
setelah Gaskins menerima Perintah dari Abaddon untuk menghancurkan sebuah kota. dia pun pergi ke kota yang di tunjuk oleh Abaddon.
ia pergi dengan menyeret pedangnya ke tanah, seolah olah dia adalah orang yang akan menimbulkan kekacauan.
pedang yang dia bawa sangatlah kuat, bahkan ujung pedang nya saja bisa merobek tanah seperti kertas.
pedang yang sangat luar biasa, setelah berjalan santai selama puluhan menit, akhirnya dia sampai di depan pintu masuk kota yang di jaga oleh 2 ksatria tahap Demi-God akhir.
"hey! siapa kau! apakah kau akan membuat kekacauan?!" ucap salah satu ksatria sambil mengeluarkan pedang nya
sayangnya, Gaskins hanya diam tak berbicara bahkan sepatah kata pun. itu membuat ksatria penjaga gerbang kesal dengannya.
"BRENGSEK!!!! WAAAAAHHHHH!!!!!"
ksatria itu berlari menuju arah Gaskins dengan kecepatan yang sangat tinggi. bahkan kecepatannya bisa disetarakan oleh sebuah suara.
namun, di hadapan Gaskins yang sudah mendapatkan Pedang beserta 10% kekuatan dari Azazel, ksatria itu bukanlah apa apa.
"Hanya seorang mahkluk rendahan" ujar Gaskins
ksatria itu sudah berada di samping kanan Gaskins hanya lama waktu 3 detik, dengan jarak 38M perbedaan.
namun.. bagi Gaskins itu terlalu.. sangat sangat lamban..
Gaskins menengok kepada kesatria itu dengan tatapan menyedihkan. walaupun dia Undead dan tanpa memiliki wajah, tetapi pupil merah yang menyala di tengah tengah bola matanya menunjukkan ekspresi menyedihkan.
Gaskins mengayunkan pedangnya dengan sangat kencang, menebas ksatria itu dengan sangat mudahnya.
*BRUAAAAAKKK
tebasan Gaskins melembar sepanjang puluhan meter, bekas tebasan nya membuat sebuah jurang yang sangat dalam.
satu ksatria yang melihat itu sangat di buat terkejut. dia merinding ketakutan bahkan sampai terjatuh ke tanah.
"a-a-ah siapa.. siapa kau.." ucap ksatria itu dengan tubuh yang bergemetar
Gaskins tidak menjawab pertanyaan nya.
dia hanya pergi melewati ksatria itu.
ksatria itu merasa terheran heran..
beberapa menit setelah Gaskins memasuki desa..
*BRUAAAK
"TIDAAKKK"
"TOLONG AKU!!!"
"JANGAN BUNUH ANAK KU!!!!"
__ADS_1
semua teriakan manusia, kehancuran rumah, bahkan yang lainnya.
ksatria itu hanya mendengarkan nya dari luar.
dia di biarkan hidup hanya untuk menjadi sebuah penyebar rumor yang akan menyebarkan ke berbagai desa dan pemukiman lainnya.
itu adalah rencana dari Abaddon.
*DUAAARR
suara ledakan api yang sangat dahsyat pun meliputi seluruh desa beserta isinya.
desa yang awalnya damai pun berubah menjadi tumpukkan mayat dimana mana, tidak memandang umur dan jenis kelamin, wanita tua dan muda, pria tua dan muda. bahkan anak bayi pun tewas oleh Gaskins.
dia sudah tidak memiliki perasaan lagi, dikarenakan, dia sudah menjadi Undead. satu satunya perasaannya adalah rasa senangnya melayani Abaddon.
api yang berkobar-kobar berada di mana mana, mayat mayat yang terbakar oleh api mulai berubah menjadi tumpukan debu.
Gaskins menyisakan 20-30 orang untuk di biarkan hidup, entah itu wanita ataupun pria, dia membunuh orang yang mereka sayangi di depan matanya.
agar memiliki dendam kepada Gaskins, ini juga salah satu bentuk rencana Abaddon.
setelah satu jam, Gaskins pun keluar dari desa melalui gerbang utama. tembok tembok desa hancur, rumah rumah tuntuh.
pemandangan yang sangat sangat menakutkan.
*Di atas bukit di dekat desa
"kerja bagus.. satu langkah mendekati kesuksesan pun akhirnya dimulai.." ucap Abaddon
"fyuuh ledakan dari jarak yang sangat jauh ini membuat ku sangat tertekan. segel ini, aku harus menambah sihir api yang kuat kepada Gaskins" ujar Abaddon
dia tidak selalu bisa membantu memunculkan kekacauan yang lebih besar dari jarak jauh, di langkah langkah selanjutnya dia tidak bisa memiliki waktu.
*10 menit kemudian
setelah beberapa menit, akhirnya Gaskins kembali ke hadapan Abaddon. dengan berlutut di hadapannya, dia meminta ampunan kepada-nya
"maafkan saya karena terlalu lama mengurus manusia manusia itu.." ucap Gaskins
"tidak masalah, kau melakukan nya dengan baik, bahkan kau membunuh anak kesayangan seseorang ayah di depan matanya, bukan hanya anaknya. kau kemudian membunuh istri dan adiknya, sungguh luar biasa. kau mematuhi perintah ku dengan baik, ku puji dirimu yang selalu setia dengan diriku" ucap Abaddon dengan rasa bangga
Gaskins pun menundukkan kepalanya sembari berkata "terimakasih atas kebaikan anda, saya akan melakukan yang terbaik"
Abaddon pun senang, dia tidak sabar bagaiman perasaan Raja nya jika mengetahui dirinya bisa menaklukan seluruh Tanah kebebasan dalam waktu yang dijanjikan Abaddon.
"mari kita pergi" ucap Abaddon
"baiklah Rajaku, anda ingin pergi kemana..?" tanya Gaskins
"ikuti saja aku.. sebelum itu.. aku akan menggantikan penampilan mu"
__ADS_1
Abaddon pun menggunakan sihir ilusi yang sama seperti dia pakai pada dirinya.
sekarang, Gaskins pun terlihat seperti manusia yang berpenampilan muda dan tampan, tidak seperti Abaddon yang berpenampilan pria paruh baya yang tampan.
ada perbedaan usia yang terlihat. dengan rambut merah panjang yang disertakan janggut pendek warna merah.
"aku berubah pikiran, besok saja kita berangkat ke desa itu.." ucap Abaddon secara mendadak
Gaskins tidak menentang nya, justru dia mengikuti kemauan nya. Abaddon menunggu kabar tentang Gaskins yang menghancurkan desa yang damai dan tentram untuk tersebar di seluruh desa.
dia juga menggunakan sihirnya untuk menambah atribut sihir ke dalam diri Gaskins. namun, itu tidak berjalan dengan baik.
*SHIIINGGG
saat Abaddon menambah atribut sihir ke dalam diri Gaskins, dia di tahan oleh kekangan dunia fana. itu membuat dirinya tidak bisa mentransfer sihir ke dalam diri Gaskins.
dia memaksakan diri untuk melebihi kekangan dunia fana, namun, kekangan itu sangatlah kuat, sampai sampai Abaddon sangat kewalahan.
tidak ada jalan lain, Abaddon pun memilih melawan kehendak dunia untuk mengeluarkan kekuatan aslinya.
*DJUAAAD
suara petir yang bergemuruh di langit
Awan yang berputar di satu arah tepat di bawah Abaddon dan Gaskins berada. tanpa rasa takut, Abaddon terus melawan kehendak dunia dan mentransfer sihir ke dalam diri Gaskins.
seluruh dunia menjadi gelap akibat perbuatan Abaddon, seluruh orang yang mengetahui fenomena fantastis itu pun hanya terdiam. mereka berpikir bahwa itu adalah perbuatan seorang dewa yang marah.
* di waktu yang bersamaan, di tempat Edzard, Gartia, Satan dan Beelzebub, beserta 3 murid ku
saat itu, waktunya tepat setelah kedatangan Low Grade Immortal, jadi Edzard mengira bahwa itu adalah perbuatan dari low Grade Immortal itu.
*kembali ke sisi Abaddon
dia tampaknya berhasil mentransfer sihir ke dalam diri Gaskins. dia segera menutup kembali segel yang berada pada dirinya sendiri.
itu membuat kehendak dunia pun terdiam kembali, setelah itu, keluarlah suara yang langsung masuk pada pikiran Abaddon.
"DIAM!"
entah siapa yang membuat suara itu, itu membuat Abaddon sangat tertekan.
"KUHK"
dia bahkan di buat bertekuk lutut hanya dengan satu suara itu. dalam pikiran Abaddon, yang bisa mengendalikan suara dunia beserta awan dan petir, hanya ada satu individu yang bisa melakukan itu.
"KAKEK TUA SIALAN!!!!" ucap Abaddon melawan tekanan itu
dengan perlawanan nya, dia bisa terlepas dari kekangan itu. dia tidak menyangka bahwa dia bisa mengetahui bahwa (The Commandments) berada di bumi.
"sial.. bumi adalah salah satu planet yang di buat oleh dewa, tidak hanya satu dewa yang ikut dalam pembuatan di sini. banyak sekali dewa yang ikut serta dalam pembuatan planet ini" ujar Abaddon
__ADS_1
mulai kali ini, Abaddon harus sangat berhati hati untuk ke depannya nanti. dikarenakan jika dia membuat kecerobohan sekali saja, maka dia akan binasa.
...TO BE CONTINUED...