
Kami pun pergi menuju kota itu, kota itu bernama
aku bisa melihat nya dari jauh, banyak aura penyihir terpancar dari sana.
apakah aku benar benar harus kesana? lagipula itu tidak mempermasalahkan karena kami hanyalah orang lewat.
"Edzard, itu adalah kota para penyihir, kau yakin kita akan kesana?" tanya Gartia
"hm.. aku memerlukan beberapa jurus untuk Irene, jadi tidak masalah 1 hari saja?"
"...baiklah, lagipula aku tidak perlu khawatir"
"tenang saja, selama ada aku kita semua aman"
"baiklah"
setelah beberapa perjalanan yang lumayan panjang, kami telah sampai di
menurut penyelidikan para Perintah Tuhan.
kota ini adalah salah satu dari 10 cabang yang tersebar di seluruh Britania Raya, sama seperti
tempatnya para ksatria.
setiap tahun mereka akan menggelar ajang siapa yang terkuat dengan cara beradu satu sama lain.
Berbeda dengan Cultivator dan Petapa, mereka hanya fokus pada tindakan masing masing, meski tidak ingin menarik perhatian, nyatanya mereka tersebar di seluruh daratan.
kekuatan para Cultivator dan Petapa itu bisa di sanding kan atau lebih kuat dari Penyihir atau Ksatria.
ya, mari kita masuk terlebih dahulu.
saat kami ingin memasuki kota itu, tiba tiba saja kami di hadang oleh penjaga gerbang.
"ini kota penyihir, hanya penyihir lah yang bisa masuk" ucap penjaga
"...aku adalah penyihir, mereka adalah teman ku" ucap ku kepadanya
"benarkah? buktikan!"
"pantaskah kau melihat kekuatan sihir agung milik ku? biarkan bawahan ku yang menunjukkan nya!"
Satan pun maju dan menunjukkan sebuah sihir.
dia mengangkat 1 jarinya dan mengeluarkan sebuah partikel kecil berupa kegelapan.
ini lah yang menarik dari Satan, dia mewarisi atribut yang sama seperti para pewaris kegelapan.
walaupun hanya versi super payah nya, bagaimana pun juga itu membuat dia menduduki peringkat tertinggi dalam jajaran Perintah Tuhan.
setelah mengeluarkan partikel kecil berupa kegelapan, dia melemparkan nya ke belakang kami yang berupa lahan kosong dan hanya berisi kayu saja.
setelah partikel itu dilemparkan nya dalam radius 10km.
*Duuarrr
ledakan yang besar pun terjadi.
ledakan itu cukup besar sampai meliputi radius 1km.
"kau.. aku penyihir agung, hanya bawahan dari penyihir agung bisa membuat ledakan seperti itu, apakah kau- tidak, apakah anda lebih kuat darinya?" tanya penjaga gerbang
"untuk apa seorang yang kuat melayani yang lemah?"
"oh mahkluk agung, aku telah buta sampai sampai tidak melihat anda"
"berhenti, biarkan aku dan teman ku masuk"
"silahkan masuk, mahkluk agung"
kami pun masuk ke dalam kota.
alasan ku bersifat angkuh karena..
para penyihir memang lah begitu, apalagi penyihir peringkat tinggi.
penyihir yang kuat akan melayani yang lebih kuat, begitulah rata rata penyihir.
jika aku bersikap lembut mungkin aku yang akan di serang oleh mereka.
saat kami sedang melakukan jalan jalan mencari penginapan, aku membuat rencana dengan 2 kelompok terdiri dari 3 orang dan 4 orang.
"baiklah, aku dan Irene akan pergi mencari sebuah buku sihir untuk dia pelajari, sedangkan sisanya carilah penginapan" ucap ku kepada mereka
"baik master"
"jaga diri mu baik baik, Edzard"
__ADS_1
"heh, kau pikir siapa diriku?"
"hah, baiklah baiklah"
setelah itu kami mulai pergi untuk perjalanan mencari buku buku sihir.
setelah beberapa lama, akhirnya kami mendapat toko sihir.
aku bisa saja meminta para Perintah Tuhan untuk mengajarkan sihir untuk Irene, tapi mereka adalah Monster yang sangat mengerikan.
*beberapa hari yang lalu sebelum berangkat menuju Ancient City
......................
"baiklah, kalian semua ku kumpulkan untuk aku menanyakan sesuatu"
"kami akan mendengarkan Anda, Lord Of Darkness"
"baiklah, apakah kalian bisa mengajarkan murid ku menggunakan sihir? maksudku itu jurus sihir yang kuat untuk mahkluk fana"
"saya memiliki jurus sihir yang kuat dan cocok" ucap Astaroth
"Astaroth? kalau begitu apa sihirnya?"
"Sungguh senang Sang Raja mengingat nama saya.
nama sihir itu adalah jurus yang sayang kuat untuk di pelajari mahkluk fana. Lagipula itu jurus sampah milik ku"
"bagus, kegunaannya seperti apa?"
"Dapat mengendalikan alam dari berbagai dunia, dan mengendalikan Guntur berskala besar yang dapat mengguncang dunia"
"uh, kau dapat dari mana jurus itu?"
"dahulu, saya pernah bertarung dengan Dewa Tertinggi, Indra. Saya juga dikalahkan oleh dia"
"Sudah tahu Dewa Tertinggi, masih kau lawan?"
"saat itu aku dikalahkan dengan jurus miliknya, kekuatan yang dapat memunculkan Guntur super dahsyat dari langit dan bisa mengguncang kerajaan surga"
"woah mengerikan, apakah aku akan mati jika terkena jurus itu?"
"...untuk saat ini IYA"
"untuk saat ini? hah lupakan, aku hanya menanyakan tentang jurus kepada kalian"
"Tuan, saya memiliki jurus untuk memanipulasi ingatan orang, mungkin ini cocok untuk penyihir" ucap Abaddon
"benar tuan"
"baiklah coba aku lihat"
saat itu, Abaddon memperlihatkan jurus nya kepada ku.
setelah aku melihat data tentang jurus itu, aku sangat kesal.
karena jurus itu hanya bisa di ajarkan untuk mahkluk Immortal (abadi) dan bukan mortal (fana).
"kalian! bukankah sudah kubilang untuk mencari jurus peringkat terendah kalian!!!"
"maaf tuan! kekuatan kami dia atas mahkluk fana"
"haah, baiklah baiklah, kalian lanjutkan tugas kalian"
"baik"
*fyuus
mereka pun pergi dengan cepat
......................
*kembali ke saat yang sama
"mari masuk, Irene"
"baik, master"
kami pun memasuki toko sihir itu.
di sana, kami bisa membeli jenis jenis senjata sihir, serta ada beberapa buku sihir untuk si pelajari menjadi jurus sihir.
aku secara pribadi memilih kan nya untuk Irene, tentu saja tidak peduli berapapun harganya tetap akan ku beli.
"aku kan memiliki kemampuan Mammon, hehehe" ucap ku dengan senyum jahat
sedangkan Irene aku menyuruhnya membeli senjata sihir.
__ADS_1
saat ini dia memilih membeli sebuah jubah anti api dan sebuah tongkat besi berukuran 1,5 meter.
"master! aku ingin membeli ini!"
"baiklah baiklah belilah, ngomong ngomong kau bisa memilih buku sihir apa saja yang kau ingin kan"
"benarkah?"
"tentu saja!"
"yey, aku menyayangi master"
"tentu, aku menyayangi mu(Dagruel dan Garou juga)"
Irene pun memilih buku sihir yang dia mau, di toko sihir itu lumayan ramai, jadi aku harus berhati hati untuk memilih.
tiba tiba, ada seseorang perempuan datang dengan mengatakan "apa yang sedang anda cari?" ucap nya
saat aku melihatnya, aku sangat terkejut.
bukan terkejut karena dia cantik dan pakaiannya yang sedikit terbuka, tapi karena dia adalah..
penyihir agung Kerajaan Camelot!!
"a-ah, aku sedang mencari jurus sihir untuk murid ku"
"jurus sihir?"
tiba tiba saja datang lah Irene.
"master, ada apa?"
"woah, dia kah murid mu? aku ada beberapa jurus untuk kau pelajari" ucap Merlin
"anda siapa?" tanya Irene dengan sopan
"aku adalah Merlin, salam kenal"
'ternyata beneran Merlin!!!' ucap ku dalam hati
"tidak, terimakasih, aku akan pergi dulu. Irene, mari kita bayar dulu"
"baik, master"
aku pun pergi dari hadapan Merlin, namun Merlin menghalau diriku.
"mengapa kau pergi? aku hanya ingin mengobrol sebentar"
'sial, apakah dia tahu aku adalah buroanan juga? tapi kan aku tidak pernah ketemu dia!' ucap ku dalam hati dengan gelisah
"tidak tidak, apa yang memangnya ingin kau obrolkan?" tanya ku
"mari kita mengobrol di seberang sana"
"sebelum itu, aku ingin melakukan pembayaran"
"tidak usah, aku sudah membayar nya"
tiba tiba saja kasir toko pun ikut angkat bicara.
"aku memberikannya kepada anda karena anda teman dari salah satu 3 penyihir agung, sungguh kehormatan bisa bertemu beliau"
"wah, terimakasih"
"baiklah, sebagai gantinya mengobrol lah dengan ku"
"baiklah, Irene, mari ikut, kau ingin jajan bukan?"
"ya master!"
"baiklah, tidak usah takut, Kaka ini akan membayar semua yang Irene mau"
"benarkah? tapi master jangan memperlakukan aku sebagai anak kecil"
"maaf maaf, aku hanya tidak biasa memperlakukan anak remaja"
"iya! aku itu berumur 14 tahun loh"
"baiklah, nona Merlin, mari kita pergi"
"ikuti aku"
lalu kami pergi ke suatu tempat yang di sana itu adalah..
Seperi sebuah KEDAI TOKO
•kedai itu sama kayak Coffee tapi bendanya kedai nya di sini itu kuno, susah di jelasin makanya kalian lihat google >_<•
__ADS_1
jangan lupa tetap stay dan like ya di novel ku, nanti aku akan akan update lebih rajin
...TO BE CONTINUED...