INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 34. Bersama Lichtenstein


__ADS_3

*di dalam helikopter


"Tuan Guren, bagaimana anda bisa mengalahkan mahkluk itu?" Ucap Minoru bertanya


"hey Minoru, kau meremehkan kekuatan boss?" ucap Villas


"aku mempunyai banyak pengalaman dengan kekuatan ku" ucap ku kepada mereka


"pengalaman??"ucap mereka berdua


'hm.. walaupun pengalaman itu aku mendapat kan nya dari dalam Tower dengan mengalahkan Ribuan monster' ucap ku dalam hati


lalu kami pun tiba di Negara C


aku meminta mereka menurunkan aku langsung di negara C, bukan di negara pusat.


alasannya karena.. aku belom pulang ke rumah Minnie, aku berpikir mereka mengkhawatirkan ku.


"sampai jumpa! jaga diri kalian" ucap ku perpisahan dengan mereka


lalu aku langsung kembali ke rumah.


karena menggunakan sayap untuk kembali ke rumah, aku tidak menghabiskan banyak waktu.


setelah sampai, aku langsung memasuki rumah.


di sana ada Minnie dan Lucia.


"aku kembali.." ucap ku


"dari mana saja kau?" ucap Minnie


"Guren, apakah kau baik baik saja?" ucap Lucia dengan khawatir


"aku baik baik saja, aku hanya menemui seseorang untuk mengurus urusan pribadi" ucap ku kepadanya


"urusan? yang benar saja, sekarang kau bisa tidur. besok kau akan memasak bukan?" ucap Minnie


"apa? aku baru saja pulang?" ucap ku kepadanya


"aku tidak peduli" ucap Minnie


lalu Minnie dan Lucia pun memasuki kamar mereka masing masing


aku juga memasuki kamar dan mengobrol sedikit dengan Addison.


"hey Addison, apa kabar?" ucap ku kepadanya


"kau masih mengingat diri ku??" ucap Addison


"tidak tidak, aku hanya sibuk mengurus urusan urusan duniawi"


"wajar saja.. saat kau bergabung dengan ku, kau akan menjadi mahkluk yang sempurna"


"sempurna??"


"yah, itu hanyalah bagian awal. jadi lupakan saja"


"begini Addison.."


"ada apa?"


"siapakah sebenarnya Dewata Tertinggi?"


"kau pasti mengetahui nya saat itu benar?"


"ya.. dan aku sangat penasaran"


"hm.. nanti ada saat nya kau tahu, namun bukan sekarang"

__ADS_1


"ya.. baiklah.."


lalu aku mematikan lampu kamar ku lalu tidur


*keesokan harinya


aku bangun lebih pagi dari Minnie dan Lucia, karena aku MEMASAK


aku harus pergi berbelanja, dan ke dapur untuk memasak.


setelah memasak aku pergi ke sekolah universitas seperti biasa.


*brvoom


itu adalah suara dari motor CB250T.


menaiki CB250T sangat nyaman


"ah.. inilah hari yang tenang" ucap ku dengan lega


tidak memakan waktu lama, aku telah sampai di universitas


aku pun memasuki kelas dan bertemu dengan Licht.


"Hay licht, apa kabar mu?" ucap ku bertanya kepadanya


"aku baik, dari mana saja kau?" ucap licht


"aku ada sesuatu urusan, maaf membuat mu khawatir" ucap ku kepadanya


"tidak tidak, aku senang kau baik baik saja"


*kriinggg


bel sekolah pun berbunyi


sedangkan Licht hanya tidur di jam pelajaran.


*Ding dong dong dong


bel istirahat berbunyi


semua orang mulai melakukan aktivitas santai, ada yang istirahat, main keluar, makan di kantin, dan mengobrol.


sedangkan aku dan licht pergi ke kantin


"licht, jika kau malas sekolah, seenggaknya kau dengarkan ocehan guru" ucap ku kepadanya


"aku ngantuk sekali.." ucap licht


"itu terserah dirimu.. ngomong ngomong apakah kau kurang tidur?"


"benar, semalam ada geng Potpourri Bar ku bertarung dengan geng Destruction"


"waahh, kenapa kau tak terluka??"


"karena Raja hanya perlu melihat bukan?"


"jadi siapa yang menang? pihak mu atau musuh?"


"tidak ada yang menang, kami seri lagi"


"Lagi?"


"benar, kami sudah berseteru dari 2 tahun yang lalu untuk memperoleh tahta tertinggi di provinsi ini"


"wah, berarti di provinsi ini ada 2 geng yang memegang?"


"benar"

__ADS_1


tanpa disadari, kami berbincang-bincang sampai makanan kami habis, dan bel berbunyi.


*kriinggg


bel masuk kelas berbunyi


"apa? sudah selesai istirahat?" ucap licht dengan heran


"kita terlalu mendalami perbincangan kita bukan?" ucap ku kepadanya


"yasudah, mari masuk kelas" ucap licht dengan terburu buru


lalu kami masuk kelas dengan rapat waktu dan memulai kelas


guru memasuki ruangan kami


"oke anak anak, pelajaran kali ini adalah Matematika" ucap guru itu


"matematika?? mari kita skip saja"


*kriinggg


bel pulang sekolah pun berbunyi


aku dan licht pergi ke bar untuk berbincang bincang mengenai masa lalu dari licht.


soalnya saat di kantin dia mengatakan itu


"aku akan mengungkapkan seluruh Rahasia ku!" ucap licht dengan bangga


lalu aku dengan CB250T pergi ke Potpourri Bar


sesampainya di sana, aku di sambut oleh salah satu anak buah Licht


"halo apa kabar, dimana licht?" ucap ku kepadanya


"kabar saya baik, silahkan ikuti saya" ucap ku kepadanya


lalu aku mengikuti dia untuk pergi ke ruangan licht


seperti biasa, dia menunggu ku di ruangan VIP milik nya


setelah memasuki ruangan VIP, aku di sambut oleh nya


"selamat datang Guren" ucap licht berdiri menyambut ku


"terimakasih atas sambutan nya" ucap ku


"aku akan memesan makanan dan minum seperti biasa" ucap licht


"terimakasih"


"lalu, bagaimana cerita tentang dirimu?"


"tunggu sebentar, sebelum itu.. aku ingin memberi tahu sesuatu tentang provinsi kita"


"bagaimana? jelaskan?"


"di provinsi kita, ada satu geng yang berkuasa. itu adalah geng Bright Brilliant, dia di jatuhkan oleh 2 geng yang selalu bersaing. yaitu geng Destruction dan geng Potpourri"


"jadi.. geng mu memilih untuk bergabung dengan geng Destruction untuk menghancurkan geng Bright Brilliant?"


"benar"


"jadi.. bagaimana ceritanya"


"baiklah.. cerita ini di awali oleh Badut dan Malaikat maut.."


TI BE CONTINUED

__ADS_1


__ADS_2