INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 58. Menyelamatkan Tuan Putri II


__ADS_3

*Di sisi lain, tempat Gartia dan Satan


Gartia dan Satan di bawa menuju suatu ruangan tempat Raja berada.


setelah sampai di ruangan itu, Ada Raja Arthur Lionheart dengan komandan Batalyon di sisinya.


"Silahkan duduk" ucap Raja Arthur


"aku tidak akan sungkan" ucap Gartia duduk


"apa teman mu tidak duduk..? mengapa hanya dirimu yang duduk?" tanya Raja


"Dia hanya lah seorang pelayan"


'Pelayan? yang artinya dia adalah tuannya? atau jangan jangan..'


"baiklah, apa yang ingin kau bicarakan?" ucap Raja


"Saat ini kerajaan Camelot sedang bertempur dengan Kekaisaran Uruk, aku di sini untuk bertukar informasi"


"Bertukar ya.. apa yang ingin di tukar..?"


"Uang"


"uang? berapa banyak?"


"hm.. aku memiliki beberapa informasi, bagaimana jika 1 informasi di bayar dengan 5.000 koin emas?"


"5.000! KAU INGIN MEMERAS KAMI!" ucap komandan Batalyon


"Tidak tidak, ini adalah nilai yang setimpal, kalian ingin korban terus berjatuhan atau.. ingin menang dan merdeka?"


"baiklah setuju!" ucap Raja


"bagus, kalau begitu ingin mendengar sekarang?"


"iya"


"baiklah, sebelum aku ke pergi ke kerajaan ini, aku terlebih dahulu pergi ke Kekaisaran Uruk untuk mencari informasi. Tentunya dengan cara menyogok para bangsawan yang berada di sana.


karena sang putri kekaisaran di sandera di kerajaan Camelot, kekaisaran saat ini kacau balau, mereka bahkan merencanakan untuk perang berskala besar untuk menyerang kerajaan jika putri tidak diserahkan"


"perang berskala besar?"


"benar, itu adalah informasi pertama ku, bayar lah 5.000 koin emas"


"baiklah, Komandan, ambilkan uang nya"


"Tapi Raja.."


"sudah lah"


"baiklah"


komandan Batalyon pun pergi mengambilkan uang nya.


*5 menit kemudian


komandan Batalyon pun kembali dengan membawa 5.000 koin emas dan dia memberikannya kepada Gartia.


"ini 5.000 koin emas, apa ada informasi lagi..?"


"ada, mau mendengarkan nya lagi?"


"iya"


"kalau begitu informasi kali ini adalah, bahwa kekaisaran sedang menugaskan seorang yang sangat kuat untuk pergi menyelamatkan sang putri, aku percaya dia lebih kuat dari pelayan nya."


"Pelayan nya? sekuat apakah dia?"


"kau tahu Ranah Cultivator yang berada di atas Ranah Dunia?"


"APA! APAKAH BENAR BENAR ADA RANAH YANG BERADA DI ATAS DUNIA!!" ucap komandan Batalyon


"tenang lah komandan"


"maaf kan saya"


"apakah benar benar ada ranah yang di atas Dunia?" ucap Raja


"benar, bukan kah penyihir mu itu tahu?"


"Merlin, apakah kau benar benar tahu?"


"ya, Raja, saya menyembunyikan nya dari anda karena tidak ingin membuat keseimbangan dunia runtuh"


"yang artinya orang yang datang itu..?"


"benar, dia adalah orang yang datang untuk menyelamatkan sang putri"


"bisakah kau memberitahu kapan dia datang..?"


"tidak, kau harus membayar dua kali bukan?"


"baik! akan ku bayar 20.000 koin emas"

__ADS_1


"benarkah?"


"benar, tapi kau harus memberitahu secara akurat, apakah kau tahu dia?"


"aku mengetahuinya kapan dia akan datang, bisakah anda siap kan uang nya?"


"baiklah, komandan, bawakan itu"


"baik Raja ku"


komandan batalyon pun membawa suatu kotak yang isinya adalah 50.000 koin emas.


"baiklah, akan ku beritahu"


"tolong"


"dia sudah ada di sini.."


"apa..? di sini..?"


"ya"


tiba tiba saja ada ledakan besar dari arah barat kerajaan.


*Booooum


*!!


seketika seluruh yang ada di ruangan pun terkejut.


"PERINTAHKAN SELURUH PASUKAN UNTUK MENJAGA SELURU DAERAH KERAJAAN!!"


semua pasukan segera bergegas melaksanakan perintah Raja.


di ruangan hanya ada Satan, Gartia, Merlin, dan sang Raja.


"bisakah kau membantu? aku akan membayar mu mahal untuk ini"


"tidak terimakasih, aku akan pergi dulu"


"baiklah"


Gartia dan Satan pun pergi, mereka bergegas keluar istana untuk mengamankan diri.


"ha ha ha, untung saja tidak ketauan" ucap Gartia


"Kerja bagus"


"kita harus segera bertemu dengan Edzard"


"baik, tunjukkan jalannya"


Satan dan Gartia pun pergi menuju tempat ku berada.


Tidak lama dari itu kami pun saling bertemu.


"apa kalian baik baik saja?" ucap ku kepada mereka


"aku baik, bagaimana dengan mu?"


"aku sudah membawa tuan putri, Putri kenalan lah dengan mereka"


"Nama ku adalah Lithuania, senang bertemu dengan kalian"


"senang bertemu dengan tuan putri"


"anda baik baik saja? Rajaku?"


"aku tidak apa apa, Belpeghor telah membantu ku"


"baiklah"


"ngomong ngomong bagaimana rencana mu?"


"ah..."


*Beberapa saat yang lalu


"ini penjara atau kamar pribadi?"


"Raja! saya merasakan energi kehidupan dari dalam"


"diamlah, aku juga mengetahui nya"


"maaf kan saya RAJA"


"mari kita hancurkan ini"


aku mengulurkan tangan ku dan menyentil kan jari ku dengan sedikit energi Kegelapan.


*tuk


*Bruak


"lemah sekali"

__ADS_1


"sungguh terhormat bisa menyaksikan kekuatan Lord Of Darkness"


"bisakah kalian tidak menganggap ku sebagai tuhan? aku tidak ingin di sembah seperti para Dewa itu"


"maaf kan saya"


"lupakan itu, mari masuk"


"baik"


aku pun masuk ke dalam kamar itu.


*note: pintu nya itu besar sebesar 20 meter


di sana aku melihat sesuatu yang tidak seharusnya ku lihat.


"sialan! hanya untuk penjara bukan kah ini terlalu mewah?"


ya, aku melihat bahwa di dalam ruangan itu berisikan tempat tidur mewah, lemari baju, meja rias, serta peralatan rumah lainnya.


bahkan aku melihat bahwa makanan nya saja daging.


"aku kesal, mengapa aku sangat miskin.."


"tuan, itu adalah sang putri"


"hm? apakah kau adalah sang putri?"


"si-siapa kau, apakah aku akan di bunuh?"


"tenang lah putri, aku di sini untuk menyelamatkan mu"


"menyelamatkan ku? apakah kau orang suruhan ayah?"


"benar, segera kita pergi!"


"tunggu, aku ingin mandi dulu"


"eh?"


"tunggu sebentar"


dia pun pergi ke kamar mandi.


"lama.."


"apakah ada yang perlu saya lakukan"


"berjaga lah di sekitar"


"baik tuan ku"


Belpeghor pun keluar dan berjaga.


*10 menit kemudian


"maaf membuat mu menunggu lama"


tuan putri keluar dari kamarnya dengan pakaian yang cantik dan anggun.


"hah, kita ini mau kabur, bukannya mau berkencan" ucap ku dengan kekecewaan


"maaf kan aku"


"baiklah, kalau begitu mari pergi, Belpeghor, kau pergilah"


"baik tuan!"


lalu aku berlari bersama tuan putri dengan cepat meninggalkan penjara bawah tanah itu.


dan tidak lupa untuk meledakkan suatu tempat yang tidak ada orang.


......


ini adalah api tingkat paling rendah dari yang aslinya.


aku meledak kan suatu tempat kosong sebagai tanda bahwa tugas ku selesai.


saat saat meledak nya itu pas sekali saat Gartia membicarakan ku.


jadinya Gartia bisa keluar tanpa harus di curigai.


......


*di waktu sekarang


"ini keberuntungan bukan?" ucap ku


"ayo, tidak usah banyak omong, langsung kita pergi ke Kekaisaran"


"ya ayo"


kami pun berteleportasi menuju kekaisaran Uruk.


...TO BE CONTINUED...

__ADS_1


__ADS_2