
...*Di sebuah tempat yang berada di surga...
*TAK TAK TAK
seseorang kakek tua yang kurus sedang berjalan menuju suatu tempat. tidak diketahui dimana itu berada, namun yang berkumpul di sana adalah seseorang yang memiliki kedudukan tertinggi di Seantero Universe.
mereka adalah seorang Dewa. para Dewa jarang sekali berkumpul di satu tempat yang sama. namun, kali ini mereka berkumpul. apakah ada sesuatu yang terjadi di antara mereka.
*CREAAAK
kakek tua yang berjalan tadi sedang membuka sebuah pintu yang besar. di dalam ruangan itu, terdapat beberapa Dewa yang memiliki aura kuat dan sangat mematikan.
"hoho.. apakah kalian menunggu ku..?" tanya kakek tua itu
"lama sekali.. kau membuat kami menunggu, hey Zeus" ucap salah satu Dewa yang berada di sana
identitas asli kakek tua itu adalah Zeus, yang merupakan seorang Dewa Tertinggi. salah satu dari 3 bersaudara yang mematikan.
"Maaf." ucap Zeus
dia pun duduk di salah satu tempat kursi yang kosong.
kini, ada 4 Dewa tertinggi yang sedang duduk sejajar. dengan meja bundar yang berada di tengah, mereka pun memulai obrolannya.
"jadi, bisakah kita mulai perbincangan kali ini?"
Zeus pun memulai pembicaraan. semua pembicaraan di mulai dengan kemunculan seorang Lord Of Darkness. salah satu bencana paling mematikan.
"di salah satu planet yang kita ciptakan, planet bumi. di sana aku merasakan sebuah energi yang familiar, seharunya kalian merasakannya juga bukan? apa lagi kau yang pernah bertarung langsung dulu dengan salah satu dari mereka, Indra?" ucap Zeus kepada mereka
mereka yang mendengarkan kata kata Zeus pun terdiam tanpa bersuara sedikit pun.
"aku merasakannya, itu adalah aura dirinya, salah satu dari mereka yang jutaan tahun lalu menyerang Damaskus (alam Surgawi pertama) dan Maharajika (alam Surgawi kedua)." ucap Indra
Indra, dia adalah salah satu Dewa Tertinggi yang memiliki kehendak atas Petir, dia dikatakan sebagai dewa terkuat di surga. kekuatannya sebagai dewa tertinggi sangat lah kuat.
bahkan, hampir tidak ada seorang dewa yang dapat bersanding dengan Indra. kecuali mereka yang juga di juluki sebagai yang terkuat.
"apakah kau juga merasakannya? Anubis?" tanya Zeus
"sejujurnya saja, aku dapat merasakan jiwa jiwa yang terangkat kembali dari Hellheim, walaupun penguasa Hellheim adalah Hades, tetapi aku masihlah penghubung antara Surga dan Neraka." ucap Anubis
Anubis, dia adalah seorang Dewa Tertinggi yang dapat mengendalikan kehidupan dan kematian. kekuatannya sama mematikannya dengan Indra.
dia bisa menghukum siapa saja yang telah berbuat dosa kepada para Dewa, jika lawan dari Anubis memiliki dosa yang lebih banyak dari pada kebaikan, maka dia (Anubis) memiliki hak untuk mencabut nyawa lawannya tersebut.
"kau mengatakannya seperti itu, Anubis. berarti banyak Dewa Tertinggi lainnya yang mengetahui keberadaan mereka?" tanya Indra
"tidak, apakah kalian tahu mengapa aku membawa kalian kesini?" -Zeus
"bukan kah untuk membicarakannya?" -Anubis
__ADS_1
"tidak, aku memanggil kalian kesini itu, adalah karena hanya kitalah yang mengetahui keberadaan mereka" -Zeus
Indra dan Anubis sempat terkejut.
"apa..? bagaimana bisa hanya kita?" tanya Anubis dengan sangat heran
"tidak tahu, aku hanya menyimpulkan bahwa mereka dapat menyembunyikan kekuatan dan aura mereka dengan sangat baik dan hebat." -Zeus
"benarkah? bahkan seorang dewa saja sangat kesulitan untuk mengendalikan aura mereka sendiri." -Indra
"ya, walaupun aku tidak pernah turun langsung ke dunia fana, tetapi mendengar pengalaman dari dewa lainnya, mereka juga kesulitan mengatur energi mereka. jika energi seorang dewa dilepaskan secara liar di alam fana, maka banyak sekali mahkluk fana yang mati bukan?" -Anubis
"apakah perlu kita buat pasukan dan hancurkan mereka sekarang juga?" -Indra
"tidak bisa, 'mereka' pasti akan menentang hal ini. lagipula, kita juga tidak bisa langsung menyerang nya jika di alam fana. jika saja seorang dewa pergi kesana, maka kekuatan mereka akan di tekan oleh alam fana hingga titik terendah." -Zeus
"kalau begitu.. haruskah kita diam saja jika mereka bertambah kuat seiring nya waktu berjalan? aku tidak yakin kita akan bisa menghadapinya jika sudah 10.000 tahun kedepan" -Indra
setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Indra, Zeus dan Anubis pun terdiam sementara.
saat di tengah tengah keheningan, seekor burung gagak berbicara kepada mereka.
"Kweek, kalian adalah Dewa Tertinggi. untuk apa takut hanya karena seorang mahkluk mahkluk rendahan itu." ucap salah satu burung gagak, Hugin.
"Kwaak, benar, kalian sekarang ini seperti seorang pengecut. apakah kalian pantas mendapatkan julukan yang terkuat? atau julukan itu hanyalah sebuah candaan para Dewa" ucap salah satu burung gagak, Munin.
Zeus, Indra, dan Anubis, mereka sangat marah mendengar perkataan Hugin dan Munin.
lebih baik mereka merencanakan rencana masing masing tersendiri dari pada berbicara omong kosong seperti ini.
"benar.. untuk apa aku mengatakan omong kosong seperti ini? hey kakek tua?" ucap Indra kepada Zeus
"iya.. untuk seseorang yang mendapatkan julukan terkuat, sangat tidak pantas untuk melakukan hal yang seperti ini" ucap Zeus kembali duduk
mereka terdiam, para Dewa yang awalnya bekerjasama dan saling mendengarkan satu sama lain. kini telah menjadi seperti sebelumnya.
mereka, memiliki harga diri yang lebih tinggi dari nyawa mereka sendiri.
"mengapa kau tidak pergi? kakek?" ucap Indra kepada Zeus
"kau bisa keluar duluan, aku akan menunggu kalian para pemuda terlebih dahulu" -Zeus
"kau sudah tua, Zeus. sebaiknya kau saja yang keluar terlebih dahulu. karena jalan mu akan sangat lama bukan?" -Indra
Zeus dan Indra pun terdiam satu sama lain. untuk Anubis, dia lebih memilih untuk diam dari pada ikut campur dengan mereka berdua. kekuatanya masih beberapa di belakang mereka.
*BRAAAK
*BRUAAK
*ZRRRRTTTTT
__ADS_1
Zeus yang marah pun menghentakkan kakinya ke atas meja.
begitu juga dengan Indra, dia pun berniat melawan Zeus dengan pertarungan hidup dan mati.
keduanya sama sama dapat mengendalikan petir, walaupun Zeus bukan lah seorang Dewa Petir. tetapi senjata yang di buat oleh para Hecatonkere, merupakan senjata yang di buat dapat mengendalikan petir.
untuk Indra, dia memang lah seorang dewa yang dianugerahi kekuatan petir, dia memang lah alami seorang dewa petir.
"hoo.. bukankah itu adalah senjata petir yang di buat oleh beberapa tetes dari darah ku?" ucap Indra kepada Zeus
memang, senjata milik Zeus di buat dari tetesan darah Indra. itu membuat senjata Zeus bisa mengendalikan petir dengan skala yang tinggi.
walaupun skalanya masih lah lebih rendah dari kekuatan petir Indra, tetapi Zeus masih unggul di beberapa teknik khusus.
"hoho, kau marah atas hal ini..?" tanya Zeus kepada Indra.
keduanya akan saling adu bentrok kekuatan mereka, Namun..
"Berhentilah kalian!!!"
*BADUMB
*BADUMB
seketika, mereka berdua pun berhenti beradu kekuatan.
Zeus dan Indra yang melihat orang 'itu' menghentikan pertempuran, mereka berdua pun terdiam.
"kau akhirnya turun tangan juga, paman bermata satu" ucap Anubis
menurut Anubis, jika pertarungan ini tidak dihentikan, maka dia lah yang terpaksa menghentikan pertarungan.
tetapi karena 'dia' sudah menghentikan pertarungan ini. semuanya pun akan lebih mudah.
seseorang Dewa tertinggi yang memiliki kekuatan lebih unggul dari Dewa Tertinggi lainnya, seseorang yang memiliki kebijaksanaan dan wibawa yang sangat kuat. serta jiwa kepemimpinan yang melebihi apapun, dia adalah...
"huh, baiklah. aku akan berhenti." ucap Zeus
Indra juga tidak mengatakan apapun. dia juga memutuskan untuk pergi keluar tanpa mengatakan apapun.
sebelum semuanya pergi, hanya Zeus lah yang berhenti dan mengatakan sesuatu kepada orang itu.
"oh iya, kau juga akan bergerak bukan? mendengar mereka bangkit, kau pasti sangat senang bukan? Odin?" ucap Zeus kepadanya
Zeus kemudian pergi keluar.
seseorang yang disebutkan oleh mereka, yang ditakuti oleh mereka. bahkan Dewa Tertinggi saja sampai ketakutan oleh Dewa itu.
dia adalah Odin, sang kebijaksanaan tertinggi.
tidak diketahui apa apa tentang nya.
__ADS_1
...TO BE CONTINUED...