
Kami pun melanjutkan perjalanan untuk mencari satu dari 7 Ancient City, City Of Death.
menurut rumor yang beredar di kalangan kekaisaran, bahwa dari arah barat kekaisaran ada sebuah reruntuhan yang berisikan mahkluk Undead peringkat tinggi.
Undead peringkat tinggi sama seperti monster tingkat legendaris.
untuk memusnahkan 1 monster tingkat legendaris di butuh kan 3 orang Petapa tahap Penembusan Dosa.
'ya.. itu pun katanya masih di luar reruntuhan, apalagi di dalam reruntuhan? monster macam apa yang ada di dalam sana?' ucap ku dalam hati
"master, mari kita istirahat dulu" ucap Dagruel
"hm? tempat ini bagus, mari istirahat"
"baik"
kami pun berhenti di suatu tempat yang ada sungainya, aku menyuruh Satan untuk mengambil beberapa kayu untuk di bakar.
sedangkan 3 murid ku kembali berlatih untuk mengumpulkan energi sebanyak banyak nya.
aku duduk di pinggiran sungai sambil memikirkan tentang para murid ku.
menurut ku, untuk tahap rendah itu harusnya mengumpulkan energi untuk di salurkan ke seluruh tubuh, bahkan tidak ada yang boleh terlewatkan.
setelah merasa akan menerobos ke tahap selanjutnya, yaitu tahap Menengah. mereka harus mempelajari jurus yang di kombinasikan dengan energi.
aku akan mengajarkan mereka dari dasar-dasarnya seperti Tebasan Energi pedang.
ya, walaupun itu hal yang mudah, tapi itu sangat cocok untuk seseorang yang berada di tahap Menengah.
lalu saat dia akan menerobos menuju tahap tinggi, aku akan mengajarkan mereka sihir untuk mereka gunakan.
apa aku mengajarkan mereka bagaimana energi di gabung dengan kekuatan sihir?
menurut ku itu hal yang bagus, namun untuk tubuh mahkluk fana itu hal yang sulit?
Satan bisa saja mempelajari jurus ini hanya dengan aku beritahu 1 kali, namun mahkluk fana adalah makhluk terlemah dari 3 kategori bukan?
menurut Satan, di Seantero semesta ada 3 kategori mahkluk.
dia mengatakan bahwa GAP(Perbedaan kekuatan) antara 1 kasta itu sangatlah dalam.
bagaimana aku mempelajari nya jurus tingkat terendah ku? aku memiliki jurus paling rendah saja hanya bisa di pelajari oleh mahkluk abadi dan ke atasnya.
di saat aku memikirkan hal seperti itu, datanglah Gartia menghampiri ku.
"apa yang kau pikirkan? sudah 20 menit kau teelihat sangat gelisah"
"yah, ini pertama kalinya aku sangat gelisah"
"mau tidak lihat? Satan telah menunggu mu dari tadi"
"Satan? kau di sini?"
"Saya sudah selesai mengambil kayu dari 18 menit yang lalu"
"sangat cepat, bisakah kau tidak terburu buru dalam perjalanan?"
"maafkan saya tuan!" ucap Satan dengan berlutut
"haah baiklah, Gartia, jelaskan bagaimana kau mempelajari jurus Cultivator"
"aku mendapat kan jurus dari guru ku saat dulu"
"Sekuat apa guru mu itu?"
"yang pasti dia sangat kuat, mengingat diriku bisa di bimbing oleh dia sampai tahap Spiritual"
"apakah banyak orang yang sekuat guru mu dan dirimu?"
"menurut ku, hanya ada segelintir orang yang sekuat dengan dirinya, oh iya, guru ku pernah menyebut bahwa dirinya adalah seorang Dewa(?)"
"DEWA!"
__ADS_1
"apa, kenapa sampai terkejut?"
"tidak apa apa"
"kalau begitu aku akan pergi mengurus anak anak"
"baiklah"
Gartia pun pergi.
aku terkejut bukan karena ancaman dari Dewa itu sendiri.
"aku sangat yakin, dia membesarkan seorang kucing di sini, untuk di bawa menjadi sebuah harimau di Kerajaan Surgawi"
ini adalah cara licik para Dewa, seperti cara yang dilakukan Dewata Tertinggi.
dia mengambil orang berbakat untuk di jadikan nya sebagai murid, nanti saat dia menjadi Dewa, maka orang itu akan di jadikan bawahan oleh dia.
dan itu adalah Fragmen Of Brilliant Light.
"haah, sungguh terlena"
menurut ku, menjadikan seorang murid itu untuk meneruskan kekuatan yang telah kau pelajari kepada murid mu.
bukannya membuat nya menjadi anak buah.
aku mengangkat 3 murid ku untuk membuat mereka menjadi sukses dan menjadi sebuah legenda di masa depan.
ya, mereka itu akan menjadi yang terkuat di dunia ini, serta kekuatan mereka akan mengguncang dunia
pada saat itu Edzard tidak mengetahui nya, bahwa murid murid nya akan menjadi sebuah legenda dengan nama di bawah naungan organisasi terbesar dan terkuat dalam sejarah.
Di masa depan nanti, para muridnya Edzard akan membentuk suatu organisasi yang bernama..
......
saat aku terdiam, tiba tiba saja ada segerombolan orang menghampiri kami.
"maaf, apa yang kalian lakukan disini?" ucap orang itu
"Beristirahat? apakah kalian akan pergi ke reruntuhan itu juga?" tanya orang itu
"iya, apakah kalian di sini untuk pergi juga?"
"benar"
"apakah kalian ingin beristirahat dengan kami?" tanya Gartia
"Tidak, kami ingin lanjut terlebih dahulu"
"dengan jumlah kalian, apakah sekuat 50 orang?"
"benar, apakah kau juga seorang Cultivator?"
"benar, aku bisa menghitung nya dari energi kalian"
"baiklah, kalau begitu kami duluan"
*baiklah sampai jumpa"
gerombolan orang itu pun pergi.
melihat itu, aku menghampiri Gartia.
"mereka itu siapa?" tanya ku kepadanya
"mereka adalah Cultivator mungkin(?)"
"sekuat apa kah mereka semua?"
"hm.. kalau di pikirkan sebagian ada di tahap Pengendalian Jiwa dan sebagian nya ada di tahap Pengumpulan Qi"
"apakah menurut mu bisa menaklukkan Ancient?"
__ADS_1
"tentu tidak, jika dia ingin menaklukkan nya maka mereka membutuhkan Cultivator tahap Demi-God 3 orang"
"Sebanyak itukah?"
"benar"
"tahukah kau mengapa mereka terburu buru?"
"hm..? mengapa"
"kita di sini juga menaklukkan Ancient City, jika mereka tidak pergi maka kita yang akan pergi, intinya mereka tidak ingin kehilangan mangsa"
"mereka terlalu takut"
"haah, kalau begitu mari kita-"
sebelum aku menyelesaikan bicara ku, tiba tiba saja ada sebuah energi yang menyerang ku.
*striit
ini hanyalah segelintir energi, artinya ada seorang Cultivator tahap Pengumpulan Qi di sini
Dengan aku bisa melihat segala sesuatu dalam 10 mil jika mau.
"itu dia!"
saat menemukan keberadaan orang itu, aku ingin membunuhnya dalam 1 serangan laser kegelapan milik ku.
namun, Satan telah membawa kepala orang itu di hadapan ku.
"Raja! saya membawakan seorang pendosa yang berani menyerang Mahkluk Tertinggi"
"Satan, bisakah kau memberikan aku kesempatan untuk terlihat keren?"
"maaf tuan"
"haaah, ini sungguh berat"
"Edzard, siapakh dia itu?"
"dia adalah seorang Cultivator yang menyerang kita, tampaknya ada kerajaan Camelot tidak tinggal diam"
"mari kita pergi, murid ku! ayo pergi"
"kita pergi sekarang?"
"iya"
"baiklah"
di dalam perjalanan, aku berpikir pikir bahwa Kerajaan Camelot telah mengambil tindakan tajam untuk langsung memusnahkan ku.
'mereka tahu bahwa aku akan pergi ke Reruntuhan Kuno? yang artinya mereka mempunyai mata mata di dalam Kekaisaran Uruk' ucap ku dalam hati
Reruntuhan nya masih sangatlah jauh, itu sekitar membutuhkan 2 bulan jika berjalan kaki tanpa henti.
lagi pula ini bukanlah suatu negara seperti di planet nebula, yang sedikit dikit mencakup kekuasaan yang besar.
setelah berjalan 7 jam tenpa henti, aku mengetahui bahwa seluruh murid ku mulai kecapean, kecuali aku, Satan, dan Gartia yang telah mencapai tingkat tinggi dalam bidang masing masing.
'sial, aku lupa bahwa 3 murid ku itu barulah Cultivator tahap rendah, aku harus segera mencari tempat- oh! itu ada sebuah kota, sebaiknya kita mampir'
"ehem, itu ada sebuah kota! mari kita beristirahat di sana 1 hari"
"baik, master"
"akhirnya kau membuat tindakan, tidakkah melihat anak murid mu kecapean?"
"kau seharusnya mengatakan lebih awal, Gartia"
"haah"
kami semua pun pergi menuju kota itu
__ADS_1
...TO BE CONTINUED...