
*WHUS WHUS
Garou berlari dengan sangat cepat menuju ke dalam kota kuno
Garou yang mengamuk saat ini sama sekali tak bisa dikendalikan oleh siapapun, dikarenakan efek dari kutukan penderitaan kota kuno.
dia tertelan oleh kutukan penderitaan yang sangat dalam dan menyakitkan. akibat dari kutukan penderitaan, dia akan merasakan masa masa kelamnya yang sangat dia ingin lupakan.
*WUAAHH!!!" (Garou)
setelah menghancurkan suatu dinding yang berada di dalam kota kuno, dia bertemu dengan Irene dan juga Gartia.
Gartia yang saat itu bertemu dengan Garou, dia merasa sangat senang karena Garou baik baik saja, sampai dia lupa bahwa Garou masih terpengaruh oleh kutukan penderitaan.
"Garou! apakah kau baik baik saja?" (Gartia)
Gartia yang berniat baik untuk menanyakan keadaan dari Garou, kini dia di serang olehnya menggunakan sebuah pukulan beladiri nya.
*WHUS WHUS WHUS
Garou menyerang Gartia dengan sangat cepat
mengetahui bahwa Garou menyerang nya, Gartia pun refleks langsung menahan seluruh serangan yang dilancarkan oleh Garou.
*BRUAK BUAK BRAK
mereka sempat beradu pukulan sebentar
Gartia lebih memilih mundur daripada harus bertarung dengan Garou.
"apa yang kau pikirkan Garou! mengapa kau seperti ini?!" (Gartia)
"kakak! saat ini Garou sedang terpengaruh oleh kutukan penderitaan dari kota kuno! kau harus lebih berhati-hati" (Irene)
seketika, Gartia pun mengingat kejadian beberapa saat yang lalu.
"ah.. aku melupakan hal itu, tetapi aku tak bisa bertarung dengannya." (Gartia)
"tenang saja kak, kau tak harus sampai membuatnya mati, kau hanya harus membuat nya pingsan saja." (Irene)
"yeah, kalau begitu, bisakah kau membantu ku?" (Gartia)
"aku akan selalu membantu mu kak" (Irene)
"baiklah, kalau begitu aku yang akan melawan nya secara langsung" (Gartia)
dengan percaya diri, Gartia pun berjalan menuju kearah Garou dengan sangat berhati-hati.
saat ini Gartia mengetahui bahwa Garou sangatlah kuat, akan tetapi untuk berhadapan dengannya. dia tak perlu menggunakan pedangnya untuk melawan Garou.
Gartia yang saat ini hanya perlu menggunakan pengetahuan tentang seni beladiri nya yang dia pelajari dahulu, dia yang sekarang sangat lah kuat.
Gartia yang saat ini sangatlah kuat, hanya ada satu kelemahan yang dimiliki Gartia...
*WHUS
Garou bergerak dengan sangat cepat menuju kearah Gartia.
melihat hal itu, Gartia langsung bergerak untuk mengambil langkah bertahan terhadap Garou. serangan Garou itu berupa seni beladiri, dia memukul menggunakan tangan dan menendang menggunakan kakinya.
__ADS_1
begitu juga Gartia, dia hanya perlu bertahan menggunakan kaki dan tangannya dari serangan Garou.
Garou yang saat ini berniat untuk menghajar Gartia, dia meloncat keatas dan menendang kan kakinya kearah Gartia.
*BRAAAK
sayangnya, Gartia dapat menahan serangan itu dengan mudahnya. tak sampai di situ saja, Garou terus menerus melancarkan serangan terhadap Gartia.
kaki dan tangan, dia terus melancarkan serangan yang sangat kuat terhadap Gartia. sedangkan Gartia hanya bisa menahan serangan Garou.
*BRUAK BRAK BUAK
"kuhk! kau kuat sekali Garou!!" (Gartia)
entah apa yang dilakukan oleh Gartia, sepertinya dia sedang menunggu kesempatan untuk menyerang balik Garou.
kesempatan yang hanya datang sekali, dia benar benar memanfaatkan kesempatan untuk menemukan peluang kecil ini.
*BRUAK
di saat suatu serangan yang dilancarkan oleh Garou, dia terlihat sedikit kehilangan keseimbangan nya.
Gartia memanfaatkan kesempatan itu untuk menangkap kaki sebelah kanan dari Garou dan menarik lengan kirinya.
*WHUSS
Gartia melemparkan Garou ke suatu dinding yang tebal
*BRUAAK
"KUAHK!" (Garou)
lemparan yang dilancarkan oleh Gartia membuat Garou sedikit terluka. tetapi untuk mengalahkan nya tak semudah itu.
*WHUUS
kecepatan yang sangat cepat, Gartia sudah tak mampu lagi bertarung dengan Garou. dikarenakan kelemahan nya adalah kasih sayang nya kepada orang yang disayanginya.
"huh.. huh.. sadarlah Garou.." (Gartia)
"HAAAHH!!!" (Garou)
"masih tak sadar juga? baiklah, kali ini biarkan aku yang akan melawan mu mulai sekarang, Garou." (Irene)
*DUARR
secara mengejutkan, sebuah ledakan tiba tiba saja muncul di depan Garou.
"GUAH!!" (Garou)
Garou yang terkena ledakan itu terhempas cukup jauh karena efek ledakan nya, tetapi itu tak membuat Garou tumbang. justru dia bangkit dengan sangat cepat dan melihat siapa yang menyerang nya.
"rasakan! bermain main lah dengan ku sebentar, Garou!!" (Irene)
"HUAAH!!" (Garou)
Garou menyerang Irene dengan sangat cepat, Irene yang mengetahui bahwa Garou unggul dalam pertempuran fisik.
dia memutuskan untuk membuat sebuah pelindung sihir.
__ADS_1
*SHIING
pelindung sihir yang dibuat Irene hanya mampu menahan Garou selama beberapa detik, dia juga langsung mengeluarkan sebuah sihir bola api yang sangat besar.
*BHUUS
*DUAAARR
dengan daya ledakak yang diciptakan oleh sihir api Irene, Garou merasa sangat kepanasan, dia memukuli pelindung yang diciptakan Irene secara membabi buta.
tak lama kemudian, pelindung yang Irene buat hancur berkeping keping, dia segera berlari dengan sangat cepat kearah Irene.
mengetahui hal itu, Irene menggunakan sihir teleportasi nya untuk berpindah tempat ke arah yang cukup jauh dari Garou.
*WHIIS
tak sampai di situ, Irene terus menerus melancarkan sihir bola api nya dan menembakkan nya kearah Garou.
*DUAR DUAR DUAR
dia menciptakan sihir bola api dengan jumlah yang cukup banyak, karena satu bola api tak akan membuat Garou tumbang.
Irene terus menerus menggunakan cara yang sama berkali kali, setiap saat Garou sudah mendekati nya, di akan ber-teleportasi ke arah yang cukup jauh darinya.
dia terus menerus melakukannya berkali kali, hingga sampai dia kehabisan energi sihirnya sendiri.
sedangkan Garou, dia sudah tumbang akibat serangan sihir yang terus menerus dilancarkan oleh Irene. dia jatuh pingsan di tempat.
Gartia yang melihat hal itu langsung menghampiri Garou, dia mengira bahwa Garou sekarat.
"Garou! Garou! apakah kau baik baik saja! hey bangunlah! Garou!" (Gartia)
dia sangat panik dan khawatir akan keselamatan Garou, dan tiba tiba saja ada suara yang terdengar.
"dia baik baik saja.. kau tak perlu khawatir tentang dirinya" (Beelzebub)
Beelzebub, dia datang entah darimana dan keberadaan tak diketahui oleh siapapun bahkan Gartia sekalipun.
"Beelzebub.. datang darimana kau? mengapa kau ada di sini?" (Gartia)
"saat mendengar suara teriakan, aku di suruh oleh Raja untuk mengecek kondisi di sini, dan ternyata memang benar. aman aman saja bukan?" (Beelzebub)
"kau bilang kondisi di sini aman aman saja? apakah kau tak melihat kondisi Garou yang sekarat ini?!!" (Gartia)
"tak perlu khawatir, dia bisa disembuhkan." -(Beelzebub)
"aku tahu! tetapi saat di pertempuran tadi mengapa kau tak muncul dan menahan Garou untuk tidak mengamuk!!?" (Gartia)
"Gartia, seseorang harus mengalami evolusi, dan asal muasal evolusi itu adalah dari adanya pertumpahan darah ataupun pertarungan, kau tahu sendiri bukan?" (Beelzebub)
"kau! sama saja pemikiran mu dengan Edzard! kalian bajingan tak berperasaan!" (Gartia)
"Gartia.. apa yang kau ketahui tentang kami? apa yang kau ketahui tentang Raja kami, Edzard Wesley itu sendiri?" (Beelzebub)
"aku tak memperdulikan hal semacam itu, kalian semua sama saja dan berasal dari dunia yang sama bukan?" (Gartia)
"aku dan dia berbeda.. kami adalah..." -(Beelzebub)
entah apa yang diucapkan oleh Beelzebub, dia mengatakan sesuatu yang tidak diketahui. percakapan mereka berdua sangat rahasia.
__ADS_1
Gartia mendengarkan apa yang diucapkan eh Beelzebub dengan seksama, mendengar cerita yang diceritakan nya, Gartia kembali tenang untuk sementara waktu.
...TO BE CONTINUED...