INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 28. Para King


__ADS_3

"baiklah, kalian akan kami ajarkan bagaimana cara melakukan pelatihan diri" ucap King of Courage, John


"aku adalah juara Pedang Panjang, dan John adalah juara Gulat" ucap Queen of Greatness, Laras


"sekarang aku akan meminta kalian.. yang ingin belajar Gulat ikuti aku, dan ingin berpedang ikuti Laras!" ucap John


lalu setengah murid dari kelas kami mengikuti Gulat, dan setengah nya lagi mengikuti berpedang.


aku mengikuti ajaran Laras, sedangkan Licht mengikuti ajaran John.


kami memang masing masing di ajarkan latihan dasar terlebih dahulu.


setelah 1 jam, kami di peristirahatkan 30 menit untuk ujian hasil tes.


saat aku sedang istirahat, aku mengobrol sebentar dengan Licht


"Licht, apa yang akan kau lakukan dalam ujian tes ini?" ucap ku bertanya


"bagaimana kalo kita taruhan?" ucap licht


"hoo, menarik. tantangan apa itu?" ucap ku


"jika kau kalah, kau harus datang ke bar ku" ucap licht


"jika aku menang?" ucap ku bertanya kembali


"kau boleh minum di bar ku secara puas, selama 6 bulan!" ucap licht


karena aku suka minum, tanpa pikir panjang aku menyetujui nya.


"setuju!" ucap ku


"baiklah, kalau begitu kita tunggu tes nya"


setelah itu tes pun dimulai, kami bersama sama mengambil nomor 20 agar bertarung bersamaan.


aku melawan Laras, dan Lichtenstein melawan John.


lalu setelah beberapa lama, nomor 20 pun kami di panggil. dari 19 nomor, hanya 4 yang di akui kuat oleh Laras, dan 7 yang diakui oleh John dari masing masing kubu.


saat nya kami untuk maju.


"kak senior, kita harus menggunakan pedang kayu?" ucap ku bertanya

__ADS_1


""ya? apakah kau ingin menggunakan pedang asli?" ucap Laras dengan bingung


"benar!" ucap ku dengan semangat


"apakah kau ahli?" ucap Laras bertanya


"ya!" ucap ku


"baiklah kalau begitu, ini ambillah. pedang kita sama sama di tingkat C" ucap Laras kepada ku


"baiklah, pertandingan dimulai!" ucap Laras


aku masih terdiam menunggu gerakan dari Laras, tiba tiba saja Laras langsung menyerang dari depan menggunakan kecepatan nya.


dia mengayun kan pedang dengan sangat hebat, namun aku tetap menghindari nya dengan santai.


'mengaoa tidak kena?? aku pendekar profesional!' ucap Laras dalam hati


Laras terus menyerang menggunakan pedang nya, aku juga menangkis dan menghindari serangan milik Laras dengan mudahnya.


beberapa menit lalu, di sisi lain pertandingan John melawan licht sama sengitnya


mereka adu pukulan dan licht masih tidak menggunakan kekuatan penuhnya untuk melawan John


"hee apakah segini kekuatan King?" ucap licht meremehkan John


karena John kesal, dia mulai memukul licht dengan kekuatan penuh secara membabi buta.


walaupun kekuatan dan kecepatan meningkatkan drastis, namun akurasi pukulan itu melemah, dan bisa di hindari dengan mudah oleh licht.


setelah menahan banyak pukulan dari John, licht mulai memukul kembali John secara perlahan.


membuat John terpukul mundur dan membuat nya memukul John secara membabi buta kembali.


di sisi lain, pertarungan ku dengan Laras sudah dimenangkan oleh ku dengan kecepatan ku yang memotong baru perlindungan Laras.


dia mengaku kalah bahwa kecepatan nya bukan lah tandingan milikku


"aku.. mengaku kalah.. bisakah ku tahu.. dimana kau belajar pedang?" ucap Laras dengan keringat dingin


"kau tak berhak mengetahui nya" ucap ku kepadanya


setelah itu pertarungan licht dengan John juga sudah diselesaikan, licht memenangkan pertarungan dengan cara memukuli John secara bertubi tubi sehingga dia tak sadarkan diri.

__ADS_1


mulai dari sini lah, Ada 2 kandidat untuk menjadi King, yaitu Licht dan juga Guren.


"kau memenangkan nya? sepertinya aku akan kehilangan beberapa yang untuk 6 bulan" ucap licht dengan sedikit kecewa


"ayolah, janji mu itu harus ditepati" ucap ku kepadanya memberikan semangat


"baiklah baiklah" ucap licht


"kalian berdua.. ehem.. semuanya! kita kembali ke kelas!!" ucap guru olahraga


semua orang di kelas juga mulai mengakui dan mengagumi kami sebagai orang kuat.


berita ini bahkan menyebar ke manajemen lain.


di suatu tempat sekolah


"jadi, dia bukan orang biasa? huh?" ucap King of Wrath, Rion


"boss, apa yang harus kita lakukan? seperti nya dia berteman dengan satu kandidat King lainnya" ucap bawahan Rion


"kita pikirkan ulang rencana" ucap Rion


berita kami mengalah kan Queen and King menyebar ke manajemen, guru, dan para Queen dan King lainnya.


di suatu tempat, di dalam kelas


"nyonya, anda sudah mendengar berita nya?" ucap seseorang misterius


"jadi dia? orang yang baru masuk universitas dan menjadi kandidat King?" ucap salah satu Queen, Queen of pain, Shiro


"apa?? jadi dia sudah terkenal? Lucia, lihat ini!" ucap salah satu Queen, Queen of Nightmare, Minnie


"tenyata Guren sangat hebat" ucap salah satu Queen, Queen of Perfection, Lucia


lalu kabar kami terdengar sampai ke telinga para King


"hm? inikah orang yang mengalahkan John?" ucap salah satu King, King of Thieves, Juna


di suatu tempat di luar universitas


"boss, aku mendapat kan kabar dari universitas. bahwa John telah dikalahkan dan dia dilengserkan dari posisi King. bahkan ada 2 kandidat nya" ucap seseorang


"jadi begitu.." salah satu dari King of Destruction, King peringkat pertama, Rolly.

__ADS_1


TO BE CONTINUED


__ADS_2