INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 64. salah satu 8 sekte Cultivator


__ADS_3

*Di suatu tempat, di daratan Gracia


di sebuah ruangan yang lumayan besar, terlihat 9 orang duduk sejajar dan 1 orang duduk di atas singgasana.


orang itu bukan lah seorang Raja, namun kedudukan nya setara dengan Raja.


Dia adalah salah satu orang yang berada di puncak mahkluk fana, Gong Hansung.


Gong Hansung adalah pemimpin sekte GONG LIN HAO yang berjaya selama beberapa abad, dia telah menjadi legenda di manapun.


dia sangat lah kuat, menurut rumor, dia mencapai tahap Dunia hanya dalam kurung waktu 700 tahun.


yang mana Cultivator jika ingin mencapai tahap dunia perlu berwawasan luas, yang memerlukan lebih dari 1000 tahun.


dia adalah pemimpin sekte yang sangat bijak, di bawahnya terdapat 10 orang yang menjadi tetua sekte.


para tetua sekte sangat kuat namun masih lah di bawah Gong Hansung.


seharusnya ada 10 tetua sekte, namun yang satunya telah mati di bunuh.


dan sekarang mereka berdiskusi bagaimana tetua sekte ke 10 bisa terbunuh.


"bagaimana bisa Shin Hye bisa terbunuh? dia baru beberapa tahun menjadi ketua sekte bukan?" ucap Tetua sekte ke 7, Lin Jinhai


"bukan kah ucapan mu sedikit kasar untuk seseorang Tetua?" ucap Tetua sekte ke 2, Bai Ling


"DIAM!" ucap sepatah kata Gong kepada mereka


seketika mereka berdua pun terdiam dalam keheningan.


"apakah ada yang tahu siapa yang membunuhnya?" ucap Gong


"Ketua sekte, manurut ku itu adalah teman dari Gartia"ucap tetua 1, Li Chung


"GARTIA?! mengapa dia membunuh kakak senior nya sendiri?!!" ucap Gong dengan marah


"maaf, saya tidak tahu" ucap Li Chung


"Hm..! ini sebuah penghinaan! kerahkan murid kita dan cari Gartia sebisa mungkin!"


"Baik, Ketua sekte!"


"jika ini diketahui oleh 7 sekte utama lainnya, maka kita akan di rendahkan karena membunuh saudara satu sama- tidak, karena salah satu tetua sekte mati di bunuh oleh seorang murid"


"baik, kami akan mencari Gartia Le Aundria sebisa mungkin"


"baiklah!"


setelah diskuis, semua tetua sekte pun keluar ruangan, di sana hanya ada Gong Hansung dan Tetua sekte ke 1, Li Chung.


"Gartia itu, tidak mungkin memiliki kekuatan untuk membunuh Tetua sekte bukan?" ucap Gong Hansung


"Tidak diketahui, dia kabur dari sekte setelah mengetahui bahwa dia akan di bunuh"


"bukan itu masalahnya, masalahnya adalah kalian itu tingkat Demigod bukan? sedangkan dia spiritual, Kau tahu? Gap antara 1 tahap itu bagaikan langit dan bumi"


"saya tahu ketua, namun kita tidak mengetahui apa yang terjadi kepada Gartia"


"benar, apakah ada yang mengetahui bahwa Gartia memiliki Fisik Kesempurnaan Ilahi?"


"tidak mungkin, hanya mahkluk Immortal seperti anda lah yang bisa mengetahui nya"


"bagaimana jika ada Immortal lain yang mengetahui nya?"


"itu.. mungkin saja, namun jika ada Immortal lain yang mengetahui nya maka dia juga akan melakukan hal yang sama seperti anda"


"benar, jika aku bisa memakan daging Gartia, maka aku bisa langsung naik tahap secara pesat. Mungkin saja aku bisa mencapai tahap Inspiration- tidak, aku bisa masuk ke tahap Purification."


"sungguh, itu bisa sebanding dengan Great God (Dewa Besar)"


"sayang sekali dia pergi, jika ketemu aku tidak akan langsung belas kasihan kepadanya"

__ADS_1


*di sisi lain, di tempat Edzard dan yang lainnya


"Edzard, kita istirahat di sini saja, kau lihat tempatnya" ucap Gartia


"benar, kalau begitu kita istirahat saja"


kami pun berhenti di suatu tempat di tengah hutan untuk beristirahat, aku menyuruh 3 murid ku untuk melakukan apapun yang mereka mau.


sedangkan aku duduk di bawah pohon besar yang indah sambil metapa cahaya sinar matahari.


aku menyuruh Beelzebub untuk mengawasi murid murid ku, sedangkan Satan tetap berada di sisi ku.


saat sedang menikmati keindahan alam, aku di datangi oleh Gartia.


"apa yang kalian berdua lakukan?" tanya Gartia


"sedang menikmati pemandangan, mengapa kau berdiri? duduk lah bersama kita"


"baiklah aku tidak akan sungkan"


Gartia pun duduk di samping ku.


awalnya, kami hanya diam diam saja, namun Gartia mengambil langkah pertama untuk mencari topik pembicaraan.


"Edzard, siapa kalian sebenarnya?"


"apa maksudmu, Gartia?"


"tidak tidak, kekuatan kalian sudah berada di luar nalar ku, aku tidak sanggup mengukur kekuatan kalian"


"lalu..?"


"lalu aku ingin bertanya, kalian ini siapa sebenarnya?"


"mengapa kau bisa bertanya seperti itu?"


"ya.. saat aku melihat 10 mahkluk yang tunduk kepada mu, aku terkejut, mereka itu sangat kuat dan bukan kah manusia"


aku pun terkejut mendengar itu.


atau itu karena bakatnya? tidak itu karena dia terlahir untuk menjadi seorang Dewa?


aku bertanya tanya akan kepada diriku sendiri.


"mereka adalah 10 Perintah Tuhan, mahkluk yang berada di bawah kekuasaan ku. Satan adakah ketua mereka dan dia yang terkuat di antara mereka"


"10 Perintah Tuhan?"


"benar, lalu bisakah aku bertanya kepada dirimu, Gartia?"


"ah, silahkan tanya saja"


"kau.. apakah kau memiliki organisasi?"


"Organisasi? apa itu?"


aku terdiam.


aku lupa bahwa organisasi bukanlah kata kata di dunia ini, sial! aku mengatakan hal aneh kepada Gartia.


tiba tiba saja, Satan berbicara dengan ku melalui telepati.


{Raja ku, untuk saat ini nama 'Organisasi' bekum lah ada, nama lain nya saat ini adalah Sekte}


{Satan kah? terimakasih telah menyelamatkan ku}


{Senang rasanya di puji sang Raja}


setelah itu, aku langsung bilang kepada Gartia


"ahh, maksud ku itu sekte, apakah kau memiliki Sekte?"

__ADS_1


Gartia hanya terdiam.


lalu dia mulai bicara tentang kehidupan nya.


"Nama ku adalah Gartia Le Aundria, aku hanyalah anak yang di pungut saat peperangan melawan sekte iblis gila beberapa tahun yang lalu.


aku di angkat menjadi murid oleh guruku, Gong Hansung. Dia bilang bahwa bakat ku sangat hebat.


dia mengurus ku bagaikan anak nya sendiri, setelah aku berumur 20 tahun, dia secara diam diam ingin membunuh ku dengan cara memakan ku hidup hidup.


karena dalam keadaan begitu, aku pun langsung lari dari sekte setelah tau dia melakukan itu karena tubuh ku, aku sangat kecewa terhadap guru ku.


awalnya saat aku menemukan kakak senior ku di sini, aku mengira dia datang karena ingin menyelamatkan ku. Namun aku salah, dia kesini ingin membunuh ku, aku sangat terpuruk akan hal itu.


aku tidak tahu apa yang di inginkan mereka oleh tubuh ku, aku sangat membenci tubuh ku ini.


Jika kau ingin tertawa, maka tertawa lah, aku tidak mempermasalahkan nya jika kau tertawa"


setelah mendengar itu, aku langsung memegang kepala Gartia dan mengarahkan nya ke hadapan muka ku.


"Apa kau bodoh? jangan lah membenci apa yang sudah orang tua mu berikan" ucap ku sambil melepaskan tangan ku dari kepalanya


"tapi.."


"hah, Gartia, jika kau khawatir akan orang yang berbuat jahat pada tubuh mu. maka kau harus berlindung kepada ku, ya?" ucap ku sambil tersenyum


"baiklah! terimakasih, Edzard"


"haha, karena kau sudah cerita, sekarang adalah giliran ku untuk cerita"


"cerita? cerita apa?"


"awalnya aku adalah manusia, entah kenapa aku menjadi pewaris dari Lord Of Darkness.


aku menjadi malapetaka paling berbahaya di Seantero Universe, aku akan membunuh siapapun yang menghalangi ku, bahkan para Dewa sekalipun.


jadi, jika kau tidak ingin perjalanan berbahaya, maka saat kita sudah mencapai kota kuno, kita akan berpisah"


"aku tidak mengetahui apa yang kau katakan, tapi!" ucap Gartia sambil berdiri


"tapi..?"


"aku akan terus ikut bersama mu walaupun aku tidak berguna! aku akan menjadi saksi bahwa kau akan menjadi yang terkuat di Seantero Universe!!"


aku tersenyum bangga melihat keberanian Gartia.


"yakin? kau telah mendeklarasikan perang bahwa diri mu itu akan membantu malapetaka paling berbahaya loh"


"hihi, aku yakin loh, Edzard"


"hahahaha, aku sangat berterima kasih"


kami pun tertawa senang karena bisa mempercayai satu sama lain, Satan yang melihat itu hanya terdiam dalam diam.


dia sangat senang tuannya bisa tertawa seperti itu.


'Raja ku, dia tidak pernah menunjukkan ekspresi seperti itu kepada siapapun setelah bertarung dengan Fragmen Of Brilliant Light


mungkin itu karena teman teman nya mati akibat aura membunuh yang dipancarkan oleh 5 mahkluk itu.


aku sangat senang, mungkin jika ada Gartia, Raja akan selalu menunjukkan ekspresi seperti ini.


Raja terbayang bayang akibat teman temannya terbunuh, walaupun dia terlihat sangat biasa temannya terbunuh.


kenyataan dia sangat lah terpuruk, bahkan jika dia tidur, dia selalu memimpikan hal hal teman temannya itu.


sejak saat itu, Raja tidak pernah tidur dan memutuskan untuk selalu berlatih agar tidak tidur.


aku sangat lah sedih melihat itu. Namun, kesedihan itu berakhir dari sini' ucap curhatan Satan


Lalu, kesedihan pun berakhir sampai di sini.

__ADS_1


kita akan selalu bersama selamanya, bahkan saat seluruh alam semesta lenyap sekalipun.


...TO BE CONTINUED...


__ADS_2