunia yang kau ciptakan dan kau buat dengan pikiran mu, kau bisa melakukan apa saja untuk dunia ini
lalu kau dihidupkan kembali dengan kekuatan Kegelapan dengan menjadi entitas yang berbahaya di seluruh semesta alam, dan membunuh para Dewa, Dewi, dan Malaikat yang telah melenceng dari jalurnya**"
"...kenapa aku?"
"karena kau adalah reinkarnasi ku, dan kau memiliki bakat yang sama- tidak, kau memiliki bakat yang luar biasa bahkan melebihi orang 'itu' "
"...aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan, kau terlalu misterius"
"singkatnya, aku membutuhkan jawaban mu"
"jawaban ku, ada pada dirimu"
"diriku?"
"ya, apa yang membuat mu ingin melatih ku?"
"karena kau adalah Reinkarnasi ku, serta agar kau bisa menjadi yang terkuat, sesuai ekspektasi ku"
"itu adalah jawaban ku"
*...
Addison terdiam
dia tersenyum dan mengatakan "kau luar biasa, kalau begitu kita akan berpisah"
tiba tiba saja, aku merasakan ada sebuah energi, kekuatan, bahkan banyak jurus jurus yang masuk ke dalam tubuh ku
aku merasa diriku terlahir kembali
setelah perubahan itu, rambutku menjadi panjang, mata ku berubah menjadi biru, dan jutaan jurus semuanya ada di dalam benak kepalaku.
ilustrasi mata di ambil dari google
aku seperti terlahir kembali, kalau begitu aku juga akan merubah nama ku.
......
Wesley adalah penghormatan terakhir ku pada Addison.
tiba tiba saja, ada sebuah pedang muncul di depan ku, pedang yang tidak pernah kulihat, serta sangat sangat kuat.
"lihat, itu adalah pedang milik Alef"
"siapa Alef?"
"dia adalah mahkluk yang sangat kuat yang telah tiada, kau jangan pernah menggunakan nya kecuali dalam hal membahayakan nyawa mu"
ilustrasi pedang di ambil dari google
Pedang yang berwarna hitam pekat, sepertinya di buat dari kegelapan paling murni di seluruh alam semesta
"apakah pedang ini sangat kuat?"
"sangat kuat, melebihi apapun, kau bisa menggunakan saat setelah menyempurnakan Nine Heavenly Seeds nanti"
"selama itukah?"
"ya.. kalau begitu sampai jumpa"
"sampai jumpa.. Addison"
Addison tersenyum dan mulai menghilang secara perlahan.
aku yang melihat itu menatap ke atas dan juga mulai bangkit kembali
aku menggunakan skil
skil yang memungkinkan diriku beregenerasi dalam waktu hitungan 0,000000000000001 detik
...TO BE CONTINUED...
__ADS_1