INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 121. Perjalanan Abaddon (perang Holocaust gelombang 2)


__ADS_3

Perang Holocaust masih berlanjut sesaui dengan alur pertempuran yang Abaddon ingin kan.


"hm.. apakah mereka (Four Great Power) baik baik saja di sana(kastil koral)?" ucap Abaddon dengan khawatir


mau bagaimana pun, Four Great Power adalah 4 orang calon murid untuk Rajanya. jika salah satu dari mereka mati, maka akan ada 1 orang berbakat besar hilang.


jadi, wajarkan saja jika Abaddon sangat mengkhawatirkan hal itu.


...*Di dalam kastil koral...


Sam halnya seperti di luar kastil, di dalam kastil juga sangat kacau. pertempuran terberat adalah Chyntia dan Rudra yang akan melawan Raja para Undead.


tingkatan dari Raja para Undead bukan lah tingkat legendaris, melainkan di jauh di atasnya lagi.


jika Rudra melawan raja para Undead secara satu lawan satu, maka kemenangan mutlak bagi Raja Undead.


jika dia dibantu oleh Chyntia, akan ada jalan cerita lain. kemenangan Rudra meningkat sebanyak 60% lebih.


itu dikarenakan Chyntia yang juga merupakan penyihir, ditambah dia sangat mahir dalam mengendalikan sihirnya tersendiri.


bahkan.. jika di pikir pikir. Merlin, yang merupakan penyihir agung Britania pun sama sekali tidak pantas bersanding dengan Chyntia.


entah pelatihan macam apa yang diberikan Abaddon kepadanya. dalam kurun waktu 6 bulan dia sudah menjadi monster yang berbahaya.


bahkan jika Irene dan Chyntia bertarung satu sama lain. hanya 45% peluang kemenangan yang di pegang oleh Irene.


sudah lebih dari 10 tahun lebih Irene bersama dengan Edzard. tetapi, kekuatannya masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Chyntia yang dilatih oleh Abaddon secara langsung.


dalam waktu 6 bulan, dirinya bisa menjadi seorang yang bahkan sudah tidak termaksud dalam kategori manusia (mahkluk fana) lagi.


...*pertarungan Sweet melawan Lefter...


*BRUAK BRUAK


Sweet terhempas cukup jauh akibat serangan milik Lefter


"kuakh.. serangan yang cukup mematikan ya.." ucap Sweet kepadanya


"kau bisa bertahan dari serangan ku? ya ampun! kau sangat kuat! mengapa kau menolak untuk bergabung dengan kami..?" tanya Lefter dengan sangat heran


"huh.. aku harus mengalahkan kalian.. demi melihat sesosok mahkluk yang memiliki kekuatan absolute menaiki tahta nya!!" ucap Sweet dengan penuh tekad


*BHUUUS


entah apa yang terjadi.. hanya dengan tatapan mata Sweet yang penuh tekad.. Lefter sangat merasa tertekan akan hal itu.


"kau.. seorang Necromancer..!?" -Lefter


"bagaimana kau bisa mengetahui akan hal itu?"


-Sweet


"pantas saja.. kalau begitu aku akan mengeluarkan sekuat tenaga ku!" -Lefter


"apa..?" -Sweet


dengan sangat heran, Sweet tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Lefter.


*WHOOOS


dengan sangat cepat. Lefter pun sudah berada di belakang Sweet dengan mudahnya.


"kau lambat!" ucap Lefter


"apa!" ucap Sweet dengan terkejut


kemudian, Lefter memukul Sweet dengan kedua tangannya yang panjang itu.


*BRUUUAAAKK


"kuahk!"

__ADS_1


Sweet terpental cukup jauh akibat serangan milik Lefter. dia adalah seorang Necromancer dengan tubuh yang lemah.


tidak sampai di situ saja. Lefter terus bergerak sangat cepat, kecepatannya bahkan melebihi kecepatan suara.


dia terus berpindah pindah tempat. dari sisi kanan. sisi kiri. sisi depan. sisi belakang.


saking cepatnya kecepatan milik Lefter, Sweet bahkan berhalusinasi bahwa Lefter memiliki 4 bayangan dirinya.


"sangat cepat.. sangat cepat.." ucap Sweet dengan sangat khawatir


dia tidak menyangka bahwa lawannya itu adalah seorang Undead yang bahkan jauh lebih unggul di kecepatan.


karena sudah merasa terpojokkan. Sweet pun berniat mengeluarkan seluruh pasukan Undead nya untuk mengeroyok Lefter.


Sweet pun mengangkat tangannya ke atas.


"Keluarlah!!"


untuk mengeluarkan para Undead dari dimensi lain, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengeluarkan Undead.


"apa!" ucap Lefter dengan terkejut


dia menyadari bahwa Sweet berniat mengeluarkan seluruh pasukan Undead nya. karena membutuhkan waktu untuk mengeluarkan pasukan Undead.


lefter, dia memanfaatkan kesempatan itu untuk mengacaukan Sweet yang sedang melakukan pembukaan gerbang.


*WHOOSS


Lefter bergerak dengan sangat cepat menuju ke arah Sweet


"tidak akan ku biarkan kau melakukan pemanggilan para undead!!" ucap Lefter


Sweet yang melihat lefter bergerak menuju dirinya, dia terlihat sedikit panik. dia pun teringat sesuatu tentang buku miliknya.


"tenang.. dan rasakan.. rasakan.. dan hubungkan.. aku ingin meminjam nya.." gumam Sweet


"masih bersikap tenang walaupun sedang di ujung akhir hayat! hah!?" ucap Lefter kepadanya


"matilah!!!" ucap Lefter


*CRAT


Lefter.. dia berhasil membunuh dengan cara mencabik cabik dirinya hingga tak tersisa lagi.


"Ahahah, aku adalah yang terkuat! aku adalah berhasil! kau tidak pantas untuk lulus dari ujian ini!! ucap Lefter


dia sangat senang setelah membunuh Sweet. sepertinya dia dijanjikan sebuah sesuatu yang berharga kepada dirinya.


dia bahkan tertawa sangat terbahak bahak akibat membunuh Sweet dengan cara yang sangat sangat tragis.


"hahaha... baiklah.. saat nya aku pergi ke tempat tuan Gaskins" ucap Lefter


dia pun pergi berjalan menuju ruangan tempat Gaskins berada.. namun.. ada sesuatu hal yang sangat janggal.


"entah hanya perasaan ku atau apapun itu.. mengapa ruangan ini menjadi sangat gelap? bahkan aku tak melihat ada sedikit pun cahaya di sini" ucap Lefter dengan sangat heran


entah sejak kapan dirinya berada di tempat seperti ini. itu membuat sebuah kejanggalan tersendiri bagi dirinya.


"itu karena kegelapan tak membutuhkan sebuah cahaya.." ucap seseorang yang berbicara kepada dirinya


dengan sangat terkejut, dia pun refleks berpindah tempat dengan sangat kencang.


"siapa!" ucap Lefter


"aku.. adalah Sweet.. yang baru saja kau bunuh.." ucap Sweet yang entah tak tahu dimana


lefter pun menjadi sangat heran dengan apa yang terjadi kepada Sweet. dia melihat persis bahwa Sweet mati di depan matanya langsung.


namun, entah mengapa Sweet masih hidup. dan lagi, sekarang Lefter berada di suatu tempat yang entah tak tahu dimana.


"siapa kau! keluarkan aku dari tempat ini sekarang juga!!" ucap Lefter dengan panik

__ADS_1


dia mulai panik..


"lepaskan! lepaskan! cepat keluarkan aku!"


walaupun dia tak memiliki emosi. tetapi entah kenapa, dia terlihat sangat stres dan resah berada di situ.


"apa ini! keluarkan aku! kumohon! aaahhhh!"


dia terlihat seperti orang gila. dengan sangat lantang sweet pun menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Lefter.


"ini.. adalah.. Perluasan domain!" jawab Sweet


"aaahhhh! aku tak peduli dengan itu! keluarkan aku!!"


secara perlahan lahan.. kesadaran milik Lefter mulai terkikis permenit nya..


sampai pada titik.. jiwanya juga ikut terkikis bersamaan dengan tulang tengkorak nya itu.


dia bahkan tak bisa berdiri tegak, dia juga tak bisa berlari. tanpa kakinya itu, kecepatannya yang dia banggakan itu tidak ada apa apanya.


"tanpa kakimu itu.. kau tidaklah lebih dari sekedar Undead peringkat rendah.. perbedaan mu dengan raksasa hijau itu adalah kekuatan dan kecepatan bukan!?" ucap Sweet


sepertinya, sweet telah menyadari apa perbedaan diantara tangan kiri dan kanan. itulah mengapa ada seorang raksasa yang melambangkan kekuatan.


dan ada seorang manusia serigala yang melambangkan kecepatannya. kekuatan dari Lefter dalam kecepatan memang sangatlah tinggi. namun, dalam daya serangan, Lefter jauh lebih lemah dibanding Righter.


begitu juga sebaliknya, Righter tidak memiliki kecepatan secepat milik Lefter. namun, dia memiliki daya serang yang bahkan jauh melebihi kekuatan dari Lefter.


bisa di bilang. mereka memiliki kesetaraan nya di bidang masing masing. kekuatan mereka juga bisa di bilang seimbang.


...*1 hari...


24 jam berlalu dengan sangat cepat.. dan Lefter telah mati dengan sangat tragis.


sebelum akhir hayatnya, dia sendirilah yang lebih memilih menghancurkan jiwanya dari pada menunggu dia terkikis secara perlahan lagi.


*BHUUSS


tepat setelah itu, Sweet menarik kembali perluasan domain miliknya yang menutupi seluruh area tempat pertarungan nya itu.


*Tak Tak Tak


"sangat menyedihkan.." ucap Sweet


walaupun terlihat baik baik saja.. ada beberapa perubahan yang sangat berbeda di dalam diri Sweet kali ini.


penampilan nya berubah menjadi lebih cantik. dia lebih menjadi sexy. dan lagi, sorotan tatapan matanya itu kosong.. tidak.. bisa di bilang, tatapan matanya berubah menjadi sama seperti mereka.. The Commandments.


"hah.. hah.. kuahk!"


Sweet memuntahkan cukup banyak darah akibat jurus yang digunakannya tadi.


"jadi.. jadi.. inilah yang terjadi.. jika seseorang membuat kontrak dengan sang penguasa absolute kegelapan.." ucap sweet dengan sangat gemetaran


pertarungan Sweet melawan Lefter. dimenangkan oleh Sweet dengan beberapa masalah yang dia hadapi.


...TO BE CONTINUED...


T/L: Penjelasan


......


Domain expansion atau bisa juga disebut perluasan area adalah salah satu jurus terkuat yang dimiliki oleh Sweet.


dia mendapatkan jurus ini setelah dirinya benar benar membuat kontrak dengan sang penguasa absolute kegelapan.


domain expansion, adalah sebuah jurus yang mampu memanipulasi kegelapan. jurus ini bertipe serangan area.


jika seseorang masuk ke dalam area kegelapan yang diciptakan oleh Sweet. maka akan terjadi distorasi perbedaan waktu antara ruang gelap dengan dunia luar.


jika satu hari di dalam dunia gelap, maka waktu di dunia luar itu adalah 10 menit. itu adalah perbedaan waktu antara keduanya.

__ADS_1


__ADS_2