
kembali ke tempat pernikahan, Cluster Le Aundria, anak tertua dari 9 anak Raja Roaster. dia dibebaskan dari penjara bawah tanah oleh Gartia.
kini, dia membantu adik kandung nya untuk tidak diperalat oleh ayahnya sendiri. dia memiliki sifat yang baik dan cerdas.
tepat setelah dia dibebaskan oleh Gartia, dia di bawa olehnya ke suatu tempat, di sana Gartia menceriakan seluruh pengalaman hidupnya mulai dari di rawat oleh Gong Hansung dan kabur ke Britania.
dia juga bercerita bagaimana dirinya bertemu dengan Edzard dan juga para bawahannya. serta petualangan nya bersama.
Cluster yang mendengar cerita dari adiknya pun turut merasa senang. dia tidak menyangka bahwa adiknya yang dia kira telah mati, ternyata masih hidup dan menjalani kehidupan yang menyenangkan.
akan tetapi, kali ini, ayahnya malah ingin merebut kesenangan yang dimiliki oleh Gartia dengan cara menikahinya oleh seorang pemimpin suatu negara.
"maaf ayah.. tetapi bukan kah kau sudah keterlaluan? tindakan kejahatan mu itu sudah tidak bisa di deskripsikan kau tahu?" ucap Cluster mengancam nya
"anak durhaka! apakah seperti itu caramu untuk berbicara dengan ayah mu sendiri!!" ucap Raja Roaster dengan amarah
"huh.. anak durhaka katamu..? kau mengambil uang dari bangsawan, mengkorupsi seluruh pajak yang diberikan masyarakat kepada Raja. lalu masih banyak lagi masalah yang kau sebabkan untuk kerajaan ini.. dan apa hasilnya? kerajaan ini hancur kau tahu hah? Raja yang tak berguna" -Cluster
"anak muda.. siapa kau sebenarnya? mengapa kau berkata seperti itu kepada seorang Raja?" -Gilgamesha
"maaf, kau pastilah salah satu dari 13 Pahlawan? aku sudah banyak mendengar mu, tapi kau tidak akan bisa membawa Gartia, adik kesayangan ku pergi." -Cluster
"hey, aku sudah sangat menantikan hari ini, aku tak akan membiarkan pernikahan ku gagal begitu saja" -Lancelot
"aku tetap memegang teguh peran ku sebagai kakak kandungnya, aku tak akan menyerahkan dia kepada kalian.." -Cluster
"beraninya kau bersikap angkuh di depan kami.." -Arthur
Arthur mulai berdiri dan pergi menuju ke arah Cluster. sedangkan Cluster sendiri sangat gugup dengan berdirinya Arthur.
'uh.. apa yang harus kulakukan ini? aku telah memancing kemarahan pahlawan di sini.. tidakkah ada yang ingin membantu ku di sini? tolong.. siapapun..' ucap Cluster dalam hatinya
pada saat itu, Arthur dengan gagah nya menghunus kan pedang nya ke arah Cluster. di saat yang bersamaan, datanglah seorang remaja pri berpenampilan wanita.
"hm~ hm~ hm~ kau hey kau~ dilarang menghunus kan pedang di sini~" ucap orang itu
'akhirnya! ada seseorang yang membantu ku!' ucap Cluster dalam hatinya
"hm? kau.. apa yang kau lakukan di sini? The Great Fortune, Michelle Nostradamus." ucap Arthur dengan sedikit terkejut
"Tuan Arthur, kau sungguh mengenali ku yang merupakan seorang anak kecil ini? hm? aku sungguh terhormat." ucap Nostradamus
Nostradamus, entah apa yang dipikirkan oleh nya saat ini, tetapi dia dengan santainya datang ke aula pernikahan dengan tenang nya.
walaupun di hadapannya itu ada 13 orang yang memiliki status tinggi di seluruh daratan. tetapi Nostradamus bisa dengan tenang nya berjalan.
__ADS_1
"hey.. bukan hanya Nostra yang ada di sini, aku juga ada di sini, Arthur Lionheart." ucap Grigorio Rasputin
"bahkan seorang Biksu Monster yang berbahaya pun ada di sini.. Rasputin, apa yang sedang terjadi si sini sebenarnya." ucap Gilgamesha dengan sangat heran
"bukan hanya aku dan Nostra, aku juga membawa seorang dokter gila yang bahkan tak kenal lelah sedikit pun, Marcel burfield clauberg." ucap Rasputin
"hm? apakah kau sudah gila? Rasputin? Marcel tidak ada di samping mu saat ini" ucap Gilgamesha
"hm.. mungkin dia sibuk.." -Rasputin
"sekarang.. mengapa kalian berdua sangat ingin menghancurkan pernikahan ku ini? aku tak ingat kalian memiliki dendam terhadap ku" -Lancelot
"maaf Lance, tetapi aku memiliki motif lain yang sangat penting bagiku.." -Nostradamus
"tidak habis pikir.. demi motif mu itu kau sampai ingin melengserkan kami dari tahta kami?" -Ottoman
13 Pahlawan yang mendengar bahwa Nostradamus dan Rasputin ingin memberontak, mereka menjadi sangat marah akan hal itu.
mereka memasang kuda kuda siap tempur, kewaspadaan mereka meningkat dengan cara yang berbeda-beda.
*WHUUS
Gilgamesha mengeluarkan pedangnya
*SHRING SHRIING SHRING
Gilgamesha menebaskan pedangnya ke arah Nostradamus
"hm! tebasan seperti mana bisa untuk menghentikan ku! haha!" -Nostradamus
seluruh tebasan yang dilancarkan oleh Gilgamesha di tahan oleh Nostradamus dengan tangan kosong.
entah trik macam apa yang di pakainya, tetapi menurut rumor yang beredar, kekuatan asli milik Nostradamus adalah mampu melihat masa depan secara sekilas.
"aku tahu kau mampu melihat masa depan secara sekilas! tapi bagaimana jika aku menambahkan kecepatan ku sampai titik dimana kau tak mampu mengikuti kecepatan ku lagi." -Gilgamesha
Benar saja, Gilgamesha langsung menambahkan kecepatan nya hingga ke titik maksimal, kecepatan nya bahkan mampu menyaingi kecepatan suara.
bahkan Nostradamus sendiri sedikit kesulitan menghadapi serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Gilgamesha.
...*Di sisi lain...
"aku tak menyangka Nostradamus mampu bersanding dengan Raja para pahlawan, dia adalah yang terkuat diantara kami" ucap Lancelot
"bagaimana jika kita bertarung juga? Lance, kau mungkin sudah melemah dibandingkan saat itu bukan?" ucap Rasputin
__ADS_1
mendengar perkataan Rasputin, Lancelot hanya terdiam dengan senyuman licik di wajahnya. mereka berdua terus tatap menatap satu sama lain.
*BRUAAK
suara tanah yang hancur
secara mengejutkan, Rasputin memukul kan tangannya ke tanah. seketika, tanah yang di pukul oleh Rasputin hancur hingga berantakan.
dampak pukulan Rasputin dapat melengahkan Lancelot hingga dia kehilangan keseimbangan nya sementara.
tak ingin kesempatan nya hilang, Rasputin maju ke arah Lancelot dengan sangat cepat, dia mengepalkan tangannya dan melancarkan suatu pukulan yang sangat kuat.
*BUAK
namun, pukulan Rasputin mampu di tahan oleh Lancelot menggunakan sebuah pedang melingkar miliknya.
"terlalu naif, Rasputin." ucap Lancelot
tidak sampai di situ, Rasputin terus menerus melancarkan pukulan pukulan yang sangatlah kuat.
namun selalu saja di tahan oleh Lancelot menggunakan pedangnya. melihat hal itu, Rasputin pun mengambil jarak untuk mencari cara agar dapat mengalahkan Lancelot.
'hm.. jika kami saling mengadu kekuatan, maka akulah pemenang nya, jika kami beradu kecepatan, maka Lancelot lah pemenang nya. kecerdasan diantara kami berdua juga setara, bisa di bilang kami setara. tetapi, aku harus mencari cara agar memenangkan pertarungan ini.' ucap Rasputin dalam hati
"ada apa Rasputin? apakah kau sedang berpikir bagaimana cara mengalahkan mu? setelah kau analisis bahwa kita ini setara?" ucap Lancelot kepadanya
'cih, apa kau itu bisa membaca pikiran? sial..' ucap Rasputin dalam hatinya
memang.. pertempuran saat ini tak bisa dikatakan sebagai kekalahan dari pihak Nostradamus dan Rasputin ataupun pihak pahlawan.
entah mengapa memang hasilnya seperti itu.. mungkin karena Nostradamus lah penyebabnya.
...*di sisi Edzard dan Satan...
"Raja.. apakah kau melihat itu..?" ucap Satan dengan sedikit ragu
"kau pikir aku tak melihat nya, Satan? itu jelas jelas terlihat dengan sangat jelas" ucap Edzard kepadanya
"apa serangan yang digunakan oleh Nostradamus? sungguh.. dalam sekejap.. dia bisa mengalahkan Gilgamesha?" ucap Satan dengan sangat terkejut
benar... saat ini, kondisi dari Gilgamesha sangat menyedihkan, dia terlihat sangat tak berdaya di hadapan Nostradamus.
tubuhnya saat ini penuh dengan luka, dia tampak tak bisa berdiri sama sekali. sedangkan Nostradamus hanya menatap nya dengan pandangan kosong.
"menyedihkan", itulah kata kata yang diucapkan eh Nostradamus kepada Gilgamesha.
__ADS_1