
...*Di dalam kastil koral...
situasi di dalam kastil semakin memanas. setelah 2 pertarungan antara Sweet dengan Lefter. dan Verona dengan Righter.
kini, di dalam kastil koral. pertarungan yang tersisa hanyalah Chyntia dan Rudra melawan Raja para Undead, Gaskins.
*SHING SHRING SHING
Rudra dan Gaskins saling mengadu pedang nya
kekuatan mereka dalam hal berpedang dan teknik itu seimbang. namun, dalam segi pengalaman bertarung dan strategi.
Gaskins jauh lebih unggul dari pada Rudra. dikarenakan Gaskins adalah seseorang yang telah hidup puluhan tahun sebelum Rudra hidup.
Gaskins juga memiliki pengalaman bertarung dengan orang orang kuat di seluruh daratan dan penjuru dunia.
bahkan dia pernah bertarung satu lawan satu dengan Van Auger, sang kekuatan nomor 1 dunia.
pertarungan mereka dimenangkan eh Van Auger dengan tebasan lima dimensi miliknya. akan tetapi, Van Auger juga mati dalam pertarungan itu.
Gaskins memakai racun mematikan dalam pertarungan melawan Van Auger. memang, itu adalah hal yang kotor dalam pertarungan yang adil.
*BRUAAAK
Rudra terpental jauh akibat serangan milik Gaskins
"kau baik baik saja, Rudra!?" ucap Chyntia dengan sangat khawatir
"kuhk, aku baik baik saja. kita lakukan rencana B untuk melawannya. rencana lainnya tak akan berhasil bila melawan mahkluk dengan stamina tak terbatas." ucap Rudra kepadanya
"baiklah. aku akan mengikuti mu."
memang, Undead pada umumnya itu hanyalah sebuah monster dengan tingkatan paling tinggi adalah legendaris.
untuk selebihnya tidak lah ada Undead dengan kekuatan daya tempur sehebat milik Gaskins. Chyntia dan Rudra yang menyaksikan langsung kekuatan dari Gaskins, mereka sangat terkejut.
pada awal mereka memasuki ruangan utama kastil koral. mereka terkejut dengan sosok Undead yang bertubuh sangat besar.
dan juga, ada sesosok Undead dengan kecepatan yang bahkan melebihi kecepatan suara, juga dia memiliki sebuah cakar yang sama tajam nya seperti pedang.
mereka berdua adalah Righter sang tangan kanan dan juga Lefter sang tangan kiri.
Righter sangat unggul dalam hal kekuatan. namun, dia lemah terhadap kecepatan dan hanya bisa fokus pada satu hal.
untuk Lefter, dia berbanding terbalik dengan Righter. dia unggul dalam kecepatan. namun sangat tidak diuntungkan dengan kekuatan. dia juga terlalu waspada dalam segala hal yang berada di sekitarnya.
itu membuatnya waspada pada apa pun, bahkan lalat saja dia waspadai.
*SRIING
pertarungan semakin sengit. Rudra dan juga Gaskins masih beradu pedang mereka satu sama lain.
kecepatan mereka sama. akan tetapi, kekuatan Gaskins masih unggul dari pada Rudra.
karena hal itu, Chyntia membantu Rudra untuk melakukan serangan kejutan jika Gaskins lengah pada suatu hal.
sayang nya, Gaskins tidak pernah lengah sedikit pun semenjak pertarungan berlangsung melawan mereka berdua.
stamina yang dimiliki Gaskins tidak terbatas. itu dikarenakan dulu Abaddon memasukkan kekuatan Azazel kepada dirinya.
walaupun sekarang cincin itu sudah diambil kembali oleh Abaddon. tetapi bekas bekas kekuatan yang luar biasa masih lah tertinggal di dalam dirinya.
*WHOOS
"jika dalam pertempuran, fokuslah!" ucap Gaskins yang berada di belakang Rudra dengan sangat cepat
"kuh"
bahkan Rudra pun tidak bereaksi di saat Gaskins sudah berada di belakangnya. itu karena saking cepat nya Gaskins.
*PRAAANG
setelah melakukan beberapa tebasan yang fatal. Gaskins mengambil langkah mundru untuk memberikan Rudra sedikit nafas.
__ADS_1
"hah hah hah hah."
Rudra sangat terengah-engah akan pertempuran melawan Gaskins. menurutnya, ini adalah pertama kalinya dia sangat kewalahan melawan musuhnya.
"hah. ini mungkin pertama kalinya, jika aku tidak bertarung dengan pimpinan." ucap Rudra
"jangan memaksakan dirimu sendiri, Rudra. kau akan mati jika seperti ini terus." -Chyntia
"Chyntia, kau tenang saja. aku akan memberitahukan rencana nya kepada mu." -Rudra
"kau masih memiliki rencana?" -Chyntia
"aku adalah seorang yang bertanggung jawab atas Four Great Power. jadi, aku harus melakukan sesuatu yang di luar nalar ku sendiri." -Rudra
'itu tak ada hubungan nya dengan kami.' gumam Chyntia
Rudra pun memberitahukan rencana yang dia rencanakan saat pertarungan melawan Gaskins.
walaupun dalam kondisi Dangat terdesak. Rudra mampu memikirkan segala hal untuk kemenangan nya.
itu adalah sesuatu hal yang luar biasa.
umunya, saat seseorang berada di tengah pertempuran. mereka akan fokus pada musuh dan pertarungan tersebut. mereka juga akan memikirkan segala hal untuk menang.
namun, untuk kasus Rudra. dia bahkan memikirkan sebuah rencana untuk kemenangan yang sempurna baginya dan yang lainnya.
"baiklah.. aku akan mengikuti rencana mu" ucap Chyntia
"jadi. kalian sudah selesai?" tanya Gaskins kepada mereka
"sudah! maaf membuat mu menunggu." ucap Rudra yang kembali bangkit
Gaskins menunggu selama 3 menit di atas tahta Undead yang dia duduki. dia tidak keberatan untuk memberikan waktu luang kepada Rudra.
setelah menunggu, Rudra dan Gaskins pun masing masing dari mereka. maju untuk berhadapan satu sama lainnya.
Gaskins berjalan dengan sangat tenang menuju ke arah Rudra. sedangkan Rudra dia berjalan dengan tubuh yang penuh luka dan sedikit pincang.
*WHOOS
*WHOOS
mereka berdua maju dengan kecepatan yang sangat tinggi.
*SHRIIINGG
*SHRIINGGG
*BRUAK BRUAK
Gaskins dan Rudra saling melancarkan serangan dengan kekuatan yang sangat kuat .
mereka berdua tidak tanggung tanggung akan hal itu.
tidak peduli apa yang terjadi, pertarungan diantara mereka tidak terhindarkan satu sama lainnya.
*WHOOOS WHOOS WHOOOS
kecepatan berpedang mereka sudah berada di level yang berbeda untuk seseorang manusia biasa.
dengan kecepatan yang bahkan melebihi suara. mereka masih terus menerus berjuang satu sama lain untuk menang.
*SRANG TRING
walaupun Rudra saat ini tidak berada di kondisi yang diuntungkan. akan tetapi, tekadnya untuk menang sangat lah kuat.
bahkan dia mampu menggoreskan beberapa tulang milik Gaskins yang sangat kokoh dan tak terhancurkan.
melihat keteguhan Rudra, Gaskins pun juga menaikkan kekuatan nya hingga titik maksimal nya.
*DUAAAR
"Kuahk!"
__ADS_1
Gaskins terlempar jauh akibat sebuah ledakan sihir. ledakan sihir itu di buat oleh Chyntia.
"kena kau!" ucap Chyntia
Gaskins, dia tidak menyangka bahwa dirinya akan terkena sebuah ledakan sihir secara tiba tiba dari seseorang yang dihiraukan nya.
akibat dirinya terlempar. pedang milik Gaskins juga terlempar cukup jauh dari dirinya. itu menjadikan kesempatan bagi Chyntia untuk mengeluarkan jurus terakhir nya.
"Phantom Curse Seal"
Chyntia mengeluarkan sebuah cahaya yang berasal dari tongkat sihir miliknya. tongkat itu mengeluarkan sebuah rantai yang mengikat Gaskins.
*CRIING CRING
*KRAK KRAK
"kuhk! apa ini?!" ucap Gaskins yang terikat
"huh. rencana mu berhasil, Rudra." ucap Chyntia
"hah. hah. hah."
Rudra sudah mencapai titik batas nya, jika dia melanjutkan pertarungan habis habisan ini. maka itu akan menjadi kemenangan mutlak milik Gaskins.
maka dari itu..
...*beberapa saat lalu...
"apa? menyegelnya? bagaimana kita bisa melakukan hal itu?" tanya Chyntia dengan heran
"kau memiliki kekuatan segel yang kuat bukan? aku akan melawan raja itu dengan seluruh kekuatan ku. bahkan aku mempertaruhkan nyawa ku ke dalam pertarungan kali ini. di saat dia lengah, kau harus pikirkan bagaimana cara menyegel nya." ucap Rudra
"aku memang bisa menyegel nya. tapi apakah kita harus melakukan segel? tidak kah kita mengalahkannya?" ucap Chyntia
"jika kita bertarung sampai mati. maka itu akan menjadi kemenangan mutlak milik raja Undead. jika kita tak bisa mengalahkan nya, maka kita hanya perlu menyegelnya." ucap Rudra
...*kembali ke saat ini...
kondisi dari Rudra sangat parah, bahkan untuk bergerak saja sudah sangat berat bagi dirinya saat ini.
namun, dia ingin melancarkan serangan terakhir dengan sangat kuat kepada raja dari para Undead.
dengan segenap tenaga yang tersisa, dia mengambil pedang nya dan menggenggam nya dengan sangat erat.
"cepat.. Rudra.." ucap Chyntia dengan kewalahan
"aku tahu!" ucap Rudra
Rudra, dia melompat tinggi ke arah raja Undead. lalu menusukkan pedang nya ke kepala nya.
*SRAAAK
"KUAAAHHHKKKKK"
Gaskins merasa sangat kesakitan karena di tusuk Rudra.
pusat jiwa dari seorang Undead berada di kepalanya. jika kepalanya hancur, maka dia akan musnah. namun, jiwanya masih lah utuh.
tetapi, untuk Rudra itu berbeda. dia memegang artefak Harta Ilahi yang dapat menghancurkan apapun termaksud jiwa sekaligus.
jadi, di saat kepala Gaskins di tusuk oleh pedang Rudra yang berupa artefak Harta Ilahi. Gaskins merasa sangat kesakitan.
dikarenakan jiwanya juga ikut tertusuk dengan kepalanya.
tidak lama kemudian. jiwa Gaskins pun memudar dan akhirnya menghilang dari dunia ini.
"kuh.. pada akhirnya.. aku tak bisa bersama dengannya.. tuan.."
itulah kata kata terakhir dari Gaskins.
pertarungan dimenangkan oleh Chyntia dan Rudra.
...TO BE CONTINUED...
__ADS_1