INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 91. City of hate II


__ADS_3

setelah melihat bagaimana pertarungan Garou berlangsung, aku langsung pergi menuju tempat Irene berada.


aku penasaran bagaimana jadinya setelah sekian lama dia tidak menunjukkan taringnya.


'apakah dia akan menjadi lemah?' ucap ku dalam hati


dengan jarak yang lumayan dekat, aku bisa sampai ke sana dalam beberapa detik saja.


saat aku melihatnya.


tidak disangka sangka.


dia bertarung menggunakan kelelawar sebagai Beast Summon miliknya.


"apa itu? ku kira kelelawar hanyalah mahkluk lemah seperti kalong" ucap ku dengan terkejut


...----------------...


......


adalah ritual pemanggilan hewan buas sebagai peliharaan majikannya.


yang terpanggil dari Beast Summon merupakan bentuk sejati dari dalam diri kita sendiri.


hanya orang tertentu lah yang bisa memakai Beast Summon.


bahkan di kalangan mahkluk abadi pun sangat jarang untuk bisa memanggil Beast Summon.


...----------------...


Irene adalah orang pertama yang kulihat bisa memanggil hewan buas.


mungkin aku tidak salah menjadikan nya murid.


tidak hanya menggunakan hewan buasnya sembarangan, dia bisa menggunakannya dengan pemikirannya sendiri.


'ya ampun, bagaimana caraku menjelaskan nya?' ucap ku dengan bingung


dia bisa menggunakan Beast Summon nya dengan baik.


menurut orang orang, kelelawar hanyalah mahkluk beban dan tidak terlalu kuat.


tapi ini..


*DUAAARRRR


ledakan yang dahsyat terjadi.


"bukan kah dia sangat tidak normal?" ucap ku dengan heran


Irene tahu kemampuan kelelawar itu bergerombol.


maka dari itu dia manggunakan jurus spesial dari kelelawar itu sendiri.


"menggunakan kelelawar nya untuk memanggil kawanan nya ya.


ngomong ngomong ini sudah malam, yang artinya Irene akan kuat saat malam hari, bukan?


wahaha, dia sama seperti ku." ucap ku denga. senang


jika di bayangkan, kelelawar Irene memanggil teman temannya yang tersebar di berbagai penjuru dunia.


setelah berkumpul, Irene menanamkan sihir peledak pada masing masing kelelawar nya.


jika di jumlahkan, bukan kah dia akan menjadi ancaman bagi sebuah negara? tidak, keberadaan nya saat ini juga sudah seperti senjata itu sendiri.


aku sudah tidak tahu bagaimana harus berbuat pada Irene.


*DUAARRR


sihir peledak ada di mana mana.


walaupun hanya skala kecil, tetapi cukup untuk mengalahkan monster.


Irene tidak hanya mengandalkan sihir peledak miliknya.


dia juga melatih sihir sihir nya yang lain.


yaitu sihir yang kubelikan di Magical City.


dia benar benar menguasai sihir itu selama 5 tahun.


"wahaha, aku akan memberikan dia hadiah kapan kapan" ucap ku dengan bangga


saat diriku dengan memperhatikan Irene dengan seksama.


ada getaran yang sangat kencang terjadi.


*GRRUUUKKK


semuanya bergetar.


"eh eh apa ini..?" ucap Irene dengan khawatir


"waah aku jatuh" ucap Garou kepeleset


seketika, aku, Satan, dan juga Beelzebub melihat arah gempa itu.


ternyata di ulah dari Dagruel.


"Dagruel? apa yang dilakukan nya?" ucap ku dengan heran


*BAAMM


*BAAMM


Dagruel menghentak kedua kakinya ke tanah.


hanya dengan itu, cukup untuk membuat tanah di sekitarnya bergetar tak beraturan.


*GRUUUK


lalu..


*SWOOSH


dengan kecepatan yang sangat cepat.


Dagruel, memukul monster yang bertingkat legendaris hanya dengan sekaki pukulan.


*BUUUUMMM


kepala monster itu menghilang seketika.


*SWOOSHH

__ADS_1


angin yang kencang datang dari pukulan Dagruel.


"pukulan ini.. dia setara dengan Demi-God" ucap ku dengan sedikit terkejut


tidak dipungkiri, lagi pula dia adalah ras Demi-Human.


setengah manusia dan setengah..


Raksasa..


itulah mengapa Dagruel memiliki tubuh yang besar walaupun di umur nya segitu.


sekarang dia bisa disetarakan dengan Gartia.


namun.. itu hanya diri yang tak terkendali darinya.


untuk mengalahkan monster yang jauh lebih kuat darinya.


dia mempertaruhkan segalanya pada keyakinannya.


karena itu, dia bisa memicu darah Raksasa yang terpendam di dalam dirinya itu.


*beberapa saat yang lalu


*BRUAK


*BRUAK


*BRUAK


Dagruel melawan monster monster tingkat rendah dan menengah masih bisa ia tangani.


lalu muncullah monster tingkat tinggi.


walaupun begitu, dia tidak segan segan untuk bertarung dengan monster itu.


"kemarilah, biar kubunuh kalian!" ucap Dagruel dengan oenuh semangat


mosnter ular yang besar mendatangi Dagruel dengan cepat.


ular itu tidak lah kecil, melainkan sangat besar.


mungkin dia mendekati tingkat Raja.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


ehem, biar saya jelaskan, tingkatan monster itu ada macam macam, yaitu dari yang terlemah:


- tingkat rendah


-tingkat menengah


-tingkat tinggi


-tingkat hebat


-tingkat raja


-tingkat legenda


-tingkat mitos


-tingkat Mytical


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


dia, justru bertarung melawan monster itu.


"HUMPH"


*BRAAAAAKKK


Dagruel berhasil menangkap monster itu.


dengan sekuat tenaga, dia mulai mengangkat monster itu.


*BHUSS


dia kemudian melempar monster itu dengan jarak yang jauh.


*BRUAAKKK


"Srrtttt" ular itu tidak terluka sedikit pun


tidak habis pikir, Dagruel langsung menggenggam erat tangannya membuat suatu pukulan.


*TAK TAK TAK TAK


Dagruel berlari sangat kencang menuju tempat ular besar itu.


dan..


*BUAAKKKK


*SRAAT


Dagruel berhasil memukul wajah sebelah kanan ular besar itu sampai dia terpental jauh.


namun, dia juga terkena sambitan ekor ular itu hingga dia berdarah.


"uhk" karena terkena luka, Dagruel terlihat sedikit kesakitan.


ular itu bangkit kembali.


melihat itu, Dagruel tersenyum.


"ya! begitulah!" ucap nya dengan senyuman


mereka berdua sama sama maju.


*BRUAK


*BRAAAKK


pukulan Dagruel memukul ular itu dengan bertubi tubi.


*SRAT


*CRAAT


begitu juga dengan ular itu, dia menyerang Dagruel dengan ekornya yang tajam berkali-kali.


dengan kecepatan mereka, dalam sekejap, mereka berdua terluka parah.


namun, pertandingan dimenangkan oleh Dagruel, dikarenakan dia memiliki ketahanan dari para Raksasa.

__ADS_1


"kau hebat, maukah kau menjadi Beast Summon ku?" ucap Dagruel menawarkan diri nya


ular itu awalnya terdiam.


namun, karena dia melihat kekuatan Dagruel, dia pun setuju untuk menjadi Beast Summon nya.


mereka pun mengikat kontrak.


setelah mengikat kontrak, tiba tiba saja datang seekor mahkluk gorila besar.


dia jauh lebih besar dari Dagruel.


dalam sekejap mata.


*BRUAAAKKK


Dagruel yang besar dan kokoh pun terlempar jauh dan tak berdaya.


"kuaahk"


tak hanya itu, gorila itu loncat ke arah Dagruel dan ingin memukulnya.


*SWOOH


*BHUUS


tepat sebelum di pukul, ular itu datang dan melindungi Dagruel.


*BRUAAAKKK


"a..apaa.. hey ular.." Dagruel sangat syok


karena dia tidak bisa berpikir apa apa.


dia mulai kehilangan kesadaran nya.


*BHUUSSSS


dia menjadi besar dan kekuatannya bertambah kuat berkali kali lipat.


"grrrr"


dia tampak seperti orang yang berbeda.


dia menghentakkan kakinya ke tanah.


*BAM


*BAM


itu menyebabkan guncangan yang lumayan hebat.


dia berlari dengan kecepatan yang sangat cepat ke arah gorila itu.


*BRUAAAKKK


dalam sekajap, gorila itu sudah hancur berkeping keping oleh pukulan Dagruel.


*kembali ke saat ini


dia masihlah menggila dengan kekuatan nya.


Gartia, Irene, dan Garou tampak sangat mengkhawatirkan Dagruel.


aku tak mempunyai pilihan lain.


*BRUAK


*BRUAK


*BRUAK


dia menghancurkan apapun yang berada di sekitarnya.


lalu aku muncul dengan teleportasi di depan nya persis.


"Dagruel, tenang lah" ucap ku kepadanya


dia tidak mendengarkan ku dan malah menerjang kan banyak pukulan kepada ku.


*SWOOSH


dengan mudahnya aku bisa menangkis perpukulan milik Dagruel.


*TAK


*TAK


*TAK


Dagruel terkejut dengan itu.


dia menjadi marah dan lebih banyak menerjang kan lebih banyak pukulan kepada ku.


"tidak ada pilihan lain" ucap ku menghela nafas


aku menyentil kedua tangannya.


*TIK


*TIK


seketika.. semua tulang tangan milik Dagruel hancur.


"GRROOOOOWWWWWW"


teriakan Dagruel bagaikan angin yang sangat kuat.


setelah itu, aku meloncat dan..


*BRUAAAKK


memukul puncak Dagruel dengan 1 jari ku.


*DUAAR


Dagruel terbaring tak berdaya.


"Haah, kurang menyenangkan, seharusnya aku tidak melepaskan satu cincin ini" ucap ku dengan sedikit penyesalan


aku menyangka bahwa Dagruel tidak bisa dia tangani tanpa melepaskan satu cincin.


namun itu semua hanyalah penilaian yang salah.


...TO BE CONTINUED...

__ADS_1


__ADS_2