INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 98. keluar dari reruntuhan


__ADS_3

...8 Tahun kemudian...


sudah bertahun tahun setelah aku menyelesaikan Pil abadi tertinggi.


dan kini saat nya terbangun.


*SHRING


aku membuka kedua mata ku bersamaan dengan hembusan angin yang kencang


"Ah.. 8 tahun berlalu begitu saja, aku ingin tahu bagaimana keadaan di dunia luar" ucap ku dengan berusaha menggerakkan anggota tubuh ku


8 tahun tidak menggerakkan tubuh.. itu sangatlah kaku..


bahkan aku susah untuk berjalan.


'sial! aku sudah seperti kakek kakek tua..' ucap ku dengan sedikit kesal


saat mengingat ingat soal kakek kakek tua, aku tidak sengaja teringat dengan kakek tua yabg ada di dunia ku.


'ah.. bukankah kakek tua itu berasal dari dunia ini? apa kabarnya sekarang dia berada di planet nebula? apakah planet nebula sudah damai?' ucap ku bertanya tanya dalam hati


tidak lama kemudian, Satan dan Beelzebub datang menyambut diriku.


"Selamat kepada Raja!" ucap Satan sambil berlutut


"terimakasih untuk kalian berdua.. bagaimana keadaan di luar? apakah baik baik saja?" tanya ku kepada mereka berdua


"Rajaku, Gartia dan 3 murid mu mendapat kemajuan yang besar, terutama pada 3 murid anda. mereka telah mencapai tahap tinggi tingkat akhir, sedangkan Gartia berada masih berada di tahap Demi-God tingkat 5" ucap Satan menjelaskan secara detail


"aku sangat bersyukur atas peningkatan mereka, tetapi mengapa murid murid ku sangat lamban dalam peningkatan?" tanya ku kepada mereka


"mereka memerlukan jurus untuk mendorong tingkat mereka tersendiri" ucap Beelzebub


"baiklah kalau begitu, bagaimana dengan Gartia? mengapa dia hanya berada di pertengahan?"


"sama seperti ketiga murid anda, dia juga membutuhkan dorongan atau lebih tepatnya adalah pengalaman. anda terlalu mengandalkan diri anda, jadi pengalaman dari 3 murid anda dan Gartia tidak ada peningkatan. itu juga mempengaruhi pemahaman mereka dalam berkultivasi" ucap Satan


*!!


aku terkejut


perkataan Satan ada benar nya juga.. tidak, tetapi perkataan nya sangat benar.


selama ini Gartia hanya berkembang sedikit semenjak bersama aku. aku terlalu mengandalkan diriku untuk bertarung, yang artinya pengalaman dan pemahaman nya dalam bertarung sangat sedikit.


ini merupakan kelalaian ku..


'sialan, apa yang harus kulakukan.. akan sangat membosankan pertualangan tanpa pertarungan..' ucap ku berpikir dengan keras


saat sedang berpikir dengan keras.. aku teringat dengan suatu hal yang selama ini mengganjal pemikiran ku..


'tunggu!! Satan- tidak, seluruh The Commandments itu maniak pertarungan bukan? dan mereka tersegel selama jutaan tahun tanpa bertarung? hey hey hey hey, bagaimana cara mereka tidak bertarung sama sekali..?'

__ADS_1


"ehem! Satan!" ucap ku memanggilnya


"Saya di sini, Rajaku.." ucap nya


"bagaimana dirimu menahan hasrat bertarung saat kalian The Commandments di segel selama jutaan tahun lamanya? apakah ada penangkal hasrat bertarung?" tanya ku kepadanya


'jika memang ada yang seperti itu, aku merelakan untuk tidak bertarung untuk sementara waktu demi Gartia dan murid murid ku.. bagaimana pun, di masa depan, pertarungan yang sangat mematikan akan segera di mulai.. tidak lama lagi..'


saat sedang bingung, Satan pun menjawab "Tidak ada Rajaku" ucap nya


*!!


aku sangat terkejut


"apa? lalu bagaimana caranya kalian menahannya?" ucap ku kepadanya dengan heran


"kami bertarung satu sama lain.. demi menaiki tahta pada peringkat commander, setelah menjalani puluhan juta pertarungan satu sama lain. aku tetap saja menjadi Grand Commander, di ikuti dengan Belial, Abaddon, dan seterusnya" ucap Satan


*...


aku terdiam seribu bahasa


'ITU SIH GILA..'


aku tidak menyangka The Commandments akan memakai cara itu, seharusnya aku tidak bertanya kepadanya.


"bagaimana pun, aku harus berkorban untuk mereka" ucap ku dengan penuh percaya diri


sesampainya di tempat mereka, aku terkejut dengan penampilan mereka semua.


"Waw! apakah kalian sudah merayakan ajang kedewasaan kalian? Garou? Irene? Dagruel?" ucap ku kepada mereka


Irene, setelah tidak melihat nya selama 8 tahun. kini dia menjadi sosok seorang gadis dewasa dengan Dad- maksud ku dengan penampilan yang luar biasa..


Dagruel, dia mengalami banyak perubahan terutama pada tubuhnya, dia menjadi lebih besar dari sebelumnya. walaupun terlihat wajar, tetapi itu sangat mencolok di kota kota, kekuatannya meningkat pesat.


Garou, dia menjadi seseorang yang bertubuh kekar dengan rambut yang berwarna perak lurus, penampilan yang tampan untuk seseorang dewasa. matanya yang tajam sudah seperti seseorang rubah yang, dia licik, tidak tahu dapat dari mana kelicikannya itu.


'mereka sudah berubah..' ucap ku dengan bangga


"kalian semua baik?" aku menyapa mereka


"kami baik guru, kami telah meningkat selama 8 tahun ini!" ucap Garou dengan bangga


'meningkat? cuma beberapa tingkat naik kau bilang meningkat?' ucap ku dengan bingung


"benar! master harus nya memuji ku" ucap Irene


"bukan hanya kau saja yang meningkat, Irene" ucap Dagruel


mereka sangat bangga akan peningkatan mereka, tetapi yang mencolok di sini adalah..


"hay~ kau sudah keluar" ucap seorang wanita yang mendatangi ku

__ADS_1


"kuhk, apa apaan penampilan mu? Gartia?" ucap ku dengan heran


"haha, aku hanya ingin membuat mu terkejut, bagaimana? kau harus memuji ku karena aku mengalami peningkatan" ucap Gartia


dengan heran aku mengatakan "memang benar.. tapi mengapa aura pesona mu sangat lah padat dan kencang?"


aku penasaran mengapa aura pesona nya bisa seperti itu karena "hehe, aku telah mempelajari jurus itu sampai tahap akhir" ucap nya dengan percaya diri


*!!


aku terkejut menjadi batu


ku kira dia menghabiskan 8 tahun nya untuk berlatih dan menaikkan tingkatannya.


aura di sini puluhan kali lebih kuat di dunia fana ini, ku kira ada kemacetan karena kekurangan pengalaman dan pemahaman di dalam pertarungan.


tidak disangka sangka dia melakukan hal hal yang sangat tidak masuk akal, terlebih lagi kenapa dia hanya menyempurnakan jurus itu..?


"Gartia, lakukan lah hal yang sedikit bermanfaat untuk dirimu" ucap ku dengan menggeleng gelengkan kepala ku


"benar, kau memang harus tahu hal ini.." ucap nya mengganti pakaian nya dalam sekejap


*!!?


"apa itu?"


"Di daratan Gracia, orang orang akan tertarik dengan wanita cantik dan pria tampan, tentu saja jika ada wanita kuat dengan penampilan yang seksi dan mempesona akan membuat mu sanga di idamkan oleh seorang pria. ini adalah rencana untuk kita bisa mengacau nanti di sana, Edzard kau harus tahu tentang hal hal mendasar ini" ucap nya menjelaskan secara detail


"apakah begitu?" tanya ku dengan polosnya


"memang begitu.." ucap nya dengan lantang


'hm.. kalau begitu, aku yang mengirim Kisaragi sebagai pembocoran informasi maka akan sangat tepat, dikarenakan Kisaragi adalah wanita cantik yang sangat mempesona' ucap ku dalam hati


"baiklah, kita tidak bisa berlama lama di sini, ayo kita keluar" ucap ku kepada mereka


mereka menganggukkan kepala mereka.


kita pun segera keluar dari reruntuhan.


tidak memakan waktu yang lama, akhirnya kita berhasil keluar dari reruntuhan.


"master, kemana kita akan pergi selanjutnya?" tanya Irene


"kita akan pergi ke kota terdekat, Satan! apakah ada kota terdekat di sekitar sini?" tanya ku kepadanya


"kota terdekat adalah kota para penyihir, dalam 2 hari anda akan sampai di sana." ucap Satan


"baiklah kalau begitu, semuanya, mari kita berangkat!!"


"YA!"


...TO BE CONTINUED...

__ADS_1


__ADS_2