
Edzard, Satan, Beelzebub, Gartia dan juga para murid murid Edzard, mereka melakukan perjalanan dari daratan Britania menuju ke tanah kebebasan.
perjalanan yang sangat panjang, menghabiskan waktu berhari-hari agar sampai kesana. untuk mencapai tanah kebebasan, Edzard dan yang lainnya harus melewati perairan dan juga samudera yang panjang.
"bagaimana ini? sebagian dari kita tak bisa terbang untuk pergi ke daratan kebebasan. apa yang harus kita lakukan, Edzard?" (Gartia)
"tenang saja.. aku sudah membicarakan hal ini dengan Darwin.." (Edzard)
...*beberapa saat sebelum mereka berpisah...
"hey Darwin.. aku ingin membicarakan sesuatu hal dengan mu secara rahasia" (Edzard)
"silahkan, apa yang ingin kau bicarakan?"- (Darwin)
"aku mendengar kabar, dari daratan Britania untuk bisa pergi ke tanah kebebasan adalah dengan cara melewati perairan dan samudera bukan? apakah tidak ada cara lainnya?"- (Edzard)
"untuk bisa pergi kesana.. ada satu jalan, hanya saja kau harus pergi ke daratan Gracia untuk pergi melewati perbatasan. jika selain itu, kurasa tak ada pilihan lain selain melewati perairan dan samudera." (Darwin)
"baiklah kalau begitu.. apa kita harus terbang untuk bisa kesana?" (Edzard)
"apa..? mengapa kau bertanya seperti itu?"- (Darwin)
"m-maaf, apakah itu sesuatu hal yang tabu di sini?" (Edzard)
"tidak tidak.. hanya saja aku terkejut jika kau benar benar bisa terbang.." (Darwin)
"ya.. aku memang bisa terbang.. memang nya kenapa? apakah itu hak yang tabu..?" (Edzard)
"kau sungguh bisa terbang!? ku kira hanya Nostradamus saja di dunia ini yang bisa terbang di udara.." (Darwin)
mendengar Edzard bisa terbang, Darwin benar benar dibuat terkejut oleh Edzard, pada dasarnya mahkluk fana sama sekali tak bisa terbang di udara.
tetapi, saat dirinya melihat Nostradamus bisa terbang, dia menjadi terkejut, kemudian dia melakukan penelitian dalam bidang sihir dan yang lainnya.
"ehem, baiklah Edzard, terbang akan sedikit merepotkan, dikarenakan hujan badai dan cuaca yang buruk di perairan ujung timur memang sangatlah buruk. tak ada cara lain untuk pergi kesana selain melewati daratan Gracia yang jauh lebih aman" (Darwin)
"akan memakan waktu yang cukup lama untuk bisa pergi ke daratan Gracia, lebih cepat pergi lewat Britania bukan?" (Edzard)
"iya! tetapi tak ada cara lain selain terbang.. Gartia itu tak bisa terbang bukan?" (Darwin)
"benar juga.. bagaimana jika aku membekukan seluruh perairan dan samudera yang ada di sana untuk kita lewati?" (Edzard)
"itu terdengar konyol, namun jika membekukan seluruh perairan dan samudera maka planet ini akan terkena dampak yang parah." (Darwin)
"Darwin.. aku ada suatu ide cemerlang.."-(Edzard)
"apa itu..?" (Darwin)
di saat Edzard sedikit putus asa untuk pergi ke tanah kebebasan, dia mendapatkan sebuah ide cemerlang yang terlintas di pikiran nya.
__ADS_1
sebenarnya dia bisa saja pergi menuju tanah kebebasan secara singkat dengan terbang, namun Gartia dan murid muridnya tak bisa terbang.
dia juga bisa saja pergi kesana dengan cara merobek dimensi, tetapi untuk melintasi sebuah dimensi harus memiliki kekuatan menyetarai Dewa.
maka dari itu.. terlintas lah sebuah ide cemerlang yang terlintas di benak Edzard.
...*kembali ke saat ini...
"jadi.. ide tentang apa yang terlintas di pikiran mu itu?" (Gartia)
"itu adalah sebuah bahtera!!" (Edzard)
"apa itu bahtera?" (Gartia)
"hehe.. kau lihat saja.. Beelzebub! kemarilah kesini" (Edzard)
"Raja.." (Beelzebub)
"kau sudah merancang Bahtera yang kubilang saat itu? sempurna bukan?" (Edzard)
"tenang saja, Raja, aku merancang apa yang kau katakan bahtera itu dengan sangat sempurna. seluruh kata katamu adalah perintah mutlak bagiku" (Beelzebub)
"haha!! bagus sekali Beelzebub! aku sangat bangga terhadap mu!" (Edzard)
"terimakasih Raja ku" (Beelzebub)
"Tch" (Satan)
melihat Beelzebub meliriknya dengan sangat sinis dan penuh ledekan, Satan yang kesal kemudian dia mendecikan lidah nya.
"wow.. itu terlihat hebat, Edzard, apakah kau bisa membuat hal yang seperti ini?" (Gartia)
"hm.. jujur saja untuk saat ini aku sama sekali tak bisa membuat bahtera yang besar itu, karena untuk membuatnya membutuhkan salah satu dari jurus ." (Edzard)
"jika kau tak bisa membuatnya.. lalu siapa yang bisa membuatnya?" (Gartia)
"tenang saja.. kita masih memiliki Beelzebub, dahulu dia terkenal karena kejeniusan nya yang bisa membuat apapun, dia adalah seorang ilmuwan dan Perintah Tuhan yang dianugerahi kejeniusan tertinggi yang melebihi Satan."- (Edzard)
"Wow, itu sangat luar biasa.. aku tak menyangka kau itu seorang ilmuwan jenius, yang artinya kau sama seperti Darwin?" (Gartia)
"benar sekali... aku bisa membuat Bahtera itu jika diperintahkan oleh Raja ku.." (Beelzebub)
"baiklah! berarti kita ada kesempatan. kalau begitu kita harus segera membuatnya Edzard!! jangan menunda waktu lagi" (Gartia)
"baiklah, kalau begitu kau segera buat bahtera ini, Beelzebub." (Edzard)
"baik Raja, saya akan segera mengerjakan nya dengan cepat" (Beelzebub)
"membutuhkan berapa waktu untuk menyelesaikan Bahtera itu? 1 Minggu atau 3 hari?" (Edzard)
__ADS_1
"1 jam." (Beelzebub)
"1 jam!?" (Edzard)
mendengar Beelzebub bisa membuat kapal bahtera hanya dalam kurun waktu 1 jam saja, Edzard di buat terkejut.
karena itu sudah diluar ekspektasi nya.
"bagaimana cara mu untuk membuat nya hanya dalam satu jam saja?" (Edzard)
"aku memiliki jurus yang memungkinkan ku untuk membuat apapun, aku hanya diberikan beberapa syarat untuk menggunakan nya" (Beelzebub)
"sebutkan.. aku akan memenuhi syarat itu."- (Edzard)
Beelzebub kemudian menyebutkan beberapa syarat untuk menggunakan jurus miliknya itu.
setelah mendengarkan syaratnya, Edzard kemudian menyuruh Satan untuk mencari syarat syarat itu.
...1 jam kemudian...
"sungguh mengejutkan.. hebat sekali.." (Edzard)
"ini luar biasa!!" (Gartia)
"wahh.. ini beneran yang buat kakak Beelzebub? hebat sekali!" (Irene)
"menakjubkan.." (Dagruel)
"hebat sekali.. aku juga ingin belajar membuat yang seperti ini dong!!" (Garou)
"bagus.." (Satan)
"ada apa? Grand Commander? kau terlihat iri dan dengki seperti Leviathan?" (Beelzebub)
"anggap saja yang tadi itu pujian untuk mu setelah 100.000 tahun lamanya, Beelzebub."- (Satan)
"pujian katamu? yang tadi tak terdengar seperti pujian, katakan lebih baik dan tulus" -(Beelzebub)
"tidak akan.." (Satan)
"oh ayolah." (Beelzebub)
"baiklah! mari kita naik bahtera ini dan pergi menuju ke tanah kebebasan!!" (Edzard)
"baik!"
"yeah!"
...TO BE CONTINUED...
__ADS_1