INCOMPARABLE: Lord Of Darkness

INCOMPARABLE: Lord Of Darkness
Chapter 143. Kekacauan di Britania Raya 1


__ADS_3

setelah Gartia dan Edzard pergi dari kerajaan Eastern, mereka bergegas pergi ke kekaisaran untuk menjemput Beelzebub dan 3 muridnya.


namun, dalam pertengahan perjalanan, mereka berhasil di hadang oleh 2 dari 13 Pahlawan. mereka adalah Tristan dan Gallardo.


"mau pergi kemana kau? seharusnya kau tetap diam di sana dan menikah dengan Lancelot bukan, nona Gartia?" ucap Gallardo kepadanya


"sedari awal, aku ragu untuk menikah dengannya, semua itu karena ayahku ingin menggunakan ku hanya untuk kekayaan dan kekuasaan nya." ucap Gartia membantah nya


"******! kau seharusnya bersikap sopan diantara kami.." ucap Tristan angkat bicara


"nama mu tak sesuai dengan sikap mu, manusia bodoh." ucap Edzard membalasnya


"apa? kau rendahan--- kuahk!!" -Tristan


*BUAAK


belum sempat Tristan menyelesaikan kata katanya, dia sudah ditendang dengan sangat kuat oleh Satan.


"beraninya kau menghina Raja! Dasar manusia rendahan!!" ucap Satan dengan penuh amarah


"siapa kau gila! apakah kau tak tahu bahwa aku adalah pahlawan!!" -Tristan


"Persetan dengan hal itu! akan beda ceritanya kalau kau menghina Raja ku, manusia bodoh." -Satan


"beraninya kau merendah kan diriku yang merupakan seorang pahlawan!!" -Tristan


dengan rasa penuh amarah, Tristan memegang tombaknya yang runcing dengan sangat kuat. kali ini dia benar benar akan berhadapan dengan Satan.


Satan yang melihat bahwa Tristan bersiap tempur, dia juga memasang kuda kuda siap tempur untuk melawannya.


"majulah! anak muda!" -Satan


"Matilah!" -Tristan


*WHUS WHUS WHUS


Tristan maju dengan kecepatan yang luar biasa, dia menusuk nusuk kan tombaknya dengan sangat cepat ke arah Satan.


Satan menghindari nya dengan cara menangkis nya, serangannya di blokir olehnya dan mencari kesempatan untuk menyerang nya.


*BUAK


"kuahk!"


Satan berhasil memukulnya sekali di bagian perutnya, kelemahan para pemegang senjata tombak adalah mereka terlalu terbuka di bagian bawah.


yang artinya, mulai dari dada hingga ujung kaki, semuanya terbuka tanpa penjagaan sama sekali. seharusnya Tristan membawa baju tempurnya yang dikhususkan untuk melindungi titik buta-nya.


akan tetapi, karena dirinya mengira bahwa hati ini hanyalah hari biasa, dia akhirnya meninggalkan baju tempurnya di kekaisaran.


kesalahan nya juga karena menganggap remeh Satan. Edzard yang melihat pertarungan Satan dengan Tristan, dia pun memuji Satan karena triknya yang luar biasa.


"haha! lucu sekali, kau terlalu meremehkan Satan, seseorang yang memiliki kekuatan untuk membunuh seorang Dewa.. dianggap remeh oleh seorang Manusia." ucap Edzard kepadanya


"terimakasih Raja, aku sangat tersanjung dengan hal itu." ucap Satan dengan sangat senang


"Diam! kau hanyalah seorang rakyat jelata! apanya yang memiliki kekuatan untuk membunuh-- kuahk!" -Tristan


"diamlah! Raja sedang berbicara!" -Satan


tanpa berpikir panjang, Satan menendang nya dengan sangat cepat dan kuat, sehingga Tristan terluka cukup berat.

__ADS_1


"kuhk! apa yang kau lakukan Galrd (Gallardo)! seharusnya kau membantu teman mu!" teriak Tristan kepadanya


"kondisimu menyedihkan!" ucap Gallardo


setelah mengucapkan beberapa kata, Gallardo menerjang dengan sangat cepat ke arah Edzard.


*BRUAK


dia melancarkan sebuah pukulan yang sangat kuat hingga daerah disekitar nya hancur berantakan.


"bagus sekali bisa menghindari serangan ku!" ucap Gallardo dengan nada meremehkan


melihat hal itu, Edzard hanya membalasnya dengan sebuah senyuman. sedangkan Satan, dia tak terlalu memperdulikan Gallardo, dikarenakan dia sudah tau bagaimana akhirnya.


"kau tidak membantu Raja mu itu?" -Tristan


"tak perlu khawatir, dia adalah orang yang jauh lebih kuat dari ku." -Satan


*BUAK BUAK BUAK


pertarungan antara Edzard dan Gallardo masih terus berlanjut, mereka berdua saling melancarkan pukulan masing masing.


seperti yang di katakan oleh Satan, Edzard mampu menghindari setiap serangan dari Gallardo, dia juga terus menerus melancarkan sebuah pukulan Boxing ke arahnya.


begitu juga Gallardo, mereka memiliki kondisi yang sama. akan tetapi, berbeda dengan Edzard yang mampu menghindari setiap serangan dari Gallardo. sedangkan Gallardo sendiri terkena pukulan Edzard secara terus menerus.


dia tak mampu menghindari kecepatan serangan yang dilancarkan oleh Edzard. walaupun kondisinya terpukul terus menerus, dia mampu melancarkan serangan secara tepat dan cepat.


itu merupakan sebuah keunggulan dari Gallardo. dia juga seorang maniak pertarungan tangan kosong.


saat ini.. dia benar benar senang dikarenakan setelah 2 tahun tak bertarung, dia bisa bertarung dengan puas hari ini.


"Berhenti lah menahan diri!! aku bukanlah orang yang lemah--" -Gallardo


"baiklah jika itu mau mu" ucap Edzard memotong omongan Gallardo


setelah itu, Edzard menggunakan beberapa kekuatannya untuk melakukan pukulan yang sangat kuat.


*BUAK BUAK BUAK


Gallardo terpental cukup jauh karena pukulan Edzard


"kuahk! sangat kuat! sangat sangat kuat!" ucap Gallardo dengan sangat senang


"kau gila.. apakah kau benar benar maniak seorang pertarungan?" ucap Edzard dengan aneh


"tidak tidak.. aku hanya merasa senang.. kekuatan mu itu seperti Rasputin ya?" ucap Gallardo


"kau mengenal Rasputin?" -Edzard


"tentu saja, jika aku bertarung melawannya, maka Rasputin akan keluar sebagai pemenang. sayang nya lawannya adalah Lancelot." -Gallardo


"jadi, apakah kau ingin melanjutkan pertarungan kita?" -Edzard


"tentu saja.." -Gallardo


kemudian, pertarungan pun dilanjutkan. keduanya masih sama sama melancarkan pukulan masing masing.


Gallardo mencari cara untuk mengalihkan perhatian Edzard. dia berpikir bahwa menggunakan batu batuan untuk mengalihkan perhatian Edzard akan berhasil.


akhirnya, dia menghantam kakinya ke tanah dengan sangat kuat.

__ADS_1


*BRUAK


alhasil, seluruh tanah yang di-injak nya hancur seketika. bebatuan yang hancur dia tendang satu persatu ke arah Edzard.


melihat hal itu, Edzard menghindari seluruh bebatuan yang dilemparkan kepadanya. dia terlalu fokus kepada batu batuan, sehingga dia melupakan masih ada Gallardo.


*WHUS


tanpa Edzard sadari, Gallardo bergerak dengan sangat cepat ke arah dirinya.


Edzard yang sadar akan Gallardo bergerak dengan cara menyelinap diantara bebatuan, dia akhirnya menggunakan salah satu jurusnya.


""


*PHUUS


seketika, dalam waktu yang sangat singkat, segala sesuatu yang berada di dekat Edzard, tiba tiba saja terdorong karena alasan yang tak diketahui.


*BUAK BUAK


ini menyebabkan Gallardo ikut terhempas cukup jauh karena jurus yang miliki oleh Edzard.


"kuahk.. sangat kuat.." ucap Gallardo


melihat hal itu, Edzard segera mengeluarkan suatu jurus untuk menahan pergerakan Gallardo.


*SRRT SRRT SRRT


sebuah rantai emas menahan setiap tangan dan kaki Gallardo


dia di buat tak bergerak, lagipula kondisinya saat ini sudah tak sanggup bergerak karena terhempas oleh jurus Edzard.


setelah beberapa menit kemudian, datanglah Satan membawa Lancelot dalam keadaan yang buruk.


"uhk.. aku menyerah.." ucap Lancelot dengan nada pasrah


"Raja, aku membawa orang ini ke hadapan mu" -Satan


"bagus, kau melakukannya dengan baik" -Edzard


"terimakasih atas pujiannya" -Satan


tidak lama, datang Nostradamus, Rasputin, Merlin, dan juga Marcel.


mereka ber-empat, entah apa yang dilakukan mereka, pasti ada sesuatu di balik semua kejadian ini.


"Yahoo! Nostradamus, apakah kau sudah selesai mengurus 10 orang tua itu?" -Edzard


"sudah dong! aku bahkan mengalahkan 8 diantara mereka" -Nostradamus


'delapan?! angka yang sangat gila woy! sekuat apakah dirimu diusia remaja mu Nostradamus??' ucap Edzard dalam hati


"yah, aku bahkan hanya mengalahkan pak tua Ottoman" ucap Merlin


"luar biasa kalian, kutebak Rasputin mengalahkan Lancelot bukan?" -Edzard


"yeah, setelah beberapa perjuangan" -Rasputin


"baiklah, aku ingin membuat rencana kepada kalian.. dengarkan baik baik.." -Edzard


...TO BE CONTINUED...

__ADS_1


__ADS_2