INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 23. Negara C


__ADS_3

pada saat aku sampai di Negara Pusat Dunia, aku kembali ke kediaman keluarga Rendra untuk memberi tahu ayah ku bahwa aku akan secepatnya ke salah satu negara kecil di timur.


aku langsung pergi ke ruangan kerja pribadi ayahku


"ayah, pesankan aku tiket pesawat untuk pergi ke negara C" ucap ku


"kau menyuruh ku atau bagaimana?? apa yang kau lakukan dengan uang 500jt yang kuberikan waktu itu?" ucap ayah ku


"ah! sepertinya aku menaruh nya di kamar ku, aku akan mencari nya dulu" ucap ku


lalu aku pergi ke kamar untuk mencari kartu uang itu..


"sialan.. 500jt bukan hal yang kecil.. dimana aku menaruh nya ya.." ucap ku dengan sedikit panik


lalu aku mencari ke setiap sudut ruangan untuk mencari dimana kartu itu berada.


setalah 30 menit berlalu, aku akhirnya bisa menemukan kartu itu, namun aku melupakan password kartu nya


"sial, jika aku bisa menemukan kartunya namun melupakan password nya. untuk apa kegunaan kartunya" ucap ku


lalu ayahku datang dan memberi tahu password nya


"password nya adalah 1123, cepat pergi lah ke negara C" ucap ayahku


"terimakasih ayah" ucap ku


lalu aku ke bandara dan memesan tiket pesawat untuk perjalanan malam hari


"akhirnya telah duduk di pesawat.. hey Addison, bagaimana kau beritahu tentang 7 kota kuno??" ucap ku


"baiklah, kebetulan ini malam hari.." ucap Addison


"ada apa dengan malam hari?" ucap ku bertanya kepadanya


"aku adalah penguasa kegelapan, aku bisa melihat seluruh dunia jika malam hari. aku bisa menelusuri 7 kota kuno hanya dalam beberapa detik" ucap Addison


"kalau begitu Carikan aku sekarang.." ucap ku kepadanya


"di tunggu sebentar" ucap Addison


lalu, aku menunggu beberapa menit dan waktu tidak terasa sudah 10 menit

__ADS_1


"hey Addison, kau mengatakan hanya beberapa menit?" ucap ku


"aku sudah mencari nya ke seluruh dunia berkali kali, namun tidak menemukan kota kuno itu.." ucap Addison


"kau bagaimana?? bukankah kota kuno ada di sini?" ucap ku


"zaman telah berubah, bagaimana jika kota kuno tidak ada di dunia ini??" ucap ku?


"tidak ada di dunia ini?? bagaimana mungkin.." ucap ku heran


"jika ada di dunia ini.. aku sudah menemukan nya dari tadi ke 7 lokasi kota itu" ucap Addison


"yang artinya.. 7 kota kuno tidak ada di sini?" ucap ku bertanya kepada Addison


"ya.. namun aku tidak menemukan nya.. itu juga membuat ku sedikit aneh" ucap Addison menjelaskan


"bisakah kau cari lagi?? kalau bisa di setiap sudut dunia.. tidak masalah berapa lama waktunya"


"baiklah"


lalu, sambil menunggu Addison menelusuri setiap sudut dunia.


aku melihat pemandangan dari dalam pesawat, setelah beberapa jam.


"Guren, aku tidak menemukan 7 kota kuno. lalu aku juga tidak menemukan tempat aku menanam Nine Heavenly Seeds" ucap Addison


"tidak menemukan nya?? yang benar saja.." ucap ku


"aku memang tidak menemukan 7 kota kuno, namun aku menemukan portal antar dimensi di bawah laut Utara"


"portal dimensi? kemanakah itu terhubung?"


"aku hanyalah kegelapan yang mencari, namun bukan bentuk fisik. jadinya aku tidak bisa memasuki portal dimensi itu"


"lalu bagaimana jika aku tidak menemukan 7 kota kuno? aku tidak bisa mengalahkan ancaman tingkat Catashtrop"


"kau terlalu meremehkan MONARCH OF DARKNESS milik mu itu"


"apa maksudmu aku bisa mengalahkan sang Catashtrop tanpa kekuatan penuh MONARCH OF DARKNESS?"


"memang benar, kau yang sekarang hanya perlu mencerna semua mayat yang kau kumpul kan dalam SUB-SPACE menjadi energi gelap mu"

__ADS_1


"sama seperti aku mengubah energi dalam batu spiritual menjadi energi gelap ku sendiri?"


"yaa.. kau pasti bisa melakukan nya"


"baiklah aku akan menunggu.."


setelah itu aku mulai memasuki bandara negara C setelah 1 hari lebih.


"akhirnya aku telah sampai.. apakah aku harus menelpon Minnie?" ucap ku


lalu aku mengeluarkan ponsel ku dan mulai menelpon Minnie..


"hallo Minnie, jemput aku di bandara.." ucap ku kepada Minnie lewat telepon


"[kau.. tidak mengabarkan ku ketika kau datang kesini?? Lucia sudah menunggumu kau tahu?]" ucap Minnie dari telepon


"aku minta maaf, aku masih memiliki urusan keluarga.." ucap ku


"[yaa.. tidak masalah jika keluarga mu salah satu dari 4 keluarga besar.. pasti sibuk bukan?]" ucap Minnie


"kau akhirnya mengerti, kalau begitu jemput aku di bandara" ucap ku


"[kau tunggu di sana.. kebetulan aku juga akan membawa mu ke suatu perjamuan]" ucap Minnie


"perjamuan apa itu??" ucap ku


"[aku akan menjelaskan nya nanti]" ucap Minnie


setelah menutup telponnya, Minnie memberi tahu Lucia bahwa aku sudah datang


*di rumah Minnie


"Lucia! Lucia! dimana kau??" ucap Minnie berteriak memanggil Lucia


"ada apa Minnie?" ucap Lucia


"Guren sudah datang ke negara ini.. aku akan menjemput nya, apakah kau ingin ikut?" ucap Minnie


"aku akan ikut tunggu dulu" ucap Lucia sambil mengganti pakaian


di sisi lain, aku yang menunggu Minnie telah 30 menit tidak datang datang.

__ADS_1


"kemana dia? ini sudah 30 menit" ucap ku sedikit kesal


TO BE CONTINUED


__ADS_2