INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 115. Perjalanan Abaddon (Perang Holocaust 5)


__ADS_3

perang besar melawan Undead kini telah mencapai puncak akhir pertempuran. pihak manusia memiliki peluang terbesar dalam pertempuran ini.


Divisi Utara, Timur, dan Barat. semuanya telah diselesaikan oleh pasukan pasukan dari divisi masing masing.


tentunya masing masing divisi telah dibantu oleh Abaddon. dia berkeliling dari divisi Barat ke Utara, dan dari Utara ke timur.


kini, dia sekarang sedang menuju ke tempat divisi bagian selatan. Divisi yang dipimpin langsung oleh Sweet.


...*Garda terdepan divisi Selatan...


"Bangkitlah!!!" ucap Sweet


berbeda dengan divisi divisi sebelumnya yang memiliki banyak pasukan Revolusioner. pasukan divisi yang dipimpin oleh Sweet tidaklah memiliki anggota satupun.


*KREAAAK KRAAAK KREEEK


seluruh Undead keluar dari tanah


banyak pasukan Undead yang menjadi pasukan pribadi milik Sweet, dia menjadikan monster apapun yang sudah mati untuk tunduk kepada nya.


"SERANG!!!"


Sweet memiliki IQ 220, dia bisa dengan mudah memikirkan solusi terbaik dari jalannya alur pertempuran.


dia jugalah ahli strategi, karena IQ nya yang sangat tinggi. dia dinobatkan menjadi salah satu dari Four Great Power di pasukan Revolusioner.


sedari awal, takdir yang dimiliki oleh Sweet tidak lah bisa ditebak oleh siapapun. bisa dibilang, dia itu dari awal dirinya lahir sudah aneh.


tidak diketahui siapa orang tuanya, tidak diketahui siapa yang merawatnya dari bayi hingga besar.


Sweet tinggal sendiri di sebuah desa kecil. di sebuah rumah kecil.


walaupun tinggal sendiri di rumah, tetapi seluruh tetangga Sweet sangatlah baik kepadanya. seluruh warga desa lah yang merawat Sweet hingga dia beranjak remaja.


suatu saat di umurnya yang 13 tahun, dia menyadari bahwa dia sedang bermain di sebuah hutan dengan kelinci.


"hey kemari kemari" ucap Sweet yang sedang mengejar kelinci


kelinci adalah teman terbaiknya dalam hidup nya, dia sangat menyayangi kelinci lebih dari apapun.


lalu.. pada suatu hari.. ajal kelinci itu pun tiba..


kelinci peliharaan milik Sweet mati karena suatu penyakit. dia sangat sedih akan hal itu, namun seluruh warga menenangkan nya.


seluruh warga pun membantu Sweet untuk menguburkan mayat kelincinya.


Sweet yang masih tidak bisa menerima kematian kelincinya pun terus menerus menangis di depan kuburan kelincinya.


seluruh warga desa juga sudah pergi satu persatu dari tempat kuburan kelincinya Sweet.


"HUU HUU.. HIKS HIKS.. KENAPA KAU MENINGGALKAN KU.." ucap Sweet dengan rasa sedih yang menimpanya


tiba tiba saja..


*KREAAK


sebuah tengkorak kelinci keluar dari dalam kuburan.


"eh..! apa itu!" ucap Sweet dengan terkejut


dengan rasa terkejut, Sweet pun tersadar sesuatu tentang salah satu buku yang dia baca. buku yang dia dapatkan entah dari siapa. The blessing of darkness, itulah buku yang di baca oleh Sweet.


dia pun menyadari, bahwa dirinya itu adalah salah satu dari sedikit orang yang menerima berkah dari sang kegelapan.


mulai dari situ, dia mempelajari lebih dalam tentang buku the blessing of darkness. tanpa henti dia membaca buku itu.

__ADS_1


dia mencari siapa sang kegelapan, bagaimana agar terikat dengannya, dan cara untuk berinteraksi dengan dirinya.


...setelah beberapa hari...


"jadi.. kau memutuskan untuk pergi berkelana?" tanya seseorang di di desa


"iya.. aku ingin mencari siapa sebenarnya jati diriku ini" ucap Sweet


dia dan para warga berbicara satu sama lain dalam waktu yang cukup lama. akhirnya setelah beberapa jam, seluruh warga pun mengizinkan Sweet untuk pergi.


"baiklah baiklah.. lagipula desa ini tidak akan bertahan lama lagi, jika kau ingin pergi. maka kami akan selalu mendukung mu, Sweet."


mendengar kata kata itu, Sweet pun menjadi sangat bersemangat.


"baiklah! aku akan pergi!"


Sweet pun pergi dari desa.


dia berkelana berkeliling desa, kota, negara.


2 tahun berlalu, usahanya dalam mencari jati dirinya akhirnya selesai.


sekarang dia bisa mengerti cara kerja kekuatannya itu. dia pun juga sudah membentuk banyak pasukan mayat hidup dari seluruh pengalaman nya.


sekitar 50.000 lebih pasukan Undead yang menuruti perintahnya. kini, tujuan nya untuk mencari jati dirinya sudah tercapai.


tujuan berkelana nya selain untuk mencari jati dirinya, dia juga ingin mencari seseorang yang terikat dengan kegelapan.


sayang nya, bahkan di seluruh Britania, tidak ada satupun orang yang terikat dalam kegelapan. Sweet hanya melihat aura putih (baik) dan merah (jahat).


sedangkan Sweet sendiri adalah.. hitam.


Sweet juga mampu menyimpan seluruh pasukan nya ke dalam sebuah dimensi kegelapan yang bisa diciptakan nya.


muatan di dalam dimensi buatannya itu memiliki batasan, hanya 50.000 yang bisa masuk ke dalam dimensi itu.


dia masih ingat dengan jelas.. bahwa desanya berada di tempat dia berdiri..


"aku ingat.. desa nya ada di sini.. tapi kenapa..? cuman ada tengkorak manusia yang ada di sini..?" ucap Sweet


dia juga mendengarkan kabar dari orang orang, bahwa sebuah desa terpencil akan dimusnahkan beberapa bulan yang lalu.


dan hasilnya adalah ini.. desa yang dulu ditinggali oleh Sweet.


dia pun marah.. sangat sangat marah.


bahkan dia berniat untuk balas dendam, namun dia pun segera mendinginkan kepalanya.


"membalaskan dendam maka akan ada semakin banyak korban.. apa yang harus kulakukan?"


Sweet bertanya tanya akan dirinya sendiri.


di tengah tengah kebingungannya, dia teringat dengan buku the blessing of darkness.


"mungkin.. lebih baik aku berkelana untuk mencari orang yang memiliki takdir yang sama seperti ku" ucap Sweet


di dalam buku the blessing of darkness. tertera di salah satu paragraf yaitu:


..."*siapapun.. jika seseorang yang terikat dengan Kegelapan saling bertemu, maka keduanya akan menjadi saksi bagi bangkit nya...


...Sang penguasa absolute*"...


itu lah yang tertera di dalam buku the blessing of darkness. lalu, Sweet pun memutuskan untuk pergi melanjutkan perjalanan nya.


dan.. waktu yang dia tunggu tunggu.. telah datang menghampiri nya sendiri..

__ADS_1


saat dia pertama kali melihat Abaddon yang sedang berpidato di depan seluruh warga di desa utama.


aura yang Abaddon pancarkan itu.. membuat Sweet sangat kagum.


"haaa... sungguh aura kegelapan yang sangat murni.. dia lah yang aku tunggu tunggu.." ucap Sweet dengan sangat terpesona


mulai dari situ, dia pun memutuskan untuk mengikuti Abaddon kemana pun dia pergi. entah ke neraka atau pun dunia lain.


...*Garda terdepan divisi Selatan...


Sweet, sebagai pemimpin para Undead yang dia ciptakan, bisa dengan mudah menghancurkan seluruh Undead pasukan musuh.


jumlah Undead yang dimilikinya itu 50.000.


jumlah Undead yang dimiliki musuh adalah 10.000 lebih.


sebuah perbedaan yang sangat besar, itulah yang membuat pasukan Sweet bisa menang tanpa memikirkan apapun.


Abaddon juga tidak perlu sampai ikut turun tangan di pertempuran divisi Selatan. namun, dia tetap turun ke Medan perang untuk memberikan sebuah instruksi baru kepada Sweet.


"Sweet.." ucap Abaddon menyapanya


"woah! pemimpin! apa yang anda lakukan disini..?" ucap Sweet yang sempat terkejut


"pasukan Undead mu sangat lah kuat, segera akhiri sekarang juga pertempuran ini. tarik kembali seluruh pasukan mu ke dalam ruang dimensi mu" ucap Abaddon


namun, Sweet hanya terdiam.


"ada apa..?" tanya Abaddon


"pemimpin, aku tidak pernah menceritakan bahwa aku dapat menciptakan sebuah dimensi untuk menyimpan para Undead" jawab Sweet


Abaddon pun terkejut.. dia lupa, seharusnya dia tidak lah mengatakan hal itu kepada Sweet.


Abaddon menjadi berkeringat dingin.


"lupakan, mungkin juga seluruh orang mengetahui nya" ucap Sweet


"?"


Abaddon sangat heran kepada Sweet.


'kau ini bodoh atau gimana?' ucap Abaddon dalam hatinya


"kalau begitu aku pergi dulu ya"


"sampai jumpa"


Abaddon pun pergi dari tempat Sweet.


Sweet hanya berpura pura bodoh di depan Abaddon, sebenarnya dia mengetahui bahwa Abaddon adalah salah satu yang terikat dengan kegelapan.


namun, dia lebih memilih diam dari pada menginjak harga diri Abaddon. dia percaya bahwa Abaddon akan membawanya ke tujuan sebenarnya yang dimiliki oleh Sweet.


yaitu adalah untuk menyaksikan bagaiman bangkit nya Sang penguasa absolute kegelapan


dengan begini, perang besar melawan Undead gelombang pertama pun diselesaikan dengan kemenangan telak milik pasukan Revolusioner.


...TO BE CONTINUED...


T/L: Penjelasan


......


adalah sebuah buku yang entah diberikan oleh siapa, buku yang menceritakan seluruh tentang kegelapan. dari segi apapun, kegelapan adalah inti dari cerita di dalam buku itu.

__ADS_1


Sweet membacanya saat berumur 5 tahun, awalnya dia hanya membaca nya sedikit dikarenakan kurang menarik, namun setelah menyaksikan kekuatan yang dijelaskan di dalam buku itu. dia sadar bahwa dia adalah salah satu orang yang menerima berkah dari sang kegelapan.


di akhir buku, tertera bahwa seseorang yang memiliki ikatan dengan kegelapan, harus menemukan seseorang yang terikat dengannya.


__ADS_2