
...5 Tahun kemudian...
"haahh, sekarang sudah 5 tahun dari kita memasuki reruntuhan, sekarang kita akan keluar?" ucap Garou yang sudah remaja.
Garou kini telah memasuki tahap tinggi tingkat 2 dan dia berumur 18 tahun.
"Garou, master kita belum keluar, sebaiknya kita lebih menunggu saja bukan?" ucap Dagruel yang sudah remaja
Dagruel kini sudah memasuki tahap tinggi tingkat 1, dia berumur 19 tahun.
"benar! jika kau tidak sabar keluarlah!!" ucap Irene yang sudah remaja
dia kini telah memasuki tahap tinggi tingkat 2, dia sekarang berumur 19 tahun.
walaupun dia datang bersama Dagruel, tapi dia memiliki bakat lebih tinggi darinya.
Irene juga mengetahui cara cara menjadi penyihir hebat dari Abaddon.
tidak masalah jika sesama penyihir akan saling membantu.
"apa? aku tidak mengeluh sama sekali! kau saja yang berpikir negatif!" ucap Garou dengan sedikit marah
"baiklah baiklah, seharusnya kita di sini harus berlatih" ucap Irene
"benar, kita tidak bisa mengecewakan master" ucap Dagruel
"itu kau saja, Dagruel. aku dan Irene sudah di tingkat 2, sedangkan kau 1, jadi berlatih lah lebih giat" ucap Garou sedikit mengejek
"kau mencari masalah dengan ku, Garou? akan ku hancurkan dirimu itu!" ucap Dagruel
"hah!? sini kalau mau!" ucap Garou dengan menantang Dagruel
tiba tiba saja, datang lah sesosok wanita cantik yang anggun, siapa lagi kalau bukan Gartia.
"kalian berdua, hentikan kebiasaan buruk kalian" ucap Gartia
suaranya bagaikan angin malam yang berhembus pelan.
kecantikan nya bagaikan sinar bulan yang ditemani oleh bintang bintang.
"kakak Gartia? kau sudah selesai melakukan Kultivasi?" tanya Garou
"iya, sekarang aku berada di Ranah Demi-God tingkat 2" ucap Gartia
"kakak Gartia! selamat kalau begitu!" ucap Garou
"kakak Gartia, master kapan akan selesai?" tanya Irene
"aku tidak tahu, mungkin hari ini, karena ini sudah pas 5 tahun" ucap Gartia
para murid pun hanya mengangguk kan kepalanya dengan keyakinan bahwa masternya akan keluar.
*Di dalam ruangan bawah tanah
aku yang sedang melakukan fokus untuk menyempurnakan pil abadi tertinggi dan sekarang sudah selesai menyempurnakan nya.
*Shriing
aku membuka kedua mataku.
dengan kekuatan ku yang bertambah kuat, hanya dengan membuka mata ku, aku menghembuskan angin yang sangat kencang.
"ahhg, sekarang sudah 5 tahun? ini tidak terasa bukan?" ucap ku
"hm..? apakah anak anak ada di atas? kalau begitu aku akan menyusul---"
__ADS_1
sebelum menyelesaikan kata kata ku, tiba tiba saja ada sebuah cincin di tangan ku.
"lho? aku tidak pernah terbangun selama 5 tahun kok ada cincin ini ya?" ucap ku dengan heran
cincin itu bukanlah cincin biasa, itu bukan lah cincin penambahan kekuatan atau pun artefak pelindung....
*!!!!!
"uhggg!!! apa ini ahhgg!!!" aku merasakan kesakitan
aku pun menyadari bahwa cincin itu adalah..
cincin penyegel kekuatan..
"ahggg!!!"
kekuatan ku di segel secara paksa, tentunya aku akan sedikit kesakitan.
jika tidak ingin kesakitan begini, aku harus merelakan kekuatan ku tersegel
"huhhhh"
benar saja.. saat aku merelakan itu, kekuatan ku tersegel secara paksa..
"siapa yang mengatur ini? sial" ucap ku dengan sangat kesal
kekuatan ku seharusnya bertambah kuat, namun karena cincin ini malah kekuatan ku melemah.
tidak hanya ada satu cincin, di jari ku ada 2 cincin yang terletak di jari telunjuk dan jempol tangan kanan ku.
"semenjak aku ke planet bumi, aku menyegel kekuatan ku yang tadinya 100% menjadi 10%.
dan sekarang setelah menyempurnakan Pil abadi tertinggi, kekuatan sejati ku menjadi 120% dan aku menyegelnya sendiri menjadi 12%.
sekarang karena 2 cincin ini kekuatan ku menjadi 8%! kekuatan ku yang sekarang bahkan hanya setara seorang GOD!?!?" ucap ku dengan kesal
"Selamat Raja ku, anda telah menyelesaikan Pil abadi tertinggi" ucap Satan
"Satan kan? terimakasih.." ucap ku kepadanya
"ada apa? Raja ku? anda terlihat sangat kecewa?" tanya Beelzebub
aku pun menunjukkan jari ku yang ada cincin nya untuk menanyakan kepada mereka.
"kalian tahu cincin ini?" ucap ku bertanya kepada mereka
*!!!
mereka pun sedikit terkejut
"ada apa?" ucap ku kepada mereka
"Raja ku, cincin itu adalah cincin penyegel kekuatan, siapapun yang memakai cincin itu maka kekuatanya akan tersegel" ucap Satan
"begitu ya.. lalu apa kegunaan cincin ini?" tanya ku kepada mereka
"cincin ini hanya ada 1 di seluruh Seantero semesta, cincin ini berfungsi untuk menyesuaikan kekuatan anda di dunia ini" ucap Satan
"begitu ya.. tidak heran kekuatan ku melemah dari sebelumnya" ucap ku kepadanya
"Raja ku, bukan hanya kekuatan anda yang melemah, tapi kami pun melemah" ucap Abaddon
"apa!? kekuatan kalian ikut melemah?" ucap ku dengan terkejut
"benar, kekuatan kami kekuatan anda juga, jika anda bertambah kuat maka kami juga akan bertambah kuat. jika anda melemah maka kami juga akan melemah, jika kekuatan anda di segel maka kekuatan kami juga akan di segel" ucap Beelzebub
__ADS_1
"mengapa bisa seperti itu? apakah itu akan berbahaya bagi para Perintah Tuhan yang ada di luar?" ucap ku kepadanya
"kita satu jiwa yang terikat kepada Lord Of Darkness, jika ada yang memerlukan bantuan, kami langsung menuju kesana tanpa mengatakan apapun" ucap Satan
"syukur lah.. ngomong ngomong Satan, kau ini sekarang sekuat apa?" tanya ku kepada nya
"walaupun melemah, aku masih sekuat mahkluk abadi, setara dengan Cultivator tahap
improvement" ucap Satan
'bukan kah itu masih sangat kuat?' ucap ku dengan heran
"baiklah, kalau begitu mari kita keluar dari ruangan bawah ini" ucap ku kepada mereka
"Baik Raja"
kami pun langsung pergi dari ruangan bawah ini untuk ke ruangan atas.
*sesampainya di ruangan atas
sesampainya di atas, kami lang bertemu dengan Gartia dan 3 murid ku.
"Lama tidak bertemu ya, kalian semua!" ucap ku kepada mereka
3 murid ku yang melihat ku langsung menghampiri ku dan menanyakan bagaimana kabar diriku.
begitu pun juga aku, aku menanyakan bagaimana perkembangan mereka satu per satu.
"kalian luar biasa, dalam 5 tahun bisa mencapai tahap tinggi" ucap ku dengan bangga
"benar master, kami di ajarkan dengan penuh semangat oleh bawahan master" ucap Garou
kami mengobrol bersama setelah 5 tahun tidak berbicara.
saat kami sedang mengobrol, aku melihat Gartia yang sedang duduk melihat kami, tampaknya dia menunggu ku untuk menghampiri nya.
"uh kalian, kalian bisa berbicara dengan Satan dan yang lainnya, aku ingin menghampiri Gartia dahulu." ucap ku kepada mereka
"baik master"
setelah itu, aku pun menghampiri Gartia yang sedang terduduk melihat kami.
"lama tidak bertemu Gartia, apa yang kau lakukan?" tanya ku kepadanya
"lama tidak bertemu Edzard, aku sedang menatap mu dengan suatu jurus penambahan kecantikan ku. bagaimana? kau tersipu bukan melihat ku?" ucap Gartia
"....baiklah, kita akan langsung pergi" ucap ku memutar balikkan badan
"Hey sialan! tunggu! kau belum menjawab aku!" ucap Gartia dengan kesal
"baiklah baiklah, kita harus menghirup aroma dunia luar terlebih dahulu" ucap ku kepadanya
"baiklah" ucap Gartia
kami semua pun menuju ke luar reruntuhan untuk menghirup udara segar.
selama 5 tahun kami mendekap di dalam reruntuhan dan sekarang baru keluar.
setelah kami keluar reruntuhan, sunggu sesuatu, aku sangat merindukan matahari yang menjelang pagi.
"AH, matahari pagi yang terbaik. kemana kita sekarang?" tanya ku kepada mereka
"setidaknya kita ke suatu kota bukan? selama belum menemukan Reruntuhan selanjutnya kita keliling dunia terlebih dahulu" ucap Gartia
"baiklah! kita ke kota terdekat!"
__ADS_1
...TO BE CONTINUED...