
setelah sampai di rumah, aku melakukan hal seperti biasa. yaitu memasak untuk Lucia dan Minnie.
"Guren, besok setelah pulang kelas. kita langsung ke tempat Restoran saja" ucap Lucia
"benar, besok aku ada jadwal penyerangan bersama team" ucap Minnie
"kalau begitu aku akan akan membawa CB250T" ucap ku kepada mereka
"baiklah kalau begitu, mari kita makan dulu" ucap Lucia
setelah makan, kami kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat.
tiba tiba saja aku teringat sesuatu, bahwa 2 hari lagi aku akan menghadiri acara pelelangan.
"aduh, aku lupa. 2 hari lagi kan acara pelelangan, uang yang kubawa memang cukup. namun aku malu jika sendiri" ucap ku
lalu Addison angkat bicara mengenai hal ini
"jangan lewatkan kesempatan untuk membeli batu spiritual, itu meningkat kan kemampuan mu" ucap Addison
"aku mengerti" ucap ku sambil mematikan lampu dan kembali tidur
keesokan harinya, aku berangkat pagi dengan Lucia menaiki CB250T.
sedangkan Minnie akan pergi naik mobil sendiri untuk mengurus beberapa hal penting.
di dalam perjalanan, aku dan Lucia terus mengobrol tentang bagaimana kuliah kami.
"kau tahu, Guren? aku itu cukup populer loh, hihihi" ucap Lucia sedikit menggoda ku
"lihat saja, ketika ulangan aku akan peringkat 1" ucap ku dengan bangga
"harusnya aku yang menempati peringkat 1" ucap Lucia
karena keasikan mengobrol, tidak terasa kami sudah sampai di gerbang universitas.
"Guren, kita akan berpisah dulu" ucap Lucia
"baiklah" ucap ku
lalu, ada seseorang yang sedang melihat kami berdua boncengan naik motor
"siapakah lelaki itu? berani sekali dekat dengan perempuan yang di incar boss" ucap orang itu
lalu aku kembali ke kelas, dan juga duduk di bangku.
lalu tiba tiba saja Licht mendatangi ku sambil menepuk pundak ku.
"apa kabar Guren" ucap licht menyapa ku
"Yoo licht" ucap ku menyapa balik
__ADS_1
"Guren, apakah kau tidak ada niat datang ke tempat bar ku?" ucap licht mengajak ku
"ah, aku tidak tertarik ke sana" ucap ku menolak nya
"haiyoo, banyak sekali wanita lohh" ucap licht menggoda ku
"aku tidak tertarik dengan perempuan seperti itu" ucap ku menolak nya lagi
"apa!? jangan jangan kau homo" ucap licht terkejut
"hey kau, perhatikan bicara mu. aku sudah memiliki seseorang yang kusukai" ucap ku kepadanya
"hoo, apakah itu salah satu dari 7 Queen?" ucap licht
"tidak tahu juga aku" ucap ku
lalu guru pun masuk ke kelas, dan kelas pun dimulai.
"baiklah anak anak, pelajaran hari ini adalah pertahanan diri" ucap guru olahraga
"pertahanan diri??" ucap siswa dan siswi lain
"ya.. kita akan ke tempat latihan pertahanan diri" ucap guru olahraga
"wahh bukan kah senior John ada di sana!" ucap para siswi dengan heboh
"bukan kah kakak Laras juga ada di sana!" ucap para siswa dengan semangat
"licht, siapa itu John dan Laras?" ucap ku bertanya kepada dia
"jadi begitu.. kenapa mereka ada di tempat pelatihan diri?" ucap ku bertanya
"mereka ikut ekskul itu" ucap licht
"sekarang kita kesana untuk apa?" ucap ku bertanya kepada licht
"kau tanya guru saja" ucap licht
"guru! untuk apa kita ke tempat pelatihan diri?" ucap ku bertanya
"kita akan belajar pertahanan diri" ucap guruku
lalu semua orang mulai berangkat ke ruang pelatihan diri.
di sisi lain, di suatu tempat di sekolah.
"boss" ucap seseorang itu bertekuk lutut
"ada apa?" ucap orang misterius itu
"saya melihat Queen of Perfection, Lucia sedang berangkat ke sekolah dengan seorang pria. nampaknya mereka dekat" ucap seseorang itu
__ADS_1
"apa?! aku bahkan tidak mendapat Lucia, tapi salah satu siswa biasa bisa mendapatkan nya?" ucap orang itu dengan murka
"mohon tenang boss" ucap orang itu
"aku adalah salah satu 7 King, King of Wrath, Rion. dia berani sekali membuat ku marah!" ucap Rion
di lain sisi, kami sudah tiba di tempat pelatihan diri.
"jadi ini tempat pelatihan diri" ucap ku terkagum
"bagaimana? bagus bukan?" ucap licht
"aku ingin jalan jalan" ucap ku sambil pergi
saat aku sedang jalan jalan. aku tidak sengaja tersesat, lalu aku bertemu dengan seseorang wanita.
"halo, apa yang kau lakukan di sini?" ucap wanita itu
"aku tersesat" ucap ku
"apakah kau adalah siswa dari kelas yang akan belajar di sini? jadi mereka sudah datang" ucap wanita itu
"apakah kau tahu jalan keluar nya?" ucap ku
"mari aku antar kan" ucap wanita itu berjalan pergi
di tengah perjalanan kami, kami tidak mengobrol sama sekali. sampai dia memperkenalkan diri nya.
"aku adalah Laras, salah satu Queen" ucap wanita itu memperkenalkan diri
"ah, aku Guren. aku sudah mendengar banyak tentang mu" ucap ku dengan santai
"sungguh tidak terkejut.." ucap Laras
"kenapa harus terkejut?" ucap ku bertanya
"tidak apa apa" ucap Laras
setelah melewati perjalanan, akhirnya kami sampai di tempat utama pelatihan diri.
lalu licht menghampiri ku
"dari mana kau? semua menunggu mu?" ucap licht
"aku jalan jalan dan tersesat" ucap ku kepadanya
"biarkan, ayo kita berbaris" ucap licht
saat kami berbaris, muncul 2 orang, wanita dan pria yang akan mengajarkan jurus pelatihan diri pada kami.
mereka adalah King of Courage, John. dan juga Queen of Greatness, Laras.
__ADS_1
"kami berdua akan mengajarkan kalian apa itu pelatihan diri" ucap mereka berdua
TO BE CONTINUED