
Mugen turun dari tempatnya, dia bersiap untuk melawan kami
"kemarilah!" ucap Mugen
aku (licht) dan Rolly berlari ke arah Mugen, kami melakukan pukulan kepada Mugen
Mugen menahan pukulan kami dengan sangat mudahnya, dia melemparkan Rolly ke belakang.
karena Mugen sangat kuat, aku hanya perlu melakukan penyerangan sambil menunggu tindakan Rolly selanjutnya.
kami melakukan adu pukulan, tangan ku gemetar karena tangan Mugen sangat kuat.
tiba tiba Rolly ada di belakang Mugen melakukan tendangan keras terhadap punggungnya.
Mugen kehilangan keseimbangan nya, dengan kesempatan ini aku melakukan banyak pukulan terhadap Mugen, namun Mugen sanggup menahan pukulan ku.
Rolly yang melihat Mugen terfokus untuk menahan pukulan ku, dia mulai menyerang anggota tubuh Mugen yang tak terlindungi.
dia menyerang punggung Mugen berkali kali, Mugen terlihat kesakitan. dia mengarah kan tinju nya yang keras terhadap Rolly
*duakkk
Rolly terpental jauh, namun Rolly berhasil bangkit kembali dengan cepat
"sial, apa apaan pukulannya" Rolly mengeluarkan darah dari mulut dan hidung
dia dengan cepat menuju ke tempat aku dan Mugen
Mugen berhasil menangkap ku, dia memukul ku berkali kali. karena fisik ku yang kuat aku bisa menahan pukulannya.
untungnya Rolly datang menyelamatkan ku, dia menendang kepada Mugen. namun Mugen tidak bereaksi, itulah saking kuatnya Mugen.
aku dilempar kan ke arah Rolly oleh Mugen, kami terlempar.
"kuahk, ini sangat sulit!" ucap ku kepadanya
"apakah aku harus mengeluarkan itu?" ucap Rolly
"aku akan serius menghadapi nya!" ucap ku
aku dan Rolly mengeluarkan kekuatan penuh dari diri kita.
kami mulai menyerang Mugen, ini adalah babak ke-2
aku melancarkan banyak pukulan kepada Mugen dan dia juga melakukan banyak pukulan terhadap ku, kami melakukan adu pukulan yang sangat sengit.
Rolly mencari titik lemah Mugen, dia menyerang punggung Mugen dengan kekuatan penuhnya. Mugen mengeluarkan darah dari mulut nya, lalu aku juga melakukan pukulan penuh kepada kepalanya.
Mugen terlihat kesulitan menghadapi kami, dia memukul Rolly kembali dengan sangat keras.
Rolly berhasil menahannya, aku melakukan pukulan di kepada Mugen. dia mengeluarkan darah, namun aku terkena pukulan di perut ku yang membuat ku mundur kebelakang.
"uhg, padahal sudah terpojokkan seperti itu.." ucap ku
"kita harus menemukan kelemahannya" ucap Rolly
__ADS_1
"kelemahannya??" ucap ku
Rolly menyerang Mugen kembali, dia melakukan banyak tendangan dan pukulan. Mugen juge terlihat kewalahan menghadapi Rolly.
pada saat aku mengamati pertarungan Mugen dengan Rolly, kaki Mugen terlihat bergetar.
"hm.."
untuk membuktikan nya, aku melesat maju ke arah Mugen lalu menendang pergelangan kakinya dengan sangat keras
*ahkhgggg
Mugen terjatuh
ini membuat ku dan Rolly memiliki kesempatan menang, karena Mugen terjatuh Rolly dengan cepat melakukan pukulan keras terhadap Mugen.
*Bukk
Mugen berhasil menahan pukulan itu, dia berdiri kembali untuk melawan ku dan Rolly.
dia mengambil tindakan lebih awal dengan menyerang Rolly dan Rolly bisa menahan pukulannya yang sedikit melemah.
aku hanya perlu fokus mengincar kakinya, pada saat aku bergerak melalukan Sleeding tackle. Mugen yang mengetahui itu menangkap batang leher ku.
*kuakh
aku di angkat oleh Mugen dan Rolly yang mengetahui itu langsung mengincar kaki Mugen, dia menendang kaki kanan Mugen.
*buak
Mugen melepaskan cekikan tangannya. karena kesempatan itu, aku mematahkan pergelangan tangan Mugen yang sedang melemah.
*krekk
"ahhhgg" Mugen kesakitan
Rolly yang melihat itu juga langsung menghajar wajah Mugen dengan sangat keras
"INI ADALAH YANG TERAKHIR" ucap Rolly
Rolly mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk pukulannya terakhir nya kepada Mugen.
"buak
"kuuhk" Mugen terjatuh pingsan
Rolly yang sudah kecapekan merasa senang dengan mengalahkan Mugen
"hahahaha, kita menang" ucap Rolly
aku menatap langit dan berbicara
"ha, ha, ha. aku berhasil membalas dendam mu" ucap ku terengah-engah
lalu Rolly berteriak untuk mengakhiri perang
__ADS_1
"KALIAN SEMUA!! PERANG BERAKHIR!!!" ucap Rolly
semua hening, dalam keheningan itu semua anggota geng Potpourri Bar dan Geng Destruction bersorak-sorai
"KITA MENANG!!
"MENANG YEAH!
"KITA RAYAKAN!
sebelum menarik mundur pasukan, memutuskan untuk mengobrol sebentar dengan Rolly mengenai kekuasaan.
"Rolly, batas kekuasaan kita ada di pertengahan nanjunsi" ucap ku kepadanya
"baiklah, kita tidak akan berteman setelah ini. kita akan saling menjatuhkan satu sama lain untuk menuju kekuasaan yang lebih tinggi"
"kekuasaan yang lebih tinggi!?"
"ya.. aku akan menjadi pemimpin provinsi ini!"
"baiklah, kalau begitu kita sepakat"
aku dan Rolly kembali pada basecamp masing masing.
setelah beberapa bulan, geng kami dan Rolly sudah terdengar sampai telinga para geng besar dan kecil
lalu kami juga sering melakukan bentrok antar geng Potpourri Bar dan Geng Destruction.
di pertemuan terkadang aku melawan Rolly, dan di pertemuan kami hanya melihat para anggota kami bertempur.
jadi terakhir kami bertarung itu sekitar 2 bulan yang lalu..
...----------------...
kembali ke masa sekarang
"jadi begitu awal mula mu membuat geng?" ucap ku kepada Lichtenstein
"ya.. lalu aku tertarik kepada mu adalah saat kau menyingkat nama ku dari Lichtenstein ke licht. itu mengingat kan ku" ucap licht
"kau telah berjuang sangat keras.." ucap ku kepadanya
"terima kasih"
"ah, ini sudah malam aku akan pulang dulu" ucap ku sambil keluar ruangan
"baiklah, berhati hatilah" ucap licht
aku keluar dari Potpourri Bar lalu pulang dengan mengendarai CB2050T
*brvoom brvoom
"suara motor ku memang yang terbaik"
TO BE CONTINUED
__ADS_1