
...*Di suatu tempat Gartia berada...
"uh.. Edzard dasar kau... mengapa kau juga harus mengikat ku seperti ini huh? aku juga ingin ikut ke dalam!!" (Gartia)
saat ini, kondisi Gartia sangatlah tidak beruntung, dia di ikat oleh tali emas milik Edzard. bersamaan dengan Irene yang terikat di samping nya.
"tenang lah kakak Gartia, aku juga di ikat oleh master seperti ini, setidaknya kau tidak sendirian di sini bukan?" (Irene)
"yah.. memang benar aku tidak akan sendirian, tetapi aku ingin ikut ke dalam sana! bertarung bersama yang lainnya!" (Gartia)
"ha.. ha.. iya aku mengerti.." (Irene)
mereka di ikat oleh Rantai emas milik Edzard. Rantai yang sangat kuat bahkan tidak bisa dihancurkan.
tetapi, Gartia memperhatikan rantai itu terus menerus, dia merasakan bahwa semakin lama rantai itu semakin melemah.
entah apa yang dilakukan oleh Edzard saat ini, yang pasti sebab rantainya melemah bukan karena dia kewalahan ataupun kesusahan dalam sebuah pertarungan.
tetapi ini karena dia lengah.
'aku tahu dia tak akan tertandingi dalam segi kekuatan maupun lain sebagainya, dia tak bisa dikalahkan oleh monster yang kuat.. rantainya melemah itu karena dia sedang memperhatikan suatu hal tertentu, jika dia fokus terus menerus.. maka.. dia tidak akan fokus pada rantai ini, dan aku akan terbebas, ahahahha aku benar' ucap Gartia dalam hatinya
semua pernyataan nya benar, kebiasaan Edzard adalah jika dia sudah menemukan sesuatu hal lain yang lebih penting, maka dia akan melupakan hal yang tidak penting.
contohnya adalah mengikat Gartia dan yang lainnya, awalnya ikatan nya kuat sampai tak bisa lepas dikarenakan Edzard yang memikirkan tentang mereka.
tetapi kali ini, dia sedang fokus dalam melihat Dagruel yang terus menerus meningkatkan kekuatannya, maka dari itu dia perlahan lahan akan melupakan Gartia dan yang lainnya.
saat ini, Gartia hanya perlu menunggu sampai waktu yang tepat, saat dimana rantai emas ini lengah.
"SEKARANG!!!" (Gartia)
Gartia yang merasa bahwa saatnya Rantai itu melemah, dia memaksimalkan kekuatannya untuk menghancurkan seluruh rantai yang mengikat nya.
*SRAAAT
tak sampai di situ, dia juga mencoba melepaskan rantai yang mengikat Irene. dengan sekuat tenaganya, dia berhasil melepaskan ikatan rantai yang mengikat Irene.
__ADS_1
*SRAAAT
"kau baik baik saja, Irene? apakah kau terluka?" -(Gartia)
"aku baik baik saja kak, bagaimana dengan mu? apakah kau baik baik saja?" (Irene)
"tenang saja, aku baik baik saja, si Edzard sialan itu, aku akan membuat perhitungan dengannya." (Gartia)
"jangan kak!" (Irene)
"hm? ada apa Irene?" (Gartia)
"Master melakukan ini pasti demi kebaikan kita juga, dia berpikir jika kita masuk lebih dalam maka akan membahayakan kita" (Irene)
benar, Edzard saat ini berpikir seperti itu. dia membawa Dagruel dikarenakan Dagruel tak sepenuhnya manusia.
jadi, dia tak perlu mengkhawatirkan keselamatan Dagruel, karena tubuh fisik Dagruel sendiri sangatah kuat.
"tapi mengapa dia membawa Dagruel! dia itu masihlah muda dan tak cukup pengalaman bertarung!!" (Gartia)
"mungkin dia memiliki alasan lain.. percayalah pada Master" (Irene)
"haha.. dia memang seperti itu" (Irene)
Gartia dan Irene saat ini sudah terlepas dari rantai emas yang mengikat mereka. dia merasa sudah bebas karena sudah tak diikat lagi.
akan tetapi dia merupakan suatu hal, Sebelumnya dia melihat Garou yang terkena kutukan penderitaan dari kota kuno.
Garou yang terkena kutukan penderitaan, dia tak memandang kawan ataupun lawan dan dia akan menyerang siapapun yang berada di dekatnya.
baru yang mengamuk dapat menghancurkan apapun dengan seluruh kekuatannya, dan saat ini dia juga terlepas dari rantai emas yang mengekang nya.
"HAAHH!!!!"
Garou berteriak sangat keras. suaranya itu mampu menggetarkan seluruh kota kuno, dia berisiap untuk mengamuk.
*WHUS WHUS WHUS
__ADS_1
dia bergerak maju ke depan dengan sangat cepat, bagaikan rubah perak yang mencari mangsanya.
mendengar sebuah teriakan, Edzard yang sadar bahwa terjadi sesuatu di belakang mereka, dia mengutus Beelzebub untuk mengeceknya.
"bisakah kau pergi ke belakang? Beelzebub? sepertinya terjadi sesuatu yang aneh di belakang sana, aku mendengar sebuah teriakan Garou." (Edzard)
"memang nya apa yang terjadi? bukan kau anda sudah mengikatnya dengan rantai emas yang anda miliki?" (Beelzebub)
"sebenarnya.. entah apa yang terjadi, rantai emas yang mengikat Garou, Gartia dan juga Irene, tiba tiba saja terlepas" (Edzard)
"Sulit dipercaya.. kalau begitu saya akan mengeceknya terlebih dahulu" (Beelzebub)
"baiklah kalau begitu semangat" (Edzard)
"baiklah" (Beelzebub)
Beelzebub pun pergi menuju area belakang.
sedangkan di sisi lain, Gartia yang mendengar suatu teriakan yang sangat keras, langsung bersiap siap.
"apa itu?" (Irene)
"tenang lah, kau berlindung lah dibelakang ku Irene" (Gartia)
Irene yang saat ini merasa bahwa dirinya sedikit ketakutan akan suara teriakan itu, dia berlindung di balik tubuh Gartia.
namun, setelah dia berpikir pikir, tindakan yang dia lakukan sangatlah pengecuat. dia akhirnya memutuskan untuk membantu Gartia.
"aku akan membantu!" (Irene)
"Irene, ini sedikit berbahaya--" (Gartia)
"kumohon kak, biarkan aku membantu" (Irene)
melihat tekad Irene saat ini, Gartia tersenyum bangga. dia pun menerima bantuan Irene.
"baiklah! bantulah aku!" (Gartia)
__ADS_1
"hm!" (Irene)
...TO BE CONTINUED...