INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 11. Surat Dari Lucia


__ADS_3

setelah melakukan hari hari santai selama beberapa hari, Guren kembali melakukan latihan untuk memperdalam jurus MONARCH OF DARKNESS.


dia mempelajari jurus itu siang dan malam. namun, di tengah tengah pelatihan nya, dia di ganggu oleh Rasca.


Rasca, dia berniat mengajak Guren jalan jalan dan berkeliling Negara Pusat Dunia.


"apa? bukankah kau sudah jalan jalan tadi?" tanya Guren dengan heran


"ini adalah motor limited edition, aku ingin ngedrift" ucap Rasca


"aku tidak menanyakan hal itu" ucap Guren dengan sedikit kesal


dengan sangat terpaksa, akhirnya dia mengikuti kemauan saudaranya itu.


*BRVOOOM


dengan kecepatan motornya yang sangat tinggi, dia pun sudah memancing petugas keamanan Negara.


"hey hey, kau sudah memancing petugas keamanan kota, apakah kau ingin di penjara?" ucap Guren kepada Rasca


"santai, mereka hanya perlu tahu kita siapa" ucap Rasca


setelah beberapa jam duduk di motor, Guren merasakan bokong nya keram.


"bagaimana kita kembali kerumah?" ucap Guren kepada Rasca


"oukey" ucap Rasca menyetujui nya


kemudian, kita pun kembali ke kediaman keluarga Rendra.


sesampainya di sana, Guren pun memasuki ruangan pribadi ayahnya.


"ayah, kata Addison akan ada Monster tingkat Catashtrop yang akan menyerang Negara Pusat Dunia" -Guren


"Addison? sang kehidupan mu sebelumnya? apakah itu valid?" - ayah Guren


"Addison bisa di percaya, menurut dia jika sang Catashtrop muncul. maka seluruh umat manusia dalam bahaya" -Guren


"kenapa? kita sudah mempunyai 6 orang Hunter peringkat SS, tidak kau di hitung 3 kali lebih kuat dari peringkat SS bukan?" -ayah Guren


"ya.. namun Addison mengatakan jika 5 Hunter peringkat SS saja sudah kesulitan melawan monster tingkat Great Disaster" -Guren


"Great Disaster?" -ayah Guren


"monster yang berada di atas tingkat Disaster dan di bawah tingkat Catashtrop" -Guren


"aku pun sudah tahu. jadi begitu ya, lalu apa yang kau lakukan?" -ayah Guren


"aku ingin ayah melakukan menanggulangan, menurut Addison karena 5 Hunter peringkat SS berada di sini, maka sang Catashtrop itu muncul di sini, saat Gate nya muncul ayah harus melakukan kerjasama dengan seluruh dunia" -Guren


"ini hal yang berat" -ayah Guren


"memang iya, jika tidak semuanya akan mati dan aku belom tahu letak dari Gate nya karena itu belom muncul" -Guren


"kapan waktu itu akan keluar?" -ayah Guren


"tidak sampai 1 tahun, aku memperkirakan munculnya 9 bulan ke depan, jadi aku menahan identitas ku selama 7 bulan" -Guren


"kalau begitu aku menyerahkan awalannya pada mu" -ayah Guren

__ADS_1


"baiklah" -Guren


saat Guren ingin berbalik keluar, dia pun teringat sesuatu.


"oh iya ayah" -Guren


"ada apa? apa kau ingin sesuatu?" -ayah Guren


"aku ingin keluar negeri buat sesuatu urusan" -Guren


"kau bukan anak kecil lagi, kau Hunter peringkat SS, jadi lakukan sesuka mu" -ayah Guren


"baiklah" -Guren


Guren dan ayahnya pun akan segera mengakhiri percakapan ini. namun ada sesuatu yang dilupakan oleh Guren.


"hm? kau masih di sini?" -ayah


"aku Hunter tanpa guild dan tidak berpenghasilan, jadinya aku meminta ongkos" -Guren


"anak ini, masih seperti dulu" -ayah Guren


"ayah kau terlihat menyedihkan" -Guren


"diam kau, ini ada uang 500 juta, pakai untuk keperluan mu" -ayah Guren


"terimakasih kasih ayah" -Guren


lalu setelah itu Guren langsung pergi dan membereskan baju nya untuk pergi ke rumah Minnie.


dia akan langsung berniat pergi ke negara Minnie tinggal, karena ada urusan yang menyangkut pautkan tentang Lucia.


"halo Minnie?" -Guren


"santai, aku sedang dalam membeli tiket pesawat" -Guren


"apa? pesawat memakan waktu 1 hari lebih" -Minnie


"kan masih ada beberapa hari?" -Guren


"kau naiklah transportasi yang lebih cepat!!" -Minnie


"aku akan naik pesawat" -Guren


"baiklah terserah kau" -Minnie


"di tutup? apa dia marah?" -Guren


setelah itu Guren pun menaiki pesawat dan berangkat. sesuai perkiraan dirinya, naik pesawat akan memakan waktu 1 hari lebih.


Guren pun memutuskan untuk menelfon Minnie.


"halo minnie?" -Guren


"kau sudah sampai?" -Minnie


"ya, jemput aku di bandara" -Guren


"tunggu aku 1 jam" -Minnie

__ADS_1


"bukan kah itu lama?" -Guren


"ku jemput atau tidak?" -Minnie


"jemput!" -Guren


2 jam setelah Minnie mengatakan akan menjemput Guren, Minnie datang dengan mobil mewah nya.


"kata mu 1 jam? ini 2 jam!" tanya Guren kepada nya


"jangan mengeluh, masuk ke dalam!" ucap Minnie


"mobil ini bagus, kau hanya peringkat D, tapi bisa membeli yang seperti ini?" ucap Guren


"diam, kita akan sampai di rumah dan membicarakan tentang Lucia" -Minnie


"....." Guren terdiam dan tak bisa berkata


sesampainya di rumah Minnie, dia menjelaskan apa yang terjadi.


"Lucia, dia mengirimkan amplop, di situ ada undangan dan surat, yang mana yang ingin kau baca dulu?" -Minnie


"surat" -Guren


''bacalah" -Minnie


[Sahabat ku Minnie, keluarga ku memaksa ku menikahi ku dengan seorang pria kaya di Negara Pusat Dunia. Aku tidak mencintainya, aku hanya mencintai Guren, andai saja ada Guren, aku akan memilihnya sebagai suamiku nanti. mohon datang ke pernikahan ku Minnie


^^^dari Lucia Nizra]^^^


"berarti.. yang berada di undangan itu.. adalah.." -Guren


"ya.. ini adalah undangan pernikahan" - Minnie


"bagaimana.. bisa begini!! apa yang terjadi" ucap Guren yang tidak menerima kenyataan


"saat itu Lucia menolak mu untuk melindungi mu dari Razen, dan kau malah menembak Lucia. saat ini Razen adalah orang terkaya di kota ini" -Minnie


"jadi begitu.. Minnie, kau memanggilku buru buru pasti ada alasan bukan?" -Guren


"kau sangat pintar, aku ingin membawa mu untuk melawan Lucia.. tapi pengantin pria nya adalah seorang keluarga dari Negara Pusat Dunia, walaupun dia adalah kasta rendah. tapi bagi negara luar, walaupun itu kasta rendah pun bisa menjadi sesuatu bangsawan tertinggi" -Minnie


"Minnie, asalkan ada undangan kita bisa masuk bukan?" -Guren


"benar, apa yang kau pikirkan" -Minnie


"aku mempunyai ide! kapan akan terjadi pernikahan nya?" -Guren


"3 hari lagi" -Minnie


"kita besok berangkat dan kau tidak perlu memikirkan apa pun, aku memiliki ide" -Guren


"aku menyerahkan nya pada mu" -Minnie


"kalau begitu kita membeli pakaian untuk di pakai dulu" -Guren


"kemana kita?" -Minnie


"kita berbelanja!!" -Guren

__ADS_1


lalu perbelanjaan kita akan dimulai.


...TO BE CONTINUED...


__ADS_2