
setelah bertarung dengan singkat bersama Dagruel.
aku sedikit terhibur dengan dengan itu, walaupun tidak sebaik yang ku pikirkan.
Gartia dan 3 murid ku menghampiriku.
"apa Dagruel baik baik saja, Edzard?" tanya Gartia dengan sangat khawatir
aku berpikir pikir "sepertinya aku sedikit berlebihan, tapi dia baik baik saja" ucap ku dengan bingung
apakah aku memukulnya terlalu keras? bahkan tanah di bawah kami hancur.
"kau bagaimana dasar bodoh!? kau tidak bisa memperlakukan nya dengan baik" ucap Gartia menarik kerah baju ku
"maaf maaf" ucap ku dengan rasa bersalah
Gartia tidak berhenti begitu saja.
dia masih mengoceh hal yang tidak jelas.
"bagaimana jika dia mati?!!" ucap nya dengan marah
"tidak mungkin dia bisa mati begitu saja, Gartia" ucap ku menjawabnya
"bagaimana jika tulang nya hancur lebur!!" ucap nya dengan marah lagi
"jika tidak melakukan itu, maka dia tidak akan kalah" ucap ku
"WAAAHHH"
Gartia menjadi gila.
'sebenarnya apa yang membuat Gartia berubah? aih, apa karena aku?' ucap ku dalam hati (dia tidak sadar)
melihat itu, para Perintah Tuhan hanya diam saja melihat.
mereka juga tidak bisa melakukan apa apa.
yang bisa melakukan itu..
hanyalah Garou dan Irene.
"kakak.. kakak Gartia, tenang lah" ucap Irene
"TAPI..!"
"tenang lah kakak, master hanya menjalankan tugasnya melindungi kita" ucap Garou
dengan bantuan Garou dan irene.
akhirnya Gartia menjadi tenang kembali.
aku juga menyuruh Satan menyembuhkan Dagruel.
"Rajaku, Dagruel itu.. keturunan setengah manusia dan setengah raksasa?" tanya Satan
"benar, dengan blue eyes aku bisa melihat identitas asli orang itu" ucap ku kepada Satan
"Tapi, bukankah ras setengah raksasa- tidak, apakah benar ada yang seperti itu? raksasa? dengan manusia? huu aku bingung" ucap Satan
"aku juga bingung" ucap ku terheran heran
kami berdua- tidak, Beelzebub yang mendengar ini juga ikut berpikir pikir.
bagaimana caranya.. bagaimana cara nya.. bagaimana cara nya.. bagaimana cara nya.. bagaimana cara nya.. bagaimana cara nya..
setelah beberapa jam, akhirnya Dagruel bangun dari pingsannya.
"uhh"
"Dagruel! kau sudah sadar!?" tanya Garou
"kau baik baik saja.. Dagruel?" tanya Irene
"maaf.. aku membuat kalian khawatir.." ucap Dagruel dengan santainya
walaupun saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan, tetapi dia lebih mengkhawatirkan kami.
"kau seharusnya mengkhawatirkan dirimu, Dagruel" ucap Gartia kepadanya
"uhh, aku tidak menyangka bisa kalah, aku mengira bahwa kalian.."
Dagruel rupanya sangat khawatir akan kekuatan Gigant nya.
dia bisa menghancurkan apapun.
*Bertahun tahun yang lalu
di sebuah Mytical Realm, ras raksasa sangatlah kuat dan mendominasi.
mereka ada di peringkat 5 dari 13 ras monster yang ada.
ayah Dagruel adalah salah satu ksatria terkuat di kerajaan raksasa.
lalu, saat perang surga, dia terjatuh dari alam surga.
itu membuat dia memasuki Void dan muncul di sebuah dunia fana.
ayaj Dagruel, yang awalnya sangat kuat pun terluka parah akibat perjalanan Void.
dia semakin melemah dan tubuhnya berubah.
dia juga membatasi ukuran tubuhnya agar sesuai dengan mahkluk fana.
dan dia jatuh di dunia manusia.
dia berkelana dari satu tempat ke tempat lainnya.
satu kerajaan dan kerajaan lainnya.
dia tidak tahu harus berbuat apa.
raksasa bisa bertahan tanpa makan dan minum selama 3 bulan.
__ADS_1
sayangnya, dia sudah tidak makan dan minum lebih dari 3 bulan lebih.
dia kelaparan, dan tidak ada monster satupun di sini.
dia terjatuh, dan meminta pertolongan.
"uh.. siapapun.."
di tengah kelaparan nya, dia di tolong oleh seorang wanita.
"apa yang kau lakukan.." ucap wanita itu.
dia sangat cantik, bagaikan malaikat di surga.
ayah Dagruel,sangat tersipu malu olehnya.
"te-terimakasih" ucap ayah Dagruel dengan tersipu malu
"namaku Rina, siapa nama mu?" ucap nya bertanya
"aku Aguel, terimakasih telah membantu" ucap nya memperkenalkan diri
mereka bersama sama, setiap hari.
setiap saat bersama.
hidup bersama.
walaupun baru kenal.
tetapi mereka menerima satu sama lain.
seiring berjalannya waktu, akhirnya rasa cinta mulai tumbuh di dalam diri mereka.
setelah bertahun tahun, akhirnya mereka menikah.
pernikahan yang bahagia.
kehidupan rumah tangga yang damai dan tenteram.
tidak ada yang menyangkut pautkan tentang masa lalu mereka berdua.
setalah beberapa bulan.
kabar bahagia pun terlewat di keluarga mereka.
"sayang! tebak aku lagi kenapa?" tanya Rina
"tidak tahu" ucap Aguel
"aku hamil tahu!" ucap Rina
Aguel terdiam..
"AHAHAHAHAHHA"
"YEESS!"
dia sangat senang mendengar itu.
tepat setelah 7 bulan lebih berlalu.
*di kekaisaran Yunani
seorang ksatria berlutut di hadapan kaisar.
"Saya menemukan ada kecurigaan di sebuah tempat.
saya berpikir dia salah satu dari komplotan sekte mereka" ucap ksatria itu
kaisar terdiam tak berbicara.
setelah berpikir pikir lama.
akhirnya kaisar pun angkat bicara.
"eksekusi" ucap kaisar
*malam harinya
di kediaman keluarga Aguel.
tampaknya Rina akan segera melahirkan.
namun, perawat itu tak kunjung datang.
Aguel dan Rani terheran heran.
lalu suara bising di luar juga mengnaggu.
Aguel keluar untuk mengecek..
sungguh mengejutkan, suasana di luar sana sangat berbahaya.
kobaran api melanda desa, pasukan Kekaisaran menyerang desa.
kebakaran terjadi dimana mana.
satu persatu warga terbunuh dengan sangat kejam.
lalu Dagruel pun keluar, namun, rumahnya sudah di kepung oleh pasukan kekaisaran.
Rani yang melihat itu terkejut.
"Rani! aku akan melindungi mu dan membuka kan jalan untuk mu! larilah!" ucap Aguel
awalnya Rani menolak, namun setelah diyakinkan dia pun setuju.
Aguel berubah menjadi setengah raksasa dengan tinggi 4 meter.
para pasukan sangat terkejut.
"SERANG!"
__ADS_1
mereka pun menyerang Aguel.
dengan cepat, seluruh pasukan di babat habis oleh Aguel.
kemenangan berada di sisinya.
namun, keberuntungan tidak berada di pihak ya.
"BERHENTI! ATAU KUBUNUH WANITA INI!" ucap salah satu ksatria
Rani di sandera oleh pasukan kekaisaran.
Aguel yang melihat itu terdiam.
"APA YANG INGIN KAU LAKUKAN!" ucap Aguel berteriak
karena Aguel lengah, pasukan memanfaatkan ini dan menusuk Aguel dari belakang.
"kuhk"
karena dia tidak sepenuhnya raksasa dia tidak sepenuhnya keras seperti baja tak tertembus.
"TIDAKKK"
Rani berteriak kencang.
pedang yang menusuk Aguel adalah pedang tingkat tinggi.
pedang biasa tidak bisa menembus setengah raksasa.
Aguel pun mengeluarkan banyak darah.
dia sudah berada di ambang kematian.
tidak sampai di situ.
*CRAAAT
Aguel terlihat sangat tercengang.
istri tercintanya, orang yang menyelamatkan nya, dan orang yang paling dia sayangi.
kepalanya di penggal di depan matanya.
"AHHHHHHH!!!!" Aguel berteriak histeris
*CRAAT
ksatria juga membunuh Aguel.
setelah ksatria pergi, hujan mulai turun.
Aguel tidak bisa di bunuh semudah itu.
dia memalsukan kematiannya dengan cara meregenerasi tubuh dan sel nya.
sambil menangis histeris, Aguel menghampiri mayat kekasihnya tercinta.
perut besar yang mengandung anaknya tertusuk 4 pedang di tempat berbeda.
dia tidak bisa menahan tangisan itu.
"kuuhk, apakah ini sifat kalian, para manusia" ucap Aguel
"Snifh snifht"
tak kuat menahan tangisan, dia merobek perut istrinya itu.
*SRAAK
melihat anaknya di dalam kandungan baik baik saja, dia mengeluarkan anak itu dari dalam perutnya.
lalu, dia melihat secarik kertas di kantong Rina.
[Dagruel, itulah nama anak kita nanti]
itulah yang tertulis di kertas.
Aguel menangis memeluk Dagruel dengan sangat keras.
air mata yang bercampur aduk dengan air hujan.
di tengah tengah kesedihan, seseorang berkereta kuda datang.
"cepat! cepat selamatkan!" ucap seseorang
itu adalah seorang bangsawan yang lewat di tengah tengah jalan.
Aguel mengangkat kedua tangannya yang memegang bayi Dagruel.
"tolong! rawat anak ini.." ucap Aguel
"tapi kau bagaimana..!?" ucap seseorang itu
"aku.. tidak lama lagi.." ucap nya
melihat ketulusan Aguel, bangsawan itu mengambil bayi itu.
"siapa namanya?" tanya bangsawan
"dia akan menjadi sesosok pria besar dan perkasa, wajarkan jika ukuran badannya tidak normal. namanya adalah Dagruel" ucap Aguel
"Dagruel ya, nama yang bagus, kalau begitu kami harus segera pergi!" ucap bangsawan itu
Aguel sangat berterima kasih kepada bangsawan itu.
harusnya, Aguel tidak mati, namun dia lebih memilih bersama istrinya di banding siapapun.
dia merasa tenang karena sudah ada yang mengurus Dagruel.
"istriku, kita akan bertemu kembali, semoga aku tidak berada di surga" ucap Aguel
lalu dia memotong kepalanya sendiri.
__ADS_1
kejadian yang sangat besar ini menyebar ke seluruh Britania dengan cepat.
...TO BE CONTINUED...