
Ronde ronde berikutnya dimulai dengan sangat panas.
sejak peserta memasuki 100 besar, semua peserta menjadi bersemangat.
awalnya, kandidat juara ada 20 besar, namun sekarang hanga tersisa 10 besar.
itu dikarenakan pertarungan di arena telah mencapai puncak akhir.
setelah beberapa waktu, jumlah para peserta merosot hingga hari ini juga pertarungan akan selesai.
ini juga menjadi salah satu kenikmatan dalam menonton pertarungan nya.
setelah Berjam jam, akhirnya dari 100 peserta telah kalah menjadi 10 peserta.
yang mana 10 peserta itu adalah 10 kandidat juara.
mereka adalah kandidat nya yaitu:
the lone iron knight, Gurlita
the winner at once, Hali
the silver fox, Garou
big weight, Gunter
the fast one, Mira
black ghost, Gireal
muscle booster, Rico
crusher, Plant
mess maker, Paulus
the record breaker, Grimshaw
Dari 10 kandidat, Garou berada di nomor 8.
itu membuktikan bahwa masih ada 7 orang lagi yang lebih kuat darinya.
setelah beberapa menit.
akhirnya daftar pertarungan telah dinyatakan.
...Round 1...
...The lone iron knight, Gurlita ...
...vs...
...the fast one, Mira...
...Round 2...
...the winner at once, Hali...
...vs...
...mess maker, Paulus...
...Round 3...
...Big Weight, Gunter...
...vs...
...Muscle bosster...
...Round 4...
...crusher, Plant...
...vs...
...the record breaker, Grimshaw...
...Round 5...
...the silver fox, Garou...
...vs...
...black ghost, Gireal...
itu adalah daftar pertarungan yang ada.
"Garou berada di ronde 5? jauh sekali ya.." ucap ku
pertandingan Round 1 pun dimulai.
The lone iron knight, Gurlita vs the fast one, Mira.
__ADS_1
kedua peserta memasuki arena pertandingan.
keduanya pun bersiap siap untuk memulai pertandingan.
"tidak kusangka, kedua petarung itu perempuan? atau memang banyak ksatria perempuan?" ucap ku dengan heran
Gartia pun ikut angkat bicara.
"memang nya kenapa jika kedua peserta itu perempuan?" tanya Gartia
"tidak apa apa, aku hanya sedikit terkejut" ucap ku kepadanya
"terkejut? wajah mu tidak menunjukkan hak seperti itu" ucap Gartia
aku menolehkan kepala ke arah nya.
"apa?" ucap Gartia bertanya
"kau tidak percaya? ku kira masih ada wanita di dunia ini yang lebih kuat dari ku?" ucap ku kepadanya
"tentu saja ada, buktinya sekarang dia berada di samping mu" ucap Gartia dengan bangga
"kau? kau lebih kuat dariku?" ucap ku dengan Ketidakpercayaan
"sialan, apa maksudmu?" ucap Gartia dengan kesal
aku mengabaikan nya dan menonton pertandingan.
"hey jawab!" ucap Gartia
aku masih mengabaikan nya.
...[pertandingan dimulai]...
Gurlita mulai menyerang musuh dengan membentur kan pedang nya ketanah.
benturan itu menghasilkan gempa di area sekitar.
dengan cepat, Mira langsung menghindari guncangan guncangan itu.
tidak hanya menghindari nya, Mira juga menghindari serangan Gurlita sambil bergerak maju ke arahnya.
itu membuat Gurlita sedikit terkejut.
'aku tidak menyangka masih ada orang yang bergerak cepat di tanah guncangan ku ini' ucap Gurlita dalam hati
setelah itu, Gurlita juga mulai maju menyerang menggunakan pedang besar nya.
*TRANG
adu pedang antara pedang Gurlita dan Mira pun terjadi.
keduanya tampak sangat mahir dalam menggunakan pedang nya.
tidak seperti peserta biasa yang telah gugur, mereka adalah salah satu ksatria sejati.
serangan demi serangan mereka berdua lancarkan secara cepat dan menangkis serangan satu sama lainnya.
tampak di kekuatan Gurlita sangat unggul.
namun, serangan kuat milik Gurlita berhasil di hindari oleh Mira yang lebih unggul di kecepatan.
mungkin ini sudah di atur oleh para Petinggi.
"yang satu unggul di kekuatan dan daya tahan, yang satu nya unggul di kecepatan dan kecerdasan.
entah mereka sudah mengatur semua ini? aku tidak mengerti lagi apa itu sifat manusia.." ucap menolehkan kepala ke ruangan VVIP Colloseum
Ruangan VVIP Colloseum adalah ruangan untuk raja atau kaisar yang menonton dari atas dan tempat yang leluasa.
Terdapat ksatria tingkat tinggi yang mengawal raja dan kaisar.
'yah, mungkin ada raja Arthur? mungkin saja dia ditemani oleh Merlin. mengingat komandan Batalyon telah hilang ditelan kegelapan mutlak' ucap ku dalam hati
kembali ke pertandingan.
pertandingan berjalan dengan sangat intens.
keseruan dalam pertarungan berjalan sangatlah seru.
satu kesalahan bisa berakibat kekalahan.
masih dalam ajang jual beli serangan.
mereka berdua bisa dikatakan memenuhi satu sama lain.
kekuarangan dan kelebihan mereka membuat mereka setara.
namun, dengan lamanya pertarungan berjalan, pasti akan memakan banyak tenaga.
benar saja, Mira mulai kelelahan dan dan kecepatan nya mulai turun akibat rasa lelahnya.
karena kecepatan nya melambat, itu membuat di terkena beberapa serangan milik Gurlita.
*BRUAAK
Mira terlempar akibat serangan serangan kuat milik Gurlita.
__ADS_1
"Hah, hah, hah" Mira tampak kelelahan
mekihat itu, Gurlita langsung memberikan serangan terakhir nya kepada Mira.
"heavy sword attack" jurus milik Gurlita
dia berputar putar sambil memegang pedang nya itu.
karena pedangnya yang berat ditambah dengan kekuatan ayunannya.
menghasilkan hembusan angin dari setiap gerakan putarannya.
Mira sudah tidak bisa berbuat apa apa.
dia berpikir sangat keras untuk menemukan sisi lemah dari serangan itu.
namun, jika ia maju dan terkena oleh bilah pedangnya, maka dia akan terkoyak koyak bagaikan daging cincang.
"huft" Mira menghela nafas
dia mendinginkan kepalanya dan berpikir dengan tenang dan jernih.
jika ia menyerang kepalanya, maka ia juga akan terkena dampak serangan nya dan kakinya akan terpotong potong.
satu satunya cara adalah..
"menyerang bawah.." ucap ku menebak isi pikirannya
"menyerang bawah?" tanya Gartia
"benar, Gurlita, dia mengayuh kan pedangnya lebih ke arah tinggi, yaitu di sekitar dada. jika Mira mengincar kepala maka dia akan menang, namun kakinya tidak bisa selamat karena akan terkena oleh dampak serangan" ucap ku menjelaskan
"yang artinya jika dia mengincar kaki dia akan menang?" tanya Gartia
"itu hanya intinya, penjelasan nya adalah karena keberadaan pedangnya lebih tinggi untuk kepala dan tidak sampai ke kaki" ucap ku kepadanya
"sudah kuduga.." ucap Gartia dengan cermat
aku meliriknya dengan tatapan ragu.
'dia.. kupikir saat pertama kali bertemu bahwa dia itu adalah orang yang pendiam, anggun, cantik, suaranya bagaikan kelembutan hati yang terdalam.
tapi.. sejak kapan dia berubah seperti ini?' ucap ku dalam hati
Edzard tidak menyadari bahwa dia adalah pelaku dari berubahnya sifat Gartia.
*kembali ke pertarungan
di akhir pertarungan yang sangat intens ini.
Mira menyimpulkan bahwa kakinya adalah titik lemah nya.
pasalkan dia mengayunkan pedangnya yang sejajar oleh bahu nya, jika ia mengincar kepala maka dia akan berhasil mengenaik kepalanya.
namun, kakinya akan terkoyak koyak akibat serangan milik Gurlita.
sedangkan kakinya tidak kakinya tidak terlalu di dampakkan oleh serangan pedang nya dikarenakan pedangnya terlalu tinggi.
jadi, dia mempunyai rencana bagus.
Mira mulai bersiap siap untuk memulai serangan.
dia berdiri dan membongkokkan badannya.
dia mulai menerjang dengan kecepatan tinggi ke arah Gurlita dan..
*SRAATTT
Mira berhasil menebas kaki milik Gurlita.
"AHKKKKK" Gurlita berteriak kencang
tanpa pikir panjang, Mira langsung mengakhiri pertandingan dengan cepat.
dia menusukkan pedang nya ke dada Gurlita.
*CRAAT
"uhk"
Gurlita terjatuh pingsan.
pemenang kali ini dimenangkan oleh..
...THE FAST ONE, MIRA!!...
"WHOOAAA"
"SANGAT HEBAT"
"GILAAA"
"HEBAT SEKALI"
"keren, wanita yang sangat hebat" ucap ku memuji Mira
setelah memujinya, aku merasakan ada aura kebencian yang entah datang dari mana.
__ADS_1
...TO BE CONTINUED...